CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Ketika Ibu Masih Ada, Yuk Berikan Cinta Sepenuhnya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ca84c748012ae434652a7a1/ketika-ibu-masih-ada-yuk-berikan-cinta-sepenuhnya

Ketika Ibu Masih Ada, Yuk Berikan Cinta Sepenuhnya

Ketika Ibu Masih Ada, Yuk Berikan Cinta Sepenuhnya

Ribuan kilo jalan yang ku tempuh
Lewati rintang lewat jalan berliku
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak mampu kumembalas
Ibu, ibu....

Ketika Ibu Masih Ada, Yuk Berikan Cinta Sepenuhnya

sumber gambar

Demikian sekelumit syair lagu Iwan Fals, mengingatkan kita tentang ibu. Jasa ibu. Pengorbanan ibu ketika masih dalam kandungan. Melahirkan berjuang antara hidup dan mati. Menyusui. Menjaga ketika sakit tiba. Mengajari segalanya. Ibu sdalah segalanya.

Betapa tidak. Ketika mengandung. Berat disandang tak pernah merasa lelah. Tak pernah mengeluh, meskipun dengan desahan. Ibu selalu tersenyum mengelus perut buncit. Kecantikan hilang karena perut gembung dilupakan. Yang dulu dijaga dengan seluruh usaha.

Semakin hari kehamilan semakin membesar. Kecantikan pudar. Kelelahan ditahan. Tetap melakuka pekerjaan rumah tangga. Tak pernah meminta bantuan sesiapa. Ibu kuat menanggung derita tak pernah istirahat menaruh janin untuk sekedar menarik napas lega.

Derita melahirkan ditahan dalam gerakan- gerakan janin sakit tak terperikan. Ibu menarik napas dalam. Derita ditahan tak minta digantikan. Tetap ditahan dengan senyum kebanggan. Akan punya keturunan.

Ibu berjuang melawan maut tak kuasa melarikan diri. Sakit tak terkira tetap dinikmati. Itulah ibu, berjuang melahirkan hingga tetes darah penghabisan. Akhirnya bayi mungil lahir. Sakit hilang seketika. Tersenyum lebar melihat bayi lahir sempurna. Tangisan pertama manjadi hadiah terbesar dari Yang Kuasa.

Ketika Ibu Masih Ada, Yuk Berikan Cinta Sepenuhnya

sumber gambar

Derita tak berhenti hinga di sini. Setiap saat dengan harap-harap cemas selalu berdoa. Semoga bayi tidak sakit. Semoga bayi selalu sehat. Ketika tidur malam bayi ngompol meminta dibersihkan. Nikmat tidur nyenyak terganggu. Tetap ikhlas tak pernah menyerah. Dialah ibu kita.

Saat kecil dijaga dengan seluruh cinta. Dirawat segenap jiwa raga. Memberikan seluruh apa pun yang diminta. Hingga besar. Mndapat penjagaan. Pendidikan. Pelayanan.


Kini kita telah dewasa. Ibu tak meminta apa-apa. Hanya berharap belahan jiwa seperti mereka yang lainnya. Apa balasan kita?

Pernahkah terpikir sekejap saja?
Untuk membalas sayang ibu. Untuk sedikit memberikan kasih dan perhatian kepada ibu. Masih lebih sayang pada kekasih, pada isteri, pada suami, pada anak ketimbang ibu?

Memangnya terbuat dari apa hatimu? Sungguh yang dilangit pasti membencimu.


Baca juga
Kebiasaan baik/buruk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
archangela13 dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Surobledhek746
Halaman 1 dari 6
Ah..kakak..aku nNgis nih..pinjam sarung nya dong
Quote:


Ambil222222
Diubah oleh Surobledhek746
Udah..gitu betul nggak, ish...blum pinter aku kak
Diubah oleh aniesday
Quote:


Jgn di quote, edit, delet dulu, tulis ulang
Diubah oleh Surobledhek746
Harus dong kalo itu gan, berikan perhatian yang terbaik
Quote:


Bukan terbaik, tapi sempurna
Quote:


Sempurnaa segalanya
Quote:


Nah gitu, dijamin hidup kita bahagia
Quote:


Aamiin
Quote:


Yuk sebarkan semangat cinta ibu yg sudah mulai sirna
Quote:


Siyapp, harus selalu tiap waktu
Quote:


Terimakssihemoticon-Shakehand2
Quote:


Quote:


Mbak aniz aku ndredeg jadi ndrenges baca komen mbk anis
Quote:


Ya harapannya seperti itu

Semoga selalu diberi ingat untuk tidak membiarkan iblis masuk dalam hati agar apa yang diucapkan pada anak-anak hanya yang baik baik
Quote:


Quote:


Aaamin
Quote:


Dah betul, makssih, dah pinter
Quote:


In shaa allah takkan sirna

untuk ibu yang masih ada, agar tak ada sesal bila
Quote:


Jadi ibu. Setelah sakiti hati ibu. Pasti anak akan lebih kejam lagi
Quote:


Balasan ya maksudnya
Quote:


Karma balas dendam dari langit
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di