- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Kisah Sopir dan Pelajar Berjuang Ikut Audisi Indonesian Idol di Ruteng
TS
chemical.sapto
Kisah Sopir dan Pelajar Berjuang Ikut Audisi Indonesian Idol di Ruteng
Special audition Indonesian Idol Region Flores mendapat sambutan antusias dari khalayak. Tak hanya dari kawasan Flores, peserta dari luar pulau pun ramai - ramai mendaftarkan diri mengikuti audisi ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia itu.
Special audition region Flores, digelar kota Ruteng, Ibukota Kabupaten Manggarai dan diikuti 80 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi tahap awal dari tim RCTI.
Dari 80 peserta yang menghadiri audisi, ada dua peserta yang menarik perhatian, mereka adalah Alfianus Lambung dan Stefanus Arwifis Ropa. Keduanya merupakan peserta audisi asal Desa Sipi, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.
Ivan, sapaan akrab Alfianus berprofesi sebagai sopir bus kayu, sedangkan Arwivis adalah pelajar yang baru saja menyelesaikan studinya pada sekolah menengah pertama (SMP). Jika sebagian besar peserta audisi berasal dari kota dan mengalami kemudahan selama proses menuju audisi, Ivan dan Arwivis punya kisah lain.
Susah Jaringan Internet
Pada saat mendapat informasi akan digelar audisi Indonesian Idol dari panitia lokal, perjuangan pertama Irvan dan Arwiwis adalah mencari jaringan internet untuk mengirim video bernyanyi tanpa musik sesuai permintaan panitia. Di Elar Selatan, akses komunikasi dan jaringan telepon maupun intenet hingga saat ini sangat terbatas dan hanya ada pada tempat tertentu.
“sejak awal ada informasi soal audisi ini, awalnya kami harus berusaha mendapat jaringan internet yang baik untuk mengirim video melalui email dan whatsapp, kami dapat jaringan di Wae Watu kebetulan ada jaringan internet, dari sana kami kirim video melalui email dan whatsapp,”kata Robertus Belarmino, pendamping Ivan dan Arwivis disela-sela audisi di UKI St. Paulus Ruteng, Selasa (09/07).
“Awalnya agak susah videonya terkirim, jaringan susah dan butuh waktu lama sampai terkirim, puji Tuhan akhirnya terkirim dan mereka berdua dipanggil mengikuti audisi,’ungkapya menambahkan.
Kabar kelulusan tahap awal dan dipanggil mengikuti audisi di Ruteng tentu berita gembira bagi Ivan dan Arwivis. Tapi perjuangan belum selesai, selanjutnya mereka harus menempuh perjalanan jauh dengan kondisi jalan yang masih rusak.
Motor Mogok Dalam Perjalanan
Saat hendak menuju ke Ruteng untuk ikuti audisi, keduanya menemui tantangan baru. Dalam perjalanan motor yang mereka tumpangi harus mogok. Penyebabnya tak lain karena kondisi infrastruktur jalan menuju Elar Selatan memang masih rusak parah meski sekarang sudah mulai mendapat perhatian Pemerintah.
“Dari sana kesini harus lewat jalan jelek dan butuh waktu lama. Kami harus macet berulang-ulang selama perjalanan kesini. Motor kami dua kali mogok dan terpaksa harus jalan kaki,”kata Ivan.
Beruntung bagi kedua pria ini, atas bantuan teman mereka dari Mukun yang tak jauh dari lokasi motor mereka mogok akhirnya membantu mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju Ruteng.
“Untung ada teman di Mukun yang bantu pinjamkan motor sehingga kami bisa lanjut ke Ruteng,”tutur Ivan.
Berharap Bisa Terpilih
Mengikuti Audisi Indonesian Idol, lanjut Ivan adalah momen untuk menyalurkan bakat bernyanyi yang ia miliki selama ini. dia berharap bisa terpilih menjadi salah satu peserta yang akan lolos ke Jakarta nantinya.
Sama hal nya dengan Ivan, Arwivis juga ingin bersaing dengan peserta lain untuk bisa berlaga dan bersaing dengan peserta lain di Jakarta kelak. Arwivis yang sebentar lagi menjadi pelajar SMA ini dibekali dengan pengalaman karena pernah menjuarai lomba bernyanyi tingkat Kabupaten Manggarai Timur.
“Saya pernah mengikuti lomba tingkat Kabupaten Manggarai Timur dan meraih juara dua, semoga audisi ini juga bisa beruntung dan bisa ikut ke Jakarta untuk tahap selanjutnya,”harapnya.
Pengumuman kelulusan audisi ini akan dikabarkan dengan menelpon para peserta audisi. Jika sampai tanggal 20 Juli peserta tidak mendapat telepon dari pihak RCTI maka dengan sendirinya peserta tersebut dinyatakan gagal memasuki tahap selanjutnya.
