alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ijtima Pengasong Agama
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d4b4f1af4d69563ff18fcce/ijtima-pengasong-agama

Ijtima Pengasong Agama

Ijtima Pengasong Agama
Pembukaan Ijtima Ulama IV di Sentul, Bogor, Senin (5/8/2019).

Kalau ada sekumpulan orang yang mengaku ulama, tapi berniat mengalahkan kemasyhuran sinetron Cinta Fitri, mungkin merekalah yang sekarang paling getol menggelar Ijtima Ulama. Sampai saat ini episode Ijtima Ulama memasuki babak keempat.
Tiga Ijtima Ulama yang digelar rasanya tidak ada pengaruhnya apa-apa. Jauh lebih berdampak jika para anggota Karang Taruna rapat untuk kerja bakti di kampungnya.

Mulanya adalah orang yang hobi mengasong agama ikut terjun ke politik. Mereka tidak memasuki partai. Hanya mau berposisi sebagai kelompok penekan. Jualannya adalah jubah putih dan klaim tentang umat.

Jika politik membutuhkan fatwa agama, mereka siap menyediakan. Kalau politik membutuhkan apa saja, termasuk contohnya mengkafir-kafirkan, mereka juga punya paket lengkap. Jika politik membutuhkan masjid untuk memanipulasi, orang-orang model seperti ini sejatinya tidak lebih dari calo kampanye.

Jika calo kampanye menjajakan kepala rakyat yang diklaim sebagai rombongannya, orang-orang jenis ini menjajakan kepala umat untuk ditukarkan dengan kepentingan politik. Satu paket dengan embel-embel agama.

Jika diperhatikan, permainan ijtima-ijtimaan ini tidak lebih hanya merespons kepentingan Prabowo saja. Coba saja perhatikan. Ijtima Ulama I digelar sebelum kampanye presiden. Hasil dari Ijtima Ulama I itu merekomendasikan Prabowo sebagai calon presiden dan Abdul Somad serta Salim Segaf sebagai calon wakil presiden. Alasannya, Prabowo membutuhkan pendamping dari kalangan ulama.

Tapi, rupanya Prabowo ogah mengikuti seruan itu. Prabowo lebih memilih Sandiaga Uno sebagai cawapresnya. Pertimbangannya apalagi kalau bukan soal dana kampanye. Sandiaga Uno yang banyak duit lebih enak diajak kerjasama untuk kampanye ketimbang Salim Segaf yang secara finansial hanya akan memberatkan saja.

Yang pasti, ditolaknya cawapres hasil Ijtima Ulama I oleh Prabowo mengindikasikan rombongan orang bersorban itu memang tidak punya kekuatan apa-apa. Prabowo bisa berjalan dengan agenda dan pikirannya sendiri, lalu para lelaki berdaster putih itu menyesuaikan diri dengan mencocok-cocokkan dalil demi kepentingan politik. Ya, namanya juga kongkow-kongkow ulama abal-abal. Jadi, hasilnya bisa direvisi, ditambal atau diubah. Sesuai dengan kepentingan politik mereka saja.

Dasar para pengasong agama, daripada kehilangan muka karena rekomendasinya diacuhkan oleh Prabowo, mereka menggelar lagi Ijtima Ulama II. Ini adalah Ijtima Ulama edisi revisi dari sebelumnya. Sebab, hasil sebelumnya ternyata tidak kompatibel dengan kemauan Prabowo. Hasil dari Ijtima Ulama II ini seperti mencoret hasil Ijtima Ulama I, lalu dibuatkan aturan tambahan. Sudah bisa ditebak, kali ini Ijtima Ulama menyetujui Sandiaga sebagai cawapres.

Inilah akibat rombongan politisi amatir pengasong agama itu sok-sokan punya usulan dan ide. Mau ijtima kek, mau fatwa kek, kalau Prabowo enggak setuju, terus mereka mau apa? Jadi, hasil ijtima yang harus menyesuaikan dengan kemauan Prabowo. Bukan Prabowo yang mengikuti para politisi berkedok ulama itu.

Lalu pemilu digelar. Hasilnya Prabowo-Sandi keok melawan Jokowi-Ma’ruf Amin. Seperti pemilu yang sudah-sudah, meskipun kalah telak, mereka tetap ngotot memenangkan pemilihan presiden. Kalau melihat dari ngototnya, memang wajar jika Prabowo bisa berdekatan dengan kelompok ijtima itu. Sama-sama tameng.

Selain menyebarkan narasi pilpres curang, Prabowo juga menggugat sampai ke Mahkamah Konstitusi. Nah, untuk menunjang kepentingan ini, Ijtima Ulama III digelar lagi. Hasilnya bikin sakit perut. Gerombolan itu meminta MK untuk menetapkan Prabowo-Sandi sebagai pemenang pilpres dengan mendiskualifikasi Jokowi-Amin. Entah, datang dari mana ide tersebut. Apa mereka piker pemilu yang melibatkan ratusan juta rakyat bisa seenak sorbannya saja dibatalkan hasilnya?

