alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! Gan! KASKUS dan HBO bagi-bagi merchandise resmi Game of Thrones nih! Ikutan kuisnya di sini!
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Survey PPPP amerika, Jokowi kalah dari Prabowo dengan selisih 16%
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5cabb7c082d49528445ff6ee/survey-pppp-amerika-jokowi-kalah-dari-prabowo-dengan-selisih-16

Survey PPPP amerika, Jokowi kalah dari Prabowo dengan selisih 16%

WE Online, Jakarta -
Director of Operations of Precision Public Policy Polling (PPPP) Amerika, Jokovic Martinez mengatakan dari hasil survei lembaganya dijelaskan sebanyak 58 persen masyarakat percaya kinerja pemerintahan Jokowi buruk.

Baca Juga: Hasil Survei LKPI: Jokowi Kalah oleh Prabowo karena Faktor ini...

"Dari 3.032 responden, sebanyak 58 persen menyatakan bahwa Indonesia sedang dikelola oleh pemerintahan yang memburuk. Indonesia dianggap dalam ancaman hutang yang makin meningkat naik 69 persen menjadi Rp4.416 triliun pada 2014-2018," kata Martinez dalam keterangannya, Senin (8/4/2019).

Dalam temuan survei ini kata dia, 54 persen resonden menginginkan presiden baru dan yang masih menginginkan Jokowi terpilih kembali jadi Presiden hanya 37 persen dan 9 persen responden tidak memeberikan jawaban.

"54 persen responden mengganggap Jokowi tidak menjalankan pemerintahan dengan benar yang menghasilkan clean government dan banyak temuan bocornya uang negara yang digunakan untuk proyek infrastruktur," tandasnya.

Sementara itu, ketika responden diajukan pertanyaan jika pemilihan presiden digelar hari ini siapa yang akan dipilih?

"Hasilnya sebanyak 38 persen memilih Jokowi dan 40 persen memilih Prabowo. Dan ketika diajukan pertanyaan memilih Jokowi- Ma'ruf apa Prabowo- Sandi kepada 3.032 responden? Hasilnya sebanyak 36 persen memilih 01 dan sebanyak 51 persen memberikan suaranya pada Prabowo -Sandi" tegasnya.

Sementara sisanya 13 persen resonden mengaku masih belum memutuskan pilihan. Dari 13 persen yang belum memutuskan untuk memilih, ketika ditanyakan kembali siapa yang dipilih nanti ,maka jawaban nya sebanyak 3 persen pasti memilih Jokowi- Ma'ruf dan 4 persen memilih Prabowo- Sandi. 6 persen memutuskan untuk tidak memilih alias golput.


"55 persen responden menyatakan kalau Jokowi itu pembohong. Contoh kasusnya turunnya tarif dasar listrik kepada pelanggan R-I 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) mulai 1 Maret lalu. Responden tetap tidak percaya sebab setelah pilpres pasti tarif akan dinaikan kembali," jelasnya.

"Dapat disimpulkan Prabowo- Sandi akan memenangkan Pilpres, dengan tingkat keterpilihan sebesar 55 persen dan Jokowi- Maruf hanya 39 persen atau selisih 16 persen," pungkasnya.

Sigi ini dilakukan 22 Maret- 4 April 2019 dengan jumlah responden 3.032 dari 800.091 TPS di 499 kabupaten / kota di 349 provinsi. Wawancara dipilih secara acak dan dilakukan melalui telepon menggunakan profesional- staf peneliti survei terlatih (agen langsung) dari pusat panggilan telepon Precision Public Policy Polling di Jakarta.

