
Bank Mandiri Dukung Adanya Tax Amnesty Jilid II Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi Soal Tax Amnesty. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu
Quote:
Senin, 5 Agustus 2019 20:02 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Merdeka.com - Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi, menyatakan perbankan sangat setuju jika ada program pengampunan pajak atau Tax Amnesty Jilid II. Seperti diketahui wacana akan adanya program Tax Amnesty jilid II kembali menyeruak lantaran banyak pengusaha yang belum sempat mengikuti program Tax Amnesty Jilid I periode 2016 - 2017 lalu.
BERITA TERKAIT
Kumpulkan Nasabah Kaya Bank Mandiri, ini Bahasan Acara Beyond Wealth 2019
Pemerintah Cabut Izin Usaha Pengusaha Gula Rafinasi Nakal
Menko Luhut Soal Listrik Padam: New York dan Australia Pernah Juga Kejadian
Hery mengungkapkan, program Tax Amensty akan memberi keuntungan bagi perbankan terutama dari sisi likuiditas. Sebab, banyak Wajib Pajak (WP) yang membawa pulang uangnya yang selama ini disimpan di luar negeri.
"Ya setuju lah, setuju dong (ada Tax Amnesty Jilid II)," kata Hery saat ditemui di Ritz Carlton Jakarta,Senin (5/8).
Dia optimistis para pengusaha juga akan mendukung program tersebut diadakan lagi. Selain meningkatan likuiditas, Hery menyatakan adanya Tax Amnesty juga bakal mengerek pendapatan negara dari sektor perpajakan.
"Alasannya supaya duit yang parkir di luar ya kalau masih ada sisa bisa pindah lagi kesini untuk meningkatkan likuiditas dan juga pendapatan negara kan," ujarnya.
Selain itu, dia berharap nasabah yang selama ini menaruh dana repatriasinya di Bank Mandiri tidak akan menarik uangnya. Sebab akhir tahun ini merupakan batas akhir ketentuan dana repatriasi harus disimpan di Indonesia selama 3 tahun sejak Tax Amnesty. Artinya, pemilik dana repatriasi tax amnesty bisa membawa keluar dananya dari Indonesia mulai akhir 2019.
Saat ini, Hery mengungkapkan dana repatriasi yang tersimpan di Mandiri terdiri dalam beberapa bentuk instrumen investasi. Mulai dari deposito, reksadana hingga bond atau obligasi.
"Harapannya tetap stay ya. karena kalau udah lepas kan mereka bebas mau ditaruh dimana aja. Harapannya dengan kita memberikan penjelasan memberikan produk yang lebih menarik ya mereka tetap stay disini," tutupnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi sinyal akan adanya program pengampunan pajak (tax amnesty) jilid II. Hal itu dia kemukaan saat menjadi pembicara pada acara Kadin Talks.
Sumber :
https://www.merdeka.com/uang/bank-ma...-jilid-ii.html
Gw termasuk yang setuju ada Tax Amnesty Jilid II
Supaya para pengusaha bisa ikut lagi dan dananya tetap stay di indo
Waktu dulu kan takut karena stabilitas ekonomi kita ga bagus
Karena nanti sudah pasti Jokowi yang memimpin di periode ini
Gw yakin harusnya banyak pengusaha yang mau balikin duitnya dari luar negeri ke sini
Karena politik kita juga sudah stabil
Dan nantinya data wajib pajaknya semakin banyak sehingga petugas pajak gampang monitornya
Mantap indonesia
