alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Hilangnya Produksi Padi Ditelan Banjir
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8b9992facb954d3a1475bf/hilangnya-produksi-padi-ditelan-banjir

Hilangnya Produksi Padi Ditelan Banjir

Spoiler for ditelan banjir:


Dalam sepekan terakhir, topik pemberitaan seputar pertanian atau persawahan, selalu memunculkan berita tentang banjir. Baik itu di pulau Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi. Anomali mungkin hanya ditemukan di kawasan Nusa Tenggara Timur, yang memang iklimnya berbeda sehingga sawahnya kering.

Contoh kebanjiran adalah kawasan Utara Pulau Jawa seperti Tuban dan Bojonegoro, yang ratusan hektare sawahnya kebanjiran. Dari laporan sementara yang sudah tercatat hingga saat ini, ada 145,38 hektare (ha) sawah di Tuban yang terendam banjir. Sawah-sawah tersebut berada di Kecamatan Plumpang, Widang, Tambakboyo, Jenu, Palang, dan Rengel.

Terbuka kemungkinan, masih ada lagi sawah yang terkena banjir. Karena proses verifikasi masih terus berlangsung. Diperkirakan, luas lahan sawah yang terdampak mencapai ribuan hektare.

Lalu ada juga wilayah di Bojonegoro yang dilanda banjir dan membuat sebagian besar kawasan pertanian di wilayah itu terancam gagal panen.

Potensi itu terutama muncul di desa Wedi, Kalianyar, Sukowati, Tikusan, Sambiroto, dan Ngampel. Jika banjir sudah sehari merendam sawah itu tak segera surut, dipastikan padi bisa gagal panen. Karena, padi sudah mulai berbunga dan sebagian berbuah itu jika terendam banjir, tidak bisa berisi beras dengan maksimal. Padahal menurut hitungan petani, sekitar sebulan lagi mereka sudah bisa mulai panen.

Jawa Pos

masifnya banjir di ratusan atau mungkin ribuan hektare sawah itu selalu diikuti dengan potensi gagal panen. Tak heran bila kita kemudian bertanya mengenai adanya potensi berkurangnya produksi padi kita saat ini. Bila satu hektare sawah bisa menghasilkan rata-rata 6 ton, maka banjir di 100 hektare sawah akan bisa memangkas produksi padi hingga 600 ton. Itu baru pengandaian.

Bila kita menggunakan angka riil, seperti di Tuban, maka potensi produksi padi di Tuban bisa berkurang hingga 850 ton. Perlu ada langkah antisipatif untuk mengatasi potensi defisit padi ini, karena kebutuhan tidak bisa dihilangkan atau disubstitusi begitu saja. Orang akan tetap ingin makan nasi, meski sawahnya kebanjiran. Mereka mungkin ogah mengganti nasi dengan jagung atau singkong.

Spoiler for doraemon mana bisa:
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Hilangnya Produksi Padi Ditelan Banjir


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di