alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cac576c8d94d074950f23bf/susi-jawab-luhut-soal-cantrang-basi

Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi

Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan bersikeras agar cantrang dilegalkan penggunaannya. Luhut menyebut berdasarkan pendapat ahli kelautan pribadinya, terdapat jenis cantrang yang tidak merusak lingkungan.

Terkait hal itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti enggan memberi komentar. Ia menilai hal tersebut sudah berlalu dan tak perlu dibahas kembali.

“Basi,” kata Susi usai mengisi kuliah bela negara di Universitas Sahid, Jakarta, Selasa (9/4).

Sebelum menjawab pertanyaan terkait pandangan Luhut, Susi sempat memberi imbauan pada mahasiswa dan pelajar Universitas Sahid agar menjaga laut.

Menurut Susi, bela negara dapat dilakukan salah satunya dengan menjaga kebersihan laut. Ia meminta agar pelajar mengurangi penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari.

“Supaya mereka mau mencintai, mau menjaga dan merawat laut, laut itu kalau dijaga ternyata sangat hebat,” ujar Susi.

Selain itu, Susi mengklaim kerja keras pemerintah menjaga laut dari pencurian ikan telah membuahkan hasil. Bentuk keberhasilan itu seperti naiknya peringkat Indonesia di dunia dalam hal produksi ikan tuna dan kepiting.

“Sekarang Indonesia pemasok tuna terbesar sedunia, pemasok kepiting nomor 1 di Amerika, kepiting laut, dan neraca perdagangan perikanan kita nomor 1 di Asia Tenggara. Kalau laut kita cintai dan jaga pasti kedaulatan perikanan kita, pasti hasilnya sangat bagus,” pungkasnya.

Dalam kuliah umum tersebut, turut hadir Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, dan sejumlah alumni Universitas Sahid Jakarta.

SUMBER BERITA
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
kumparan.
bukannya kemaren uno yang ngotot legalin cantrang untuk nelayan kecil? kok jadi luhut? sumbernya valid?
Bukan nya 1 kubu yah.. emoticon-Bingung emoticon-Bingung
Busus jadikan ane menantumuemoticon-Wowcantik
Nadine kaiser cantik breeemoticon-Malu
numpang mejeng aja di thread HT

emoticon-Wow
Basi pak emoticon-Hansip
dalam hal ini nastak dan nasbung pro cantrang bersatu melawan susi emoticon-Big Grin
Quote:


Luhut sempat kritik wacana untuk kebijakan terkait larangan tapi tidak diberikan solusi yang Sandi omongkan ke nelayan
salah satunya cantrang,
karena menurut Pak Luhut saat ini Pemerintah sedang melaksanakan pembahasan terkait solusi penggantinya apa.
Sedangkan Sandi hanya wacana.
Diubah oleh biaseaje
mejeng doloe emoticon-Traveller
“Sekarang Indonesia pemasok tuna terbesar sedunia, pemasok kepiting nomor 1 di Amerika, kepiting laut, dan neraca perdagangan perikanan kita nomor 1 di Asia Tenggara. Kalau laut kita cintai dan jaga pasti kedaulatan perikanan kita, pasti hasilnya sangat bagus,” pungkasnya.

ini jangan2 sejak jaman sby?
Quote:


Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi
Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi

Quote:


Spoiler for Sumber:
Dua orang keren tuh
Diubah oleh pertamaxhabisga
Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi

Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi

Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi

Susi Jawab Luhut Soal Cantrang: Basi
Berita Daur Ulang



TS-nya Lama Bertapa di dalam GOA


...........................................................emoticon-Traveller
Quote:


klo kagak salah emoticon-Peace

bu susi masih memperbolehkan cantrang .... cm main nya di laut jawa

keluar dati laut jawa .... di tangkap
Dalam hal ini saya lebih setuju dengan Susi, visi beliau jelas menjaga kelestarian hasil laut, untuk apa overfishing yang nantinya malah membuat harga ikan jatuh atau malah lebih parahnya terbuang.
menko maritim tp gak ngerti kelestarian laut
Quote:


sejak bumi terbentuk.
Menteri yg tegas
Quote:


Nih menteri dr segala menteri nte hrs tau itu emoticon-Cool
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di