alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Mengenal Penyebab Kanker Limfoma
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4be628a2d1951e370d3310/mengenal-penyebab-kanker-limfoma

Mengenal Penyebab Kanker Limfoma


Mengenal Penyebab Kanker Limfoma
(pixabay/Darwin Laganzon)


Limfoma atau kanker kelenjar getah bening adalah salah satu jenis kanker yang berkembang di dalam sistem limfatik yang menghubungkan kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Sistem limfatik merupakan bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh, karena di dalamnya terdapat sel-sel darah putih yang membantu memerangi infeksi.

Kanker kelenjar getah bening dapat dikategorikan menjadi 2 jenis, yaitu limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Limfoma Hodgkin merupakan kanker kelenjar getah bening yang terdapat adanya sel abnormal Reed-Sternberg, sementara limforma tanpa sel abnormal tersebut termasuk dalam limforma non-Hodgkin.

Limfoma dapat terjadi karena adanya mutasi gen pada limfosit atau sel sejenis sel darah putih, yang mengakibatkan pertumbuhannya menjadi tak terkendali.

Meski belum diketahui secara pasti penyebabnya, namun ada beberapa faktor yang disebut dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terserang limfoma. Faktor tersebut meliputi:
 
1. Daya tahan tubuh lemah
Kekebalan tubuh yang lemah dapat memperbesar risiko seseorang untuk terkena limforma, hal ini karena tubuh tak memiliki kekuatan lagi untuk melawan virus. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, seperti penyakit autoimun, kelainan kekebalan tubuh, atau konsumsi obat-obatan tertentu pasca transplantasi.
Daya tahan tubuh juga bisa menurun akibat adanya infeksi virus yang menyerang tubuh, seperti HIV (Human Immunodeficiency Virus). HIV merupakan penyakit yang menyerang sel darah putih sehingga mengakibatkan terganggunya sistem kekebalan tubuh dan memudahkan sel kanker informa untuk menyerang.
 
2. Virus EBV (Eipstein-Barr)
Selain HIV, ada pula virus lain yang dapat meningkatkan risiko terkena limfoma. Salah satunya adalah virus EBV yang menyebabkan demam kelenjar. Virus EBV merupakan bagian dari kelompok virus herpes dan penyebarannya melalui cairan tubuh. Orang yang pernah terjangkit virus ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengidap limfoma Hodgkin.
 
3. Usia
Kanker limfoma Hodgkin umumnya terjadi pada kelompok usia 15 hingga 30 tahun dan lansia di atas 55 tahun. Namun menurut data, sekitar 25 anak dengan rentang usia 0-14 tahun didiagnosa mengidap limfoma Hodgkin setiap tahunnya. Kanker ini lebih sering menyerang laki-laki yaitu sekitar 60%, jika dibandingkan dengan perempuan yang hanya 40%.
Sementara itu, risiko seseorang terkena limfoma non-Hodgkin akan meningkat seiring dengan pertambahan usia, khususnya lansia di atas 60 tahun.
 
4. Riwayat keluarga
Seseorang yang memiliki anggota keluarga inti penderita limfoma juga berisiko lebih tinggi untuk menderita jenis kanker yang sama. Namun risiko itu masih tergolong lebih rendah jika dibandingkan dengan kanker payudara dan jenis kanker lainnya. Jadi, jika ibunya terkena limfoma bukan berarti anaknya sudah pasti terkena juga.
Untuk itu, jangan terlalu khawatir jika ada keluarga dekat yang didiagnosa menderita limfoma. Namun Anda harus tetap menjaga pola hidup untuk mengurangi risiko.
 
5. Bahan kimia
Beberapa bahan kimia juga dipercaya dapat menjadi pemicu kanker limfoma, meliputi bahan kimia industri, pestisida, bahkan hingga pewarna rambut.
Petani yang sering bersentuhan langsung dengan pestisida memiliki risiko yang tinggi terkena kanker limfoma. Dokter spesialis penyakit dalam, Andhika Rachman, juga menjelaskan bahwa orang yang bekerja di lingkungan yang terpapar radiasi tinggi rentan terhadap kanker limfoma.
 

Sumber: Orang-orang yang Rentan Diserang Kanker Limfoma
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di