CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d46fb389a972e017414905b/sandi-morse-berdarah

Sandi Morse Berdarah

Spoiler for download:


Quote:


"Andiiii ...."

Bulu kudu merinding, tubuh tiba-tiba kaku sedangkan mata semakin membesar dan sulit mengatup.

"Kaulah tubuhku, kini!"

Angin seketika mengelilingi tubuh tetapi tidak ikut berputar. Hanya terasa sesuatu yang dingin memasuki ragaku. Dingin yang datang dari atas kepala sampai ujung kaki selama beberapa jam saja. Kemudian tubuh lemah tak berdaya.

Ketika kelopak mata terbuka, aku berada di rumah sakit. Istriku menangis, juga Lidia anak semata wayang yang paling kusayangi.

Anehnya mengapa tiba-tiba ada sesuatu yang membuat tangan bergerak untuk menyentuh anak gadisku.

'Sial! Kenapa ada rasa aneh yang bergetar ketika aku menyentuh Lidia. Apakah ini berarti dia ...."

"Aku ingin Lidia!"

"Tidakkkk! Jangan Lidia. Dia masih terlalu dini untuk menjadi sesuatu yang kau inginkan."

Teriakanku membuat seluruh keluarga mendekat dan memanggil dokter. Menurut keterangan dokter halusinasi yang terjadi tadi karena efek obat tidur. Padahal kutau benar bahwa roh kakak pembina sudah berkolaborasi dengan tubuhku.

'Ya Rab, kupasrahkan hidup dan matiku hanya untukmu, jauhkanlah dari segala bencana buruk.' bahtiku mencoba berdialog bahasa pengharapan.

Malam harinya Lidia menjaga di rumah sakit, sebab istriku harus pulang untuk menjaga ibu yang sedang sakit di rumah, perasaan cemas menghantui diri. Kemudian memanggil Lidia dan menyuruhnya pulang saja. Namun Lidia menolaknya dan terus saja bermain ponsel sampai lekuk tubuhnya membuat kakak pembina keluar dari dalam tubuh dan mendekati Lidia.

"Jangan dekati anakku, Lidia!"

Lidia kaget kemudian membaca ayat kursi sesuai perintah ibunya. Aku sedikit lega. Sebab kakak pembina mulai meninggalkan tubuhku.

Tidurku nyenyak sekali, namun tiba-tiba suara kakak pembina membangunkanku.

"Ternyata tubuh istrimu benar-benar nikmat! Aku akan berpindah tempat dan berkolaborasi dengan kecantikannya."

"Jangannnnnnnnnnn!"

"Ada apa, Mas?"

Nampak wajah istriku sudah berada di depan mata sambil tersenyum manis sekali. Namun anehnya, pada bibi bagian bawah terdapat potongan daging. Mata ini segera mencari keberadaan Lidia.

"Lidia benar-benar lezat. Ternyata istrimu juga wanita yang lebih mudah untuk kudiami. Selama sebulan penuh kupinjam sementara. Setelah roh ini menemukan tempat yang benar, pastinya kukembalikan."

"Tidakkkk, Lidiaaaa ...! Jangan ganggu istriku, Kak."

Namun sudah terlambat. Mereka sudah jauh meninggalkan diriku sendirian. Hujan datang begitu deras seolah-olah mengerti tentang hati yang sedang di rundung kesedihan.

Bendera semapur membentuk sandi Morse yang terbaca, "kaulah pelakunya."

"Ayah ... Sakit ... Tolong aku ...."

"Lidia di manakah kau?"

"Di dalam tubuhmu ayah."

Di antara sadar dan tidak sadar, mencoba memahami apa maksud dari perkataan Lidia. Pikiranku kembali kepada kejadian malam yang menegangkan dan mencekam.

"Mengapa kau menelanku hidup-hidup, Ayah?"

"Apaaaaaaaa ... Maksudmu, Lidia?"

Sejam kemudian polisi datang membawa tubuhku menuju mobil polisi. Dari jauh nampak tatapan mata istriku sudah begitu lain dari yang biasanya.

"Bye bye Andi ..."

"Tidakkkk! Jangan ganggu istriku ...."

"Ayah, haruskan Lidia menjaga ayah di sini?"

Bayangan wajah Lidia semakin membuat air mata membasahi kedua pipi.

"Kenapa kau lakukan ini, Andi?"

"Bukan aku, Ibu. Ini perbuatan kakak pembina Pramuka."

Sandi Morse tiba-tiba kulihat di belakang tubuh ibu. Kubaca "semua keluarga sudah ada dalam perut buncitmu itu, simpanlah hingga hari ketiga puluh."

Tiba-tiba bayangan ibu menghilang dan semua orang-orang meneriakkan pembunuh berdarah dingin ke arahku. Mobil polisi bergerak begitu lamban, sehingga lemparan batu-batuan kerikil menusuk daging bagian belakang punggung.

Sedang dari kejauhan samar-samar melihat wajah istriku, dekat taman pertama kalinya berkenalan dengan kakak pembina, nampak di bibirnya ada potongan daging, kali ini bersama bercak darah di sekeliling mulutnya dan di tangannya menggenggam pakaian daster ibu. Mobil polisi berhenti tiba-tiba dan mata begitu jelas melihat setengah tubuh ibu sedang berada di atas rerumputan.

"Ibuuuuuu ...."

Mobil melesat cepat membawaku menuju sel kematian. Dengan diikuti tangis rengekan kesakitan Lidia dan ibu di sepanjang perjalanan.

Sandi Morse Berdarah

Jakarta, 4 Agustus 2019.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
uliyatis dan 34 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 14
Klik gambar di bawah ini untuk melihat trid Delia ya lainnya


Sandi Morse Berdarah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 5 lainnya memberi reputasi
Ya Allah, aku jadi merinding😭
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 6 lainnya memberi reputasi
amankan pejwan dulu.. nanti balik lagi.emoticon-pencet
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 4 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh delia.adel
Quote:


Kaga serem kakemoticon-Mewekemoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Cahayahalimah dan 3 lainnya memberi reputasi
hororemoticon-Wow




Itu pict terakhir kenapa gak pake spoiler? Jadi kaget pas liatnya. Tapi lama kelamaan jadi biasaemoticon-Takut


Tambahin ilustrasinya dongemoticon-Malu (S)


Tumben pejwan gak di amankan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh anakjahanam721
Quote:


Keburu ngantuk om
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 4 lainnya memberi reputasi
Ni anak ada-ada aja. Itu poto siapa neng, ngeri amat ... heeee..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 3 lainnya memberi reputasi
Kakak sulit memahaminya, tapi tetap merasa seru dan bacanya diburu.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Gimana om cerpen aye?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Hihihi...entu emang di bikin misterius
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post delia.adel
Quote:


Bagus. Hebat juga hayalannya.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Info eventnya kk blm liat. Minta linknya, Del
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Om ikutan kaga om?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Wa ya kak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 2 lainnya memberi reputasi
serem banget ceritanya, mengerikan aseli emoticon-Takut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Pan ini siang sis .emoticon-Bingung

Pagi nya kan bisa
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh anakjahanam721
Bagus. Kakak pembina kanibalemoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Ah yg Boneng? Om aja yang Cemen bin penakut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Halaman 1 dari 14


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di