alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Kuis ini Cuma Buat Fans Game of Thrones Sejati. Hadiahnya Mangstab Gan!
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Mengapa kanker bisa bermetastasis?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdd117309b5ca081f7f4dbd/mengapa-kanker-bisa-bermetastasis

Mengapa kanker bisa bermetastasis?

Mengapa kanker bisa bermetastasis?
        Seperti kita ketahui, pengobatan kanker stadium lanjut memiliki kesulitan tinggi dan peluang kesembuhan yang rendah. Penyebab utamanya karena sel kanker stadium lanjut telah bermetastasis ke bagian tubuh lain, menyebabkan kanker di banyak bagian tubuh yang sulit disembuhkan dengan metode bedah konvensional. Menurut informasi yang relevan, 90% kematian akibat kanker disebabkan oleh penyakit metastatik. Jadi mengapa kanker bisa bermetastasis? Bagaimana cara kanker bermetastasis?
        Pertanyaan 1, Mengapa kanker bisa bermetastasis?
        
Metastasis sel kanker ditentukan oleh inti sel kanker—gen dalam nukleus. Biasanya ada dua set gen dalam sel, satu set gen proliferasi yang mendorong pembelahan dan proliferasi sel, dan satu set gen penghambat pembelahan dan proliferasi sel. Sebagai contoh, ketika tangan tersayat, gen proliferasi mendorong pembelahan dan proliferasi sel untuk menyembuhkan luka. Ketika luka tertutup dengan baik, gen penghambat menghentikan proliferasi sel. Namun, gen sel kanker tidak sempurna, hanya ada gen proliferasi dan tidak ada gen penghambat. Oleh karena itu, sel kanker akan selalu membelah diri dan berproliferasi, kemudian jumlahnya akan semakin meningkat, yang pada akhirnya menyebabkan metastasis kanker. Dapat dikatakan bahwa metastasis kanker ditentukan oleh gen.


        Pertanyaan 2, Bagaimana kanker bermetastasis?
        Sel-sel kanker yang bermetastasis harus melalui empat langkah berikut: langkah pertama berpindah, langkah kedua menembus, langkah ketiga menginvasi, dan langkah keempat proliferasi.

        Langkah pertama berpindah. Sel-sel normal saling menempel karena molekul-molekul adhesi dan melekat pada membran dasar. Sel-sel kanker kehilangan molekul ini karena perubahan gen, sehingga mereka dapat berpindah. Sekalipun tidak berpindah, juga bisa tetap tumbuh dan berproliferasi.

        Langkah kedua menembus. Sel normal dipisahkan oleh matriks sitoplasma yang menyediakan lingkungan mikro yang stabil untuk sel. Sel-sel kanker dapat mengeluarkan zat-zat kimia tertentu, seperti "metalloproteinase," yang melarutkan dinding (matriks) yang menghalangi sel-sel kanker, dengan demikian "melewati dinding," seperti melalui dinding pembuluh darah masuk ke dalam aliran darah, sehingga berkeliling ke seluruh tubuh. Juga karena perubahan genetik, kemampuan sel kanker untuk lari dan berproliferasi ditingkatkan, sehingga dapat menyerang jaringan dan organ lain.

        Langkah ketiga menginvasi. Walaupun sel kanker dapat berhasil masuk ke pembuluh darah, namun dalam darah terkandung berbagai komponen yang dapat menahan invasi musuh asing, terutama beberapa limfosit, yang dapat mengelilingi dan membunuh sel kanker. Sel-sel kanker juga harus mampu melawan limfosit agar dapat menyerang organ-organ lain. Faktanya, sel kanker dapat ditemukan dalam darah hampir semua pasien kanker, tetapi hanya sedikit yang berhasil membentuk lesi metastasis. Menurut statistik, rata-rata dari 10.000 sel kanker yang masuk ke aliran darah, mungkin kurang dari satu yang akhirnya dapat membentuk lesi metastasis.

       Langkah keempat berkembang biak. Setelah sel kanker mencapai organ lain melalui pembuluh darah, mereka mengeluarkan sesuatu sehingga "pembuluh darah tumor" terbentuk, membuat tumor mendapatkan suplai darah dan nutrisi yang cukup. Pada saat ini, lesi metastasis bertumbuh dengan cepat dan membentuk tumor kanker, yang akhirnya menyebabkan metastasis kanker.
       Dapat dikatakan bahwa metastasis kanker ditentukan oleh gen sel kanker itu sendiri. Seiring perkembangan kanker, sel kanker terus membelah dan berkembang biak, dan setelah jumlahnya mencapai tingkat tertentu, mereka akan bermetastasis dan menyerang organ lain. Oleh karena itu, untuk pengobatan kanker, deteksi dini dan pengobatan dini lebih baik. Selagi sel-sel kanker belum mulai bermetastasis dan terkonsentrasi di satu bagian, pengobatan dengan metode operasi adalah yang terbaik.


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di