alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Kuis ini Cuma Buat Fans Game of Thrones Sejati. Hadiahnya Mangstab Gan!
Home / FORUM / All / News / Education /
Pengendalian Internal Dalam Mengatasi Fraud Pada Perusahaan Transportasi Online
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cdadd37d4397264b852abb3/pengendalian-internal-dalam-mengatasi-fraud-pada-perusahaan-transportasi-online

Pengendalian Internal Dalam Mengatasi Fraud Pada Perusahaan Transportasi Online

Pengendalian Internal Dalam Mengatasi Fraud Pada Perusahaan Transportasi Online

Rifka Verginia Ningtyas

Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi
Universitas Islam Sultan Agung
Semarang

Dosen Pengampu : Sri Dewi Wahyundaru

Email : sridewi@unissula.ac.id

Umumnya setiap perusahaan, baik perusahaan yang berskala besar, menengah, maupun kecil pasti memiliki organisasi. Perusahaan yang organisasinya masih kecil dengan karyawan yang sedikit jumlahnya dan kegiatan operasi perusahaan yang masih terbatas, pimpinan tersebut dapat langsung mengawasi jalannya perusahaan. Berbeda dengan perusahaan yang berskala menengah besar, pimpinan sudah tidak mungkin mengawasi secara langsung perusahaan dikarenakan adanya keterbatasan pengawasan dan tidak cukup komunikasi untuk mengetahui keefektifan kinerja karyawan. Keterbatasan komunikasi pimpinan di dalam perusahaan dikarenakan adanya keterbatasan pengawasan dan tidak cukup komunikasi untuk mengetahui keefektifan kinerja karyawan. Keterbatasan komunikasi pimpinan didalam perusahaan tidak menutup kemungkinan terjadinya kecurangan ( fraud ). Disini pimpinan perlu dibantu oleh pengendalian yaitu pengendalian internal. Pengendalian internal sangat diperlukan seiring dengan tumbuh dan berkembangnya transaksi bisnis perusahaan. Pengendalian internal merupakan suatu proses dan prosedur untuk melindungi aset atau kekayaan perusahaan dari segala bentuk tindakan penyalahgunaan, pencurian, dan untuk menyediakan informasi akuntansi yang akurat dan memadai, serta memastikan dipatuhinya kebijakan manajemen dan ketentuan hukum oleh semua karyawan didalam perusahaan. Adanya penerapan pengendalian internal secara ketat diharapkan dapat membantu berjalanya seluruh kegiatan operasional perusahaan dengan baik. Untuk dapat mengamankan aset dan meningkatkan keakuratan informasi akuntansi, biasanya perusahaan menerapkan komponen penting didalam pengendalian internal.
Menurut hery ( 2014: 15 ) komponen penting dari pengendalian internal disesuaikan dengan besar/ kecilnya bisnis perusahaan. Masing masing komponen penting yang biasanya ada di dalam pengendalian internal yakni pertama, penetapan tanggung jawab ke masing masing karyawan secara spesifik supaya setiap karyawan dapat bekerja sesuai dengan tugas tugas tertentu yang telah dipercayakan kepadanya. Kedua, pemisahan tugas atau pemisahan fungsi atau pembagian kerja, yaitu pekerjaan yang berbeda seharusnya dikerjakan oleh karyawan yang berbeda pula dan harus ada pemisahan tugas antara karyawan yang menangani pekerjaan pencatatan aset dengan karyawan yang menangani langsung aset secara fisik. Ketiga, dokumentasi yaitu memberikan bukti transaksi bisnis yang telah terjadi. Keempat, pengendalian fisik seperti uang kas atau surat berharga sebaiknya disimpan didalam brankas atau di bank, penggunakan cctv, adanya sistem pemadam kebakaran atau alarm yang memadai. Kelima, pengecekan independen atau verifikasi internal yaitu meliputi peninjauan ulang, perbandingan, dan pencocokan data yang telah disiapkan oleh karyawan laun yang berbeda. Pentingnya pengendalian internal haruslah disadari oleh semua karyawan yang ada di perusahaan yang gunanya tidak lain untuk mencegah terjadinya kecurangan. Semakin besar perusahaan tersebut maka pengendalian internal nya harus lebih baik lagi agar tatanan struktur dan pembagian tugas dapat dibedakan dengan jelas dan dapat meminimalisir kecurangan.Menurut Elder et all (2012: 375)menjelaskan bahwa terdapat kondisi yangmenyebabkan terjadinya fraud, kondisi inidinamakan dengan segitiga kecurangan (fraudtrangle) meliputi insentif/tekanan,kesempatan, dan sikap/rasionalisasi.Insentif/tekanan yaitu menajemen atau pegawai lainnya memiliki tekanan untuk melakukan fraud, tekanan ini bisa berupatekanan kesulitan keuangan. Kesempatan yaitu situasi yang memberikan kesempatan bagi manajemen atau pegawai untukmelakukan fraud, kesempatan paling besarpada area dimana pengendalian internal perusahaan lemah, maka hal ini harus menjadiperhatian paling penting bagi manajemen disemua perusahaan untuk lebih memperhatikan pengendalian internal. Sikap/rasionalisasi yaitu adanya suatu sikap,karakter yang membenarkan mereka melakukan perilaku tidak jujur tersebut.

Diubah oleh rifkaverginia
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di