alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
OSO: Pancasila Bukan Ideologi Impor
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4b7e009a972e5a645d8310/oso-pancasila-bukan-ideologi-impor

OSO: Pancasila Bukan Ideologi Impor


OSO: Pancasila Bukan Ideologi Impor

Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang (OSO), menegaskan, hanya Pancasila ideologi yang paling cocok untuk bangsa Indonesia. Sebab Pancasila bukanlah ideologi impor yang berasal dari luar negara ini, melainkan ideologi yang lahir dari pemikiran para founding fathers.
"Pancasila bukan ideologi impor. Pancasila dilahirkan oleh anak-anak muda, tokoh politik, ulama, cerdik pandai, tokoh daerah, founding fathers bangsa ini," kata OSO saat memberi Kuliah Umum dan Transfer Energi Pancasila dan Narasi Kebangsaan, di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau, Pekanbaru, Riau, Rabu (7/8).
Dalam acara ini, OSO begitu energik dan interaktif. Ia tak hanya berdiam diri di panggung. OSO beranjak dari podium, turun panggung dan mendatangi ribuan mahasiswa di depannya. Setelah bertanya-tanya dengan sejumlah mahasiwa, OSO kembali menerangkan pentingnya menjaga Pancasila.

Nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila, sebut OSO, digali dari nilai asli Indonesia. Pancasila bukan hanya menjadi ideologi bangsa, tapi terbukti ampuh menjadi pemersatu. Masyarakat Indonesia dari Aceh hingga Papua, hidup tentram berdampingan di bawah Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Kekuatan ampuh Pancasila sebagai pemersatu bangsa, lanjut OSO, pernah diprediksi Presiden Soekarno. Saat itu, Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito dan Soekarno bertemu. Keduanya saling bertanya soal nasib bangsa masing-masing sepeninggal mereka.
Kata OSO, saat itu Tito membanggakan tentaranya yang hebat. Tito yakin, tentaranya bisa menjaga Yugoslavia. Sedangkan Soekarno menyatakan yakin Pancasila bisa menjaga bangsa Indonesia. "Aku tidak khawatir, aku mewariskan kepada bangsaku, way of life, Pancasila," ucap OSO, menirukan ucapan Soekarno waktu itu.

"Sementara Indonesia, banyak pulau, berbagai suku, agama, golongan, masih tegak berdiri, belum terpecah. Kuncinya Pancasila, yang sudah menjadi pandangan hidup sekaligus alat pemersatu," ungkap OSO, berapi-api.

Dia pun prihatin dan sangat menentang munculnya paham radikalisme serta mulai beraninya pihak yang ingin mengabaikan dan menggantikan Pancasila. Dia pun mengajak hal tersebut dihalau. Untuk itu, dibutuhkan ikrar, dialog, dan tukar pikiran seperti yang dilakukan Universitas Riau. 

OSO berharap, kampus-kampus, lembaga pendidikan, dan elemen lain di berbagai daerah mencontoh inisiatif Universitas Riau. "Berarti mahasiswa Riau ini kan sadar bahwa akan ada kehancuran bila tidak mencegah dari sekarang. Ini harus saya apresiasi," ucap pria yang juga menjabat Ketua DPD RI.

Di ujung kuliah umum, OSO bersama Rektor Univeristas Riau, Prof Aras Mulyadi, dan ribuan mahasisa baru Univeristas Riau melakukan Deklarasi Riau Menjaga Pancasila dan Menolak Paham Radikalisme. Ada empat poin deklarasi. Pertama, siap menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Kedua, menolak dengan tegas paham radikalisme, terorisme, intoleransi dan menjauhi narkoba. Ketiga, menolak setiap peredaran berita hoaks dan bohong. KKeempat, siap menjaga perstauan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI. 

Di tempat yang sama, anggota MPR, Gede Pasek Suardika, juga mengingatkan pentingnya menjaga keberstauan yang berhasil dipertahankan hingga 74 tahun Indonesia merdeka. "Kita sudah belajar bersatu sejak dulu. Bahasanya persatuannya saja Melayu, bukan Jawa. Padahal Jawa penduduknya paling banyak. Di situlah pendiri bangsa kita ini sangat berjiwa besar. Bangun dan jaga terus mental persatuan, yang sudah susah payah diperjuangkan founding fathers," ingatnya.


sumber: https://rmco.id/baca-berita/parliame...ideologi-impor

yang jelas bukan impor dari menglen emoticon-Leh Uga
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
hmmmmm...
cintailah produk produk dalam negri
emang bukan , yang sekarang coba di impor itu khilafah emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga emoticon-Leh Uga
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
Pancasila sudah final
Pancasila harga mati bray emoticon-I Love Indonesia (S)
idk
banyak peninggalan peninggalan belanda yang masih tertinggal di indonesia
kayak hukum pidana, ada beberapa itu warisan belanda

sistem RT RW, juga peninggalan dari penjajah jepang

agama islam, kristen, budha, hindu juga masuk dari luar, juga impor bray
islam ama kristen sama sama dari gurun, kristen dari palestina
yang ngatain gurun, elu juga dari gurun, hiya hiya hiya

apakah kita sudah menerapkan pancasila di negara kita

apakah kita sudah bersatu?
apakah pemerintah sudah adil bagi seluruh masyarakat?
apakah kita sudah dipimpin dengan bijaksana?
apakah sudah diterapkan makna pancasila secara menyeluruh, baik itu pemerintah maupun masayarakat

bagi gw, sekarang orang teriak pancasila hanya sebagai slogan teriakan saja
jagan pancasila pancasila harga mati doank
tereak tereak gitu mah, bocil bocil sd juga bisa
profile-picture
profile-picture
tepsuzot dan kaiserwalzer memberi reputasi
Diubah oleh Cikklancang
Jadi Khilafah = Komunis karena sama2 impor kan begitu maksudnya?

Ya bego aja sih orang yg maksain ideologi agamanya dipakai oleh orang beragama lain.
Lebih parah dari komunis.
emoticon-Leh Uga

profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
NKRI harga mati, emoticon-I Love Indonesia

siap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
Idiologi pancasila kan orisinil made in indonesia, kalo idiologi lain biasanya import emoticon-Leh Uga
Sebenarnya ane mikir. Pancasila dan ideologi.
Apa sih ideologi itu?


Well, nampaknya ada kata yang lebih pas untuk Pancasila, atau ideologi itu sebenarnya masuk ke berbagai jenis (dan komunisme, nasionalisme, dll itu adalah jenis ideologi). Pancasila nampanya lebih masuk ke jenis Nasionalisme.

Tetap tapi, harga mati. Kita ga perlu ideologi impor di sini. Komunisme sudah gagal di sini (actual truth nonwithstanding), dan berikutnya fasisme yang mencoba sekarang ini. Fasisme agama, that is.
profile-picture
tepsuzot memberi reputasi
Diubah oleh lupineprince


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di