CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Novel Baswedan Kecewa Tidak Ada Perkembangan Kasusnya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d0b562826377245250b80db/novel-baswedan-kecewa-tidak-ada-perkembangan-kasusnya

Novel Baswedan Kecewa Tidak Ada Perkembangan Kasusnya

Novel Baswedan Kecewa Tidak Ada Perkembangan Kasusnya

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menilai, tidak ada kemajuan yang tampak terkait pengungkapan perkara kasus penyerangan air keras yang menimpanya.

"Sebagaimana sesuai permintaan, saya sudah memberikan keterangan dan ternyata hal-hal yang ditanyakan kan tidak menunjukkan ada perkembangan yang baru. Bahkan hampir semua keterangan yang saya sampaikan sama dengan pemeriksaan sebelumnya," tutur Novel di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/6/2019).

Menurut Novel Baswedan, dirinya juga berpengalaman menjadi seorang penyidik. Pola yang dilakukan Polda Metro Jaya dan tim gabungan dalam menangani kasusnya terbilang aneh dan malah membuat pusing pengungkapan kasus.

Apalagi dalam proses pembuktian, penyidik dan tim gabungan malah tidak fokus dalam satu masalah.

Mereka terkesan berupaya menggabungkan puluhan perkara yang Novel tangani selama mengejar kasus-kasus di KPK, untuk menemukan motif penyerangan.

"Oleh karena itu, ketika siapapun pihak yang mengatakan bahwa menginginkan saya ceritakan soal motif, latar belakang, siapa oknum di belakang itu, dan lain-lain, saya selalu katakan lebih baik tangkap dulu pelaku lapangannya. Bukankah buktinya harusnya ada," ucap Novel.

"Tapi ketika pelaku lapangan tidak ditangkap bicara motif, saya balik bertanya, dengan motif kalau saya sampaikan dan lain-lain, bukti, soal motif, apakah itu bisa membuktikan pelaku lapangan? Jawabannya pasti tidak," tambah mantan polisi tersebut.


Terlebih, jika pengejaran dimulai dari motif dan bukti-bukti yang berasal dari Novel, pelaku justru dapat dengan mudah mengelak.

Sebab itu, bukti di lapangan menjadi lebih penting untuk digunakan sebagai petunjuk pengejaran pelaku.

"Saya terus terang prihatin ketika bukti-bukti pentingnya menjadi tidak jelas. Yang seharusnya bukti-bukti penting itu menjadi indikator paling kuat untuk bisa menangkap pelaku lapangan, tentunya apabila itu terjadi itu adalah hal yang buruk sekali," kata Novel Baswedan.

Pada 11 April 2017, seusai melaksanakan shalat subuh di masjid tak jauh dari rumahnya, Novel disiram air keras oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Cairan itu mengenai wajah Novel. Kejadian tersebut berlangsung begitu cepat sehingga Novel tak sempat mengelak. Tak seorang pun yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Sejak saat itu, Novel menjalani serangkaian pengobatan untuk penyembuhan matanya. Ia harus beberapa kali bepergian dari Indonesia ke Singapura untuk menjalani pengobatan. Selama dua tahun, kasus ini belum tuntas.


https://nasional.kompas.com/read/201..._medium=Social

Kira kira polisi bener bener berani mengungkap ga yahh?Yang lain mah cepet yang satu ini tidak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ambarawan dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ladahitam46
Sabar.
profile-picture
profile-picture
ustad.syam dan suralia memberi reputasi
tambah panjang aja tuh jenggot pak
profile-picture
ustad.syam memberi reputasi
Diubah oleh camarhitam
Kemaren ente nembak tahanan aja nguap gitu aja.
Karma itu ada cukkk....
Nikmatin aja picek sebelah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
uglys111 dan 3 lainnya memberi reputasi
kasus lu ga menjual

Quote:


mo ngomong apa yaaaa
profile-picture
noisscat memberi reputasi
lho beneran itu novel kena karma?
bukti2 penting? lah ente disiram juga gak ada yg tau, bukti apaan? emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Otak pelakunya bkn orang sembarangan berarti.
Ntah eksekutornya masih hidup apa gak
Sebenernya satu2nya yg melihat pelaku ya novel sendiri.

Tdk ada saksi lain.

Jd musti gimana? Yg paling masuk akal memang mulai dr dugaan motif pelaku... Harusnya ga jauh dr kasus yg pernah ditangani novel. Kuncinya di novelnya sendiri, bisa kasih input ke polisi tidak?

Btw ane setuju kl kasus ini memang lamban.
ini orang sodaranya si gabener itu kan ?
profile-picture
noisscat memberi reputasi
Quote:


Beraat breey...
seberani'a novel dia ttp manusia biasa, punya sisi ketakutan jg...

selama dia merasa blm mndapatkan kepastian keamanan buat dia & keluarga'a, dia kgk bkl berani terang2an membuka kasus tsb, terlebih dia merasa klo penyiraman air keras ini ada keterlibatan oknum perwira tinggi baju coklat....

jd inget kasus'a si antasari azhar...
Quote:


Sama sama kan berarti....

Fakta sebenarnya kita ga tau. Novel (ente anggap) ga berani terus terang,
Bisa jadi novelnya jg ga bersih2 amat, ada sesuatu...

Semua cuma dugaan, asumsi, perasaan. Sampai ada pihak yg bener2 mau "step up" ya akan status quo terus, sama kek kasus2 mengambang lainnya.

Tergantung novel sih mnrt ane, kl takut all out ya move on aja. Itu sudah.....
justru dengan kasus ini berlarut larut artinya bisa dipakai untuk si sepupunya untuk mengacak acak jakarta semacam politisasi kasus just my opinion
Diubah oleh uglys111


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di