Ketika MK mengetuk palu memenangkan Jokowi-Amin, Komisi Pemilihan Umum juga telah menetapkan sesuai konstitusi. Di sinilah akal sehat mulai muncul di kepala Prabowo. Baginya, tidak ada gunanya terus-menerus melawan narasi pemerintah yang legitimate, sebab dia akan menjadi tertawaan dunia. Maka, luluhlah hati Prabowo.

Belum lama berselang ketua umum Gerindra itu bertemu dengan Jokowi di MRT. Pertemuan keduanya menandakan era pilpres sudah berakhir. Prabowo juga bertemu Megawati. Sepertinya, Prabowo sadar ia harus lebih mempertimbangkan akal sehat ketimbang mengikuti dorongan ulama abal-bal yang kerap membuat dia seperti tukang pukul untuk menghantam Jokowi. Menang engak, yang ada malah tambah babak belur.

Di sinilah orang yang mengaku ulama mulai keliatan belangnya. Di mana-mana ulama pasti akan senang jika dua orang yang berseteru kini menjalin tali silaturahmi. Sebab, silaturahmi adalah ajaran Islam yang hakiki. Agama tidak pernah mengajarkan permusuhan. Agama membenci orang-orang yang berselisih. Hanya setan dan para begundal saja yang suka melihat orang saling bertikai.

Nah, Ijtima Ulama IV yang digelar belakangan adalah respons ketidaksukaan gerombolan itu ketika Prabowo mulai turun tensinya. Para ulama abal-abal itu gerah, kenapa kok ada manusia bisa saling berangkulan padahal secara politik mereka berbeda. Para lelaki berdaster putih itu kaget bagaimana mungkin silaturahmi terjalin, padahal selama ini yang mereka hembuskan melulu soal permusuhan.

Ulama adalah mereka yang menganjurkan silaturahmi. Hanya setan yang suka dengan permusuhan.



SUMBER
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gentasatria dan 5 lainnya memberi reputasi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
wah gabener nih mengasongkan agama emoticon-Mad (S)
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Tulisan yang bagus emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Diemin aja tar juga capek sendiri...


Cuekin aja...


Ijtima Pengasong Agama
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Ijtima Pengasong Agama
profile-picture
profile-picture
profile-picture
achmad526 dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
hmmmmm...
pengasong agama
emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Ampe silid 100 juga gak ngaruh kaalleee...
Ulama sampah semua....emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
ulama mah bebas melakukan tindakan melawan hukum tanpa ada sanksi yang nyata.

coba kalau ada penulis yang ingin mengadakan acara kritik dan bedah buku marxisme, 99% langsung dicokok.

jadi, cukup tahu sama tahu saja posisi pemerintah ada di mana.emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
itjilmek ulamaemoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Kamu kapir meski islam klo belum masuk agama aliran fpi!
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Balasan post tukangbeling7
Quote:


Dikasih tanduk dah kek iblis nih orang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
stealthmania dan 2 lainnya memberi reputasi
kasihan bener,, agama di asongkan... emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Diubah oleh cellato
Fpi itu memang tempat penangkaran pocong dan kunti ko. Luarnya putih dalemnya busuk semua
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
ijtima ulama = melacurkan agama

kumpulan org2 goblok tolol, yg ,mengikuti mereka tidak lebih dari seonggok sampah masyarakat..
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
"Tiga Ijtima Ulama yang digelar rasanya tidak ada pengaruhnya apa-apa. Jauh lebih berdampak jika para anggota Karang Taruna rapat untuk kerja bakti di kampungnya."

Kampret bener deh. Setuju banget dengan ini. Masih lebih berpengaruh rapatnya RT sama karang taruna. emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 3 lainnya memberi reputasi
Pantaskah gerombolan orang-orang ini disebut sebagai ulama?
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan kolollolok memberi reputasi
Kelompok pria berdaster emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cipokan.yuk dan 2 lainnya memberi reputasi
Kira-kira siapa ya yg diuntungkan jika di Indonesia gagal menciptakan kerukunan dan persatuan demi stabilitas negara..?
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Lihat 3 balasan
gerombolan kadal gurun
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
bentar bentar, gw lihat Isinya :
Slamet Maarif
Yusuf Martak
Bamukmin
Rijik
Munarman...

emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

monyet dikasih surban dan gamis kalau gabung ke kelompok mereka juga langsung jadi ulama besar

emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
tukangbeling7 dan kakekane.cell memberi reputasi
ucup matak,ulama lumpur
profile-picture
kakekane.cell memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di