alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Apa yang sebenarnya terjadi ? semuanya Dikit-Dikit Viral !!!
4.7 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4fa546e83c72748f06385f/apa-yang-sebenarnya-terjadi--semuanya-dikit-dikit-viral

Apa yang sebenarnya terjadi ? semuanya Dikit-Dikit Viral !!!

Apa yang sebenarnya terjadi ? semuanya Dikit-Dikit Viral !!!

Makin kemari, Internet sudah hampir merata di seluruh Indonesia. Bisa dibilang bahwa Internet sudah bisa disebut sebagai kebutuhan primer. Rasanya kek ada yang kuraaaaang gitu kalo ga ada internet. Smartphone berasa jadi fitur phone jadul yang cuma bisa diake sms dan telfon doang.

Dengan menyeruaknya internet ini, secara tidak langsung memudahkan kita dalam berbagi banyak hal. Berbagai jenis informasi, konten, dan media bisa dengan mudah kita bagikan mulai dari sosial media, forum, email, surat kabar dan berbagai media lainnya. 

Hanya saja, terkadang informasi yang dibagikan sama sekali tidak bermanfaat atau tidak berfaedah. Gak jarang juga info yang dibagikan tidak sesuai dengan kondisinyatanya atau yang biasa kita dengar dengan istilah Hoax. 

Contoh : 


Quote:


Beberapa waktu lalu sempet viral tangkapan layar yang berisikan keluhan "seorang" fresh graduate yang ketika menjalani interview, dia ditawari gaji 8 Jt dan merasa gaji tersebut terlalu kecil untuk  "sekelas" fresh graduate lulusanuniversitasnya.

oke, kita kesampingkan isi nya. 

Yang bikin ane gedek adalah, kebenaran dari tangkapan layar itu, siapa pembuatnya, apakah itu real"keluh kesah" atau hanya sekedar mencari sensasi dan pansos.

Semua itu belum jelas dan valid. 

Ane juga gatau ini fakta atau orang iseng yang cuman bikin rame sosmed 

"TAPI HAMPIR SEMUA KOLOM KOMEN DI SOSMED ISINYA MAKI MAKI"

emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga 

Mau contoh lain yang katanya "ngeprank satu negara" ? 

kasus 4udr3Y yang sempat viral dan "menggemakan" hastag hampir di semua sosial media, belakangan ini terkuak fakta bahwa isu tersebut adalah hoax atau palsu. 

emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga 

Seharusnya dengan kejadian ente2 kena prank ini, banyak yang bisa banget dipelajari dari ini semua. 



"Kenapa Informasi 'Sampah' itu bisa menyebar dengan begitu cepat?"
Masih banyak orang-orang yang begitu mudah membagikan informasi yang belum pasti kebeneranya. Kemudian dibarengi dengan 'Penghakiman' membabi buta serta kritik tajam melalui kosa kata yang begitu indah nan menusuk hati. 
Tidak jarang juga karena 'Subject' yang ada pada suatu 'konten' tersebut adalah yang menarik untuk dikonsumsi. Misal, Ciwi-Ciwi gemes yang semlohay. Wah kalo ini sih hampir di setiap sosmed atau media-media hampir pasti ada dan 'ANEHNYA' selalu disambut 'ANTUSIAS' bagi Masyarakat atau yang kita sebut 'NETIJEN'

"
"ANTUSIAS-ME ini terkadang dibarengi dengan Likes, comment, dan Share"


Disisi lain, tidak jarang informasi dan konten yang tersebar menimbulkan dampak positif bagi perseorangan maupun kelompok. Contohnya, Twitter dengan hastag khas "TWITTER PLEASE DO YOUR MAGIC" udah sering menyebarkan beberapa kondisi perseorangan atau kelompok yang sedang dalam kondisi kesulitan dan membutuh bantuan kita secara moral dan materi nih gan!
bahkan di beberapa kasus juga "pesan" ini sampai ke telinga pemerintah hingga membuat pemerintah turut mengambil tindakan. 
Tapi yang lagi sering terjadi belakangan ini adalah konten video atau foto amatir yang menunjukan sebuah kondisi yang kurang baik atau tercela, dan didukung dengan deskripsi atau caption yang MENGGIRING opini bagi si pembaca atau penikmat konten. Padahal kita tau bahwa sembarangan memotret atau merekam orang atau objek adalah tindak kriminal yang mana sudah diatur dalam uu berikut ini 

Quote:

Dalam kondisi ini, biasanya orang atau kelompok yang ada didalamnya ada yang memang dalam kondisi "terbunuh oleh keadaan". Namun ada juga yang memang "bersalah" dengan sadar atau dilandasi dengan kesengajaan. Terus setelah viral? klise. Minta maaf.

