alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Apakah karsinoma in situ termasuk kanker stadium awal?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cde7585f4d69516b2640c96/apakah-karsinoma-in-situ-termasuk-kanker-stadium-awal

Apakah karsinoma in situ termasuk kanker stadium awal?

Apakah karsinoma in situ termasuk kanker stadium awal?
Kanker, sebuah istilah yang dapat membuat orang ketakutan. Seiring dengan meningkatnya insiden kanker, semakin banyak istilah-istilah bersangkutan yang kita ketahui, karsinoma in situ  salah satunya. Lalu, apakah karsinoma in situ termasuk kanker stadium awal?

Mari kita perhatikan definisi dari karsinoma in situ. Karsinoma in situ disebut juga dengan "karsinoma intraepitel", biasanya mengacu pada hiperplasia seluruh lapisan epitel mukosa atau epidermis kulit yang tidak khas, belum menginvasi basal lamina namun pertumbuhannya mulai menyusup.

Apa itu karsinoma in situ?

Di sini dapat ditegaskan, bahwa karsinoma in situ bukanlah kanker stadium awal, melainkan tahapan paling awal kanker. Kalimat ini mungkin agak sedikit sulit dijelaskan, berikut penjelasannya. Pertama-tama, apa itu kanker? Kanker adalah tumor ganas yang berasal dari jaringan epitel. Terbentuknya kanker dapat dibagi menjadi 5 tahap :

Tahap 1 : Lesi prakanker. Sel telah mengalami perubahan, namun belum menjadi kanker.
Tahap 2 : Karsinoma in situ. Sel baru mengalami perubahan yang bersifat ganas, sudah termasuk dalam kategori kanker.
Tahap 3 : Kanker invasif. Sel kanker telah menyerang ke daerah yang jauh.
Tahap 4 : Metastasis kelenjar getah bening. Sel kanker menyebar ke kelenjar getah bening melalui pembuluh limfatik daerah lokal.
Tahap 5 : Metastasis jauh. Sel kanker menyebar ke organ atau jaringan jauh melalui aliran darah.

Kanker yang sebenarnya adalah kanker invasif. Yaitu terdapat kelainan diferensiasi dan proliferasi sel, pertumbuhan sel yang tidak terkontrol, invasi, metastasis, dan berbagai karakteristik biolgis lainnya.

Meskipun karsinoma in situ mengandung kata 'kanker', namun dalam arti yang sebenarnya, itu bukanlah kanker yang nyata. Ia tidak menembus basal lamina dan menyerang jaringan kulit, serta tidak ada invasi dan metastasis jauh, bisa disebut sebagai "kanker pra-invasif" atau "kanker stadium 0". Walaupun karsinoma in situ merupakan tahap embrionik kanker, namun jika tidak ditangani dengan segera, tidak menutup kemungkinan bisa berubah menjadi kanker di kemudian hari.
Lalu, apa hubungannya karsinoma in situ dengan kanker?

Untuk memudahkan Anda lebih memahami kaitan kanker dengan karsinoma in situ, berikut rumusannya :
Tumor = Tumor jinak + tumor ganas
Kanker = Tumor ganas
Karsinoma in situ ---- Tahap awal kanker
Lalu, apa perbedaan karsinoma in situ dengan kanker?

Berikut 3 perbedaan karsinoma in situ dengan kanker :
1. Kemampuan metastasis. Metastasis adalah sifat bawaan dari kanker. Pada tahap pertumbuhan tertentu, kanker dapat menyebar, sedangkan karsinoma in situ tidak.
2. Tingkat kesembuhan : Pengobatan kanker lebih rumit, biasanya membutuhkan metode pengobatan gabungan, seperti operasi, radioterapi dan kemoterapi, dan tingkat kesembuhan total kanker lebih rendah. Sedangkan pengobatan pada karsinoma in situ lebih sederhana dan mudah. Tingkat kesembuhan karsinoma in situ lebih tinggi, jika terdeteksi sejak awal, tingkat kesembuhannya bisa mencapai 100%.
3. Biaya pengobatan : Biaya pengobatan kanker umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan biaya pengobatan karsinoma in situ.
Dapat kita lihat bahwa karsinoma in situ dan kanker memiliki perbedaan yang signifikan dari segi penyebaran, tingkat kesembuhan dan biaya pengobatan.

Lalu, siapa saja yang berisiko terkena karsinoma in situ?

Berikut kelompok orang yang berisiko terkena karsinoma in situ :
1. Memiliki riwayat penyakit kanker dalam keluarga, misalnya kanker payudara, kanker lambung, kanker usus, kanker hati, kanker esofagus, dan penyakit darah;
2. Memiliki pola hidup tidak sehat, misalnya merokok, minum alkohol, begadang dan sebagainya;
3. Terkena penyakit kronis, seperti gastritis atrofi, pasien erosi serviks tipe B, hepatitis C, penyakit kulit kronis serta berbagai penyakit lain yang berisiko menjadi ganas;
4. Mereka yang bekerja di lingkungan beradiasi tinggi;
5. Memiliki pola makan yang tidak sehat;
6. Mengalami depresi berkepanjangan.

Walaupun secara teori karsinoma in situ tidak berarti kanker, namun ini adalah tahap paling awal dari terbentuknya kanker, yang mana jika tidak segera diobati, dapat berubah menjadi kanker. Oleh karena itu, kami menyarankan Anda semua untuk rutin menjalani pemeriksaan, terlebih jika Anda termasuk dalam kelompok yang berisiko tinggi. Jika ditemukan adanya karsinoma in situ, segeralah menjalani pengobatan, agar tingkat kesembuhannya tinggi.


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di