CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Tech / ... / ISP /
All About Indihome Season XI - Part 3
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cfc7417f0bdb21b87651cbd/all-about-indihome-season-xi---part-3

All About Indihome Season XI

◄ Last Update : 12/11/18 ►
source : www.indihome.co.id


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

profile-picture
profile-picture
profile-picture
joulecj dan 8 lainnya memberi reputasi
Thread sudah digembok
Bagi agan-agan yang butuh informasi paket terbaru

Spoiler for Paket Indihome terbaru:

Spoiler for Phoenix:

Spoiler for Streamix:

Spoiler for Prestige:

Spoiler for Fit:

Single Play 1P 20mbps 270.000, 50mbps 470.000 (harga belum saya konfirmasi di plaza)

Harga total yang tertera sudah termasuk sewa ont,stb yang belum termasuk PPN 10% dan materai
Kalau masalah FUP saya juga kurang jelas karena jawaban antara Plaza Telkom tempat saya dengan CS medsos tidak sama, di plaza tempat saya paket Fit khusus pelanggan baru.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alphajoe. dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh john_luo
11
Lihat 7 balasan
Quote:


Kalo pake DNS server Telkom memang risikonya gitu gan, akan diarahkan ke IP Google yang lawas. Ini karena database IP di DNS Server Telkom gak mutakhir (up to date). Karena pake database IP lawas, lokasi server yang pake IP tersebut ini bisa lebih jauh dari pelanggan. Atau server tujuan tersebut overload jadi ping-nya membesar.

Bisa dicek di bawah ini, kalo dicek via DNS Server Telkom, alamat IP Google 216.58.216.110 (hanya satu) sama seperti di tempat agan.

Spoiler for IP Google via DNS server Telkom:


Kalo IP tersebut di-ping, hasilnya sama dengan di tempat agan, sama-sama tiga digit.

Spoiler for ping ke google.com dan google.id via hasil resolving DNS server Telkom:


Padahal kalo dicek via perkakas DNS seperti Unbound, alamat IP situs google.com ada beberapa, seperti di bawah ini. Dengan IP yang juga beda dari IP hasil resolve DNS server Telkom.

Spoiler for IP google.com hasil resolve via Unbound:


Kalo di-ping, IP google.com & google.co.id hasil resolve dengan Unbound atau perkakas lain (seperti DNSCrypt), nilainya kecil, hanya dua digit aja. Beda jauh kalo agan ping ke IP hasil resolve dari DNS Telkom. Ini karena perkakas DNS seperti Unbound terhubung langsung ke DNS di luar (misalnya Cloudflare atau Google) yang lebih andal karena database IP-nya selalu terbarui. Bisa dicek di gambar di bawah ini

Spoiler for ping ke IP google.com & google.co.id hasil resolve Unbound:


Hasil ini menunjukkan kalo database IP di DNS server Telkom memang gak mutakhir alias gak up to date. Karena DNS Server Telkom masih menggunakan IP Google yang lawas. Kemungkinan besar, IP hasil resolve DNS Telkom ini berganti dipakai di lokasi lain sehingga lebih jauh. Atau server dengan IP tersebut mengalami kelebihan beban (overload). Kalo pake perkakas DNS seperti Unbound atau DNSCrypt, proses resolving nama domain akan menghasilkan IP yang mutakhir untuk menjamin bahwa pengguna yang mengakses akan selalu dapat reply dari server terdekat dan bebannya yang gak terlalu berat sehingga bisa cepat merespons ping.

Ini baru satu kasus di IP Google. Kasus ini kemungkinan besar juga terjadi kalo agan akses situs-situs game dan aneka situs lain.

Untuk itu, memang sebaiknya agan pasang perkakas DNS seperti Unbound (DNS over TLS), DNSCrypt, atau perkakas lain (tapi bukan perkakas DNS untuk Firefox atau Opera VPN). Kalo mau praktis, pasang router yang dukung DNSCrypt seperti OpenWRT. Atau bisa juga pake Mikrotik dan bikin firewall rule untuk redirect port DNS ke custom port yang didukung OpenDNS atau Adguard. Kalo di-setting di router, semua perangkat di rumah (termasuk konsol game seperti PS, Xbox atau lainnya) akan bisa bypass DNS Server Telkom.

Meski gak wajib, lebih baik lagi kalo ONT di-bridge untuk memudahkan dapet IP publik dan memudahkan konfigurasi port forward untuk game. .
profile-picture
profile-picture
profile-picture
davidse7en dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Quote:


Cashback & diskon

Spoiler for cashback:


Spoiler for diskon:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
debuki dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh guehs
Lihat 2 balasan
Quote:


Kalo mau diakses dari luar jaringan internal (LAN), sebetulnya gak mesti pake IP statis bisa sih gan. Yang penting IP-nya publik. Untuk ngakalin IP publik dinamis Indihome ini, ya mau gak mau kita mesti pake layanan dynamic DNS (DDNS). Ini supaya memudahkan akses karena kita cukup ingat nama domain situs bukan lagi nama IP-nya. Misalnya kita lebih gampang ingat nama kaskus.co.id daripada inget nama IP kaskus (Misalnya 103.6.117.2).

