alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
'Us' (2019): Bikin Ingin Teriak "HENTIKAN!!!" Tapi Kok Penasaran...
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c949536a2d1952b7526aec0/us-2019-bikin-ingin-teriak-quothentikanquot-tapi-kok-penasaran

'Us' (2019): Bikin Ingin Teriak "HENTIKAN!!!" Tapi Kok Penasaran...


'Us' (2019): Bikin Ingin Teriak "HENTIKAN!!!" Tapi Kok Penasaran...


"Nonton yuk!"

Biasanya kalo temen kantor udah mengeluarkan ajakan sakti ini, gue nggak bisa nolak. Apalagi kalau yang ditonton adalah film horor dan thriller, wah favorit gue banget! Pas banget semalam hari Kamis alias Malam Jumat dan temen gue ini ngajakin nonton 'Us'. Salah satu film thriller yang bakalan banyak dibahas tahun ini karena nggak cuma menampilkan Lupita Nyong'o sebagai pemeran utamanya, tetapi juga sutradara Jordan Peele yang sebelumnya sukses menciptakan kengerian dan menyentil isu-isu rasis di film 'Get Out'.

Gue mau bikin pengakuan dulu: gue nonton 'Get Out' enggak di bioskop, tapi download dari forum sebelah. WKWKWKW.

Soalnya waktu itu pas lagi di bioskop nggak sempat buat nontonnya, eh udah turun aja. Walaupun gue melakukan hal yang ilegal, tapi gue nggak nyesel nontonnya di laptop. Soalnya... Wow... WOW... Kalau gue nonton di bioskop, mungkin gue akan meledak-ledak di bioskop. Akan teriak ketakutan dan minta tolong untuk filmnya disudahi saja. Yah, waktu nonton di laptop juga kurang lebih sih gitu. Mau banget gue matiin dan udah nggak usah dilanjutin aja. Tapi di saat yang sama gue nggak bisa dibikin penasaran. 'Get Out' ini gila sih, nggak tanggung-tanggung gitu lho mempermainkan mental dan perasaan gue yang suka film horor dan thriller tapi sangat lemah dan gampang teriak kalau dikagetin sama jump scare (atau tidak jump scare sekalipun). Dan perasaan yang sama kembali ketika gue nonton 'Us' semalam.




Kisah berawal dari sebuah keluarga beranggotakan empat orang: Addy, Gabe, Zora dan Justin yang sedang menghabiskan liburan musim panas mereka ke rumah lama tak jauh dari pantai Santa Cruz. Waktu keluarga ini diperkenalkan, rasanya ini film menyenangkan banget karena keluarganya juga santai, apalagi Gabe yang kebanyakan bercanda. Tapi di antara sinar matahari musim panas yang dominan banget di bagian awal film, terselip perasaan-perasaan janggal yang mendadak muncul dan gue nggak tahu kenapa. Gue membatin "Ini gue tahu nih ada sesuatu yang nggak beres! Nggak mungkin keluarga ini akan bahagia terus kan. Lagian ini film thriller!" gitu. Seolah-olah gue nggak sabar buat nunggu bagian seremnya. Tapi gue salah. HARUSNYA GUE GAK USAH TERLALU MENUNGGU-NUNGGU. GUE MENYESAL. Perasaan gue makin nggak enak karena musik latar film ini juara banget sik untuk mendukung suasana horornya.

Addy (diperankan oleh Lupita Nyong'o) punya pengalaman masa lalu yang kelam di lingkungan sekitar tempat tinggal lamanya, di rumah yang sedang mereka kunjungi untuk liburan itu, dan juga Pantai Santa Cruz. Ketika dia kembali ke tempat-tempat itu, episode-episode lama dalam kehidupannya mendadak muncul. Menimbulkan tanda tanya buat para penonton. Gabe (diperankan oleh Winston Duke), suaminya, nggak pernah tahu apa yang terjadi di masa lalu Addy. Dan malam itu ketika Addy baru aja mau menceritakannya, teror datang.

Di situlah hidup gue mulai nggak tenang.

Ada satu keluarga berpakaian merah, bergandengan tangan berdiri bersaf gitu di halaman rumah mereka. Kalau cuma berdiri doang sih yaudah kan nggak mengancam. Tapi ini mereka berdiri, terus menyerang sambil bawa-bawa gunting (ada yang merayap dengan gerakan supercepat segala sampai manjat-manjat pohon!), dan ingin membunuh anggota keluarga Addy. Waktu dilihat, ternyata keluarga yang berpakaian merah ini wajahnya sama persis dengan wajah anggota keluarga Addy. Kembar. Tapi versi jahatnya.

