alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
The Texarkana Phantom Killer
4.69 stars - based on 13 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cc707622637726e982fec7b/the-texarkana-phantom-killer

The Texarkana Phantom Killer

The Texarkana Phantom Killer


The Texarkana Phantom Killer


Pada tanggal 22 Februari 1946 disebuah kota yang bernama Texarkana yang berada diperbatasan antara Texas dan Arkansas. Seorang pemuda bernama Jimmy Hollis yang berumur 25 tahun dan kekasihnya yang bernama Mary Jeanne Larey yang berumur 19 tahun, pergi berkencan. Dalam perjalanan pulang menuju kerumah Mary, Jimmy menghentikan mobilnya disebuah jalan yang sepi dan tidak beraspal, yang jaraknya hanya 100 yard dari perumahan warga.

The Texarkana Phantom Killer


Sekitar 10 menit kemudian, seorang laki-laki mendatangi mereka. Laki-laki tersebut memakai masker berwarna putih dengan lubang dibagian kedua mata dan mulutnya. Dia mengarahkan senter dan menodongkan senjata sambil mengatakan,

"Aku tidak ingin membunuhmu, kawan. Jadi lakukan apa yang aku perintahkan".

Jimmy dan Mary kemudian keluar dari mobil mereka. Si penyerang memaksa Jimmy untuk melepas celananya dan memukulnya dibagian kepala sebanyak dua kali hingga membuat tengkoraknya retak dan akhirnya jatuh pingsan. Si penyerang juga berusaha untuk menyerang Mary secara seksual dan merampoknya.

Mary sempat mengaku bahwa dia dan Jimmy tidak memiliki uang, namun pengakuannya tersebut membuatnya dipukul hingga jatuh ke tanah. Dan ketika dia berusaha untuk bangun, si penyerang justru menyuruhnya untuk melarikan diri. Mary yang saat itu memakai sepatu hak tinggi merasa kesulitan untuk berlari menuju ke jalan raya. Si penyerang kemudian mengejarnya dan memukulnya lagi dibagian kepala hingga Mary kembali terjatuh. Dari sinilah, si penyerang mulai melakukan pelecehan terhadapnya.

Tidak lama Jimmy tersadar dan berusaha bangun, lalu berjalan untuk menghentikan sebuah mobil yang sedang lewat. Melihat cahaya dari lampu mobil tersebut, si penyerang langsung melarikan diri dan meninggalkan Mary. Jimmy dan Mary kemudian mendapatkan perawatan medis, dan Jimmy sendiri membutuhkan waktu selama 12 hari untuk pulih.

The Texarkana Phantom Killer


Sekitar tahun 1940an, di Texarkana bentuk kejahatan seperti pembunuhan, perampokan, dan bentuk kejahatan lainnya merupakan hal yang biasa terjadi. Oleh sebab itu, ketika Jimmy dan Mary diserang, tidak ada satupun warga yang menaruh perhatian hingga sebuah penyerangan kembali terjadi satu bulan kemudian.

The Texarkana Phantom Killer


Pada tanggal 24 Maret 1946 pagi, pihak berwajib menemukan dua sosok mayat yang diidentifikasi sebagai Richard L. Griffin yang berumur 29 tahun, dan Polly Ann Moore yang berumur 17 tahun. Mereka ditemukan didalam Oldsmobile keluaran tahun 1941 dan berada disebuah daerah yang memang biasa dipakai untuk berpacaran.

Richard dan Polly Ann ditembak dibagian belakang kepala. Ketika ditemukan, Richard berada diantara kedua jok depan dengan posisi tertunduk sambil memegang kepalanya, dan saku celananya yang keluar menandakan bahwa seseorang berusaha untuk merampoknya. Sedangkan Polly Ann ditemukan dalam posisi tertelungkup dijok belakang. Ada kemungkinan dia dibunuh diatas sebuah selimut diluar mobil dan setelah dia tewas, dia sengaja ditempatkan dalam posisi tersebut.

Keduanya terlihat untuk yang terakhir kalinya pada jam 10 malam sebelumnya, setelah mereka berdua selesai makan malam bersama saudara perempuan Richard. Mereka diduga dibunuh dengan menggunakan senjata berjenis Colt kaliber 32 dan jejak kaki yang berada ditempat kejadian tidak dapat dilacak karena sudah tersapu oleh air hujan.

