CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Playboy's Diary ( Based On True Story )
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d3fd7152f568d6838121f62/playboys-diary--based-on-true-story

Playboy's Diary ( Based On True Story )

Playboy's Diary ( Based On True Story )


Sepenggal kisah masa lalu berdasarkan pengalaman pribadi si penulis.

Bukan kisah percintaan pada umumnya dan ini hanyalah sebuah kisah cerita.

Saya harap sekiranya para kaskuser sekalian bisa dan dapat menghargai kisah hidup dan karya orang lain emoticon-shakehand




Quote:



Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
wanitatangguh93 dan 15 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia
Halaman 1 dari 8
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia

Masa Kecil


Siapakah yang tidak mengenal cinta monyet? Cinta monyet merupakan cinta waktu kita masih beranjak kecil hingga remaja, dimulai dengan ketertarikan dengan lawan jenis.

Dengan masa remaja yang masih membutuhkan eksistensi diri dan dalam masa pencarian jati diri.

Penulis pun juga pernah merasakan yang namanya cinta dimasa kecil, mulai dari usia kelas 2 sekolah dasar tertarik dengan lawan jenis sebut saja namanya Krista. Anaknya periang suka bercanda, suka memakai bando bermotif bunga dikepalanya.

Mungkin waktu itu masih benar-benar polos tiap hari bertemu dikelas karena kita satu kelas, aku pun mencoba untuk merayunya.

Simpel banget caranya, waktu istirahat dia duduk sendirian di dalam kelas. Aku mencoba untuk mendekatinya, setelah berada disampingnya tanpa basi-basi aku mencubit dengan gemas tangannya yang mungil itu hingga dia berteriak lalu menangis dan berlari menuju ruang guru.

Tentunya tak lama kemudian, sebut saja Ibu Henny guru tercinta SD kami menuju ruang kelas bersama Krista. Lalu menuding kearahku, si Ibu Guru pun mendekati dan bertanya kepada saya.

"Krista kamu apain nak, kok sampai nangis?! Katanya kamu ganggu dan kamu cubit ya?!"

"Nggak Bu, cuma pengen ngajak kenalan dan ngajak bercanda." Kilahku sambil memainkan jari -jemari.

Apakah ada diantara kalian yang merasakan hal yang sama sepertiku di waktu kecil???

profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia

First Valentine Day



Pertama kali mengenal valentine waktu kelas 2 sekolah menengah pertama alias masih SMP tahun 2000.

Waktu itu siang hari pada jam istirahat sekolah, ada teman cewek 1 kelas namanya Erva.

Tidak ada angin tidak hujan kebetulan aku sendirian di kelas waktu istirahat, tiba-tiba dia nyamperin.
"Mi, ni aku ada sesuatu bingkisan kado buat kamu dari aku... Kamu terima ya..." Kata Erva. Sambil menyembunyikan sesuatu dibakang tubuhnya.

"Apa itu???" Kataku karena penasaran.

Dia mengulurkan tangannya, ada 2 kado yang dia berikan. Lalu Dia tersenyum simpul tidak mengucapkan satu patah kata apapun lalu pergi meninggalkan aku di kelas sendirian.

Karena penasaran aku buka kedua kado itu, ternyata berisi sebuah pena yang cukup mahal dan cokelat Silver yang udah terkenal itu. Sama ada kartu didalamnya tertera beberapa kata.

Playboy's Diary ( Based On True Story )

Namun aku kurang begitu mengerti maksudnya. Mungkin masih polos belum begitu mengerti apa itu hari Valentine.

Tak berselang lama ada teman yang masuk kedalam kelas, sebut saja namanya Bagus. Begitu melihat dan tahu aku lagi unboxing sebuah kado dia nyamperin.

"Mi, apa itu?? Siapa yang ngasih?" Kata Dia.

"Nggak kok, tadi dikasih teman cewek barusan" Kataku tapi nggak menyebutkan Dia yang memberi itu siapa.