Layanan dynamic DNS ini misalnya IP Dynamic atau atau kalo mau yang gratis bisa coba freedns. Kalo agan punya perangkat D-Link, bisa pake layanan gratis dynamic DNS khusus untuk pemakai D-Link. Syaratnya agan mesti pake alamat MAC (MAC address) D-Link untuk registrasi. Nama domainnya nanti nama_pilihan_agan.dlinkddns.com. Atau kalo pake Mikrotik, seperti kata agan di atas, bisa pake IP Cloud Mikrotik. Cuma kalo pake IP Cloud Mikrotik, agak panjang juga nama domainnya karena ada nomor seri (serial number) Mikrotik di situ. Dan ONT-nya juga mesti di-bridge supaya MIkrotiknya langsung dapet IPpublik.

Spoiler for IP Cloud:


Satu lagi yang mesti diingat. Berhubung layanan dynamic DNS di atas butuh IP publik dan akhir-akhir ini Indihome sering kasih IP privat ke pelanggan, lebih baik agan pake Mikrotik dan pasang skrip untuk redial koneksi otomatis kalo dapet IP privat. Skrip ini bakalan disconnect koneksi dan dial lagi sampe agan dapet IP publik. Tujuannya supaya kita selalu dapet IP publik secara otomatis. Jadi gak perlu lagi disconnect & reconnect koneksi secara manual. Berguna banget kalo di kantor atau rumah kosong jadi gak perlu lagi minta orang untuk stand by disconnect & redial koneksi atau mematikan dan menghidupkan router untuk dapet IP publik.

Spoiler for redial otomatis:



profile-picture
profile-picture
profile-picture
debuki dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
emoticon-Ultah emoticon-Ultah emoticon-Ultah

All About Indihome Season XI - Part 3
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pan5 dan 4 lainnya memberi reputasi
biasa jam 8 - 10 malem emoticon-Ultah internet kita dibikin ngelag.
dibikin rutin di jam segini biar kalian terbiasa.

"ah udah jm segini(8-10), istirahat dulu 2jam"
"oops sudah jm 8, istirahat besok kerja masuk pagi"
"sudah jam 8 toh, o ya besok matkul pagi"
terimakasih indihome telah memikirkan pelanggannya emoticon-Shakehand2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dereverse dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Dapet gambar dari pemilik ISP kecil, anggep aja isp lokal. Biar dapet kapasitas besar buat peering, mereka beli pipa jalur ke telkom

All About Indihome Season XI - Part 3

All About Indihome Season XI - Part 3
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Nyxnare dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan

Quote:


1. Sebelum ganti ke mode bridge, siapin dulu password & username PPPoE gan. Caranya, cek lembar berita acara pemasangan yang dikasih teknisi waktu awal pasang Indihome. Di situ biasanya ada.
2. Kalo bukti tertulis pemasangan gak ada/gak tercantum password PPPoE, coba login ke ZTE, lalu pilih Network -> WAN Connection. Di situ tertulis password PPPoE yang diproteksi tanda bintang atau bulatan. Untuk melihat password ini, bisa cari di Google, pake kata kunci (keyword) inspect element to unhide password.
3. Kalo langkah 2 udah berhasil (password PPPoE muncul), tinggal coba bridge sendiri ONT-nya, caranya ikuti langkah ini --- klik
4. Kalo langkah 3 berhasil, jangan restart ZTE, tapi lanjut setting PPPoE di router tambahan. Di router tambahan, masukkan passworrd & username PPPoE yang didapat dari langkah 1 atau 2. Lalu coba dial koneksi.
5. Kalo langkah 4 sukses (terhubung ke internet), coba lagi unggah/unduh. Cek masih bermasalah gak.
6. Kalo langkah 5 lancar, berarti solusinya emang mesti di-bridge. Agan tinggal restart ONT untuk mengembalikan setting bridge ke mode sebelumya, & agan kontak Telkom untuk minta ZTE di-bridge permanen. Soalnya kalo di-bridge sendiri, setting-nya biasanya akan balik lagi ke mode default kalo ZTE di-restart atau ada pemadaman listrik.
7. Kalo langkah 5 masih ada kendala, mungkin ZTE-nya bermasalah. Agan tinggal matikan & hidupkan ZTE lagi untuk mengembalikan mode bridge ke setting sebelumnya (mode default alias route mode). Tinggal kontak Telkom untuk minta cek ONT-nya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
anang165 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Quote:


Jadi begini gan

Selama agan konek via fungsi router ZTE, maka koneksi agan bakalan lewati NAT gan. Ini karena LAN agan pake IP privat (private IP address), yakni alamat IP yang gak bisa konek langsung ke internet (non-routable IP address). IP privat ini hanya dikhususkan untuk dipake di lingkungan internal alias di LAN. IP lokal ini misalnya 192.168.1.x/24, di mana nilai x yang bisa dipake untuk perangkat adalah 1 sampai 254. Contoh, IP router agan pake IP 192.168.1.1 atau 192.168.100.1.