Proses jajak pendapat dimonitor secara ketat untuk memastikan sampel representatif dari pemilih terdaftar di pemilih KPU tercapai berdasarkan partai, geografi, jenis kelamin, usia dan demografi lainnya. Adapaun Margin kesalahan untuk ukuran sampel sebanyak 3.032 adalah +/- 1,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Lembaga Survei, Pilpres 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Zarqoni Maksum


Whatsapp
Berita Terkait
Senin, 08/04/2019 22:54 WIB

Jokowi Cuma Dikasih 38 Persen, Anak Buah Prabowo Klaim Kemenangan Hingga 62 Persen

Senin, 08/04/2019 20:08 WIB

Jangan Golput dan Datang ke TPS Pakai Baju Warna Putih, Seru Jokowi

Senin, 08/04/2019 19:35 WIB

Jokowi: Jangan Sampai Ada Marah-Marah

Senin, 08/04/2019 17:37 WIB

#Coblos01 Viral Hingga Jadi Trending Topic di Indonesia

Senin, 08/04/2019 17:23 WIB

Pamer Kartu Sakti di NTT, Jokowi Minta Maju Orang yang Tak Setuju

Senin, 08/04/2019 14:00 WIB

Ternyata Ini Pembuat Hologram Jokowi

Senin, 08/04/2019 13:35 WIB

Jokowi dan Mahathir Surati Uni Eropa, Ini Sebabnya

Senin, 08/04/2019 12:59 WIB

Pemilu Itu, Bukan Ajang Marah-Marah


Most Popular
1
Selasa, 09/04/2019 00:33 WIB

Jazuli: Hubungan PKS dan Habib Rizieq Sangat Dekat

2
Selasa, 09/04/2019 01:00 WIB

Saat Kyai Ma'ruf Nyanyi Lagu dari Band Punk Rock

3
Selasa, 09/04/2019 00:26 WIB

Bawaslu: Kampanye Pilpres Masih Banyak yang Bawa Anak-anak

4
Selasa, 09/04/2019 01:40 WIB

Kronologi Terbakarnya 900 Surat Suara di Kinabalu

5
Selasa, 09/04/2019 02:00 WIB

Irwandi Yusuf Divonis 7 Tahun Penjara

6
Senin, 08/04/2019 07:41 WIB

Jawab Tudingan Amien Rais, Jokowi: Laporkan, Jangan Cuma Ngomong

7
Senin, 08/04/2019 12:30 WIB

Zodiak Ini Berpeluang Paling Besar Buat Jadi Miliarder, Coba Cek Zodiakmu

8
Senin, 08/04/2019 12:00 WIB

Dugaan Politik Uang Luhut Kini Diproses Bawaslu

Featured News
Senin, 08/04/2019 18:04 WIB

BOSS Bidik Produksi Batu Bara 800 Ribu Ton Tahun Ini

Senin, 08/04/2019 17:20 WIB

Dipecat Elon Musk, Mantan Wakil Presiden Ini Direkrut Amazon

Senin, 08/04/2019 17:08 WIB

Apa Itu Blue Chip?

Senin, 08/04/2019 16:30 WIB

Apa Itu Growth Hacking?

Senin, 08/04/2019 15:55 WIB

Perdana, BUMN Pelayaran Kapalkan Batu Bara Milik PLN

Senin, 08/04/2019 15:30 WIB

BUVA Jaminkan Aset Buat Selesaikan Pembangunan Hotel Alila

Senin, 08/04/2019 15:27 WIB

Kembangkan Aplikasi dan Game, Bekraf Jangkau Gorontalo

Senin, 08/04/2019 15:23 WIB

Manfaatkan ERP Cloud, AirAsia Jalin Kerja Sama dengan Oracle

Recommended Reading
Senin, 08/04/2019 16:49 WIB

Gandeng Qiscus, Kata.ai Luncurkan Chatbot untuk WhatsApps Business

Senin, 08/04/2019 15:00 WIB

Pemerintah Tak Subsidi Harga Tiket Pesawat, Masih Mahal Dong?