"Cokelatnya enak nggak?? Penanya bagus nggak??" Kata Dia dengan penasaran.

Emang aku nya waktu dulu yang rada kelewat biasa belum ngerti yang namanya pemberian dari lawan jenis pada hari spesial.

Yang pertama aku nggak begitu suka cokelat waktu itu dan tulisanku seperti cakar ayam alias susah dibaca jadi percuma memberikan bingkisan pena seperti itu. Akhirnya...

"Gus... Ni cokelat dan pena buat kamu aja deh semuanya, aku nggak butuh seperti ini"

"Beneran ni buat aku?! Hore..." Kata Bagus tersenyum riang.

Tak lama setelah memberi pena dan cokelat, si Bagus pergi keluar menuju kantin. Rencananya Dia mau makan cokelat dan pamer ceritanya, namun begitu makan cokelat dan menyelipkan pena di kantong saku bajunya.

Tiba-tiba si Erva tahu dan melihat si Bagus memakan cokelat dan ada sebuah pena di saku bajunya, dia datang mendekati Bagus.

Berbagai kata sumpah serapah ditujukan kepada Bagus karena dia tidak tahu apa-apa tentang pemberian ini.

Tak lama kemudian si Bagus kembali menuju kelas.

"Mi, ini cokelat dari Erva ya?" tanya Bagus.

"Iya, emang kenapa?" jawabku.

"Woooo.... Emang dasar, ngasih cokelat dan pena nggak bilang dari siapa. Tadi di kantin tiba-tiba di maki-maki sama si Erva." kata Dia.

"Mosok to bro...?!" Tanyaku polos.

Ya... Semenjak itu hubunganku dengan si Erva agak renggang. Sebenarnya kami waktu awal pertemuan di kelas sama-tertarik dan begitu dekat, namun kita hanya bisa sebatas teman saja.

Bagian cerita lainnya bersama Erva aku bahas dalam part tersendiri.


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia

Patah Hati Part 1




Siapa yang kenal yang namanya patah hati? Patah hati dapat menyerang siapa saja, terutama bagi orang-orang yang lagi dimabuk cinta.

Bertepuk sebelah tangan, cinta tak berbalas dan tidak sesuai dengan harapan. Penulis pun juga pernah merasakan hal yang sama.

Mungkin karena pernah merasakan patah hati, akhirnya menjadi sebuah awal titik balik dari perjalanan cinta untuk mempelajari berbagai karakter dari yang namanya perempuan.

Saya pisah menjadi 2-3 part agar tidak terlalu panjang.

Mau tahu kisahnya?? Cekidot :

Quote:


Selang 3 hari kemudian....

Apa jawaban dan bagaimana tanggapan perasaan si Nita? Bagaimana kisah kelanjutan mereka berdua?

Semuanya akan terjawab di part berikutnya di Patah Hati part 2.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia
Patah Hati Part 2


Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, akupun menunggu sejak pagi hari mulai datang ke sekolah hingga sepulang dari sekolah tidak ada 1 patah kata apapun yang keluar dari mulut Nita.

Akhirnya sore hari saya berangkat bimbingan belajar di Phi Beta Jln. Brawijaya, begitu selesai pelajaran kondisi sore hari saat itu hujan turun dengan derasnya.

Mau pulang lalu keluar menuju parkiran sepeda, ada seorang teman 1 kelas sebut saja namanya Heri. Dia merupakan kawan dekatku dan si Nita, tiba-tiba memanggil.

"Mi, sini Mi..." Panggil Heri.

"Ada apa Bro? Ada info apa?" Tanyaku.

"Nggak... Aku mau ngomong sesuatu sama kamu. Aku dimintai tolong si Nita untuk memberitahu ke kamu kalau si Nita tidak mau pacaran karena baru putus dengan Ginting, jadi hanya sebatas teman saja." Kata Heri.

"Gitu aja ya jawabannya..." Jawabku lirih.

