CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d0b532ee83c722789082501/underworld-untold-story-of-interpol-operative-action-vampire

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)

Halo agan agan kali iki gua menerbitkan SFTH sing ke 15 yaitu Underworld Untold Story of Interpol Operative dan tanpa basa basi meneh TS persembahkan emoticon-cystg

NOTE : Iki adalah Sekuel dari Underworld Vendetta tapi dari perspektif Julie & Chelsea emoticon-Shakehand2

Prologue

University of London

23 December 2019 (1 Month after Iko Uwais sacrifice his Life)

09:00

Julie dan Chelsea menghadiri Sesi pendahuluan mengumpulkan cerita pengalaman perang melawan pemburu vampir bersama operatif Interpol lainnya yang diadakan Psikiater Interpol (Dr. Abimana Aryasatya SP.KJ) untuk dijadikan data yang dikirim ke Interpol dalam operasi penumpasan pemburu vampir.

"Selamat pagi semuanya"

"Selamat pagi Dokter"

"Bagaimana kabar kalian?"

"Baik Dok"

"Baiklah, saya ingin kalian ceritakan pengalaman operasi kalian dalam menumpas pemburu vampir, jujur atau tidaknya cerita kalian bukan masalah bagi saya"

Ketika Chelsea mau bercerita tiba tiba terdengar ketukan pintu "Maaf kami terlambat, Dokter" ucap Special Agent Liam Neeson & Special Agent Jason Statham sambil masuk

"Tidak masalah Bapak bapak"

Chelsea memulai ceritanya "Berawal dari dibantainya keluarga mendiang rekan kami (Iko Uwais) oleh pasukan Reza, dia menghilang setelah keluar dari Interpol, kami baru mendengar permintaan tolong rekan kami pada tanggal 18 November"

"Untuk membantunya melenyapkan pasukan pemburu vampir kan?"

"Benar Dok"

Chapter 1

Flashback (Chelsea dan Julie)

19 November 2019

02:00

Chelsea dan Julie yang melihat pemburu vampir berpatroli menuju arah mereka langsung bersiap siap menyergap "Dalam hitungan ketiga kita sergap mereka, 1.2....3!"

Chelsea dan Julie langsung menyergap pemburu vampir dengan menembakkan Heckler & Koch Mk23 Mod.0 milik mereka masing masing yang menewaskan 6 pemburu vampir, setelah itu salah satu gerilyawan vampir pun muncul "Agen Julie Estelle & Agen Chelsea Islan?"

"Ya"

"Ikutlah denganku, kami tahu kalian datang karena diundang pemimpin kami"

"Siapa pemimpin kalian?"

"Iko Uwais, Count Dracula tewas karena melindungi Iko dari peluru sniper pemburu vampir"

Julie pun terkejut "Iko sekarang jadi pemimpin gerilyawan vampir?"

"Ya, Sebelum pemimpin kami gugur kata kata terakhirnya adalah seperti ini 'Pak, kau harus lindungi Lena dari mereka, ini adalah mandat terakhirku sebelum gugur..... selamat tinggal Pak......'"

Now

"Kami baru tahu ternyata rekan kami menjadi pemimpin gerilyawan vampir karena mandat mendiang Count Dracula untuk melindungi istrinya"

"Baiklah, sekarang kita dengarkan cerita operatif Interpol lainnya"

Liam dan Jason pun memberikan cerita mereka "Kami secara diam diam bergabung dengan gerilyawan sebagai sukarelawan pada tanggal 4 November, saat itu kami membawa anak buah kami yang kini bersama sama duduk disini untuk meledakkan salah satu markas pemburu vampir dengan 30 kg RDX tentunya"

Flashback (Liam & Jason part 1)

4 November 2019

19:00

"Perhatian semuanya!, kita kedatangan sukarelawan baru untuk membantu kita meledakkan salah satu markas pemburu vampir" seru Count Dracula sambil menyalami Liam dan Jason "Agen Khusus Jason Statham & Agen Khusus Liam Neeson, terima kasih telah bergabung bersama kami"

"Selamat datang Pak" sapa Iko dan Tom

10 menit kemudian Iko, Count Dracula, Tom serta Liam dan Jason menuntaskan rencana peledakkan markas pemburu Vampir "Kita ledakkan markas pasukan Reza dengan RDX, pertanyaannya berapa kilogram RDX yang diizinkan dalam misi peledakan ini?"

