alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Bisnis /
Bisnis Budidaya Jamur, yuk dicoba
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8c81f882d4954c226ad01a/bisnis-budidaya-jamur-yuk-dicoba

Bisnis Budidaya Jamur, yuk dicoba

Jika berbicara mengenai jamur, pastilah kita akan merujuk pada salah satu bahan makanan yang sering ditemui di dapur dan tukang sayur. Komoditas ini begitu akrab sebagai ingredients atau bahan penyusun pada masakan seperti sup atau oseng-oseng. Bahkan saat ini jamur telah berkembang sendiri sebagai komoditas bisnis seperti snack keripik atau jamur crispy. Banyaknya aneka makanan yang bisa diolah menggunakan jamur juga menjadikan budidaya jamur sangat menjanjikan.

Bisnis Budidaya Jamur, yuk dicoba

Contohnya pada komoditas jamur tiram putih yang paling banyak dikonsumsi. Untuk pasar lokal, di Wilayah Cirebon saja, permintaan jamur tiram putih dapat mencapai 3 ton per hari, padahal kemampuan produksinya hanya 3,3 % dari kebutuhan tersebut. Berdasarkan data MAJI (Masyarakat Jamur Indonesia), saat ini baru ada sekitar 5000 petani inti jamur merang, 600 petani inti jamur tiram, dan 200 petani inti jamur kuping di seluruh Indonesia. Sehingga prospeknya masih sangat cerah.

Untuk pembudidaya baru yang baru menekuni segmen jamur, ada baiknya untuk membekali diri dengan pengetahuan terlebih dahulu mengenai jamur itu sendiri agar bisnis tak merugi. Banyak calon petani jamur yang masih ragu untuk jalan karena minim pengetahuan tentang segmen budidaya jamur. Secara keseluruhan ada tiga segmen pembudidayaan jamur, yaitu pembibitan, pembesaran dan pra produksi. Pada budidaya jamur yang skala besar, ketiga segmen ini dapat dilakukan bersama-sama. Namun pembudidaya jamur yang masih awam sebaiknya memilih salah satu segmen saja untuk meminimalisir biaya dan resiko.

Bisnis Budidaya Jamur, yuk dicoba

Resiko paling besar ada pada segmen pembibitan atau produksi bibit jamur, karena pada segmen inilah ketelatenan pembudidaya diuji. Pada segmen ini modal dan peralatan yang dibutuhkan juga tidaklah murah karena setiap tahap akan menentukan kualitas bibit jamur yang dihasilkan. Meski demikian potensi keuntungannya sepadan dengan resikonya, karena bibit jamur berkualitas selain bisa diteruskan ke segmen pembesaran juga bisa langsung dijual dengan harga yang lumayan tinggi ke pembudidaya lain. Saat ini pebisnis jamur pada segmen pembibitan juga jumlahnya masih belum banyak.

Bagi pembudidaya yang masih baru mengenal jamur, disarankan untuk mengambil langsung ke segmen pembesaran. Meski harus membeli bibit dari petani pembibitan, namun segmen ini relatif lebih mudah untuk dijalankan. Kontrol terhadap lingkungan budidaya seperti lumbung tempat penyimpanan jamur juga lebih mudah dan minim resiko. Pada fase kuncinya adalah kedisiplinan dari pembudidaya untuk sering mengontrol jamur yang dibudidayakan agar terhindar dari bakteri dan penyakit. Atau jika Anda masih ragu menjalankan usaha budidaya yang sistemnya on-farm, Anda bisa langsung saja ke pra-produksi atau pascar produksi. Segmen ini bias dilakukan dengan lebih banyak ide-ide kreatif untuk mengolah komoditas jamur mentah menjadi produk-produk lain yang memiliki nilai tambah seperti keripik jamur, snack jamur, jamur crispy, dan masih banyak lagi.

Bisnis Budidaya Jamur, yuk dicoba

Spoiler for Referensi:



Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di