CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
Sudahkah Anda Mengajarkan Empati Pada Anak? Simak Tipsnya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d44061c6df23156ac6d677d/sudahkah-anda-mengajarkan-empati-pada-anak-simak-tipsnya

Sudahkah Anda Mengajarkan Empati Pada Anak? Simak Tipsnya

Tips membangun empati anak

Sudahkah Anda Mengajarkan Empati Pada Anak? Simak Tipsnya
Dokpri

Hai agan sista di mana pun berada. Kembali dengan ane di forum Kids n Parenting yang kece badai. Kali ini ane mau bahas tentang empati pada anak.

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, anak-anak semakin bersikap individual. Kerasa ga sih? Anak-anak ketika ngumpul, masing-masing sibuk sama handphonenya? Sedikit atau banyak, hal ini mengurangi rasa empati mereka pada sesama.

Nah, untuk itu kita sebagai orang tua punya kewajiban untuk meningkatkan empati anak-anak kita.

Kuy, baca thread ini dengan seksama ya .... Happy Reading

 Sudahkah Anda Mengajarkan Empati Pada Anak? Simak Tipsnya


Berdasarkan KBBI, arti Empati adalah keadaan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain.
 
Keluarga adalah sebuah madrasah atau sekolah pertama yang didapat oleh anak. Maka, salah satu tugas orang tua adalah membantu anak-anak tumbuh dengan keterampilan sosial dan kesehatan emosional . (Cara-Cara Efektif Mengasuh Anak dengan Efektif : 55). Salah satunya adalah menjadikan setiap anggota keluarga memiliki empati. Baik empati terhadap saudara ataupun terhadap yang lainnya.
 
Untuk membangun sifat empati ini, dibutuhkan sebuah keluarga yang peduli. Keluarga yang peduli berakar pada hubungan positif, dan dasar penting hubungan tersebut adalah nilai dan tujuan orang tua.
 
Untuk itu, berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan sebuah keluarga untuk dapat membangun hubungan efektif sehingga menumbuhkan empati pada anak :

1. Menyediakan waktu berbagi

Waktu berbagi di sini adalah waktu di mana semua keluarga berkumpul dan saling mengemukakan pendapat dan perasaan, atau menceritakan apa yang telah dilalui dan dikerjakan masing-masing anggota keluarga.
Dengan begitu setiap anggota keluarga termasuk anak-anak memiliki porsi yang sama untuk mengungkapkan perasaan. Yang menjadi penting di sini adalah pembiasaan bagi anak-anak untuk bisa mendengarkan orang lain berbicara. Mengerti dan memahami bagaimana perasaan masing-masing. Sehingga, timbul empati di antara lingkup paling kecil yang kemudian bisa dibawa ke lingkup yang lebih besar—masyarakat.
 
2. Teladan Orang tua

Untuk menerangkan tentang empati pada anak, lebih efektif dilakukan dengan teladan. Bagaimana orang tua memberikan teladan tentang empati terhadap anak-anak. Begitulah mereka akan menirunya.
 
Sejauh apa orang tua memberikan perhatian kepada anak-anaknya? Anehnya, ternyata bukan memberikan semua yang diinginkan anak atau memaksakan melakukan apa saja untuk mereka.
Terkadang, anak-anak butuh orang dewasa—dalam hal ini orang tua—untuk memberitahukan, mengarahkan, dan memberi mereka pengertian mengenai batasan-batasan untuk mereka.
Dalam hal batasan ini, bukanlah mengekang. Akan tetapi, mengarahkan mereka untuk mengikuti rambu-rambu pada masyarakat dan agama.
 
Orang tua memberikan teladan kepada anak dengan cara mencoba memahami sinyal-sinyal yang diberikan oleh anak. Misalkan ketika anak pulang sekolah dengan muka kusut dan badan bungkuk. Dengan kecerdasan emosi yang baik, orang tua sebaiknya dapat mengartikan sinyal itu dan mencari jalan keluar bersama anak. Dengan begitu, anak akan belajar bagaimana berempati.
 