"100 kg"

"Itu terlalu banyak Pak"

"Bagaimana kalau 80 kg?"

"Masih terlalu banyak Pak, kami tidak ingin ada kerusakan material dari pihak sipil karena kemungkinan markas yang akan diledakkan kemungkinan ada permukiman penduduk" tolak Count Dracula

"10 kg?"

"Setuju, kami memilih 10 kg, mudah mudahan cukup untuk meledakkan satu markas"

"Bagaimana kalau ditambah 20 kg, Pak?"

"Kami setuju batas maksimal adalah 30 kg, malam ini kita akan ledakkan markas pemburu vampir" tutup Iko

"Ooorah!" seru Jason dan Liam

Now

"Lalu bagaimana rasanya meledakkan markas pemburu vampir dan membunuh prajurit pemburu vampir malam itu?" tanya Dr. Abimana

"Kami sama sekali tidak menyesal, apalagi yang kami bunuh itu adalah calon perusak perdamaian antara Manusia dan Vampir" jawab Jason

"Ya, itu benar Dokter, kami tidak menyesal melakukan itu" sambung Liam

Flashback (Liam & Jason part 2)

4 November 2019

20:00

"Siap Pak?" tanya Iko dan Count Dracula

"Kami siap"

Iko langsung memberikan detonatornya pada Jason yang segera dipencetnya "BLAAAR!!!". Para gerilyawan vampir langsung memberi tembakan beruntun ke arah prajurit pemburu vampir sambil mundur karena diberi perintah Count Dracula "Mundur ke hutan, misi sukses!"

Now

"Ah, sekarang giliran kalian yang ceritakan pengalaman kalian saat menyerbu markas pemburu vampir"

Chelsea lalu menceritakan pengalamannya "Malam itu aku bersama Iko dan gerilyawan vampir merencanakan menyerbu markas utama Reza untuk selamatkan Julie yang sebelumnya kami samarkan sebagai istri Dracula sekaligus menghabisi Reza"

TO BE CONTINUED

CHAPTER 2 & 3

CHAPTER 4 & 5

CHARACTER

Spoiler for MAIN CHARACTER:


Spoiler for FLASHBACK CHARACTER:


CAMEO

OTHER INTERPOL AGENT INVOLVED IN VAMPIRE GUERRILLA

SIDE STORY

[SIDE STORY] DR ABIMANA REPORT

[SIDE STORY] EVACUATION OF INTERPOL AGENT FAMILY

[SIDE STORY] EVACUATION INTERPOL PRESIDENT FAMILY

[SIDE STORY] BEFORE MEET JULIE & CHELSEA

[SIDE STORY] AFTER RETIRING FROM INTERPOL

[SIDE STORY] MAIL FOR LENA

[LAST SIDE STORY] MAX MEET HIS FATHER
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh smersh64
Halaman 1 dari 7

CHAPTER 2 & 3

Chapter 2

Flashback (Chelsea)

20 November 2019

British Count Dracula Castle

19:00

Iko langsung memulai briefing "Perhatian semuanya!, kita akan menyerang markas Reza Rahadian yang membantai keluargaku, kita bunuh prajuritnya sekaligus selamatkan agen Interpol yang sebelumnya kita samarkan sebagai Ratu Vampir (Lena) di ruang interogasi terutama di bagian dalam Basement kanan markas, kita bantai balik Reza di Panic Room yang berada di basement rumah belakang markas"

"Kalian harus sebrutal mungkin dalam baku tembak saat menyerang markas dan membantu pemimpin kita dalam suppressing fire yang brutal untuk membunuh prajuritnya Reza, selamat berpesta peluru dan darah" tambah Tom dan Chelsea

"Ayo kita habisi Reza dan pasukannya" tutup Iko

"OOOORAH!!!"

