CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / REGIONAL / All / ... / Kalimantan Barat /
|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c813445af7e932d8b5d2b51/366517693665-share-informasi-amp-event-seni-kebudayaan-amp-pariwisata-kalimantan-barat----part-2

|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat ||

|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2


Quote:




Inilah Aturan Mainnye


Quote:



Spoiler for rule:



|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2 |||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 501

Autolock Thread by Hansip

edit nanti bale' dari ENJOY NG-JUNK IN L.A


|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2

edit nanti

|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2

edit nanti

|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2
Ibost Dihelat di Singkawang

|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2


Ditulis oleh Disbudpar Prov Kalbar | Kamis, 03 November 2011 08:41

Kamis, 03 November 2011 , 07:59:00
Ibost Dihelat di Singkawang

SINGKAWANG- Setelah beberapa kali sukses menggelar even budaya. Kembali, Kota Singkawang mendapatkan kepercayaan dai Kementerian Kebudayaan untuk menggelar International Borneo Sumpit Tournament (IBOST) 2011, 18-21 November nanti. “Kita kembali mendapatkan kepercayaan dari kementerian, untuk melaksanakan even tingkat internasional kali ini,” kata Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Syech Bandar didampingi Plt Kepala Disbudpora Kota Singkawang, Lies Indari, Rabu (2/11).

Menurutnya, pemilihan Singkawang memang tidak serta merta. Tetapi bagaimana dilihat, even nasional yang di laksanakan di kota ini berhasil dan berjalan sukses. Diantaranya Festival Singkawang yang telah usai di digelar beberapa waktu lalu. “Kesuksesan beberapa even nasional. Berhasil di gelar. Ini mungkin yang menjadi salah satu per timbangan kementerian,” katanya. Lies menyebutkan hingga hari ini (2/11), sebanyak 163 peserta telah mendaftar kan ke panitia. 31 diantaranya adalah dari luar negeri, yakni Malaysia, Belanda dan Amerika Serikat.

“Ini jumlah sampai dengan saat sekarang, namun dimungkinkan akan bertambah, karena pendaftaran akan berakhir pada 15 November 2011,” katanya.Karena even ini berskala internasional, lanjutnya, peserta yang dari Kalimantan Barat. Memang harus para “jagoan” di bidang olah raga tradisional ini. “Kita akan juga lihat, siapa-siapa peserta yang dari Kalbar. Biasanya mereka akan melewati kelompok-kelompok sumpit di daerah masing-masing yang sudah punya nama,” katanya.Sebagai bentuk promosi, Lies menyebutkan telah melakukan sosialisasi melalui spanduk pamflet dan media Internet. Tidak hanya di kota Singkawang saja, promosi juga dilakukan di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

“Karena ini even pertama kali kita tangani di Singkawang, kita akan berupaya semaksimal mungkin, karena ini juga menyangkut nama baik kota ini di dunia internasional,” katanya.Kegiatan ini, semuanya akan digratiskan. Penonton akan disuguhkan nuansa original. Karena memang, sumpit termasuk salah satu olah raga di Kalimantan Barat sendiri. Karena saat mengikuti lomba, peserta nya diharuskan mengenakan pakaian adat. “Tidak hanya itu, berbagai pertunjukan kesenian juga akan tampil dalam acara ini. Akan ada juga sekitar 15 stan, yang masing-masing akan menampilkan satu ke khasan untuk menarik perhatian penonton,” katanya.

International Borneo Sumpit Tournament 2011 di Singkawang

video yang dapat dilihat dari event IBOST 18-21 November

*dikutip dari youtube.com
Status: Sudah terlaksana

Spoiler for video:

๑۩๑ Ritual Robo-robo ๑۩๑

Quote:


Spoiler for FOTO:

Ritual Nyobeng

Ritual Nyobeng; Memandikan Tengkorak Manusia Hasil Mengayau

Nyobeng dari berbagai referensi merupan sebuah ritual memandikan atau membersihkan tengkorak manusia hasil mengayau oleh nenek moyang. Ini dilakukan oleh suku Dayak Bidayuh, salah satu sub-suku Dayak di Kampung Sebujit, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Bengkayang
MENGAYAU adalah memenggal kepala manusia, dan tengkoraknya diawetkan. Sekarang, tradisi mengayau sudah tak dilakukan lagi. Upacara ini cukup mengharukan, dan berlangsung selama tiga hari. Mulai tanggal 15 hingga 17 Juni.