The Texarkana Phantom Killer


Walopun pihak berwajib tidak menemukan banyak bukti, namun tiga hari setelah pembunuhan terhadap Richard dan Polly Ann terjadi, setidaknya 50 orang sudah dimintai keterangan dan sekitar 100 lebih petunjuk palsu sudah diselidiki. Dan pembunuhan terhadap pasangan muda tersebut dianggap lebih membingungkan dibandingkan dengan pembunuhan sebelumnya. Tapi tetap saja, warga masih berpikir bahwa antara peristiwa yang terjadi sebelumnya dengan peristiwa yang terjadi terakhir kalinya tidak ada kaitannya sama sekali.

The Texarkana Phantom Killer


Namun tiga minggu kemudian yaitu pada tanggal 14 April, pihak berwajib kembali menemukan dua sosok mayat yang diidentifikasi sebagai Betty Jo Booker yang berumur 15 tahun dan Paul Martin yang berumur 16 tahun. Pada malam sebelumnya, keduanya sempat menghadiri pertunjukan band disebuah tempat yang bernama Veterans of Foreign Wars Club, dimana Betty Jo memainkan alat musik alto saksofon. Dan mereka terlihat meninggalkan tempat tersebut pada jam 1.30 pagi.

Paul ditembak sebanyak empat kali dan mayatnya ditemukan didaerah North Park Road, sedangkan Betty Jo sempat diperkosa dan ditembak sebanyak dua kali, serta mayatnya ditemukan disebuah hutan yang jaraknya satu mil. Keduanya ditembak dengan senjata berjenis Colt kaliber 32, senjata yang sama seperti yang digunakan pada pembunuhan sebelumnya.

Dengan adanya tiga kasus pembunuhan yang terjadi kurang dari dua bulan, warga akhirnya menaruh perhatian dan membuat mereka panik. Ketika para ayah dan suami mereka sedang bekerja, maka para istri dan anak-anak akan pindah ke sebuah tempat yang bernama Hotel Grim yang berada di pusat kota Texarkana.

The Texarkana Phantom Killer


Sedangkan warga lainnya dengan sengaja membeli senjata untuk berjaga-jaga, bahkan mereka juga memasang sistem keamanan yang terbuat dari peralatan rumah tangga dan kabel yang tersedia dirumah mereka sendiri. Jalan-jalan raya yang pada awalnya ramai dengan kendaraan berlalu lalang, cenderung menjadi lebih sepi. Dan sebuah koran lokal yang bernama The Texarkana Gazette menyebut pembunuh yang masih belum diketahui identitasnya itu sebagai The Phantom Killer.

The Texarkana Phantom Killer


Tillman Johnson, salah seorang yang memimpin investigasi sempat mengatakan,

"Kami tanpa henti-hentinya mendapatkan telepon tentang pencuri, terutama pada malam hari. Orang-orang akan menghubungi kami setiap mereka mendengar suara apapun".

Semua orang di Texarkana semakin merasa ketakutan bahwa mereka akan menjadi korban selanjutnya dari The Phantom Killer.

The Texarkana Phantom Killer


The Texarkana Phantom Killer


Kemudian pada 3 Mei, seorang petani yang bernama Virgil Starks yang berumur 37 tahun, tertembak peluru kaliber 22 yang menembus kaca jendela teras depan rumahnya ketika dia sedang mendengarkan radio. Istrinya yang bernama Katie langsung keluar dari kamarnya dan mendapati Virgil sudah bersimbah darah diruang tamu.

The Texarkana Phantom Killer


Katie kemudian menghubungi polisi untuk meminta bantuan, namun si penyerang berhasil menembaknya dibagian wajah sebanyak dua kali. Peluru tersebut menghancurkan beberapa buah giginya, namun dia selamat. Dan untuk menghindari tembakan berikutnya, Katie langsung berlari masuk ke kamarnya.

Ketika si penyerang berusaha masuk melalui jendela dapur, Katie melarikan diri melalui pintu depan dengan peluru yang masih tersangkut dibawah lidahnya dan darah yang mengalir ke punggungnya. Katie berhasil menuju ke sebuah rumah terdekat dimana dia langsung dibawa ke rumah sakit dan selamat, sedangkan bagaimanapun Virgil tewas ditempat.