Mereka langsung mempersiapkan senjatanya untuk misi balas dendam Iko dan juga Tom atas kematian keluarga dan atasan mereka.

Now

"Tunggu dulu kamu tertembak di muka kan Chelsea?"

"Lebih tepatnya terserempet peluru Dok, Julie yang tertembak di kakinya oleh Reza"

"Ya itu benar Dok, aku tertembak di kaki kanan"

"Malam itu kami melihat sendiri kebrutalan rekan kami dalam menyerang balik Reza lalu istri Dracula itu melindungi Iko saat itulah setelah Julie membunuh Reza dengan 12 tembakan di kepala, istri Dracula menggigit tangan rekan kami untuk meminum darahnya. Kemudian kami melihat dengan mata kami sendiri istri Dracula itu memeluk rekan kami sambil menangis"

"Lalu keesokan harinya rekan kami tepatnya mendiang rekan kami ingin mengorbankan dirinya untuk istri Dracula itu karena dia butuh darah murni dan salah satu pemilik darah murni itu adalah mendiang rekan kami....." tutup Julie sambil meneteskan air mata

Untuk sementara ruangan itu hening karena Julie menangis tanpa suara lalu Dr. Abimana pun berkata lagi "Kalian boleh berhenti sejenak, sekarang kita dengarkan cerita operatif Interpol lainnya"

"Saya Agen Jesse Eisenberg, saya akan menceritakan pengalaman saya saat menjadi tawanan pasukan Reza. Siang itu pada tanggal 5 November saya diculik oleh pasukan Reza, saya dipukuli lalu ditendang oleh interogator setibanya di safe house mereka"

"Hanya itu?"

"Ya Dok, lalu pada malam harinya tempat saya ditawan diserang oleh gerilyawan vampir. Count Dracula yang menemukan saya pun membebaskan saya dan memberi makanan serta minuman yang layak, betapa bodohnya para pemburu vampir menjadikan rumah yang ternyata di wilayah Count Dracula sebagai Safe House" terang Jesse sambil tertawa mengenang penyelamatan itu.

"Cerita yang menarik Agen Jesse" puji Dr. Abimana yang lalu mencatat cerita Jesse dalam laptopnya

"Lalu pada tanggal 6 saya beserta rekan saya yaitu Agen Andrew Garfield dimasukkan oleh atasan kami dalam operasi gerilyawan Count Dracula untuk menyergap konvoi pemburu vampir dengan senjata anti-armor RPG-7 sekaligus membebaskan tawanan dari pihak Interpol"

"Itu benar Dokter, kami memasukkan mereka dalam operasi gerilya Count Dracula"

Chapter 3

Flashback (Jesse dan Andrew part 1)

6 November 2019

09:00

"Agen Andrew Garfield & Agen Jesse Eisenberg, terima kasih sudah bergabung sebagai sukarelawan" sambut Iko dan Count Dracula

"Sama sama, kami sudah bawa senjata kami yaitu shotgun laras ganda dan Remington 870 versi sipil"

"Kelihatannya kalian lebih mementingkan daya tembak besar daripada akurasi"

"Ya"

Mereka bertemu atasan mereka "Halo Andrew dan Jesse, misi kita adalah menyergap konvoi pemburu vampir yang membawa tawanan dari pihak kita"

"Berapa jumlah pengawal konvoi itu Pak?"

"Dua BTR-70 varian Command and Control"

"Semuanya bersiaplah!" seru Iko

Para gerilyawan beserta Andrew, Jesse, Liam & Jason menempati posisi masing masing ketika mereka melihat BTR-70 dan 3 truk angkut "Itu target kita"

"Tembak!" perintah Iko dan Count Dracula

Dua gerilyawan langsung menembakkan roket tandem RPG-7 tepat sasaran, mereka pun langsung membunuh para pemburu vampir sekaligus membebaskan para agen Interpol yang ditawan untuk diberi perawatan di markas gerilyawan vampir karena kondisinya memprihatinkan.

