alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d619f6310d2950cc463703f/green-kayak-berkeliling-gratis-sambil-memungut-sampah--anjay

Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay

Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay

Quote:


Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay
Green Kayak

Yups sarana ini dinamakan Green Kayak, yakni kapal kayak yang dapat digunakan untuk berkeliling gratis di sungai dan di danau sambil memungut sampah yang ada. Di beberapa perairan Denmark, armada kayak ini tersedia dan dilengkapi dengan aksesori yang tidak biasa ... yakni tempat sampah.

Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay

Inisiatif ini dicetuskan oleh GreenKayak yakni sebuah organisasi lingkungan nirlaba dengan misi untuk membersihkan kali, sungai, dan danau di sana. Pengguna dapat naik kayak ini sendiri ataupun maksimal dua orang. Kayak ini juga dilengkapi dengan dayung, rompi penyelamat, dan tongkat pemungut. Sambil menikmati indahnya pedesaan, para pengguna kayak dapat memungut sampah dan memasukannya ke tempat sampah di atas kayak.

Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay

Inspirasi dari proyek tersebut datang ketika para foundernya sedang duduk-duduk manis di tepi sungai sambil menikmati pizza, tiba-tiba ada sampah yang tak sedap dipandang mata melintas dan juga tidak bisa dijangkau. Melompat ke air untuk memungut sampah tersebut sepertinya akan sungguh merepotkan dan tidak mungkin dilakukan sehingga mereka memikirkan cara yang lebih tepat untuk dapat memungut sampah tersebut yakni dengan menghadirkan terobosan kayak gratis ini.

"Anda tidak mungkin melepas baju kemudian melompat ke sungai untuk memungut sampah, nah dengan adanya GreenKayak ini anda bisa langsung memungut sampah”, ujar Tobias Weber-Andersen, salah satu pendiri GreenKayak.

Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay

Meskipun masih belum tersedia hingga di luar denmark, terobosan ini diharapkan bisa diadopsi negara lainnya untuk mengatasi tantangan global yaitu berkembang yakni jumlah sampah semakin meningkat. Menurut data dari Lingkungan PBB, sekitar 13 juta ton sampah plastik berakhir di lautan dunia setiap tahun, sebagian besar berasal dari darat yang pada akhirnya runoff ke perairan. Tentu pencemaran sampah ini merusak kehidupan laut, mengurangi keanekaragaman hayati dan berpotensi membahayakan kesehatan manusia seperti mikroplastik.

Green Kayak, Berkeliling Gratis Sambil Memungut Sampah — Anjay

Sebuah studi tentang perairan air tawar Eropa yang diselenggarakan oleh Earthwatch menemukan hampir 38% limbah di saluran air terdiri dari barang-barang plastik yang berhubungan dengan konsumen, seperti botol minuman, pembungkus makanan dan cotton buds. Limbah lainnya sebagian besar terdiri dari barang-barang non-plastik entah potongan-potongan plastik yang tidak dikenal atau limbah yang terkait dengan industri, pertanian atau perikanan.


Wah mantep juga nih di sekitar sungai-sungai denmark sudah disediakan penyewaan kano gratis yang dapat digunakan untuk berkeliling menikmati keindahan alam sambil memungut sampah. Sampah-sampah yang sudah dipungut pun kemudian dikumpulkan ke pos pengumpulan sampah. Pantes aja sampah di sana sedikit wong terobosannya unik banget cuy seperti ini. Kapan ya bisa menikmati GreenKayak di Kali Ciliwung hihihihi



Sumber : Disini
Sumber Gambar : Google.com
profile-picture
profile-picture
profile-picture
azid12353 dan 14 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh dompetjadipeci
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
kalo negara serapih denmark sih pas ya diterapin kayak kaya gini, apalagi disana juga sampahnya pasti nggak sebanyak disini karena kesadaran masyarakat udah tinggi. kalo disini, mau udah dibersihin kayak apapun juga susah, balik lagi kayak gitu, dan baunya nyengat banget pasti
profile-picture
profile-picture
profile-picture
balnus2019 dan 2 lainnya memberi reputasi
profile picture
dompetjadipeci


Hehe, ada benernya juga sih yang agan katakan. Ya berarti kapal kayak ini hanya bisa diterapkan di daerah tertentu saja di Indonesia yang mana tidak begitu tercemar sampahnya misal sungai-sungai di bali, makassar, dan jayapura
wah bagus banget idenya. andai di Jakarta diterapin ide kayak gini juga pasti dapat meminimalisir sampah di kali ataupun sungai yang udah parah ga karuan.. kalau di Denmark mungkin banyak sampah tapi kalinya ngga bau kali yaa? jadi orang-orang juga ngga enggan untuk bersihin sampah disana. kalau di jakarta kan....udah banyak sampahnya, kali atau sungainya juga bau emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
profile-picture
seperduaratus dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Naahhh itulaahh pola pikir yang masih dianut warga kita.... Ya walaupun sebenernya banjir itu udah ada dari jaman belanda sihh gann... Jd sbnernya udh turun menurun... Tapi ya kan bisa di antisipasi dan jangan di bikin makin parah dgn buang sampah sembarangan...yg bisa bikin kali, got mampet
profile-picture
profile-picture
dompetjadipeci dan citrachoirunisa memberi reputasi
Quote:


nainiii harus pada cerdas dan pinter kayak agan begini niiihhhhh warga kita emoticon-2 Jempolemoticon-2 Jempol

kalo emang bener memiliki mah seharusnya kudu menjaga dan bertanggung jawab
profile-picture
profile-picture
dompetjadipeci dan japarina memberi reputasi
Quote:


langkah pertamanya ya itu ya gan harus dikeruk sampe bersih sih siiiihhh... kalo udah kinclong baru deh tuh dipasang pagar atau papan peringatan yang melarang buang sampah dan harus menjaga kebersihan...

yang paling utama sih harus bisa menularkan senses of belonging terhadap alam kepada warga sekitar gan supaya mereka menjaga 'rumahnya sendiri'
profile-picture
profile-picture
dompetjadipeci dan japarina memberi reputasi


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di