Indikasi ketakutan terhadap The Phantom Killer yang sudah tertanam dibenak warga membuat sebanyak 20-30 orang polisi berkumpul di kediaman keluarga Starks. Mereka berusaha untuk mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan interogasi terhadap kemungkinan pelaku dan saksi-saksi.

Menurut keterangan Tillman Johnson,

"Semua orang akan berdiri didepan rumah mereka dan berteriak untuk mengenalimu sebelum kamu berada terlalu dekat. Kamu harus mengatakan siapa dirimu atau kamu akan ditembak".

Polisi kemudian mengikuti jejak kaki berdarah yang ditinggalkan si penyerang dari sebuah rumah yang berada diseberang jalan raya, namun pada akhirnya mereka kehilangan jejak tersebut. Sementara peristiwa ini semakin memperburuk ketakutan warga terhadap The Phantom Killer, muncul sebuah kemungkinan bahwa pembunuhan terhadap keluarga Starks dilakukan oleh orang yang berbeda.

Karena peristiwa pembunuhan lain yang sudah terjadi menargetkan korban yang lebih muda dari keluarga Starks dan lokasi kejadiannya berada didalam mobil, bukan didalam rumah. Selain itu, Virgil juga ditembak dengan senjata kaliber 22, bukan kaliber 32 seperti yang digunakan sebelumnya pada pembunuhan terhadap Betty Jo dan Paul.

Pihak berwajib kemudian melakukan penyamaran dengan berpakaian seperti sepasang remaja sebagai usaha untuk memancing The Phantom. Namun tampaknya aksi The Phantom hanya sampai disini. Hingga dua bulan kemudian, pembunuhan sudah tidak lagi terjadi. Hal tersebut membuat ketakutan warga semakin berkurang dan keadaan kembali normal seperti semula. Dan tidak ada seorangpun yang dinyatakan bersalah atas semua pembunuhan yang terjadi.

The Texarkana Phantom Killer


The Texarkana Phantom Killer


Teori yang pertama menyatakan tersangka seorang laki-laki yang bernama H.B. "Doodie" Tennison. Doodie merupakan seorang mahasiswa yang mengaku sudah melakukan beberapa pembunuhan. Dan pengakuan tersebut tertera dalam sebuah catatan yang ditulis sebelum dia bunuh diri.

The Texarkana Phantom Killer


Menurut keterangan sebuah koran lokal yang terbit dihari dia tewas, seorang Sheriff sempat membacakan catatan tersebut yang isinya,

"Mengapa aku mengambil nyawaku sendiri? Karena kamu akan melakukannya jika kamu sudah melakukan dua pembunuhan. Ya, aku membunuh Betty Jo Booker dan Paul Martin di taman kota malam itu. Aku juga membunuh Mr. Stark dan berusaha untuk membunuh Mrs. Stark".

The Texarkana Phantom Killer


Menurut sepupu Doodie yang merupakan seorang psikiater forensik yang bernama Dr. John Tennison, Doodie memiliki hal-hal yang berkaitan dengan semua korban. Doodie diduga adalah seorang karyawan dibioskop dimana para korban pembunuhan sempat menonton film dibioskop tersebut sebelum mereka semua tewas. Doodie juga pernah berada dalam satu band sekolah yang sama dengan Betty Jo. Selain itu, salah satu teman Doodie tinggal ditempat yang sama dengan saudara perempuan Katie Stark.

The Texarkana Phantom Killer


The Texarkana Phantom Killer


Dan teori kedua menyatakan tersangka seorang laki-laki yang berumur 29 tahun yang bernama Youell Lee Swinney. Seorang trooper kota Arkansas yang bernama Max Tackett mengatakan bahwa dalam masa-masa pembunuhan terjadi, banyak mobil yang dilaporkan dicuri dan kemudian ditinggalkan begitu saja. Hal tersebut terjadi setiap The Phantom melakukan penyerangan.

The Texarkana Phantom Killer


Petunjuk tersebut mengarahkan pihak berwajib menuju ke sebuah tempat parkir dipusat kota pada tanggal 28 Juni 1946, dimana sebuah mobil curian ditinggalkan begitu saja disana. Dan dari sinilah, polisi menahan seorang wanita yang berumur 21 tahun yang bernama Peggy Swinney, yang merupakan istri baru dari Youell Lee Swinney.

