alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kondisi Mempirhatinkan dari Keanekaragaman Hayati Global Tahun Ini
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdbb494e83c7272d9436ccd/kondisi-mempirhatinkan-dari-keanekaragaman-hayati-global-tahun-ini

Kondisi Mempirhatinkan dari Keanekaragaman Hayati Global Tahun Ini

Sebuah laporan IPBES Global Assessment yang dirilis oleh PBB menunjukan keadaan dari keanekaragaman hati grobal pada 2019. DIsebutkan akan ada sekitar satu juta spesies tanaman dan hewan di Bumi yang terancam punah dalam beberapa puluh tahun mendatang yang disebabkan sepenuhnya oleh aktivitas manusia. Hal ini akan terjadi bila tidak ada perubahan.

Laporan tersebut juga mengungkap bahwa kondisi yang kita saksikan merupakan kepunahan massal keenam. Sebelumnya, kepunahan massal terjadi dipicul oleh kejadian luar biasa seperti letusan gunung berapi atau objek luar angkasa. Namun sekarang, bencana tersebut disebabkan oleh manusia sendiri.

Dilansir dari National Geographic Indonesia, terdapat lima faktor utama penyebab kepunahan yang dipaparkan dalam laporan tersebut, yaitu:
- Perubahan fungsi lahan di darat dan lautan
- Eksploitasi langsung kepada organisme Bumi
- Perubahan Iklim
- Polusi
- Spesies invasif (sekelompok tumbuhan atau hewan yang pada faktanya bukan organisme asli dari suatu daerah tertentu sehingga mengganggu ekosistem yang ada di sana)

Kenaikan suhu global rata-rata disebutkan meningkat sebanyak 0.7 derajat celsius atau lebih, yang disebabkan oleh meningkatnya dua kali lipat emisi gas rmah kaca sejak 1980.

Laporan ini juga menunjukan menurunnya kelimpahan spesies asli di berbagai wilayah daratan sebanyak 20% sejak 1900. Lebih dari 680 spesies vertebrata telah punah sejak 1500-an, dan pada 2016, 9% hewan yang dibiakkan untuk sektor pertanian dan bahan baku makanan telah mati.

Selain itu, sepertiga mamalia laut terancam punah, 10% spesies serangga, dan 33% terumbu karang pun terancam punah.

Namun, menurut para peneliti kondisi tersebut masih bisa dipulihkan kembali asalkan dimulai dari sekarang dari mulai skala lokal hingga global. Alam masih bisa dipulihkan dan dilestarikan masih bisa dilakukan melalui perubahan transformatif, yaitu reorganisasi mendasar dari seluruh sistem teknologi, ekonomi dan sosial, termasuk paradigma, tujuan dan nilai-nilai yang dianut. Hal tersebut dinyatakan oleh Sir Robert Watson, ketia dari IPBES.

sumber: National Geographic Indonesia
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di