"Iya, Dia cuma mau menyampaikan itu saja... Mungkin si Nita nggak mau ketemu kamu langsung karena nggak pingin melihat kamu kecewa." Jawab Heri.

"Wes Aku tak pulang dulu yo Mi, wes dijemput Bapakku"

Lalu Aku cuma menjawab dengan memanggut saja.

Lalu aku kasih kode kepada Eri, kebetulan Dia disampingku waktu berbicara sama Heri.

"Er... Pulang yoh... Kita pulang jalan kaki saja..." Kataku kepada Eri.

"Jalan kaki?? Hujan kayak gini kok jalan kaki... Nggak naik becak saja?" Kata si Eri.

"Nggak... Aku mau jalan kaki saja..." Kataku lirih.

"Yawes tak temani..." kata si Eri begitu tahu perasaan dan kondisiku seperti apa, karena Dia tahu aku berbicara dengan Heri.

Eri merupakan saudara kembarku, sejak kecil mulai dari TK hingga kuliah selalu bersama hingga bimbingan belajar pun juga 1 kelas.


Waktu itu cuaca sore hari yang cukup gelap, disertai hujan deras dan petir. Tak menghalangi Aku untuk pulang kerumah dengan berjalan kaki.

Ya.... Meski dada ini serasa bergejolak, dan kepala ini serasa mendidih mungkin air hujan yang deras bagaikan disiram dari langit dapat mendinginkan semuanya.

Dalam perjalanan pulang begitu sampai di pertigaan Pakelan, Aku bilang ke Eri.

"Er... Mampir kerumah Andre yuk, Aku pingin berteduh disana" Kataku.

Lalu kita masuk menuju gang sempit disamping jalan besar, rumahnya kira-kira 40 meter dari depan gang.

Kebetulan saya punya teman dekat 1 kampung yang tinggal di depan gang, namanya si Andre. Kebetulan si Andre ada dirumah waktu itu,

"Lho Mi.. Er... Kok pulang hujan-hujan?! Nggak bawa payung ta apa naik becak pulang kerumah?"

"Nggak cuma mau mendinginkan kepala aja" Jawabku lirih.

"Ayo masuk kekamarku, diluar dingin banget" Ujar Si Andre.

Tak lama kemudian si Eri bercerita tentang kejadianku tadi sama Andre... Si Andre nya manggut-manggut kiranya paham. Lalu dia keluar kamar tak lama kemudian dia masuk ke kamar lagi dengan membawa gitar.

"Mi, kita nyanyi yuk... Nyanyi aja sekencang- kencangnya. Teriak-teriak juga boleh, bapakku nggak ada dirumah." kata Si Andre.

Ya... Lagunya sampai sekarang masih Aku ingat karena lagi booming waktu itu tahun 2000.

Quote:




Akupun ikut bernyanyi dan Andre memainkan gitarnya, tak terasa air mata kesedihan ikut keluar dan mengalir seiring dengan petikan gitar yang Dia mainkan.

Tak lama setelah itu hujan agak reda dan suasana hati juga sudah cukup membaik, Aku dan Eri melanjutkan perjalanan menuju kerumah.

Sesampainya dirumah, kena marah sama Bapak karena pulang hujan-hujan. Namun tak kudengarkan dengan sungguh-sungguh karena kondisi badan menggigil kedinginan dan pikiran sedang blank....


.............



Keesokan harinya berangkat seperti biasa, bertemu Nita di kelas. Tidak ada tegur sapa samasekali yang ada hanya sama-sama diam. Mungkin cuma Heri sama Bagus saja yang mengetahui permasalahan ini.

Ini terjadi selama 2 minggu, setelah itu terjadi peristiwa yang cukup mengejutkan. Ternyata si Nita balikan jadian lagi dengan si Ginting, berpacaran di kelas lalu bergandengan tangan ketika lewat didepanku.

Melihat hal seperti itu menjadi santapan hidangan menu utama setiap harinya.