Karena gak bisa konek ke internet secara langsung, maka alamat ini akan melewati proses network address translation alias NAT di ZTE. Secara gampangnya, NAT merupakan proses perubahan alamat jaringan atau alamat perangkat dari yang tadinya privat (non-routable IP address) menjadi publik (routable IP address). Tujuannya supaya perangkat dengan IP privat tadi bisa terhubung ke Internet menggunakan IP publik si ZTE agan.

Biasanya, di router, fungsi NAT itu merujuk ke proses masquerading, yaitu menyembunyikan IP jaringan lokal di belakangnya dan memungkinkan banyak IP privat di belakang router untuk pake satu IP publik yang sama untuk terhubung ke internet.

Kalo agan gak langganan paket gamer, maka WAN ZTE agan bisa dapet IP privat juga (misalnya 10.102.88.88). Nah, IP ini juga gak bisa konek ke internet secara langsung, maka IP ini akan masuk lagi ke proses NAT di ISP. Jadi ada dua kali NAT. Pertama dari LAN agan ke WAN router, dan kedua dari WAN router ke WAN ISP. (Dua kali NAT alias double NAT).

Kalo agan pake paket gamer, yang selalu dapet IP publik, maka proses NAT cuma berlangsung di ZTE agan aja (dari LAN agan ke WAN router ZTE). Sementara dari WAN ZTE ke ISP gak ada NAT lagi karena IP WAN ZTE udah publik. Karena IP WAN ZTE udah publik maka bisa terkoneksi ke internet. Agan jadi bisa buka port untuk game atau CCTV.

Jadi jangan cemas gan, setting-nya emang begitu.

Alternatif lain, kalo mau NAT di router nonaktif (disable), agan bisa nonaktifkan fungsi router di ONT dengan cara di-bridge. Kalo di-bridge, maka fungsi NAT di ONT akan nonaktif, dan PC agan akan langsung dapet IP publik. Cuma kalo orang rumah mau konek ke internet, agan mesti fungsikan PC agan sebagai router menggantikan fungsi router ONT yang nonaktif.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
GreenArch dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh guehs
Lihat 1 balasan
Quote:


Gak perlu andalkan Telkom untuk misalnya cek setting atau perbaiki DNS mereka. Karena toh nantinya mereka akan bilang "jaringan di kami terpantau lancar bl-bla dsb". Yang bisa dilakukan pelanggan cuma satu, bypass alias lewati aja DNS Telkom. Caranya, pake perkakas DNS atau metode untuk bypass DNS ISP.

Opsi yang ada
1. Kalo mau praktis, bisa pake perkakas untuk browser, misalnya DNS over HTTPS Firefox. Atau bisa juga pake fitur VPN di Opera. Cuma kelemahannya, cuma bisa dipake di level browser. Sistem operasi masih pake DNS ISP. Agan juga mesti setting browser di setiap PC yang mau bypass DNS ISP.
2. Pake perkakas DNS. Kelebihannya, berfungsi di level sistem operasi, jadi semua aplikasi (browser, download manager, torrent client dsb) bisa bypass DNS ISP. Perkakas yang bisa dipake misalnya SimpleDNSCrypt untuk Windows, DNSCrypt/Unbound/Stubby untuk Linux dsb. Kelemahannya, mesti setting manual di setiap PC.

Alternatif nomor 2, kalo agan pake Ubuntu, bisa coba tambah di bawah ini (masuk ke Terminal) untuk bypass DNS ISP.

Code:
sudo iptables -t nat -A OUTPUT -p udp --dport 53 -j DNAT --to 208.67.222.222:5353


dan tekan enter.


3. Pake router dengan firmware pihak ketiga (third party firmware) (misalnya OpenWRT/DD-WRT/Tomato) dan pasang DNSCrypt atau redirect port DNS di dnsmasq-nya. Bisa juga pake Mikrotik dan tambah rule port redirect di firewall Mikrotik untuk bypass DNS ISP. Alternatif lain bisa pake Raspberry Pi dan pasang Pi-Hole di Raspberry Pi dikombinasi dengan Unbound/Stubby. Kalo pake Raspberry Pi, bisa pake router yang ada sekarang (tanpa perlu ganti firmware), tinggal arahkan DNS ke IP Pi-Hole Raspberry.

Kelebihan opsi nomor 3, cukup setting sekali di router, semua PC dan perangkat (device) di belakangnya bakalan bisa bypass DNS ISP.

Quote:


Kalo ganti DNS aja tanpa perkakas apa-apa percuma gan. Bakal tetap dibelokkan (redirect) ke DNS ISP atau ke Internet Positif. Ini karena metode transparent DNS proxy yang diterapkan ISP karena aturan Kominfo. Bisa agan coba sendiri ganti DNS di PC misalnya pake DNS Google dan cek ke situs DNSleaktest.com. Klik Standard test, pasti munculnya DNS ISP. Makanya kalo mau ganti DNS pake server lain, agan mesti pake opsi-opsi yang ada di atas.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
weiliang dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di