Now

"Agen yang kami bebaskan bersama gerilyawan itu kondisinya parah, para pemburu vampir itu menyiksa mereka dengan parah sekali"

"Turut prihatin dengan kondisi agen kita saat itu, bagaimana keadaannya sekarang"

"Lumpuh, sekarang mereka duduk di kursi roda secara total"

"Turut prihatin dengann lumpuhnya agen kita, bagaimana dengan ceritamu Agen Andrew"

"Ah, begini ya Dok kami diberi perintah untuk menjaga para agen oleh atasan kami bersama sama karena para pemburu vampir itu mungkin akan menyerang markas gerilyawan vampir untuk membunuh mereka"

Flashback (Jesse dan Andrew part 2)

7 November 2019

20:00

Jesse dan Andrew sedang bersiap siap untuk ikut operasi gerilya ketika mereka dipanggil Iko "Kalian diperintahkan atasan kalian untuk menjaga para agen Interpol yang masih dalam perawatan"

"Bagaimana dengan kalian Pak?" tanya Andrew

"Kami akan jaga diri, jangan khawatirkan kami" jawab Count Dracula

Now

"Kami sepanjang malam itu bersama sebagian kecil gerilyawan menjaga agen Interpol dengan membidikkan senjata kami ke arah gerbang markas karena khawatir unit pemburu vampir menyerang kapan saja saat kami lengah"

"Baiklah, kita sudah cukup mendengar cerita dari Agen Andrew & Agen Jesse, sekarang kita dengarkan cerita Agen Chelsea"

"Malam itu menjelang ritual pengorbanan mendiang rekan kami, istri Dracula memberitahu kami 'Jika kalian ingin menyaksikan pengorbanan rekan kalian, kami tambahkan kursi untuk kalian' kami tentu saja ingin menyaksikannya, kami juga ingin melihat mendiang rekan kami untuk terakhir kalinya karena mendiang rekan kami juga berpikir dia tidak punya siapa siapa lagi, dan pada malam itu pula kami saksikan pengorbanannya dan pemakamannya"

AGENT JESSE EISENBERG & AGENT ANDREW GARFIELD

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi

CHAPTER 4 & 5

Chapter 4

27 December 2019

University of London

07:00

Dokter Abimana mengadakan sesi lanjutan mengumpulkan cerita perang melawan pemburu vampir yang kali ini dihadiri oleh Special Agent Gerard Butler dan Agent Michelle Rodiguez.

"Halo Bapak bapak, ibu ibu dan adik adik, bagaimana kabarnya?"

"Baik Dok"

"Kali ini kita akan dengarkan cerita operatif Interpol yang baru saja tiba, Pak ceritakan pengalaman anda ketika beroperasi bersama gerilyawan vampir atau apapun yang menyangkut operasi penumpasan pemburu vampir"

"Kami tidak beroperasi bersama gerilyawan, tahun 2018 kami mempertahankan keluarga kami dari serangan pemburu vampir padahal keluarga kami bukan vampir"

"Kami diserang saat berada di restoran bersama keluarga"

Flashback (Gerard and Michelle)

Mid April 2018

12:00

Gerard dan Michelle sedang berbincang setelah makan bersama keluarga mereka di sebuah restoran ketika terdengar suara tembakan "Merunduk semuanya!" seru Gerard sambil membidikkan SIG-Sauer P229 miliknya, Michelle juga mencabut Desert Eagle .357 Magnum miliknya.

Ketika para pemburu vampir memasuki restoran dengan menembakkan M4A1 Carbine yang segera dibalas peluru 9x19mm & .357 Magnum Gerard & Michelle yang tepat sasaran di kepala dan menewaskan penyerang "Semuanya tidak apa apa?!"

"Ada yang terluka!, Medis!" seru Michelle ketika melihat pelayan restoran terkena luka tembak di paha, lalu salah satu pelayan yang merupakan mantan personel AD Inggris bagian Combat Medic langsung memberi pertolongan pertama pada rekannya.

Now

"Keluarga kami selamat namun salah satu pelayan terkena luka tembak, karena itulah 10 hari kemudian kami pindahkan keluarga kami ke Amerika Serikat"

"Turut prihatin"

"Terima kasih"

"Sekarang mari kita dengarkan cerita operatif Interpol lainnya"

Para operatif Interpol memberikan cerita mereka masing masing tentang keterlibatan mereka dalam operasi gerilya melawan pemburu vampir oleh Mendiang Count Dracula (dan kemudian Mendiang Iko Uwais dalam penyerangan ke markas Reza), setelah cerita tentang perang melawan pemburu vampir terkumpul, Dr Abimana mengucapkan terima kasih.

"Terima kasih telah membagi waktu kalian untuk ceritakan kisah kalian, kalian boleh pulang sambil menunggu keputusan Presiden Interpol"

Chapter 5 (Final Chapter)

British Interpol HQ (London, England)

29 December 2019

Para agen Interpol yang terlibat perang gerilya Mendiang Count Dracula & Mendiang Iko Uwais dengan tegang menunggu keputusan Presiden Interpol termasuk Julie dan Chelsea.

"Begini keputusan saya, Saya putuskan bahwa para agen Interpol yang melakukan operasi ilegal dengan hal ini bergabung ke gerilyawan vampir tidak akan dihukum karena gerilyawan vampir itu bukan teroris sebab teroris sesungguhnya adalah kelompok pemburu vampir yang dipimpin oleh Reza Rahadian dan saya putuskan secara final tanpa di ganggu gugat"

Mendengar keputusan itu para agen Interpol pun lega termasuk Julie dan Chelsea "Terima kasih Tuhan"

"Selamat ya nak" ucap Pak Yayan

"Terima kasih Pak Yayan" balas Julie dan Chelsea

5 January 2020

Julie & Chelsea akhirnya pensiun dini dari Interpol untuk bekerja sebagai investigator kejahatan perang di PBB sampai akhirnya meninggal dengan tenang pada tahun 2030.

THE END

SPECIAL AGENT GERARD BUTLER AND AGENT MICHELLE RODIGUEZ

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Diubah oleh smersh64

CAMEO

INTERPOL PRESIDENT

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)

PAK YAYAN

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Udah hadir, Bang.
Keren deh pokoknya, aku suka actor dan actress tambahannya, bikin cerita jadi seru dan tidak monoton.
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan smersh64 memberi reputasi
Diubah oleh evywahyuni
Quote:


Maturnuwun Mbak emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:


Iyo Mbak tentu saja, namanya juga dapat ide dari beberapa film emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:


Quote:


Sami sami yo, Bangemoticon-Shakehand2
Gini baru keren, banyak kamuflase dan intrik yang dibuat jadi memerlukan banyak figuran.
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan smersh64 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Jadi ceritanya bakal lebih panjang lagi, iya kan?
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan smersh64 memberi reputasi
Quote:


Jangan lupa Mbak sebenarnya operasi yang dilakukan para agen Interpol itu ilegal karena dilakukan diam diam tapi karena yang dibantu mereka adalah Good Guerrilla Force dan mereka sudah jujur dalam ceritanya, Presiden Interpol ndak akan menghukum mereka karena bagaimana pun juga tugas mereka sebagai agen Interpol memerangi kejahatan kelas beratemoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:


Nek ono waktu gua akan buat side storynya emoticon-Shakehand2 soale gua stuck meneh emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:

Ane suka film2, Liam Neeson ma Jason Statham ... mereka jago bertarung dan akting mereka super keren menurutku.