Continue...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia
asyik ada cerita baru , numpang mejeng ya ganemoticon-Cool

Itu kan mimpi ya tapi masih ingat sama.warna baju yg dipakai saat itu
profile-picture
amikurnia memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


iya karena mimpi nya sangat berkesanemoticon-Peace

Betul ak juga nungguin nih ts nya juga udah reserved buat update part nya
profile-picture
amikurnia memberi reputasi
Quote:


iya gan ditunggu saja gan emoticon-thumbsup
Itu jam berapa merupakan mulustrasi supaya menyatu dengan yang namanya kronologi peristiwa
emoticon-Cool

Quote:


Bukan berkesan tapi horor sist, mending mimpi ketemu hantu menurut saya mah emoticon-Hammer
bookmark duls ,
profile-picture
amikurnia memberi reputasi
Quote:


Iya gan silahkan emoticon-shakehand
btw selamat malam semuanya emoticon-thumbsup
Wuih kelas 2 sd udah punya jiwa iseng si agan , alibi nya kenalanemoticon-Cape d...

Hmmm parah sih dikasih sesuatu malah dikasih orang lain hmmm kayak na jiwa playboy nya udah ad nih tinggal di kembangin hehe ga banyak loh cowok yang dikasih kado gitu sama.cewek berarti agan tu spesial jadi penasaran seberapa ganteng nya si agan ini emoticon-Peace
profile-picture
profile-picture
amikurnia dan doctorkelinci memberi reputasi
Quote:


Kalau ganteng sih relatif, karena tidak sama antara pandangan 1 orang dengan orang lainnya emoticon-Blue Guy Smile (S)
Ikuti saja part selanjutnya emoticon-thumbsup
semoga terhibur.
profile-picture
jas76 memberi reputasi
Quote:


wooo oke siap asal jangan dikasih kentang aja boleh sih kalo dibikin perkedel #apasihemoticon-Hammer2
profile-picture
amikurnia memberi reputasi
Nita itu orang timur tengah ya gan (no sara) ?
Baru liat kejadian orang mau nembak tapi diwakilin sama sahabat nya sendiri emoticon-Peace
profile-picture
amikurnia memberi reputasi
Diubah oleh sucay23
Quote:


Ya begitulah namanya jatuh cinta, benar-benar jatuh tidak berdaya mengatakan apapun emoticon-Hammer
Org Kediri kota juga Dianya emoticon-Big Grin
Quote:


sory kelewat.
Oke ashiaaap emoticon-thumbsup
Tetap staytune in this thread emoticon-shakehand
Ya ampun segitu nya ya efek patah hati sampe2 hujan2an untung punya saudara kembar yang mau menemani ya gan emoticon-2 Jempol

Cinta anak smp sih ya putus eh tau2 nyambung lagi gimana perasaan agan setelah tau mereka balikan
profile-picture
amikurnia memberi reputasi
Quote:


nantikan selanjutnya di final part 3 emoticon-thumbsup

Membawa kisah lainnya yang ada hubungannya dengan ini.
Semoga hari ini bisa release post selanjutnya.
Edit, maaf lagi sibuk salah ngetik melulu emoticon-Hammer
Diubah oleh amikurnia
Patah Hati Part 3 (END)


Tahun 2001 merupakan tahun ajaran baru, mengingat Aku masuk di sekolahan favorit SMUN 2 Kediri. Meski cuma menjadi murid cadangan dikarenakan nilai ujianku yang mepet dengan nilai batas bawah penerimaan murid di sekolah itu.

Begitu namaku keluar di papan pengumuman penerimaan siswa baru, merupakan suatu kebahagiaan tersendiri buatku.

Hari mulai masuk sekolah dimulai dengan Masa Orientasi Siswa, seperti biasa kita harus mengikuti acara baris-berbaris hingga ploncoan dari panitia MOS kakak kelas kami.