Kegiatan utamanya yakni, memandikan tengkorak yang tersimpan dalam rumah adat. Sesuai aturan yang dipercaya secara turun temurun. Dimulai menyambut tamu di batas desa. Awalnya, ini dilakukan untuk menyambut anggota kelompok yang datang dari mengayau. Penyambut, mengenakan selempang kain merah dengan hiasan manik-manik dari gigi binatang. Dilengkapi dengan sumpit dan senapan lantak yang dibunyikan, ketika para tamu undangan hendak memasuki batas desa. Sumpit juga diacungkan bersamaan.

Letupan dari senapan lantak tersebut, juga berguna memanggil ruh leluhur sekaligus minta izin bagi pelaksanaan ritual Nyobeng. Lalu, tetua adat melempar anjing ke udara. Dengan mandau, pihak ketua tamu rombongan harus menebasnya. Jika masih hidup, harus dipotong dengan mandau begitu jatuh ke tanah. Prosesi yang sama juga berlaku untuk ayam. Tetua adat melempar telur ayam kepada rombongan tamu. Jika telur tak pecah, maka tamu yang datang dianggap tidak tulus. Sebaliknya, jika pecah, berarti tamu datang dengan ikhlas.

Beras putih dan kuning dilempar sambil membaca mantra. Para gadis lalu menyuguhkan tuak dari pohon niru yang dicampur kulit pohon pakak yang telah dikeringkan. Usai minum, rombongan tamu diantar menuju Rumah Balug, di tengah perkampungan.

Rumah Balug merupakan rumah adat yang berupa rumah panggung dan berbentuk bulat. Untuk memasuki rumah ini, dibuatkan undakan yang terbuat dari bilah pohon. Lebarnya sekira 10 meter dengan tinggi 15 meter dari tanah.

Saat masuk tempat upacara, rombongan diberi percikan air yang telah diberi mantra dengan daun anjuang, yang berfungsi sebagai tolak bala. Tujuannya, agar para tamu terhindar bencana. Ketika memasuki area upacara, para tamu harus menginjak buah kundur yang diletakkan dalam baskom yang lebih dikenal dengan ritual pepasan.

Bersama warga, para tamu kemudian menari tari Mamiamis sambil mengitari rumah adat. Mamiamis, adalah tarian untuk menyambut dan menghormati para pembela tanah leluhur yang baru datang dari mengayau. Sambil diiringi Tetua adat dengan menyanyikan lagu dan membaca mantra-mantra.

Tetua adat naik Rumah Balug. Simlog pun dipukul dan mercon dibunyikan. Tujuannya untuk memanggil arwah leluhur dan juga sebagai tanda dimulainya Upacara Nyobeng. Dilanjutkan dengan makan bersama di Rumah Balug. Lauknya, nasi dengan ikan babi. Toleransi juga tinggi. Bagi muslim, disediakan makanan khusus bukan babi. Habis makan, tamu boleh meninggalkan area rumah adat.

Pilihannya bisa istirahat di rumah penduduk. Saat istirahat, sebagian laki-laki di daerah tersebut menyusuri hutan untuk mencari bambu hutan. Diameternya sekitar sepuluhan centimeter.

Saat bersamaan, setiap rumah membuat sesajian yang dioles dengan darah dari sayap ayam. Darah ayam ini juga dipercikkan ke bagian-bagian rumah dan pekarangan yang dianggap sakral.

Setelah itu para keluarga dan para tamu kembali menuju rumah adat. Setelah dapat bambu hutan yang dicari, para pria itu menggotongnya menuju ke rumah adat secara beramai-ramai. Dengan memegang mandau bambu dikitari sambil berbaris.

Mandau yang dibawa merupakan pusaka keluarga. Hiasan pada gagang mandau dibuat dari tulang atau kayu. Hiasan itu juga sebagai lambang makna dan prestasi tertentu dari si pemegang mandau dalam mengayau. Persiapan matang. Ketua adat memberi isyarat memulai kegiatan. Salah seorang maju ke depan sambil membuka mandau dari sarung sambil menebas mandau ke batang bambu.

Dalam sekali tebas, bambu putus. Keberhasilan ini, merupakan pertanda baik, menurut kepercayaan masyarakat. Usai sudah acara potong bambu. Ruh pun dipanggil oleh ketua adat.

