alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
Menumbuhkan Empati Pada Anak
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5caec885c9518b6cc84e18b1/menumbuhkan-empati-pada-anak

Menumbuhkan Empati Pada Anak

Menumbuhkan Empati Pada Anak

Empati dapat diartikan, keadan mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifiksi dirinya dalam keadaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain. Singkatnya, empati itu, bisa merasakan penderitaan orang lain. Kalau melihat orang lain sedang kesusahan, akan ikut merasakan dan tergerak untuk peduli meringankan.

Menamkan rasa empati kepada anak itu gampang-gampang susah. Tapi, kita sebagai orang tua wajib melakukannya. Menurut saya, empati adalah sifat khas yang dimiliki oleh manusia. Kalau manusia kehilangan empati, bisa dikatakan dia tidak layak disebut manusia. Bagaimana bisa, manusia biasa saja di saat yang berdekatan mengalami kesusahan padahal kita mampu meringankannya.

Menumbuhkan Empati Pada Anak

Kembali ke topik, bagaimana menanamkan rasa empati pada anak? Kalau saya simpel yah, pertama ajari anak-anak mengucapkan terima kasih kepada siapa saja yang sudah membantunya apapun bentuk bantuan itu, siapapun yang membantu. Jadi, misalkan di rumah ada mba ART, misal minta dibuatkan susu, setelah jadi ya harus bilang terima kasih. Meskipun secara tugas, itu memang bagian dari tugas mba ART.

Kedua, ajarkan mereka untuk berbagi. Konkretnya nih, dia lagi main sama teman-temannya. Ada teman yang tidak punya mainan, maka ajari dia untuk meminjamkan mainannya. Jelaskan, bahwa tidak semua orang bisa membeli mainan seperti yang dia punya. Ajak anak untuk berimajinasi seandainya tidak mempunyai mainana. Saya rasa ini mudah dan cukup bisa dipahami oleh mereka.

Menumbuhkan Empati Pada Anak

Berbagi ini juga kita tanamkan saat punya makanan lebih. Misalnya, kita suruh si anak untuk datang ke tetangga mengantarkan makanan berlebih yang kita punya. Dari situ kan dia akan belajar dan meniru. Kalau punya makanan lebih akan dia bagikan kepada temannya. Tanamkan juga, berbagi itu enak. Jangan kalau punya makanan enak, malah disimpan sendiri dan dilarang keluar rumah, ini keliru menurut saya.

Ketiga, ajak anak ke kegiatan sosial. Entah bakti sosial, entah kerja bakti. Saya sering mengajak anak laki-laki saya kerja bakti. Biar saja dia main-main dan tidak membantu, nanti saat tiba waktu makan bersama dia akan tahu, bahwa berbagi itu indah. Kan makanan tidak cuma dari Mamanya, tapi juga dari tetangga lainnya. Hasil kerja bakti, misal bantuin tetangga yang rumahnya rusak, akan membuat dia sadar, bahwa yang susah itu harus dibantu.

Menumbuhkan Empati Pada Anak

Terakhir, ajari anak kenal dengan tetangganya. Empati hanya bisa timbul, ketika kita mengenal dengan subjeknya. Ini yang saya tanamkan. Anak-anak saya sering iming-imingi reward besar jika mereka tahu nama-nama tetangga satu RT. Apalagi jika lengkap dengan nama-nama anggota keluarganya, dan pekerjaan mereka. Prosesnya bertahap memang, tidak harus sekali kenal.

Mungkin setiap minggu berapa, nanti sebulan kenal berapa. Saya tidak jijik jika mereka berkotor-kotoran karena main di kandang sapi. Saya justru sedih kalau mereka diam saja di rumah. Kalau mereka sudah kenal, mereka akan merasakan kesulitan yang dihadapi orang lain. Misal, dia pernah nanya Mamanya soal nasi yang dikeringkan itu buat apa? Dari topik ini kan bisa menjelaskan banyak hal.

Entah Mamanya menjelaskan soal beratnya hidup si tetangga, harus dibantu yang seperti itu. Sampai dengan pelajaran untuk tidak menyia-nyiakan makanan. Alasannya kan konkret, ada yang untuk makan saja susah,  sampai makan nasi kering! So? Sudhkah kita mengajari anak-anak kita berempati kepada orang lain agar tidak menjadi anak yang apatis? Semoga saja sudah. Salam Damai.


Merdeka!


Sumber Referensi : sini
Sumber Gambar : sini, sini, sini, sini[url=sini][/url]
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
pertamax diaman kan
Quote:

Agan nanti bisa dituduh klonengan gw lho ya... emoticon-Big Grin
Quote:


tuduh balik gan.. Boleh di periksa deh kalo kloningan. Emng lagi bosan aja mknya mantengin kaskus sekalian nambah2 post. 4tahun cuma jadi SR
Quote:

Nah itu dia om... Kemarin ada yang nuduh kayak gitu soalnya... Begitu ditantang balik, ya gitu deh, ngeles... Gimana mau ada member baru kalau tiap newbie dituduh klon... Gimana mau komen kalau baru komen di satu TS dibilang klon dari TS... emoticon-Big Grin
Quote:


Kalo ada orang yang nuduh bearti dia perhatian om karna pohon yang tinggi semakin banyak angin yg menerpa.. Ane newbie dari 2015 (apa mash tergolong baru) cuma jarang post aja. Karna kita di ciptain 2 mata 1 mulut.. Banyak2 melihat dari pada ngebacot..
intinya ente jangan ambil pusing. jangan sampe ente ngehapus thread atau post ente.. makin seneng mereka.. semakin nunjukin kalo ente emg salah.. masih banyak reader yg doyan cerita ente (termasuk ane)
Quote:

Quote:

Yang ada malah semakin nge-gass om... Ga urus lah sama mereka... Dan bener kata om, kalau kitw mundur, ngakak mereka... emoticon-Big Grin
Quote:

Quote:

Yang ada malah semakin nge-gass om... Ga urus lah sama mereka... Dan bener kata om, kalau kitw mundur, ngakak mereka... emoticon-Big Grin
Quote:


Udah ane katee..
gk usah jauh2.. dr sodara sndri aj dulu.. kadang utk mngajarkan brbagi dgn adik atau kk sndri aj msh sulit.. ke-akuanny itu loh yg msh tinggi.. klo mood lg bgus, biasany mau brbagi atau main bareng2.. coba klo lg marahan,, elo - gw -> end.. emoticon-Leh Uga
Quote:

Wkwkwkwkkk... Ini karena perbedaan usia yang tipis mba, makanya agak susah untuk berdamai... Kalau anak-anak di rumah, yang gede biasanya mau ngalah tuh mba... emoticon-Big Grin
Quote:


hehehehe... spertiny sih gtu.. klo sya prhatiin maen sma yg lbh kecil, mreka lbh akur.. emoticon-Big Grin
sbnerny udh naluri jg rasa empati itu.. tinggl gmana mengasah ke mereka agar rasa itu lbh kuat.. sperti yg udh mas ndo jlaskan.. emoticon-Jempol
Quote:

Nah itu dia mba, perlu contoh tindakan nyata untuk mengasahnya... emoticon-Big Grin
Belum punya anak Om, tapi gambaran Ente bisa diamalkan kedepan
Quote:


Setuju banget sama om.... anak" kalau cuma di suruh aja kayak nya malas"an.. tapi kalau dia lihat org tua nya jg ngelakuin mereka pasti langsung ngikutin... apa lg anak" sekarang pada kritis semua
Quote:

Yang penting segera cari partner buat bikin anak dulu om... emoticon-Big Grin
Quote:

Nah, udah ga jaman kan om cuma main perintah aja, harus dengan contoh yang nyata... emoticon-Big Grin
Quote:


Kalau kita sudah kasih contoh ke anak.. hasil nya malah sering melebihi ekspektasi kita lho om... tapi kalau cuma perintah doang hasil nya sering bikin kecewa om...
trit yg menyegarkan. ta bagiin cendol dulu biar seger...

Rasa rasanya tiap baca tulisan bertemakan parenting selalu bikin pingin buru2 punya anak dan mengasuhnya. Padahal nikah aja belum.
Quote:


betul tante, cara mendidik terbaik adalah memberi contoh. Sebelum menuntut anak untuk jd baik. sebagai orangtua kita harus menuntut diri kita jd baik dulu...
#begitu pesan khotbah jumat dr pak yai siang td.
Quote:


Nah.... ini pesan buat org tua nih...😁
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di