Mulai dari perploncoan hingga mengikuti tes dari kakak pembina, dan semua harus diikuti hingga akhirnya penutupan MOS dengan adanya Inagurasi dari tiap-tiap ekstrakurikuler.

Namun kebahagiaanku pun tak bisa bertahan dengan lama setelah MOS berakhir dan Aku memasuki jam sekolah pada hari biasa.

Mengapa bisa begitu???

Pagi berangkat sekolah, masuk ke kelas. Dan... Ternyata bertemu dengan Dia lagi, tentunya semua sudah tahu. Dia adalah si Nita, dan kita terus 1 kelas hingga kita duduk di bangku kelas 2.

Hingga saya berpacaran dua kali dengan teman satu SMU pun belum bisa menghilangkan ingatanku sama si Dia. Berpacaran dengan Rahma hingga Rizki cuma bertahan sebentar saja. ( Note : Nanti dibahas dalam part tersendiri tentang masa pacaran semasa SMU )

Tinggal di sekolah favorit emang mempunyai tantangan tersendiri, disamping karena banyak anak-anak pintar yang bersaing di dalamnya hingga materi pelajaran yang Aku rasa amat berat.

Hampir tiap pelajaran matematika selalu mendapatkan Her ulangan sepulang sekolah, karena nilainya belum memenuhi syarat untuk lulus ulangan harian.

Si Nita termasuk anak yang pintar, tiap selesai pulang sekolah selalu melenggang kangkung meninggalkan kelas sedangkan sisanya menunggu Her pelajaran yang bersangkutan.

Puncak akhir dari permasalahan antara Aku dan Nita selesai waktu kelas 3 dikarenakan kita beda kelas. Aku masuk IPS dan Dia masuk IPA, ceritanya si Nita tahu Aku benar-benar sibuk dan hobi mengikuti kegiatan ektrakurikuler.

Salah seorang teman dekat si Nita, memberitahukan kepadaku bahwa Doi benar-benar mau jadian dan mau berpacaran denganku asalkan Aku bersedia keluar dari ekstra tersebut.

Namun akhirnya Aku menolak, karena dengan mengikuti kegiatan ektrakurikuler Aku jadi punya banyak teman dari berbagai komunitas, daripada memilih berpacaran dengan Nita namun ujung-ujungnya bisa putus juga.

Semenjak itu Aku baru bisa merasakan yang namanya udara kebebasan setelah sekian tahun terbelenggu oleh yang namanya cinta.



Quote:


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dany.agus dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia
Perempuan Berkaca Mata



Perkenalkan namanya adalah Rizki, nama panggilannya adalah Kiki. Merupakan teman 1 kelas di sekolahku. Rambutnya yang pendek menyerupai lelaki dan selalu memakai kacamata.

Ia bagaikan primadona di kelas kami, dia yang periang dan suka bergaul. Banyak cowok di kelasku yang tertarik untuk mendekatinya, memiliki tubuh yang cukup sintal dengan dibalut pakaian olahraga. Setiap gerakannya di lapangan tak lepas dari pandangan dan godaan berupa siulan maupun sahutan.

Pada suatu hari kebetulan kelas kami ada praktikum komputer, kelas tersebut diadakan setiap hari senin sore pukul 16.00 hingga pukil 18.00. Waktu itu programnya masih Lotus dan DOS menggunakan disket.

Pada waktu praktikum itu Aku duduk berhadapan dengan Kiki, karena tempatnya memiliki 2 sisi yaitu kanan maupun kiri.

Waktu tengah pelajaran ketika kami diberi tugas untuk mengerjakan soal-soal di buku, Aku melihat dilantai bawah meja komputer terdapat sebuah foto. Setelah Aku ambil ternyata foto sebuah wanita mengenakan kacamata, dan orang itu tepat duduk didepanku.

" Ki... Ini foto kamu ya??" tanyaku berusaha memperlihatkan foto yang telah Aku ambil.

"Mana? Lihat dunk?!"
"Emmm... Iya itu fotoku... Kamu dapet darimana?" tanya Kiki.

