alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Pernahkah Pasukan Muslim Menyerang Roma ?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c8ad83848c38d392a077188/pernahkah-pasukan-muslim-menyerang-roma

Pernahkah Pasukan Muslim Menyerang Roma ?

Spoiler for ilustrasi:


Pada tahun 820an, Aghlabiyyah dari Ifriqiya (dikenal oleh bangsa Italia pada abad pertengahan dengan sebutan Saracen) mulai menaklukkan Sisilia.

Pada tahun 842, pasukan Arab berupaya untuk menaklukkan Ponza, namun dikalahkan oleh armada kombinasi dari Napoli dan Gaeta. Namun, pada tahun yang sama, mereka merebut Messina, Sisilia. Pada waktu yang hampir bersamaan, Radelchis I dari Benevento dan Siconulf dari Salerno, terjerumus dalam perang saudara, membuat para pedagang Arab lari ke Campania.

Sejumlah besar pasukan mendarat dari Miseno, yang pasukan Saracen taklukkan pada tahun 845, dan mendarat di Porto dan Ostia pada 846, menumpas garisun Nova Ostia. Pasukan Arab melewati Tiber dan jalan Ostiense dan Portuense, saat pasukan Roma melakukan retret untuk menyelamatkan tembok Roma.

Pada saat yang bersamaan, pasukan Arab lainnya mendarat di Centumcellae, berpawai menuju Roma.

Para penyerbu Arab diketahui mengincar harta karun luar biasa di Roma. Beberapa basilika seperti Basilika Santo Petrus Lama dan Basilika Santo Paulus di Luar Tembok, yang berada di luar tembok Aurelia, dengan mudahnya dijadikan target. Mereka "merampas barang-barang liturgi berharga dan relikui-relikui berhias yang ditempatkan di seluruh relik yang diletakkan". Yang paling berpengaruh adalah salib emas yang ditempatkan di atas makam yang dianggap makam Petrus, yang disebut Pharum Hadriani dan meja perak yang disumbangkan kepada gereja oleh Charlemagne, dan perwakilan dari Konstantinopel. Akibatnya, para penyerbu tersebut mengelilingi kota tersebut dan dua biara kudus tersebut. Para sejarawan kontemporer meyakini bahwa para penyerbu tersebut mengetahui dimana keberadaan harta-harta paling berharga.

Tak ada catatan kontemporer yang menyebut upaya Arab untuk menerobos kota tersebut, namun diyakini pasukan Roma mempertahankan tembok tersebut, meskipun para anggota Santo Petrus dari scholae Vatikan (Saxons, Lombards, Frisians dan Franks) berupaya untuk memberontak, namun dikalahkan.

Seiring berjalannya waktu, pasukan dari Spoleto dan dikepalai oleh Adipati Lombard Guy, menyerang pasukan Arab di depan tembok kota tersebut, meredam sebagian dari mereka sampai Centumcellae, sampai kelompok lainnya berusaha untuk mencapai Misenum melalui darat. Pasukan Saracen dapat menyelamatkan diri, namun sebuah angin ribut menghancurkan beberapa kapal, membuat beberapa jenazah terseret ke pantai dengan perhiasan-perhiasan yang dapat diselamatkan. Setelah itu, tentara Lombard berjalan ke arah selatan, memergoki pasukan Arab di Gaeta, dimana pertempuran lainnya terjadi. Kali ini, hanya keadatangan Cesarius, putra dari Sergius, Magister Militum dari Napoli, yang memutuskan bertempur memihak umat Kristen.

Tak lama setelah pengepungan tersebut, Paus Leo IV membangun sebuah tembok yang kokoh di tepi kanan Tiber, dalam rangka melindungi Gereja Santo Petrus. Kawasan yang dikitari, dipertahankan oleh Castel Sant'Angelo, yang mengambil nama dari Kota Leonine, dan dianggap menjadi kota terpisah, dengan pemerintahan sendiri. Wilayah tersebut digabung dengan kota tersebut pada abad keenam belas, menjadikannya rione Roma keempat belas, Borgo. Pada tahun 849, penyerbuan Arab lainnya terjadi di pelabuhan Roma, Ostia. Sejak itu, kota tersebut tak pernah lagi diserang oleh armada Arab.


https://id.wikipedia.org/wiki/Penyer...Roma_oleh_Arab
Diubah oleh dragonroar
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
kalo ga salah setelah penjarahan di italia orang" arab atau muslim mulai disebut di dunia barat dengan nama saracen yg kurang lebih artinya perampok
bukan "Arab" secara nationality atau bangsa, tapi "Arab" dalam artian kiblat politik dan corak budaya.

yang melakukan serangan/ raid ke roma adalah orang berber di pantai afrika utara. mereka memang spesialis raiding coastal village atau kota pesisir di seantero mediterania sejak dulu kala.

