alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Education /
Peran Auditor Dalam Mengungkap Penyalahgunaan Anggaran Infrastruktur
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cd8c07bf4ae2f2b3107d2fb/peran-auditor-dalam-mengungkap-penyalahgunaan-anggaran-infrastruktur

Peran Auditor Dalam Mengungkap Penyalahgunaan Anggaran Infrastruktur

Peran Auditor Dalam Mengungkap Penyalahgunaan Anggaran Infrastruktur


Inayatul Maftuchah
Mahasiswa Fakultas Ekonomi
Prodi S1 Akuntansi Universitas Islam Sultan Agung Semarang
Dosen pengampu : Sri Dewi Wahyundaru,SE.,M.Si.Ak.,CA
Email : sridewi@unissula.co.id
Infrastruktur adalah semua fasilitas baik fisik maupun non fisik yang sengaja dibangun oleh pemerintah untuk mendukung terlaksananya kegiatan perekonomian, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia. Pembangunan infrastruktur adalah tanggung jawab pemerintah sebagai bentuk kompensasi dari pembayaran pajak oleh warga negara. Kelancaran dari aktivitas sosial dan ekonomi di Indonesia sangat di pengaruhi oleh adanya fasilitas infrastruktur yang memadai.
Proyek infrastruktur di Indonesia mempunyai nilai kontrak yang sangat besar sehingga rawan terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran. Apalagi pembangunan infrastruktur daerah yang jauh dari jangkauan pemerintah pusat dan tidak adanya pemeriksaan setiap hari. Penyimpangan dalan penggunaan anggaran terjadi karena adanya kerja sama antara perusahaan kontruksi dengan pemerintah daerah atau panitia tender. Sejak tahun 2015, anggaran infrastruktur naik 65,55% menjadi Rp 256,1 triliun, dan tahun 2016 meningkat 5,1% menjadi Rp 269,1 triliun. Kemudian tahun 2017 bertambah 44,3% menjadi Rp 388,3 triliun dan tahun 2018 meningkat 5,6% menjadi Rp 410,7 triliun. Sedangkan untuk tahun 2019 mengalami kenaikan 1,04 % dari anggaran tahun 2018 menjadi Rp 415 triliun. Komisi Pemantau Pelaksana Otonomi Daerah (KPPOD) menemukan naiknya anggaran belanja pemerintah pusat dan daerah di Indonesia untuk pembangunan infrastruktur tidak berbanding lurus dengan peningkatan kualitas infrastruktur. Hal tersebut diakibatkan karena adanya praktek penyalahgunaan anggaran seperti praktek korupsi yang akan mempengaruhi nilai investasi.
https://www.google.com/amp/s/amp.kom...rp-415-triliun
Praktek penyalahgunaan anggaran pada proyek infrastruktur umumnya dilakukan oleh oknum tertentu dengan cara menaikkan biaya proyek dari yang semestinya. Peningkatan anggaran belanja pemerintah di daerah terjadi sebagai akibat dari dampak ekspektasi untuk mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya dari proyek infrastruktur yang ada. Selain korupsi, praktek penyalahgunaan anggaran pada proyek infrastruktur di Indonesia yaitu adanya pemberian fee kepada pemerintah selaku pemilik proyek agar proses tender dapat dimenangkan oleh oknum tertentu
Praktek penyalahgunaan anggaran lainnya yaitu perusahaan kontruksi berusaha menutup biaya pemberian fee kepada pemerintah dengan memanipulasi jumlah harga material yang ada. Biasanya perusahaan akan mencantumkan jumlah harga material yang asli di dalam penyusunan kontrak tender, namun pada kenyataannya jumlah harga pembayaran material oleh perusahaan kepada supplier lebih rendah dari harga yang tercantum didalam kontrak. Sehingga kualitas bahan material yang digunakan dalam proyek pembangunan lebih buruk dari spesifikasi yang sudah ditetapkan sebelumnya. Akibat dari rendahnya kualitas material yang digunakan tersebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi berbagai kecelakan seperti runtuhnya jembatan proyek jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, robohnya pilar jalan tol Bekacayu, dan lepasnya besi dalam proyek rumah susun Pasar Rumput. Sehingga peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa pengawasan terhadap kontraktor proyek infrastruktur masih sangat lemah.
