alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
Anal Nakal Dan Bodoh, Atau Orangtua Yang Belum Mengenal Siapa Mereka?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d53543df0bdb233f5137ed7/anal-nakal-dan-bodoh-atau-orangtua-yang-belum-mengenal-siapa-mereka

Anak Nakal Dan Bodoh, Atau Orangtua Yang Belum Mengenal Siapa Mereka?

fitrah seorang anak

Anal Nakal Dan Bodoh, Atau Orangtua Yang Belum Mengenal Siapa Mereka?
Sumber : Grup WA

Bagaimana seorang anak tumbuh dan berkembang, sesuai dengan seperti apa kita—orang tua--menilai anak tersebut.

Betul ga GanSis?

Sekarang, coba perhatikan sekitar kita. Ada beberapa anak yang diberikan label ‘nakal’ atau 'bodoh' oleh masyarakat, bahkan orang tuanya sendiri selalu menyebut nakal ketika memarahinya. Bagaimana perangai anak itu?

Apakah menjadi baik atau malah bertambah nakal?

Sudahi saja lah label-label negatif yang kita berikan kepada anak-anak. Hal itu tidak menjadikan mereka lebih baik, bahkan terkadang tertanam dalam diri mereka hingga besar. Akibatnya ada rasa tidak percaya diri, bahkan rasa tidak berarti lagi.

Sebaliknya, penilaian positif sangat lah berperan dalam mendidik anak-anak menuju masa gemilang yang menjadi sebuah harapan setiap orang tua.

Berikut fitrah anak yang bisa kita berikan dan tanamkan untuk membantu menemani masa tumbuh kembang anak-anak secara optimal :

Anak adalah kertas kosong

Seperti kita sama-sama ketahui dan sepakati, bahwa anak yang terlahir tidak membawa dosa sedikit pun. Mereka lahir dalam kondisi fitrah, orang tua yang menjadikan mereka seperti apa.
Maka, ketika kita melihat adalah sebuah kesalahan yang dilakukan oleh anak-anak. Apakah pantas kita menilai mereka nakal? Tidak.

Kembalikan lagi bahwa mereka adalah kertas kosong yang masih butuh bimbingan. Mereka bukan nakal. Akan tetapi, mereka belum belajar bahwa hal tersebut tidak boleh dilakukan.

Anak adalah bintang

Bagaimana rasanya ketika mengambil rapor, anak kita tidak mendapatkan peringkat di kelasnya? Bahkan, bisa jadi anak kita termasuk salah satu anak yang berada di urutan lima terbawah akademiknya.

Apakah kita kecewa?
Apakah kita akan marah pada anak kita?
Atau kita akan melabelinya anak bodoh?

Jangan Ayah/Bunda, Mama/Papa, Umi/Abi. Jangan pernah melabeli mereka dengan sebutan bodoh, tidak pintar, tidak cerdas, atau label negatif apa pun dengan dasar nilai rapor akademik.

Karena sejatinya, setiap anak adalah bintang. Mereka bersinar dengan cahayanya masing-masing.

Anak adalah samudera

Bayangankan sebuah samudera lepas. Sangat luas kan?

Begitulah anak-anak kita. Kemampuan mereka menyerap informasi sangatlah luas, kemampuan mereka menirukan orang dewasa di sekitarnya sangatlah luas.

Maka dari itu, ketika anak melakukan hal yang ganjil, perhatikan terlebih dahulu. Bagaimana kita sebagai orang terdekat anak memberikan teladan kepadanya?

Anak adalah tempat harta karun bersembunyi

Ketika seorang anak sangat sulit menghitung operasi bilangan penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian. Apakah akan kita sebut ia bodoh?
Ketika seorang anak sangat sulit menghafal pelajaran-pelajaran sekolah. Apakah akan kita sebut ia bodoh?
Ketika seorang anak sangat sulit beradaptasi dengan orang lain. Apakah akan kita sebut ia dengan kuper?
Ketika seorang anak tidak berani tampil di panggung. Apakah akan kita sebut ia dengan penakut?