3. Jalan-jalan

Jalan-jalan dalam hal ini bukan hanya sekadar liburan menghabiskan waktu di tempat wisata yang menyajikan berbagai pemandangan dan tempat rekreasi. Akan tetapi, wisata di sini kita perluas menjadi kegiatan yang menumbuhkan empati. Karena, dengan berjalan ke luar rumah, anak-anak bisa melihat berbagai kondisi orang lain.
 
4. Tertawa bersama

Mungkin sebagian dari kita—orang dewasa—menganggap tertawa merupakan hal yang tidak penting, kegiatan yang membuang waktu dan menunjukkan ketidakseriusan. Akan tetapi, ketika kita tertawa, hal-hal yang baik secara medis dapat terjadi.  (Baca thread Sehat dengan Tertawa, Anda Sudah Coba?)

Dari segi pendidikan keluarga, dengan tertawa bersama, suasana rumah menjadi lebih hidup, ketegangan mulai mencair, sudut pandang pun melebar, dan kemampuan untuk saling peduli pun meningkat.
 
Sekian thread dari ane, semoga bermanfaat. Walaupun terkadang aplikasi tidak semudah teorinya, tapi tidak ada salahnya kita mencoba menerapkan di keluarga masing-masing. Sesuai dengan kebiasaan masing-masing keluarga.
 
Selamat mencoba. Jangan lupa tinggalkan jejak.
 
Sudahkah Anda Mengajarkan Empati Pada Anak? Simak Tipsnya



Salam hangat,
Retno Qren (RetnoQr3n)
 
Sumber : Buku Cara-cara Efektif Mengasuh Anak dengan EQ pengarang Maurice J. Elias, dkk.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sunshii32 dan 28 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh RetnoQr3n
Halaman 1 dari 6
pejwan
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan Cahayahalimah memberi reputasi
Sudahkah Anda Mengajarkan Empati Pada Anak? Simak Tipsnya
profile-picture
081364246972 memberi reputasi
Poin ke 2 sangat penting itu😁
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Iyups... bagaimana pun ortu jd guru pertama dan utama bgi anak2nya
belajar berbagi dan dicontohkan dari keluarga terutama orangtua menurut ane penting banget sih, karena menurut ane cara pengajaran terhadap anak anak paling ampuh itu ya dengan menunjukannya langsung gimana caranya dan dampak yang diterima langsung oleh si anak ketimbang cuma diomong semata emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
priamuda69 dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Alhamdulillah sudah Bunda, selalu belajar
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Iyups bener bangeeer.. teladan adalah pembelajran yang paling mudah diterima anak. Karena sejatinya anak adalah peniru yang hebat
Quote:


Iya bunda.. tidak diragukan lagi.. mantaap
nyimak dulu, bisa diterapkan nanti ketika sudah punya anak. Eh, menikah dan punya anak 😂
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan RetnoQr3n memberi reputasi
harus diajarkan ya
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Asiyap gan emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
RetnoQr3n dan darmawati040 memberi reputasi
belum punya anaakemoticon-Sorry
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
sering sering memberikan pelukan untuk anak, sebelum sekolah atau mau tidur emoticon-Malu
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Bener banget ini ka, penting untuk tumbuh kembang anak
Quote:


Semoga.disegerakan ya ka
Quote:


Iya ka. Minimal lewat pembiasaan dan teladan
Quote:


Semoga disegerakan kakakuuu
profile-picture
darmawati040 memberi reputasi
berguna ne keknya...mo ane coba ganemoticon-Cool
mari berempati bukan untuk mengambil simpatik or.la
profile-picture
profile-picture
081364246972 dan RetnoQr3n memberi reputasi
Quote:


Aamiin emoticon-Malu
profile-picture
RetnoQr3n memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di