Ada indikasi bahwa perencanaan proyek infrastruktur kurang matang. Karena menjelang akhir masa jabatannya, presiden Joko Widodo mendorong semua proyek infrastruktur agar selesai tepat waktu sebelum pemilu 2019. Untuk memenuhi target penyelesaian tersebut, menyebabkan eksekusi terkesan terburu-buru dan kurang maksimal dalam pengerjaannya. Selain itu sebagian proyek di paksa untuk segera di resmikan, meski belum 100% selesai. Sehingga dari sisi aspek keselamatan, kehati-hatian dan daya tahan infrastruktur tersebut di kesampingkan. Masyarakat umum yang seharusnya menikmati hasil pembangunan infrastruktur malah menjadi korban dari praktek-praktek penyalahgunaan anggaran. Infrastruktur yang baik semestinya dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para penggunanya. Jika praktek penyalahgunanan anggaran tersebut terus terjadi, dikhawatirkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan jasa kontruksi dan pemerintah akan menurun.
Peran auditor sangat penting untuk membantu dalam mengungkap praktek penyalahgunaan anggaran proyek infrastruktur. Seorang auditor harus mengembangkan metode audit yang sesuai dengan kasus penyalahgunaan anggaran tersebut. Pertama, yang harus dilakukan auditor dalam mengungkap kasus penyalahgunaan anggaran tersebut dengan cara mempelajarari kontrak tender yang disepakati oleh perusahaan kontruksi dengan pemilik proyek. Pada umumnya dalam pengadaan barang dan jasa untuk setiap proyek pemerintah itu sama, namun terkadang proyek tersebut mempunyai spesifikasi khusus sehingga ada item tertentu pada kontrak tersebut misalnya pengakuan pendapatan yang digunakan. Umumnya potensi kecurangan (fraud) yang dilakukan oleh perusahaan yaitu dengan melakukan pengakuan pendapatan terlebih dahulu agar labanya meningkat. Seharusnya pengakuan pendapatan sejalan dengan tingkat kemajuan pelaksanaan proyek. Untuk mengungkap hal tersebut, auditor harus melakukan observasi serta membandingkan catatan kemajuan proyek dengan pengakuan pendapatan yang telah dilakukan. Selain itu seorang auditor juga harus memahami kontrak tender, karena kontrak tender merupakan bukti audit yang sangat penting. Dengan memahami kontrak tender tersebut maka seorang auditor akan menemukan petunjuk awal terjadinya penyalahgunaan anggaran.
Peran auditor dalam mengungkap praktek pemberian fee kepada pejabat pemerintah sulit dilakukan karena umumnya pemberian fee dilakukan secara tunai. Oleh karena itu seorang auditor harus menulusuri kemana saja aliran-aliran transaksi uang yang dilakukan oleh perusahaan kontruksi selama jangka waktu pelaksanaan proyek tersebut. Sedangkan dalam mengungkapkan praktek mark up atau menaikkan harga proyek dapat ditelusuri melalui Pemeriksaan Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) yang disusun oleh kontruktor ketika mengikuti tender proyek. Dalam melakukan pemeriksaan RAB, auditor dapat meminta bantuan ahli kontruksi untuk menilai RAB. Jika RAB tersebut tidak sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) maka proyek tersebut telah terindikasi korupsi.
Kemudian peran auditor dalam mengungkap praktek manipulasi terhadap harga satuan material yaitu dengan cara mengirimkan konfirmasi yang disertai dengan bukti-bukti transaksi misalnya faktur pembelian kepada supplier. Namun dalam prakteknya supplier selalu memberikan informasi bahwa harga satuan material yang digunakan dalam penyusunan RAB sama dengan harga satuan yang telah ditetapkan. Dalam mengungkapkan praktek ini memang sulit dilakukan karena perusahaan kontruksi umumnya memiliki kerjasama yang baik atau “hubungan istimewa “ dengan supplier. Sehingga supplier bersedia menutupi praktek penyalahgunaan anggaran tersebut.
putusukmakurniawan.blogspot.com/2014/09/peran-audit-untuk-mengungkap.html?m=1
Peran auditor dapat membantu perusahaan dalam menyediakan informasi yang lebih relevan bagi para investor dan pengguna laporan keuangan lainnya. Selain itu peran auditor sangat penting untuk menentukan kualitas suatu proyek, karena hasil opini yang dikeluarkan oleh seorang auditor akan mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap kualitas proyek.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di