The Texarkana Phantom Killer


Ketika ditahan, Peggy banyak memberikan keterangan yang terperinci yang menjelaskan bagaimana suaminya melakukan pembunuhan terhadap Betty Jo dan Paul. Walopun gambaran tentang keterlibatannya cenderung berubah-ubah disetiap pernyataannya.

Pada tanggal 23 Juli, Peggy memberikan pernyataan bahwa sehari sebelum mayat Betty Jo dan Paul ditemukan yaitu pada tanggal 13 April, dia dan Youell memarkirkan mobil mereka di Spring Lake Park dan minum beberapa kaleng bir. Selain itu, Youell kemudian meninggalkan mobil dan mengatakan pada Peggy bahwa dia harus pergi ke toilet.

Peggy juga mengatakan,

"Dia sudah pergi sekitar satu jam ketika aku mendengar suara seperti suara tembakan sebanyak dua kali. Hari mulai terang ketika dia kembali ke mobil dan dia mulai menyetir mobil keluar dari taman dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ketika dia kembali ke mobil, aku melihat pakaiannya basah sampai ke bagian lutut dan lembab sampai ke bagian pinggang".

Pada tanggal 24 Juli, Peggy kembali memberikan pernyataan,

"Dia mengatakan bahwa dia akan pergi ke taman untuk merampok seseorang".

Peggy juga mengatakan bahwa dia pergi bersama Youell menuju ke mobil milik Paul dimana Youell mengarahkan senjatanya pada Betty Jo dan Paul, dan menyuruh mereka untuk keluar dari mobil. Selain itu, Peggy sempat menolak ketika Youell menyuruhnya untuk menggeledah kedua remaja tersebut, yang kemudian membuat Youell marah dan menembak Paul dua kali.

Youell kemudian mengambil mobil miliknya sementara Peggy menahan Betty Jo. Setelah Youell memaksa keduanya untuk masuk ke mobil, dia menyetir kearah barat. Namun dia berbalik arah dan kembali menembak Paul dua kali ketika Paul terlihat bergerak dan berusaha untuk bangun.

Youell membawa Betty Jo ke sebuah hutan, sedangkan Peggy menunggunya didalam mobil. Dan ketika kembali, Youell mengatakan pada Peggy bahwa,

"Aku sudah berusaha untuk mendapatkannya dari gadis itu tapi aku menembaknya setelah dia menolak".

Ketika pernyataan Peggy berubah-ubah, dia justru mengatakan informasi penting pada pihak berwajib bahwa hanya seseorang yang berada di lokasi pembunuhan yang akan tau. Peggy menyebutkan tentang buku agenda milik Paul yang dibuang ke semak-semak. Dan faktanya hanya seorang Sheriff dari Bowie County yang bernama W.H. "Bill" Presley yang tau karena dia yang menemukan buku agenda tersebut.

The Texarkana Phantom Killer


The Texarkana Phantom Killer


Youell ditangkap di stasiun bis Arkansas Motor Coach ketika dia kembali dari Atlanta, dimana dia berusaha untuk menjual mobil curian. Dan ketika Peggy bersedia untuk mengatakan yang sebenarnya ketika dinterogasi, Youell justru cenderung untuk tutup mulut.

Sayangnya, ketika Peggy memberikan keterangan pada pihak penyidik, dia tidak bisa dipaksa untuk memberikan kesaksian melawan Youell karena mereka baru menikah hanya beberapa jam sebelum dia ditangkap.

Youell kemudian dibawa ke Little Rock untuk mendapatkan serum kebenaran. Namun dia diberikan dosis yang terlalu banyak yang kemudian menyebabkan dia pingsan.

Tillman Johnson mengatakan bahwa,

"Aku pikir jika kita tetap membiarkannya disini di Texarkana dan terus menerus memberikannya pertanyaan, pada akhirnya kebenaran akan keluar dari mulutnya".

Peggy dipenjara karena keterlibatannya dalam kasus pencurian mobil, namun dia kemudian dibebaskan. Youell dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena menjadi penjahat kambuhan setelah beberapa kasus pencurian mobil yang dilakukannya. Dia mendapatkan pembebasan bersyarat pada tahun 1973 ketika pengadilan Texas memutuskan bahwa dia tidak cukup mendapatkan perwalian dalam kasus pencurian mobil yang dilakukan sejak tahun 1941. Youell meninggal disebuah panti jompo di Dallas pada tahun 1994.

The Texarkana Phantom Killer


Kemunculan The Phantom Killer berhasil memicu hiruk-pikuk ketakutan dimasyarakat yang telah mati rasa karena banyaknya kejahatan yang terjadi. Seorang warga Texarkana yang bernama W.E. Atchison yang kala itu masih berumur 16 tahun mengatakan bahwa,

"Adalah sebuah pertanyaan yang besar saat itu, apakah pembunuhan itu dilakukan oleh seseorang yang tinggal di antara kami, dan aku masih bertanya-tanya siapa yang melakukannya".

Setelah empat penyerangan terjadi, lima orang korban ditembak hingga tewas, dan tiga lainnya mengalami luka parah. Dan siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut, masih tetap belum dapat terpecahkan.

The Texarkana Phantom Killer


Sekian, dan terimakasih.

*

*

*


Sumber


profile-picture
profile-picture
profile-picture
king.aslan dan 17 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Quote:
profile-picture
king.aslan memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
thread yg menarikk.. ini jadi kayaa pembunuha. berantai.. yg dimana suspect nyaa masih belumm jelass siapa.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 2 lainnya memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Quote:


Yaaaaa betuullll
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh marywiguna13
Menikmati banget bacanya
emoticon-Cendol Gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan 2 lainnya memberi reputasi
Quote:


Demen nih guee kaloo Ada thread bahasannya macem gini.. Bikin mikir. Tentang teori konspirasinya. emoticon-2 Jempol
ending nya masih unsolved hmm
profile-picture
profile-picture
48y24rd dan marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Makasih kirimannya, gan

Quote:


Ga ada konspirasi kayaknyaaa

Quote:


Yaaa betuull
tinggalin komentar dulu teh ntar tak komen biar ga oot u know what should i do in the morning emoticon-Angel
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Ngapain emang?
Quote:


Pelakunya blm diketahui cuma teori2 saja hmmm... mungkin ada orang dalam nya
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Jadi cuma Jimmy Hollis & Mary Jeanne saksi hidup yang pernah ketemu si phantom killer tersebut yak Bray ?
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Ga semua cold case ada orang dalamnya

Quote:


Betul.. Katie Starks juga saksi hidup tapi kayaknya dia ga face to face sama si Phantom Killer

Btw, bisa panggil ane sist
profile-picture
profile-picture
azhardevilz dan jlamp memberi reputasi
Quote:

Eh iya, itu bininya Virgil yak...
Horor juga keadaan saat itu. emoticon-Takut
Anytime Beb.. emoticon-Sundul Up
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Quote:


Yup, betuull
profile-picture
jlamp memberi reputasi
emoticon-Sundul
Teori ane yah, mungkin loh MUNGKIN. Dari ceritanya si korban ini merupakan pasangan dini yaitu seumuruan antara 16 ampe 20an lah. nah dari cerita2 sama korban mungkin si pelaku ini punya kelainan jiwa dimana sipelaku kayanya peenah di putusin sama pacarnya sampai akhir ngeliat orang pacaran di malam minggu kaya bikin dia sakit hati.. Itu mungkin loh ya gan. Cuman kalau dibilang juga adanya perampokan otu baru ane gak tau apa alasannya dia membunuh pasangan muda... Itu hanya teori ane. Btw ini episode baru dari BuuzFeed Unsolved ya?? emoticon-Hammer2
profile-picture
marywiguna13 memberi reputasi
Diubah oleh wolfzmus
Quote:


Iya, ini dari season baru BF emoticon-Big Grin

Kalo agan pernah baca thread ane yang judulnya The Monster of Florence, itu modus operandinya hampir sama. Cuma bedanya si pelaku itu seingat ane punya semacam penyimpangan seksual.
Serasa lihat film/triller seri psychopath jaman 50-an, emoticon-Betty emoticon-Kiss
Ga ada kasus kriminal di Indonesia yang belum terpecahkan bre?
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di