alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Education /
Pendidikan Penjahat vs Orang Suci, Agan Termasuk Yang Mana?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5232a25cf6c40b6e232190/pendidikan-penjahat-vs-orang-suci-agan-termasuk-yang-mana

Pendidikan Penjahat vs Orang Suci, Agan Termasuk Yang Mana?

Pendidikan Penjahat vs Orang Suci, Agan Termasuk Yang Mana?






Dulu ane adalah salah satu orang yang mempercayai bahwa pendidikan di sekolah dengan mengejar nilai yang bagus itu wajib dilakukan demi masa depan yang cerah. Ane berambisi mendapatkan ranking dengan belajar keras siang malam ditambah ikut bimbingan belajar di luar. Makin dewasa ane menyadari bahwa bukan itu tujuan utama seorang murid belajar melainkan mendapatkan value agar menjadi orang yang terdidik dan bukan sekedar menyandang gelar sebagai orang berpendidikan semata.

Sangat berbeda antara orang yang terdidik dengan orang yang hanya sekedar lulus dengan gelar berstrata-strata. Orang berpendidikan belum tentu terdidik khususnya sikap moralnya. Hal yang miris apabila hari ini kita melihat deretan akademisi yang seharusnya menerapkan keilmuannya dalam bermasyarakat malah mengkhianati arti dari pendidikan itu sendiri.

Mereka mengenakan jubah sebagai orang yang terdidik tapi melakukan korupsi, merampas hak orang lain, dan memaksakan diri untuk mendapatkan kekuasaan atas dasar keserakahannya. Sejatinya pendidikan adalah untuk mengarahkan peserta didik menjadi orang yang tak hanya punya otak namun juga punya hati. Selain cerdas, empati, sikap berbudi luhur juga menjadi poin penting mengapa pendidikan itu diselenggarakan.

Mengapa semua ini terjadi? Seolah pendidikan hanyalah formalitas semata untuk menaikkan status sosial masyarakatnya?

Semua ini berakar dari tujuan awal seseorang itu mengenyam pendidikan. Beragam alasan bisa kita saksikan tanpa mengesampingkan kejujuran bahwasanya kita mengenyam pendidikan hanya untuk mendapatkan gelar, agar cepat dapat kerja, agar kelak bisa bergaji tinggi, hidup enak tanpa perlu merasakan susahnya menjadi rakyat kecil. Padahal semua itu kurang tepat untuk dijadikan alasan dalam menempuh pendidikan.

Atas dasar alasan - alasan konyol itu pula lebih banyak orang yang mengedepankan gengsi dengan memasukkan anak - anaknya ke kampus bergengsi menggunakan uang "sumbangan", melobi sana sini demi terwujudnya sebuah ambisi.

Mari kita didik diri kita untuk sadar bahwa pendidikan ada untuk memperbaiki mindset kita, untuk membenahi sikap mental kita yang lemah dan penunjang untuk bisa berkontribusi bagi negara. Bukan justru berada di bangku kekuasaan lalu bertindak sebagai penjahat kelas kakap berbulu angsa yang menikam kesejahteraan orang lain.
Diubah oleh Mata.Elang084
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di