Big No, jangan pernah sebut kata-kata negatif untuk anak-anak kita. Bagaimanapun ia mengalami kendala dalam berbagai hal.
Bukan karena mereka tidak bisa melakukan apa-apa. Akan tetapi, kita yang belum menemukan kemampuan terbaik mereka.

Karena, sejatinya, Bakat (kemampuan terbaik) seorang anak seperti harta karun yang mereka simpan di dalam dirinya. Untuk itu, mereka membutuhkan seseorang untuk bisa menemukan dan membukanya dengan stimulasi-stimulasi terbaik.

Begitula Gan Sis, bagaimana anak adalah bagaimana kita sebagai orang tua menilai dan mendidiknya. Come on, buka luas pandangan kita terhadap anak-anak. Tanamkan hal positif di pikiran kita tentang mereka.

Dengan begitu, mereka akan menemukan tempat ternyaman untuk belajar tentang kehidupan dan menemukan potensinya masing-masing.

Salam Hangat,
Retno Qren (RetnoQr3n)

Sumber : Buku Orangtuanya Manusia Karya Munif Chatib dan opini pribadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
TaraAnggara dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh RetnoQr3n
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
pejwan
indahnya mendidik anak
anak adalah kertas kosong
anak adalah ladang ibadah
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


setuju banget ka...emoticon-2 Jempol

Btw, ini judulnya bisa diganti ga?
Tdi aku udh ganti, tapi tampilannya belum berubah juga.
Udah dilaporkan ke pengaduan, tapi belum juga keganti
gak ada anak bodoh gan
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Sesuatu ya emoticon-Traveller
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
sebisa mungkin sebagai orangtua kita didik yang baik buat anak anak, jangan lupa pendidikan agama juga
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post pabloo
benul sekali agan ini emoticon-Jempol
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Setuju kaa... orang tua yang blm mengenal anaknya
Quote:


Setuju pake banget. Pondasinya hrus kuat
profile-picture
chakim memberi reputasi
Quote:


Yap itu dia emoticon-2 Jempol
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Noce inpohh gan,, emang jngan menilai anak dengan sebutan megatif krena kan meberi dampak negatif juga kepda mereka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Arman.Jagau dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh todzzz
Lihat 1 balasan
Quote:


Oh ya ampuuun.. ikut sedih dengernyaemoticon-Turut Berdukaemoticon-Sorry

Tapi yakini aja, masih banyak wanita atau perempuan yg baik di bumi ini.

Semangat memperbaiki diri
Balasan post todzzz
Quote:


Anal Nakal Dan Bodoh, Atau Orangtua Yang Belum Mengenal Siapa Mereka?
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Seburuk apapun nilai rapot anak. Ane yakin seyakin-yakinnya gk ada anak bodoh. Gk mungkin setiap anak bisa menguasai semua mata pelajaran yg ada di sekolah. Guru di sekolahnya saja pasti cuma menguasai apa yg menjadi bidangnya. Org tua dan guru disini yg harus bisa mengerti dan mengetahui dimana dan sampai mana kemampuan dan minat anak. Org tua dan guru cuma perantara dan pengarah. Yg menentukan biarlah anak itu sendiri. Setiap anak apabila di percaya pasti akan mempunyai kepercayaan diri kepada diri mereka sendiri. Di situ pasti secara perlahan kemampuan anak akan terlihat. Anak adalah anugrah dan keajaiban yg di berikan yg Maha Kuasa emoticon-Big Kiss
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Mendidik anak entu susah-susah gampang bunda ..malah kadang kita kewalahan jika si anak terlalu pandai atau lebih picik
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Setuju bgt : anak adl anugrah dan keajaiban yg diberikan Yang Maha Kuasa

Quote:


Iya banget del. Itulah seninya, krn yg kita hadapi adl manusia, bukan robot
klo saiya mah yakin anak pinter
tapi fokus dan mood buat ngelakuin sesuatu kayak belajar dsbnya emang kurang
ini susah ngatasinnya
tapi kadang kalau lagi emosi, suka kelepasan ngomong. Masih terus belajar jadi orang tua yang bail
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di