nah, apakah menimbulkan efek jera? itu yang harus digaris bawahi
banyak yang beralasan
"biar kapok gan"
"kalo ga gitu bakal diulangi terus"


Yaa, ane setuju dengan ini, masalah nya, malah ada yang "pengen Viral" dengan melakukan hal hal bodoh atau hal lain yang kadang kita ga habis pikir. Ya ini lah yang disebut dengan PANSOS (PANjat SOSial)
Banyak banget contoh kasus dimana sebenernya kita bisa menegur secara langsung, atau mengambil tindakan nyata pada saat peristiwa itu terjadi. 

Contohnya, ane kasih contoh kasus yang sepertinya udah sering kejadian. cuman ane kasih contoh fiksi aja biar ga jadi ribut.

emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga

Quote:

dan BOOM! 

VIRAL!!! yang gaikut apa apa dan gatau apa-apa ikutan maki-maki, ikutan share, ngejelek-jelekin. 

padahal si pria tadi tidak sengaja tertidur, dan mengacuhkan si ibu hamil tadi untuk menggantikan tempat duduknya. 

Bisakah kita menegurnya ? bisa tentu saja. 

 Namun, kita memilih mengabadikanya dan membagikanya di media sosial. 


Quote:

Quote:


Sumur

Quote:


Baca juga : 








Apa yang sebenarnya terjadi ? semuanya Dikit-Dikit Viral !!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tamadate6 dan 32 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh prasetyanddy
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
apa yg gw rasain tercurahkan dengan postingan ente gan... nice inpoh... emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup emoticon-thumbsup

ya kita dalam tahap mengkonsumsi apapun, mayoritas pengguna internet di indo ( total pengguna inet 170 juta++ dari survei APJII 2018) masih dalam stage awal dalam pengenalan product ( internet ), gampang viral karena pengguna internet banyak pisan di Indonesia haha

sebenernya sama kek jaman dulu sblm ada internet, kabar burung dr mulut ke mulut bisa berubah drastis dr originalitasnya, sudah biasa, terbawa di internet ya makin runyam...

pemerintah ga bisa nutup mata urusan beginian sih, pengedukasian sangat lah penting, inget kebiasaan dan budaya itu terbentuk dari sistem yang ada ..

ya semoga kita semua jadi pengguna internet yg brrtanggung jawab, baik dr sisi pembuat konten ( yang ngeprank2) dan dari sisi pembaca konten
profile-picture
profile-picture
profile-picture
prasetyanddy dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Yupps, di share dr group ke group.. Hehehe..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mingming dan 2 lainnya memberi reputasi
Sebenernya situasi dikit2 viral kayak skarang ini, bukan sesuatu yg aneh.

Contohnya, ibu2 di komplek perumahan yg suka ngegosip bareng tetangga ato temennya, itu sudah ada dari sejak sebelum era internet.

Sudah jadi sifat alamiah manusia utk bergunjing, bergosip atau membicarakan suatu hal yg negatif ke sesama manusia lainnya.

Kenapa? Ya karena bergosip itu enak. Setidaknya buat orang yg lg ngomongin kejelekan orang lain, akan ada perasaan lega sperti, “saya lebih baik dari dia”, “setidaknya saya mendingan ketimbang dia”.

Internet dan sosmed cuma tools yg mempermudah penyebaran informasi.

Manusia2 nya sendiri yg seharusnya punya kontrol tentang informasi mana saja yg perlu dibicarakan dan didengar, dan mana yang tidak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
prasetyanddy dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh gojira48
bener Gannnnn, apa2 viral! Lama-lama muak emoticon-Najis (S)

Ane mikirnya zaman sekarang apa2 bisa viral karena manusia saat ini FOMO (Fear of Missing Out) nya tinggi. Jadi kalau dia belom ngeshare tentang berita A di kala orang2 udah heboh rasanya takut ketinggalan, kayak kudet gtu, jadi ikutan ngeshare deh, akhirnya makin rame lah berita itu.

Begitupun contoh yg di bis itu, dia liat hal itu bisa jadi scoop bahan keviralan, takut ada orang yang ngepost duluan tentang itu, dilebay2in lah cerita itu emoticon-Cool


profile-picture
profile-picture
profile-picture
MafTrack dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Makasih balik gan ijo ijo nya
emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2

Quote:


Banyak gan yg viral terus minta maaf motifnya cuma ya "iseng" itu gan
emoticon-No Hope
profile-picture
profile-picture
diandraps dan fee.fukushi memberi reputasi


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di