"Ini tadi jatuh dibawah meja lalu Aku ambil, itu foto kamu usia berapa?" tanyaku

"Oohhh... Itu foto barusan kelas 3 SMP kemaren, kalau kamu mau ambil aja. Aku udah nggak butuh." Kata Kiki.

"Beneran nih buat Aku???" Kataku.

"Iya bener ambil aja, atau kita tukaran foto saja. Foto kamu Aku yang pegang." Kata Kiki.

Tiba-tiba 1 kelas menjadi heboh GEEERRRRR...

"Cie-cie pucuk dicinta ulam pun tiba..." Ada yang menyahut seperti itu.

Tak lama setelah selesai praktikum kita pun saling tukar nomor telf rumah.... Dan lanjut berhubungan mengajak ngobrol via telf pada malam harinya.

Keesokan paginya bertemu di kelas ngobrol dan bercanda ngalor-ngidul. Malamnya telf lagi sampai beberapa hari kedepan.

Hingga suatu saat pada siang hari dan jam pelajaran sudah selesai menandakan waktunya pulang sekolah , tinggal Aku dan Kiki saja yang berada di depan kelas. Kami berbicara pun sudah semakin dekat dan benar-benar sudah akrab, lalu menuju ke pokok permasalahan.

"Mi... Kamu sudah punya pacar belum" Tanya Kiki.

"Belum, mang kenapa Ki?" Tanyaku.

"Sebenernya kamu tertarik sama Aku nggak sih? Kamu sudah punya fotoku, dan Aku juga sudah punya fotomu." Tanya Dia.

"iya... Tertarik sih, tapi..."

"Kamu mau nggak jadi pacar Aku???" Kiki potong pembicaraanku.

"Cuma kamu aja sih yang dekat sama Aku, sebenernya banyak teman SMP ku yang masuk ke sekolah ini."

"Dari mantanku maupun cowok-cowok yang kenal sama Aku, mereka rata-rata suka melecehkan dalam bentuk seksual... Cuma kamu aja yang beranggapan berbeda. Dengan cowok lainnya"

"Masak sih?! Ya maaf sebelumnya Ki..."
"Aku harap kita hanya sebatas berteman dekat saja, masih banyak cowok yang lebih pantas sama kamu..."

Sebenarnya Aku nggak bercerita bahwa itu ada hubungannya dengan ini.

"Bagaimana kalau kita mencoba jalan dulu? minimal seminggu apa dua minggu " Tanya Dia.

"Iya baik kita coba jalan dulu ya" Jawabku.

Dan ternyata cuma berjalan sehari semalam...

Keesokan harinya di jam yang sama sepulang sekolah dan hanya kita berdua duduk bersama didepan kelas.

"Maaf Ki, Aku nggak bisa... kita lebih baik berteman saja." jawabku lirih.

Tak lama kemudian, linangan air mata keluar dari pelupuk matanya. Dia menangis dan berkata menyesal kenapa nggak bertemu Aku semenjak dahulu. Setelah itu kita jabat tangan
lalu mengembalikan foto masing-masing, keesokan harinya kita seperti teman biasa seolah tidak terjadi apa-apa sebelumnya.

======

Tambahan


Kiki akhirnya jadian sama teman dekatku, sebut saja namanya Agus. Dia suka bikin puisi tentang cinta, di tiap akhir goresan selalu dibubuhkan tanda tangan bertuliskan Karma Duta yaitu inisialnya.

Pada suatu ketika si Kiki melihat karya Agus, dan Dia menangis terharu melihat sebuah karya seorang masterpiece tingkat SMU. Lalu tak membutuhkan waktu lama mereka jadian, karena dengan melihat puisi tersebut si Kiki merasa terjawab semua pertanyaan yang ada di dalam hatinya.

Tentunya si Agus juga mau menerima karena baru kali ini ada sesorang wanita yang sangat menghargai karyanya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh amikurnia
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di