Tentu saja Addy dan Gabe berusaha untuk melindungi keluarganya dari teror orang-orang jahat ini. Tapi ternyata enggak semudah yang mereka kira. Mereka berusaha kabur dari rumah itu dan mencari bantuan, tapi sayangnya bukan cuma mereka yang kena teror oleh kembaran jahat mereka, tapi seluruh kota. Termasuk keluarga Tylers yang adalah teman baik keluarga Addy dan Gabe.

Petualangan dimulai gais. Pertumpahan darah pun terjadi. Siapkan nyali aja pokoknya.

 


Film ini punya kekuatan di cerita walaupun pada akhirnya lo akan dibuat bertanya-tanya juga. Selain itu, elemen-elemen lain seperti musik dalam film ini juga diperhatikan banget. Sehingga semakin menghidupkan teror dan misteri yang ditawarkan oleh penulis skenario dan sutradaranya. Dari awal mulai film, musiknya sudah akan terngiang-ngiang di kuping. Musik-musik anthem choir ala sekte aliran sesat gitu. Walaupun shot-nya kelinci, tapi background musiknya nyeremin banget. Nggak cuma sampai di situ aja, suasana dan kondisi tanpa pertolongan ketika keluarga Addy berusaha menyelamatkan diri juga jadi bikin adrenalin kita jadi terpacu.

"Gue nggak kuat nonton ini nih!" kata temen sebelah gue setelah setengah jam film berjalan. Sebenarnya gue juga merasa kayak gitu. Film ini bikin depresi banget. Gue juga ingin cepat-cepat keluar aja dari bioskop dan minum Java Tea di luar lalu pulang dan menikmati sisa Malam Jumat dengan ngaji. Tapi gue kok penasaran sama akhir ceritanya. Yaudah akhirnya kita betah-betahin nonton sampai abis.

'Us' bukan film yang mengandalkan jump scare seperti film-film horor yang ada hantunya. Kengeriannya justru karena kita nggak akan bisa menebak dari arah mana orang-orang jahat itu akan muncul dan teror apa yang akan mereka bawa selanjutnya. Soalnya ketika lo pikir satu teror sudah berakhir, sebenarnya itu adalah awal dari teror baru yang lebih bikin geleng-geleng kepala. Ada banyak jokes-jokes ringan yang mengundang tawa yang diselipkan di antara situasi hidup atau mati. Lo akan tertawa kenceng tapi juga kesal dan ketakutan di saat yang sama.

 


Salah satu teman gue yang nonton di bioskop berbeda di Bandung mengaku mual nonton film ini. "NGGAK KUAT!" katanya. Sementara buat mereka yang suka film-film yang agak sadis akan puas banget sih, meski efek tusuk-tusukannya nggak terlalu diperlihatkan di layar meski film ini dapat rating 17 tahun ke atas. Kengeriannya 11:12 sama 'Get Out' tapi menurut gue pribadi, 'Get Out' lebih bikin trauma, marah, jijik, dan kesal sih mungkin karena elemen rasisme dalam film itu. Sementara di 'Us' unsur rasisme malah enggak ada sama sekali, lebih ke keluarga dan teror dari kembaran jahat mereka.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
film beginian bkin jadi serem
Gak kuat nonton film horror thriller, ngeriii.. emoticon-Takut
pgn nonton pelem holor tp gabole sm mamah emoticon-Malu
Lihat 1 balasan
Nunggu keluar web dl nya di LK21 biar ga ada sensor2nya emoticon-Ngakak
wah boleh nih.
siap2 nunggu blueraynya
yg begini cocoknya nonton bareng pacar emoticon-Ngacir
wew udh horor thriller lg, ane kagak brani nonton nya emoticon-Takut (S)

Skrang ane cemen bgt nonton yg serem2 emoticon-Blue Guy Bata (S)emoticon-Blue Guy Bata (S)
pengen nonton tapi blm ada waktu emoticon-sad
Takut nonton film horor, cz pasti ada hantunya emoticon-Takut
brusan kemaren nnton,, alur cerita nya g ketebak, pas ending nya jg wow
boleh juga nih
Lumayan serem juga
ada wik wik nya ga
ts bikin jump scare emoticon-Ngakak (S)
wah, saya mah ampun dah nonton film ginian. sudah taubat...
emang udah keluar blurikny gan!?
di kota ane masih ada koq di bioskop
sebenarnya itu bohongan, baik si pelaku sama korbannya itu semuanya temenan, cuma mereka begitu karna akting doang, biar sesuai sama script, aslinya mah si korbannya baik2 aja kok
nunggu versi parodi xxx nya, gan emoticon-linux2
bagi link download Get Out dong gan, hehehe
Wah seru nih
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di