alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS mau ada event baru! Isi survey ini dan dapat badge!
Home / FORUM / All / News / Education /
Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?
4.91 stars - based on 11 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d541aecc0cad767ac399b95/pendidikan-sejak-dini-berawal-dari-rumah-betul-apa-benar

Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?

Dari Rumah, Mutu Pendidikan Bisa Berkualitas dan Berkarakter

Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?

Hai haii, ketemu lagi nih di trit ane kali ini, semoga bisa memberi nilai edukatif dan juga informatif. Tentunya kali ini ane ngebahas sesuatu yang tak jauh-jauh dari tema kita kali ini, yaitu pendidikan.

Yup. Gan en sis, berbicara soal pendidikan itu tidak akan ada habis-habisnya, bahkan sejak masih dalam kandungan hingga kaki sebelah berada di liang lahat pun, yang namanya pendidikan tidak akan ada putusnya.

Sepakat, kan? Of course, guys. Bahkan ada pepatah mengatakan, tuntutlah ilmu hingga ke negeri China. Ada juga yang mengatakan tuntutlah ilmu sejak dari buaian. Woow, betapa hebatnya ilmu itu dan amat merugilah mereka yang menyia-nyiakan ilmu dan pendidikannya hanya untuk sesuatu yang tidak ada gunanya.
Upss ... sorry, OOT dahemoticon-Hammer

Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?
DokPri

Nah, kali ini ane akan membahas tentang awal mula pendidikan itu berasal. Sesuai judul kureri ane, Mutu Pendidikan Berkualitas, Berawal Dari Rumah. Jadi, ayo kita mulai aja, ya.emoticon-Big Grin

Dari rumah, di situlah awal pendidikan bagi seorang anak bermula. Sejak dalam rumah terkecil, yaitu kandungan ibu hingga lahir di dunia dan menetap dalam rumah yang sebenarnya.

Memberi pendidikan bukan hanya sebatas tugas guru di sekolah, gan. Juga menjadi tugas kita semua agar bisa mendidik dan menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada mereka. Mengantisipasi perkembangan jaman yang kian mengikuti arus deras perubahan tekhnologi dan menjaga mereka dari istilah anak jaman now, meski tak pelak lagi ... kita sudah berada di jaman itu, ganemoticon-Cool

Sekarang, perkembangan tekhnologi telah berkembang biak sedemikian rupa, menjadikan alat canggih berupa gawai dan gadget menjadi alat komunikasi dan mainan yang utama. Anak-anak tak lagi peduli pada buku-buku bacaan yang direkomendasikan, tak ingat pada petuah dan nasehat orang tua serta guru-guru di sekolah.

Sungguh, prilaku sedemikian ini menjadi gambaran pilu bagi dunia pendidikan kita saat ini. Sangat susah melepas gawai di genggaman hanya untuk membaca buku pelajaran sekolah, karena apa? Karena di gawai semua hal yang bisa diketahui akan dengan mudah diperoleh, hanya berbekal paket data/kuota maka semua akses bisa terbuka lebar.

Miris, kan?
Makanya ane tekankan, bahwa mutu pendidikan itu bisa berkualitas bagus jika dibina dan dikawal dari rumah. Ya! Rumah tempat tinggal dan berdiam. Sebisa mungkin tekankan pemakaian gadget berkurang, misal :
Pertama, jangan menggunakan gawai atau gadget setelah Maghrib, usahakan di waktu itu anak-anak kita menggunakan waktunya untuk belajar dan mengerjakan PR.

Kedua, biasakan anak-anak membaca dan mempelajari buku-buku sekolah, meski jika tetap menggunakan gawai untuk berselancar mencari jawaban soal, maka usahakan dampingi anak agar tidak menggunakan gawai ke hal-hal lainnya. Dengan kata lain, usahakan meluangkan waktu mendampingi dan menemani anak-anak ketika sedang belajar. Sehingga kita bisa mengetahui sejauh mana pemahaman dan penguasaan mereka terhadap materi pelajarannya.

Ketiga, biasakan jalin diskusi untuk mengembangkan komunikasi dua arah dengan anak. Bahas soal pelajaran, soal pengalaman mereka saat ikut bertanding, ikut even-even, atau bahas soal PR yang sulit mereka kerjakan. Dalam artian, bantulah anak dengan belajar membuka diri, belajar berdiskusi dan membantunya belajar mengemukakan opini pribadinya sendiri. Hargai pendapatnya.

Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?
DokPri

Saat ini sistem pelajaran di sekolah menggunakan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 dirancang untuk mengembangkan kompetensi anak didik dalam ranah pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh.

Untuk mendukung tercapainya tujuan kurikulum tersebut, maka diperlukan buku tematik berbasis aktivitas yang mendorong anak mencapai standar kompetensi yang diharapkan melalui pembelajaran yang efektif, aktif, kreatif, menantang, dan bermakna serta mendorong mereka untuk berpikir kritis berlandaskan nilai-nilai luhur.

Anak-anak di didik beberapa pengalaman dalam satu tema pelajaran yaitu :
Ayo Berdiskusi, Ayo Membaca, Ayo Menulis, Ayo Mengamati, Ayo Mencoba, Ayo Berlatih, Ayo Bernyanyi, Ayo Renungkan, dan Kerja Sama dengan Orang Tua.

Di sekolah, guru dan siswa dapat mengembangkan dan/atau menambah kegiatan belajar sesuai kondisi dan kemampuan sekolah, guru, dan anak didik yang dimaksudkan untuk memberikan pemahaman lebih terhadap pengetahuan yang dipelajari, keterampilan yang dilatih. dan sikap yang dikembangkan.