Senin, 08/04/2019 14:10 WIB

Makin Gendut! Grab Incar Pendanaan US$2 Miliar di Tahun 2019

Senin, 08/04/2019 10:50 WIB

Miliarder Paling Hemat Sejagat Raya

Senin, 08/04/2019 10:09 WIB

Sepekan Terapresiasi 0,82%, Rupiah Butuh Rehat

Minggu, 07/04/2019 20:09 WIB

BI Buka Peluang Turunkan Suku Bunga Acuan

Minggu, 07/04/2019 17:37 WIB

4 Perusahaan Minyak yang Memiliki Label Superprofit

Minggu, 07/04/2019 16:29 WIB

LinkAja Catat 25 Juta Orang Pengunduh

Back to Top
HOME KABAR INDONESIA EKBIS NEW ECONOMY KABAR FINANSIAL GLOBAL CONNECTIONS LEISURE INDEKS
About Warta Ekonomi Career Opportunities Pedoman Media Siber Standar Perlindungan Profesi Wartawan Kode Etik Jurnalistik Download Materi Seminar Advertise

Copyright © Warta Ekonomi 2012 - 2019.

All rights reserved.






Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
waduh
dibuktikan saja nanti tanggal 17
banyaka mana yg nyoblos
konfirm dulu ah, gue liat di webnya kok ga ada hasil survei ini? emoticon-Bingung (S)

ralat, gue ketipu. ini ternyata bukan Public Policy Polling yg buatan si Dean Debnam, ini PPPP apa? kok ga ada rekam jejak digitalnya? di google gue ga nemu apapun kecuali berita yg kayak gini
Diubah oleh I.Just.Run
17 juta DPT apa kabarnya nih, 1 KK isi ratusan NIK bisa jadi lumbung suara buat petah*na emoticon-Thinking
Balasan post jambrong.scoot
lapor bawaslu om, atau paparin buktinya disini
jangan cuma lempar isu doang emoticon-Najis (S)
udh boleh sujud syukur?
Balasan post I.Just.Run
yang punya data bawaslu,KPU dan disdukcapil bambaaaanngg
yang punya kuasa seharusnya mau usut apa kaga....
Quote:


Hati2 ketipu gan.
Aslinya Public Policy Polling

Yg dibawa TS ketambahan 'Precision' didepannya.

Di search di official web Public Policy Polling ga ada rilisnya.
Balasan post jambrong.scoot
Quote:


mau diusut apanya? isu yg ga jelas, ga ada buktinya gimana mau diusut?
kaya lu nyebarin isu ada motor ilang tapi lu sendiri ga tau motor siapa yg ilang, kayak gitu gimana ngusutnya?
Quote:


ngoahahaha ternyata tifu2 lage
ini lebih PPP daripada PPP, mirip yg ngaku lebih tni dari tni emoticon-Ngakak
msh ada waktu 8 hari buat coli buat kampret
Balasan post becakmini.v7
Di searc public policy polling jg kyny gk ada mreka smpe poling ke indo..
Inimah TS panik jdi bawa berita receh dr whatsapp pdhl beritanya hasil karang2an sndiri...
Tmbahin precision, trus nama orngnya ngasal, tpi dikasi posisinya yg obsecure macem director of operations..
Quote:


Quote:


iya, bau2nya hanya berita imajinasi
ga kebayang ada lembaga survei internasional tapi ga ada rekam jejaknya, tiba² muncul ngadain survei disini
kan aneh
Diubah oleh I.Just.Run
Udah sujud syukur? emoticon-Malu
Nah ana varu fercaya sama ennih.. Survey imfor.. emoticon-Cool
Jokovic Martinez, perpaduan latino dan serbia emoticon-Big Grin
Quote:


Udah lafor Bawaslu cyin?
Sekalian bawa bukti nya yeee emoticon-Betty

Survey PPPP amerika, Jokowi kalah dari Prabowo dengan selisih 16%
Quote:


mbien Jare (alm) bpkQ yen sehat ojo ethok2 sakit... suatu saat bakal sakit tenanan... emoticon-Takut
Diubah oleh kakekane.cell
Quote:


Quote:


Quote:


TS sumbernya dari warta ekonomi

Di search lagi, ternyata duluan muncul di goriau dan gosumut.
Balasan post kakekane.cell
Bener sekali om emoticon-thumbsup
Quote:


Minggu semangat gebrak gebrak podium emoticon-Takut

Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di