alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
Bikin Emosi, Seorang Anak Tega Menendang Kepala Ibunya Karena Uang Rp 10 Ribu
4.78 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5f8b25e83c725ceb562fbc/bikin-emosi-seorang-anak-tega-menendang-kepala-ibunya-karena-uang-rp-10-ribu

Bikin Emosi, Seorang Anak Tega Menendang Kepala Ibunya Karena Uang Rp 10 Ribu

Viral di media sosial sebuah video yang berisi seorang anak bernama Andri Prasetyo asal Surabaya menendang kepala ibunya hanya karena tidak diberikan Rp 10 ribu sebab sang ibu tidak mempunyai uang.

Kelakuan biadab yang dilakukan Andri tersebut direkam oleh kakaknya, Novi Dwi, lantaran ingin memberikan efek jera kepada sang adik yang kerap kali berbuat kasar kepada ibunya.

"Saya yang memvideo saat itu karena memang sedang emosional. Dan memang tidak tahu kalau sampai seviral ini. Memang kasih efek jera buat adik saya. Ndak ada niat apa pun, ndak ada. Saya cuma kasihan sama Ibu. Itu saja, cuma nggak tahu sampai seviral ini," kata Novi Dwi melansir dari detikcom.



Perlakuan kasar yang dilakukan Andri dibagian kepala ibunya bukan kali ini saja terjadi. Melihat dari video yang viral tersebut sang ibu sempat mengeluh dengan mengatakan "Lapo koen iki, ambek wong tuo kok ditutuki. Kualat koen ndase wong tuo koen tutuki (Kamu ini kenapa, sama orang tua kok dipukuli. Kualat kamu kepala orang tua kamu pukuli),"

Namun bukannya sadar setelah ditegur ibunya, Andri malah tidak terima atas apa yang dikeluhkan sang ibu. Ia malah menendang kepala sang ibu dengan cukup kencang menggunakan kaki kanannya.

Lebih mirisnya lagi dalam video tersebut juga diakui sang ibu bahwa ia sedang sakit keras.

Bikin Emosi, Seorang Anak Tega Menendang Kepala Ibunya Karena Uang Rp 10 Ribu
Saat sang anak meminta maaf kepada ibunya. (Foto: dok. Istimewa)


Kasus kekerasan ini sedang ditangani Polsek Tegalsari, Surabaya. Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy Surya Aditama mengatakan kasus kekerasan tersebut akan diselesaikan dengan cara mediasi. Menurutnya sang ibu tidak tega melihat Andri yang merupakan buah hatinya harus masuk penjara.

"Atas permintaan ibunya yang saat ini sedang sakit keras. Permohonan dari ibu dan keluarganya, hanya dimediasi secara kekeluargaan," ungkap Kompol Rendy.

Kini, Andri yang merupakan penganguran ini hanya bisa menyesali perbuatan kejinya selama ini kepada ibunya. Dihadapan polisi, Andri terus menangis dan meratapi kesalahannya.

Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kallong29 dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh VolkswagenPutih
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 10
Sewaktu ane nulis thread ini, perasaan geram dan sedih campur jadi satu.

Semoga si Ibu dalam kondisi sehat-sehat aja ya.
Aamiinn
emoticon-Frown
profile-picture
profile-picture
profile-picture
oldmanpapa dan 16 lainnya memberi reputasi
sebelom mengalami nasib yang lebih naas kerna kualat, ada baiknya itu kepala dia dilobangin aja emoticon-Blue Guy Bata (L) dasar bedebahemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
marmut.garong dan 4 lainnya memberi reputasi
untung lu hidup di zaman now...

kalo zaman dulu uda jadi batu lu kali..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ulermaboq dan 10 lainnya memberi reputasi
bedebah bangsad cacat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
isu152 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh putrie.tidoer
Internal, saling klarifikasi, case closed. emoticon-Traveller
profile-picture
tahubulatgury12 memberi reputasi
di kepret kuaing budak jiga kitu....aing oge kolot geus eweuh asa kumaha can bisa ngebahagiakeun...can pernah aing jiga kitu ka kolot...
aya dihareupeun aing....di kecrak ku aing emoticon-Mad
profile-picture
profile-picture
fasten dan Bridge Engineer memberi reputasi
RePolusi mental does work!
Besok minta kartu ama kowi
profile-picture
isu152 memberi reputasi
Quote:


Ibunya gak perlu klarifikasi atas kelakuan tuh anak bajingan emoticon-shakehand
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
meratapi itu hasil nya masih tetap goblok ataw tambah goblok ?
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
itu anaknya manusia opo asu?

emoticon-Cool
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
aneh, kenapa mengutuki si pelaku ya ?

Bukankah kelakuan anak adalah cerminan dari didikkan orang tuanya ?

Jadi si anak baik atau buruk adalah buah dari orang tua mendidik

Mungkin apa karena yang pada komen mencela si pelaku kena doktrin bahwa orang tua tidak mungkin bersalah, hingga buruk pasti salah di anak, bila baik karena hasil didikkan ortuemoticon-Big Grin alias logical fallacy
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lintanghaef dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 6 balasan
Quote:



mantap nih komen agan. Kita lihat dr sudut pandang wajar aja gan. Menurut agan nendang kepala orang tua itu baik atau buruk?. Ga semua nya didikan berasal dr orang tua gan. Apa lagi kalau si anak sudah masuk usia remaja. Didikan pasti lebih banyak di luar. Btw sudah punya anak umur berapa gan?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lintanghaef dan 12 lainnya memberi reputasi
Quote:

Tidak nyambung pertanyaannya dengan yang dibahas
Quote:


kan sudah ditulis, perilaku anak (baik/buruk) tidak langsung diajarkan ortu

Bisa dikembangkan si anak, bisa meniru lingkungan

Begini,
Anak dididik tidak mandiri, dewasanya kemungkinan besar bakal bergantung pada ortu, bila kemudian si anak berbuat kriminal, itu dapat karena kebiasaan tidak mandiri dalam mencukupi kebutuhan/keinginan sendiri, maka bakal ambil cara pintas dari contoh lingkungan pergaulannya (mencuri misal)

Jadi bukan karena ortu tidak mengajarkan kriminalitas, maka anak tidak mungkin bisa kriminil

Jadi cari cara pintas karena akibat dididik tidak mandiri jadi paradigma/model berpikir si anak, tentu si anak tahu klo mencuri itu tidak benar, tapi itu sangat sulit untuk tidak dilakukan karena terbiasa dimanja, jadi ada peran salah ortunya

Nah si anak tahu klo menendang ortu tidak baik, tapi si anak sudah 'dibiasakan bertindak anarki' oleh ortunya sejak kecil
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dinhogiloba dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post kanggelandaftar
Quote:


Dalam kajian ilmu sosial, ada yang dinamakan teori belajar sosial.
Secara mudah, teori tersebut menjabarkan kalau segala tindakan seseorang diadaptasi dari banyak hal, yang paling dominan adalah pengaruh lingkungan.

Lingkungan yang ane maksud tersebut bisa dalam skala mikro seperti keluarga, ataupun skala lebih besar lagi seperti relasi sosial dengan tetangga dan teman.

Kalau dilihat dari kasus ini, ada argumen yang nyebut kakaknya udah gak tahan dengan sikap adeknya, dan ibunya juga mengeluhkan sikap anak cowok biadabnya tersebut. Jadi bisa dilihat keluarganya gak mencerminkan apa yang dilakukan Andri.

Beda cerita kalau kakanya ketawa-ketawa waktu Andri nendang pala ibunya. Dan ibunya juga fine-fine aja atau malah nendang balik.

Jadi, menurut ane bisa ditarik kesimpulan tindakan Andri bertolakbelakang dengan cerminan argumen keluarganya. Ada kemungkinan besar Andri bisa sebrutal itu karena faktor relasi sosial lain diluar keluarga (tongkrongan, dll).
emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
profile-picture
AnggaNavie dan 16 lainnya memberi reputasi
Quote:
orang jahat bila disakiti apa bakal tertawa2 ?

Orang jahat, misal umi kulsum, penipu milyaran itu, bila melihat seseorang memutilasi orang di depan matanya, apa ia tertawa2 ?
Quote:


klo didikan lingkungan kecil (ortu/keluarga) bagus, di lingkungan besar bila buruk, maka anak akan menghindar automatis, & mencari lingkungan yang baik

Bila didikkan lingkungan kecil buruk, bila ke lingk besar buruk, jadi buruk
Ke lingkungan besar baik jadi baik

Didikkan lingk kecil/ortu jadi pondasi paradigma seseorang
Lihat 2 balasan
nangis
profile-picture
MafTrack memberi reputasi
Diubah oleh Kakek.Sugiono69
otak lu dimanaa toongg
emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
sedangkan di kaki Ibu aja ada surga apalagi kepalanya
profile-picture
citrachoirunisa memberi reputasi
dah kebiasaan dari kecil itu, kek ponakan gw umur 8th, gw gampar didepan ortunya karena kelewatan dan ortunya kagak brani protes.. sekarang brubah total jadi kagak seperti dulu lagi, dah bisa bedain mana yg boleh dan yg tidak boleh dilakukan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
moonray7192 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Kita gapernah tau ibunya gimana. Anak itu emang salah, salah besar, biadab. Cuma gatau ibunya gimana dulunya. Krn nyatanya, ada ibu yg emg tega nyiksa anaknya, ngejedotin pala anaknya, nyiram anaknya pake makanan dari mangkok. Pdhl anak kandungnya yg masih kecil, ini nyata!.

Tp kalo ibu itu ibu yg baikk, aanak ini "da real bangsad"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
theobink27 dan 5 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 10


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di