Di rumah, orang tua bersama anak dapat mengembangkan dan/atau menambah kegiatan belajar sesuai kondisi dan kemampuan orang tua dan anak. Metode ini dapat digunakan oleh orang tua secara mandiri untuk mendukung aktivitas belajar anak di rumah. Sekaligus memaksimalkan potensi semua sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar.

Jangan menyerahkan soal pendidikan anak hanya kepada guru-guru mereka di sekolah, karena kita sebagai orang tua juga mempunyai peran yang tidak kalah pentingnya. Asah EQ anak berimbang dengan IQ-nya, jangan lupa peranan SQ juga tak kalah hebatnya agar anak bisa menjadi pribadi yang santun dan berkarakter kuat untuk nantinya lepas di dunia pendidikan yang lebih tinggi kelak, aamiin.

Sekian ulasan dari opini pribadi ane pada pembahasan thread kali ini, kiranya cukup sampai di sini saja, nanti kalian bakal jenuh bila membacanya kepanjangan. Lain kali kita akan bertemu kembali dalam pembahasan thread ane berikutnya. Don't bore to read it againemoticon-thumbsup


Quote:

Sudahkah Anda Belajar Hari Ini?

emoticon-nulisahemoticon-nulisahemoticon-nulisah
Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
E1750 dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh evywahyuni
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 9
Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?

Education For All

emoticon-nulisahemoticon-nulisahemoticon-nulisah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
E1750 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh evywahyuni
Lihat 1 balasan
Klik gambar di bawah untuk kepoin tritku yang lain👇
Pendidikan Sejak Dini Berawal Dari Rumah, Betul Apa Benar?
Silahkan berdiskusiemoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
E1750 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh evywahyuni
betul tuh semua berawal dari keluarga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
E1750 dan 4 lainnya memberi reputasi
Pejwan ah lapak bunda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
E1750 dan 4 lainnya memberi reputasi
betul banget mbak. ibu adalah madrasah pertama bagi anak2nya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
actandprove dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Brina sudah belajar kok
profile-picture
profile-picture
profile-picture
possang dan 3 lainnya memberi reputasi
Hore dapet pejwan. Memang bener sih. Di sini peran orang tua juga sangat penting emoticon-Angel
profile-picture
profile-picture
profile-picture
possang dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Quote:


Benar apa betul, ngg ada pilihan lagi sisemoticon-Malu

Quote:


Benar gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
possang dan 3 lainnya memberi reputasi
Yup, Everything start from home.
profile-picture
profile-picture
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
betul sis, menurut ane emang ngaruh banget sih pendidikan dari dalam keluarga. kalo orangtua dan keluarganya suportif dan membimbing anak dengan cara yang benar, pasti berimpact positif banget terhadap pembelajaran mereka.
profile-picture
profile-picture
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
Guru yg pertama adalah orang tua, sebelum menempuh pendidikan selanjutnya
profile-picture
profile-picture
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
Betul gan, semua itu berawal dari keluarga. Maka harta yang paling indah adalah keluarga #keluargacemara emoticon-Ngakak


Jadi ingat sebuah quote ane gan kalo ga salah bunyinya gini.

Waktu kecil kamu diajari ibumu berbicara, maka jangan sampai kamu pandai berbicara pada ibumu (dalam konteks negatif)

emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
Ibu2 millenial ga mau repot, umur 5 anak dikasih main gadgetemoticon-Leh Uga
Ujung2nya anaknya kacamataanemoticon-Ultah
Pada main mobel lejen semuaemoticon-Bingung
profile-picture
profile-picture
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:

Yup, anak tergantung pada didikan keluargaemoticon-Shakehand2

Quote:

Silahkan, Delia Sayangemoticon-Big Kiss

Quote:

Yup! Pilihlah wanita yang sholehah untuk kelak akan kaupilih menjadi ibu dari anak2muemoticon-Angel
profile-picture
profile-picture
profile-picture
actandprove dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:

Alhamdulillah, jangan bosan-bosan untuk belajar ya, Brina Sayangemoticon-Angel

Quote:

Makasih udah hadir dimariemoticon-Big Kiss peran orang tua tidak akan ada habisnya, meski kita bukan anak-anak lagiemoticon-Angel

Quote:

Sama aja berarti, satu suara yaaemoticon-Jempolemoticon-Shakehand2

Quote:

That's right, dearemoticon-Big Kiss
profile-picture
profile-picture
actandprove dan YenieSue0101 memberi reputasi
Quote:

Tidak hanya suportif, gan. Pengaruh pendidikan anak yang bernilai positif juga membawa dampak pembentukan pola pikir dan kecerdasan emosi anak bisa stabilemoticon-Angel

Quote:

Orang tua yang bijak akan mengarahkan anak ke hal2 yang positif, begitu pula sebaliknyaemoticon-Jempol

Quote:

B]Sama juga dengan quote seperti ini, 'Waktu kecil kau diajari berjalan oleh ibumu, agar ketika dewasa kau bisa berjalan di jalan yang lurus.'emoticon-Angel

Quote:

Harus ada pemberian batasan waktu bermain gadget, ganemoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
possang dan 3 lainnya memberi reputasi
Betul.... orang tua jangan main HP aja...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
actandprove dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Met pagi, bebeb, met pagi emak, met pagi, dunia emoticon-Angel emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:


Membicarakan pendidikan entu bisa bikin sesak napas bunda
profile-picture
profile-picture
actandprove dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:

Bisa bermain hape asal jangan di hadapan anak dan di saat waktu belajar anakemoticon-Cendol Gan

Quote:

Met pagi jugaemoticon-Ultah apa kabar emak hari ini?emoticon-Angel

Quote:

Sesak napas yang bikin napas tersengal-sengal, jangan dibicarain ... kalo begitu, Delemoticon-Kiss
profile-picture
actandprove memberi reputasi
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di