“Nanti yang lolos akan kita telepon,waktunya sampai tanggal 20 Juli ini. Nanti kalau sampai tanggal 20 tidak ditelpon berarti gagal untuk melaju ke tahap berikut di Jakarta,”ujar Hardian Eka Putra, Assosiate Produser RCTI di sela-sela audisi di Ruteng, Selasa (09/07).(FP-06).
https://m.kumparan.com/florespedia/k...ng-1rQyzTAfrxP
Doakan kami yaaa
Special audition region Flores, digelar kota Ruteng, Ibukota Kabupaten Manggarai dan diikuti 80 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi tahap awal dari tim RCTI.
Dari 80 peserta yang menghadiri audisi, ada dua peserta yang menarik perhatian, mereka adalah Alfianus Lambung dan Stefanus Arwifis Ropa. Keduanya merupakan peserta audisi asal Desa Sipi, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur.
Ivan, sapaan akrab Alfianus berprofesi sebagai sopir bus kayu, sedangkan Arwivis adalah pelajar yang baru saja menyelesaikan studinya pada sekolah menengah pertama (SMP). Jika sebagian besar peserta audisi berasal dari kota dan mengalami kemudahan selama proses menuju audisi, Ivan dan Arwivis punya kisah lain.
Susah Jaringan Internet
Pada saat mendapat informasi akan digelar audisi Indonesian Idol dari panitia lokal, perjuangan pertama Irvan dan Arwiwis adalah mencari jaringan internet untuk mengirim video bernyanyi tanpa musik sesuai permintaan panitia. Di Elar Selatan, akses komunikasi dan jaringan telepon maupun intenet hingga saat ini sangat terbatas dan hanya ada pada tempat tertentu.
“sejak awal ada informasi soal audisi ini, awalnya kami harus berusaha mendapat jaringan internet yang baik untuk mengirim video melalui email dan whatsapp, kami dapat jaringan di Wae Watu kebetulan ada jaringan internet, dari sana kami kirim video melalui email dan whatsapp,”kata Robertus Belarmino, pendamping Ivan dan Arwivis disela-sela audisi di UKI St. Paulus Ruteng, Selasa (09/07).
“Awalnya agak susah videonya terkirim, jaringan susah dan butuh waktu lama sampai terkirim, puji Tuhan akhirnya terkirim dan mereka berdua dipanggil mengikuti audisi,’ungkapya menambahkan.
Kabar kelulusan tahap awal dan dipanggil mengikuti audisi di Ruteng tentu berita gembira bagi Ivan dan Arwivis. Tapi perjuangan belum selesai, selanjutnya mereka harus menempuh perjalanan jauh dengan kondisi jalan yang masih rusak.
Motor Mogok Dalam Perjalanan
Saat hendak menuju ke Ruteng untuk ikuti audisi, keduanya menemui tantangan baru. Dalam perjalanan motor yang mereka tumpangi harus mogok. Penyebabnya tak lain karena kondisi infrastruktur jalan menuju Elar Selatan memang masih rusak parah meski sekarang sudah mulai mendapat perhatian Pemerintah.
“Dari sana kesini harus lewat jalan jelek dan butuh waktu lama. Kami harus macet berulang-ulang selama perjalanan kesini. Motor kami dua kali mogok dan terpaksa harus jalan kaki,”kata Ivan.
Beruntung bagi kedua pria ini, atas bantuan teman mereka dari Mukun yang tak jauh dari lokasi motor mereka mogok akhirnya membantu mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju Ruteng.
“Untung ada teman di Mukun yang bantu pinjamkan motor sehingga kami bisa lanjut ke Ruteng,”tutur Ivan.
Berharap Bisa Terpilih
Mengikuti Audisi Indonesian Idol, lanjut Ivan adalah momen untuk menyalurkan bakat bernyanyi yang ia miliki selama ini. dia berharap bisa terpilih menjadi salah satu peserta yang akan lolos ke Jakarta nantinya.
Sama hal nya dengan Ivan, Arwivis juga ingin bersaing dengan peserta lain untuk bisa berlaga dan bersaing dengan peserta lain di Jakarta kelak. Arwivis yang sebentar lagi menjadi pelajar SMA ini dibekali dengan pengalaman karena pernah menjuarai lomba bernyanyi tingkat Kabupaten Manggarai Timur.
“Saya pernah mengikuti lomba tingkat Kabupaten Manggarai Timur dan meraih juara dua, semoga audisi ini juga bisa beruntung dan bisa ikut ke Jakarta untuk tahap selanjutnya,”harapnya.
Pengumuman kelulusan audisi ini akan dikabarkan dengan menelpon para peserta audisi. Jika sampai tanggal 20 Juli peserta tidak mendapat telepon dari pihak RCTI maka dengan sendirinya peserta tersebut dinyatakan gagal memasuki tahap selanjutnya.
“Nanti yang lolos akan kita telepon,waktunya sampai tanggal 20 Juli ini. Nanti kalau sampai tanggal 20 tidak ditelpon berarti gagal untuk melaju ke tahap berikut di Jakarta,”ujar Hardian Eka Putra, Assosiate Produser RCTI di sela-sela audisi di Ruteng, Selasa (09/07).(FP-06).
https://m.kumparan.com/florespedia/k...ng-1rQyzTAfrxP
Doakan kami yaaa
0
1.2K
4
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan