- Beranda
- Komunitas
- Story
- Stories from the Heart
TPQ Miftakhul Huda
TS
l13ska
TPQ Miftakhul Huda

Perkenalkan nama saya Suaibatul Isnaniyah biasa dipanggil Ina. Saya mendapat kepercayaan mengajar di TPQ Miftahul Huda sejak tahun 2006 yakni ketika saya masih duduk di bangku SMA. Selama membantu mengajar di TPQ ini sudah 3 kali terjadi pergantian kepala TPQ.
Dahulu sebelum TPQ Miftahul Huda ini berdiri, banyak grup pengajian di mushola-mushola dan rumah-rumah yang menggunakan metode mengajar yang berbeda.
TPQ Miftahul Huda berdiri pada tahun 2004. Awal berdirinya TPQ Miftahul Huda bermula dari inisiatif Bapak Miftakhul Khoir. Beliau berkeinginan mengumpulkan semua grup mengaji menjadi satu.
Dari semua grup mengaji itu, awalnya hanya ada 20 anak didik yang mengaji di TPQ ini. Mungkin disebabkan beberapa pengajar di beberapa grup masih enggan bergabung dengan TPQ kami. Pengajar di TPQ ini awal mula hanya lima orang. Hingga mengalami kenaikan jumlah pengajar dan silih berganti pengajar datang dan pergi. Jumlah tak tentu mulai 15 pengajar, 20 pengajar dan 16 pengajar.
Berkat dukungan dan bantuan warga sekitar, TPQ ini berdiri di lingkungan Masjid. Alhamdulillah, di tahun 2019 ini kami sudah memiliki gedung sendiri. Sebuah gedung yang menampung seluruh anak didik. Untuk memudahkan mengajar sesuai tingkatan, kami memasang sekat berupa papan antara satu tingkat dengan tingkat yang lain.
Alhmdulilah, jumlah anak didik kami sekarang sekitar 100 anak. Jumlah pengajar yang aktif saat ini sebanyak 13 orang. Para pengajar kami berasal dari para remaja masjid dan mushola yang ada di desa.


Spoiler for Suka Duka Menjadi Pengajar:
Saat ini kami kesulitan menemukan pengajar dari generasi muda karena mereka kurang antusias menjadi pengajar yang memang tak bergaji tinggi. Kalaupun ada yang tertarik mengajar, kriteria yang bersangkutan tidak sesuai dengan harapan kami.
TPQ Miftakhul Huda saat ini bertempat di sebuah gedung yang lumayan megah, menurut kacamata saya. Meskipun pada kenyataannya belum cukup luas untuk menampung jumlah peserta didik yang terus bertambah.
Harapan saya semoga pembangunan gedung TPQ ini terus berkesinambangan dan ada tambahan ruangan untuk menampung anak didik yang terus bertambah.

Saya berharap semoga para pendidik diberi kesehatan dan keberkahan rezeki. Sehingga mampu mencurahkan seluruh ilmu bagi anak didik di TPQ kami. Selain itu semoga kelak, muncul generasi muda yang mumpuni dan bersedia menjadi pengajar di TPQ ini.

Demikian kisah TPQ Miftakhul Huda yang bisa saya ceritakan.
Spoiler for Nara Sumber:
NB: Tulisan asli berupa tulisan tangan asli nara sumber yang telah melewati proses pengetikan dan editing oleh penulis.
anasabila memberi reputasi
1
589
5
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan