alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Mau dimodalin 25 Juta untuk acara komunitas? Ceritain aja tentang komunitas lo di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Usai Kampanye, Pendukung Prabowo Alami Penganiayaan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cacd179337f9358bf4dce0f/usai-kampanye-pendukung-prabowo-alami-penganiayaan

Usai Kampanye, Pendukung Prabowo Alami Penganiayaan





Usai Kampanye, Pendukung Prabowo Alami Penganiayaan



TEMPO.CO
Jakarta - Dua orang peserta kampanye akbar calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melaporkan kepada kepolisian telah mengalami penganiayaan oleh orang tak dikenal saat perjalanan pulang pasca mengikuti kampanye di Stadion Kridosono Yogyakarta, Senin 8 April 2019.

Dalam kasus itu, simpatisan bernama Muklis, 23, warga Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman dan rekannya Suhadi, 22, asal Jawa Timur mengatakan telah dipukuli, ditembak dengan 

senjata air softgun, diketapel, lalu dipaksa penganiayanya untuk mengacungkan tangan menbentuk kode satu jari.


Tak hanya itu, para penganiaya juga disebut telah memaksa mereka melepas ikat kepala yang bertuliskan Prabowo - Sandi. Kasus ini pun telah dilaporkan kepada Kepolisian Resor Kota Yogya.

"Ya, benar (ada laporan penganiyaan peserta kampanye Prabowo), " ujar juru bicara Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi Yulianto dalam keterangannya Senin, 8 April 2019.

Adapun kronologi penganiyaan simpatisan itu awalnya ketika keduanya pulang seusai menghadiri kampanye terbuka calon presiden Prabowo di tadion Kridosono sekitar pukul 15. 30 WIB.

Kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor itu lalu melintas di Jalan Mataram atau timur jalan Malioboro.

Sesampai di Jalan Mataram, tepatnya di depan toko sepatu belakang Hotel Inna Garuda, Kelurahan Suryatmajan Kecamatan Danurejan Kota Yogyakarta, tiba tiba keduanya dihentikan paksa tiga pria yang tak mereka kenal.

Oleh para penghadangnya, keduanya dipaksa mengacungkan tangan membentuk satu jari dan melepas ikat kepala yang bertuliskan Prabowo - Sandi. Lalu seorang penganiaya memukul hidung korban Muklis dan mengeluarkan senjata air softgun lalu menembakkannya hingga mengenai bahu kiri Muklis bagian atas.

Penganiaya lain mengeluarkan semacam ketapel dan mulai mengetapel sampai mengenai jari telunjuk sebelah kiri rekan Muklis, Suhadi.

Setelah melakukan penganiayaan itu, para pelaku langsung melarikan diri masuk ke dalam kampung Cokrodirjan di dekat daerah itu.
Kedua korban lantas melanjutkan perjalanan dan sesampai di simpang empat Gondomanan korban meminta pertolongan di pos polisi Gondomanan.

Korban lantas dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta untuk mendapatkan tindakan medis.

Atas insiden penganiayan itu Muklis mengalami luka tembak airsoftgun di bahu kiri serta mengalami mimisan di bagian hidung akibat kena pukulan pelaku. Sedangkan rekannya, Suhadi mengalami luka bengkak jari telunjuk kiri akibat kena ketapel pelaku.

"(Setelah mendapat perawatan di RS PKU) korbaan diperbolehkan pulang," ujar Yuli.

Yuli mengatakan jika kedua korban juga bukan merupakan anggota laskar tertentu.

Kapolresta Yogyakarta, Komisaris Besar Polisi Armaini mengatakan, korban penganiayaan itu telah membuat laporan polisi. Pihaknya akan melakukan penyelidikan atas kasus itu. “Kami akan tindak lanjuti, ini masuk kategori penganiayaan," ujarnya.

Sumber Berita



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Play victim balasan kasus tempo hr wkwkwkwk
Usai Kampanye, Pendukung Prabowo Alami Penganiayaan

Masih percaya sama nasbung kampret?

Kalo aku sih no emoticon-Cool
Biarin aja. Udah pantas dan selayaknya onta idiot digebuki.
ini valid beritanya? kalau iya, udah cukup membuktikan bahwa baik dari 01 dan 02, pendukungnya ada yang barbar. kemarin udah ada kan yg pendukung 02 yg tindak kekerasan pada pendukung 01?

tahun 2014 saya coblos prabowo
tahun 2019 saya takut coblos prabowo

cebong diehard cuma di kaskus aja ama sosmed, klo di RL mah selow. gatau klo kampret emoticon-Traveller
Quote:


Usai Kampanye, Pendukung Prabowo Alami Penganiayaan
Ga usahlah ribut2 urusan politik, apalagi sampe nyakitin sesama.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di