Orang Berber atau bangsa Berber adalah etnis asli dari daerah Afrika Utara timur Lembah Nil. Mereka tersebar dari Samudra Atlantik hingga oasis Siwa, di Mesir dan dari Laut Mediterania hingga Sungai Niger.


https://www.google.com/search?client...x-b-d&q=berber



Penyerang nya siapa ? Dinasti Aghlabid dari Libya kah ?
Quote:


likely iya. dari source TS versi inggris.

In the 820s, the Aghlabids of Ifriqiya (known by medieval Italians as the Saracens) began the conquest of Sicily. In 842, Arab forces took Messina, Sicily. Around the same time Radelchis and Siconulf, rivals engaged in civil war over the Principality of Benevento, hired Arab mercenaries.[1]

There is disagreement among the chroniclers over the origins of the raiders who attacked Rome, although most sources describe them as Saracens. According to the Liber Pontificalis and the Chronicle of Monte Cassino, the raiders were Saracens from Africa (Ifriqiya) who raided Corsica before attacking Rome. The Annals of Fulda, on the other hand, describes the raiders as Moors (Latin mauri), which generally indicated Muslims from al-Andalus (Spain) or the Maghreb, as opposed to Ifriqiya. The author of the Annals of Xanten was unsure: he called the raiders "either Moors or else Saracens". It is possible that the annals, which are from north of the Alps, were using "Moors" as a synonym for "Saracens". No Italian source describes the raiders of 846 as Moors.[2]

In 842 or thereabouts,[1] according to the Deeds of the Bishops of Naples, Saracens from Sicily occupied the Pontine Islands and the isle of Licosa, but were driven off by Duke Sergius I of Naples and a coalition he had formed with Amalfi, Gaeta and Sorrento. Deprived of their island bases these Saracens occupied the harbour of Miseno near Naples. From there they launched their attack on Rome the next year. This source can be reconciled with those which give the raiders an African origin, since the Muslims then conquering Sicily under the Aghlabids were originally from Africa.[2]
Quote:


Berarti yg menyerang Roma bukan bangsa Arab tapi suku bangsa Afrika.
Quote:


betul. orang berber dalam beberapa masa memang beroperasi nyaris seperti viking. ketika menunggu panen atau terlebih ketika panen gagal mereka alih profesi menjadi bajak laut musiman. kalau aktivitas laut tidak besar maka mereka sampai menyerang ke kota-kota pesisir untuk mendapatkan harta, bahan makanan dan juga budak.
Quote:


Berarti sifatnya bukan invasi atau kolonisasi dong, cuman raiding musiman aja ya?
Quote:


betul. kita punya passage ini dari umayyad conquest of hispania.

The first expedition led by Tariq was made up mainly of Berbers who had themselves only recently come under Muslim influence. It is probable that this army represented a continuation of a historic pattern of large-scale raids into Iberia dating to the pre–Islamic period, and hence it has been suggested that actual conquest was not originally planned. Both the Chronicle of 754 and later Muslim sources speak of raiding activity in previous years, and Tariq's army may have been present for some time before the decisive battle. It has been argued that this possibility is supported by the fact that the army was led by a Berber and that Musa, who was the Umayyad Governor of North Africa, only arrived the following year – the governor had not stooped to lead a mere raid, but hurried across once the unexpected triumph became clear. The historian Abd al-Wāḥid Dhannūn Ṭāhā mentions that several Arab-Muslim writers mention the fact that Tariq has decided to cross the strait without informing his superior and wali Musa.[19] The Chronicle of 754 states that many townspeople fled to the hills rather than defend their cities, which might support the view that this was expected to be a temporary raidrather than a permanent change of government.


https://en.wikipedia.org/wiki/Umayya...st_of_Hispania

jadi orang berber sejak masa sebelum umayyad sudah biasa dalam raiding mediteran. diselingi oleh kedatangan umayyad dan conquest hispania jadi emir cordoba. dalam masa ini orang berber dipekerjakan sebagai prajurit dan jadi backbone dari pasukan infantri umayyad. setelah reconquista maka orang berber kembali pada cara hidup lama mereka yang sudah seperti viking.
Diubah oleh hannepin
Balasan post hannepin
apa karena Tembok Leonine jd Roma gak bisa direbut lewat selatan ?

tp pas Reconquista bisa direbut karna lewat utara ya ?
Quote:


rasanya ada salah yang mendasar deh.

yang dibicarakan di trit adalah bagian kota "vatican". bagian ini termasuk di luar dari kota Roma lama sehingga tidak ada temboknya.

Pernahkah Pasukan Muslim Menyerang Roma ?

jadi memang yang di raid di luar dari kota roma dan tidak terlindungi oleh tembok roma yang berlapis-lapis.


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di