Quote:

Hehehe, kebiasaan deh ... emoticon-Tepar
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan smersh64 memberi reputasi
Quote:


1. Ya mereka emang keren mbak emoticon-army

2. Soalnya gua butuh istirahat untuk otak emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:


1. Siip, biar tak dibahas lagi. Karena mereka memang keren dari lahirnya kali, bangemoticon-Shakehand2

2. Sama, bang. Neng juga biasa gitu. Kalo udah update, otak kudu di-refresh kembaliemoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan smersh64 memberi reputasi
Quote:


Nah istirahat harus cukup untuk nulis kisah berikutnya ben ndak ngawur alurne emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Quote:


Yes, sepakat dah emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan smersh64 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Oke, met rehat ya, bangemoticon-terimakasih
profile-picture
smersh64 memberi reputasi

[SIDE STORY] DR ABIMANA REPORT

British Interpol HQ

28 December 2019

12:00

Dr. Abimana selesai menyalin laporannya ke flash drive untuk dicetak ketika Presiden Interpol menemuinya "Dokter, Bagaimana hasilnya?"

"Saya baru mau mempresentasikan laporan saya pada Anda, Tuan Presiden"

"Bagus, saya tunggu di ruang rapat dalam 6 jam"

"Baik Tuan Presiden"

18:00

"Selamat sore Dokter"

"Selamat sore juga Tuan Presiden"

"Jadi bagaimana hasilnya Dok"

"Menurut para agen kita yang terlibat operasi gerilya, gerilyawan vampir itu hanya butuh sukarelawan jika diperlukan, mereka tidak butuh senjata karena mereka merampas dari mayat pemburu vampir yang mereka bunuh"

"Teruskan Dok"

"Selain itu agen kita melihat gerilyawan vampir sangat disiplin dalam bertempur sebagai contoh ketika ada anak kecil yang mencari ibunya di tengah baku tembak salah satu gerilyawan ambil resiko tertembak pemburu Vampir untuk membawa yang bersangkutan ke tempat aman" lanjut Dr Abimana sambil memperlihatkan video pertempuran yang direkam agen Interpol dengan Helmet Cam

"Ya Tuhan, belum pernah kulihat gerilyawan berhati sebaik ini" batin Presiden Interpol

"Jika ada satu warga sipil yang terbunuh walaupun bukan oleh peluru gerilyawan, mereka dengan hormat memakamkan jenazah dengan meminum darah hewan sebelum pemakaman dilaksanakan"

"Kerja bagus Dok, akan kuputuskan memberi pengampunan pada agen Interpol yang terlibat operasi gerilya mendiang Count Dracula dan mendiang mantan agen Interpol"

"Terima kasih Tuan Presiden"

"Kau boleh pulang Dok"

Dr. Abimana lalu bersiap siap pulang dengan mengamankan Harddisk Eksternal di laci mejanya terlebih dahulu, setelah semuanya beres ia langsung menuju ke mobilnya.

Dalam perjalanan pulang Dr. Abimana disergap pemburu vampir "Jangan bergerak Vampir!"

"Kumohon, aku adalah psikiatri, jangan bunuh aku"

Tapi para pemburu vampir itu tidak peduli bahkan membidikkan M4A1 Carbine ke arah Dr. Abimana, Tom yang tiba bersama gerilyawannya langsung membunuh fireteam pemburu vampir yang berjumlah 4 orang.

"Kau tidak apa apa Dok?"

"Aku baik baik saja, Terima kasih Nak"

"Sama sama Dok"

Tom dan gerilyawannya mengawal Dr Abimana pulang ke rumahnya, setelah itu mereka pun kembali ke markas yang berada di hutan dengan terlebih dulu berpamitan "Kami harus ke markas Dok, Selamat Malam"

"Selamat Malam".
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan evywahyuni memberi reputasi
Ane kirim emoticon-Blue Guy Cendol (L) emoticon-Rate 5 Star dolo yak dab, nanti ane baca lagi
emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan 2 lainnya memberi reputasi

OTHER INTERPOL AGENT INVOLVED IN VAMPIRE GUERRILLA

AGENT ZACK LEE

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)

SPECIAL AGENT RONDA ROUSEY

Underworld Untold Story of Interpol Operative (Action, Vampire)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
actandprove dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Maturnuwun dab emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
LionelRoffy dan actandprove memberi reputasi
Halaman 1 dari 7


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di