Tujuannya untuk menghadirkan dan memohon ijin yang telah melindungi untuk memulai Nyobeng. Tetua adat kemudian, menaiki rumah panggung. Tujuh macam sesajian diletakkan di batas desa nantinya. Kemudian, kotak yang berada di bubungan rumah adat yang di dalamnya tersimpan tengkorak manusia dan kalung dari taring babi hutan, diambil oleh tetua adat dan melumuri tangannya dengan ramuan khusus.

Lalu dioleskannya pada tengkorak yang ada di dalam kotak. Berikutnya ketua adat memotong seekor ayam hinga kepalanya putus. Kepala dan tetesan darah ayam tersebut dioleskan pada tengkorak. Tengkorak dimasukkan lagi pada kotak dan disimpan. Acara dilanjutkan dengan memotong anjing.

Darah yang keluar diusapkan pada tiang penyangga rumah adat, rumah-rumahan kecil, dan patung laki-laki dan perempuan yang berada di samping rumah adat dan patung. Rumah-rumahan dan patung-patung tersebut dianggap sebagai asal-usul nenek moyang mereka. Pemotongan anjing dimaksudkan untuk menolak ruh jahat. Sebagian daging anjing yang baru dipotong kemudian dibawa ke atas rumah adat.

Tari Jepin Lembut (1)

Quote:


Tari Jepin Lembut Sambas

Tari Jepin Lembut adalah tari tradisional Melayu yang berasal dan berkembang di Kalimantan Barat. Tari ini ditampilkan oleh dua orang laki-laki penari dengan iringan musik perkusi dan lantunan syair-syair Islami. Alat musik yang digunakan adalah gambus, gendang, dan ketipung, yang dimainkan dengan irama padang pasir. Syair-syair Islami yang dilantunkan berisi puji-pujian kepada Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, dan kewajiban atau larangan menurut ajaran Islam.
1. Asal-usul

Tari Jepin[1] merupakan salah satu dari lima kesenian yang hingga saat ini masih sering dipentaskan oleh masyarakat Kalimantan Barat. Keempat kesenian lainnya adalah Tanjidor, Tari Dayak, Tari Sambas, dan Barongsai

Tari Jepin dapat dibedakan menjadi dua kategori besar, yaitu Jepin tradisional dan Jepin modern (kreasi baru). Tari Jepin tradisional sendiri masih dapat dibagi lagi menjadi empat jenis, yaitu Jepin Massal, Jepin Tali, Jepin Tembung, dan Jepin Langkah atau Lembut. Sementara itu, Jepin kreasi modern memiliki kreasi yang sangat beragam (A. Muin Ikram, 1989/1990; Tim Depdikbud Kalbar, 1988/1989).

Tari Jepin Lembut adalah tari tradisional Melayu yang berasal dari daerah Sambas dan berkembang di daerah Kalimantan Barat. Tari ini ditampilkan oleh dua orang laki-laki penari dengan iringan musik perkusi dan lantunan syair-syair Islami. Alat musik yang digunakan adalah gambus, gendang, dan ketipung yang dimainkan dengan irama padang pasir. Syair-syair Islami yang dilantunkan berisi puji-pujian kepada Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, dan kewajiban atau larangan menurut ajaran Islam. (Ikram, 1989/1990; Tim Depdikbud Kalbar, 1988/1989).

Masyarakat Kalimantan Barat percaya bahwa tari Jepin Lembut berasal dan berkembang di Kerajaan Sambas. Tari ini muncul setelah Kerajaan Sambas memperoleh pengaruh dari ajaran Islam dan berubah menjadi Kesultanan Sambas. Pada saat itu, tari Jepin Lembut berfungsi sebagai media dakwah, yaitu untuk mengislamkan keluarga Kerajaan Sambas. Pada mulanya, tari ini hanya dimainkan oleh keluarga kerajaan untuk menyemarakkan acara-acara seperti pernikahan, khitanan, atau upacara potong rambut pada saat kelahiran anak. Namun, tari ini lambat laun mulai dipentaskan oleh masyarakat umum seiring penyebaran Islam yang semakin luas (Ikram, 1989/1990).

Syair-syair Islami yang mengiringi pementasan tari Jepin Lembut merupakan bagian penting dalam koreografi tari secara keseluruhan. Dengan adanya syair-syair tersebut, tari Jepin Lembut tidak hanya berfungsi sebagai seni hiburan semata-mata, melainkan juga melaksanakan fungsi sebagai media pendidikan agama Islam bagi masyarakat. Hingga sekarang, kedua fungsi ini masih tetap dilaksanakan walaupun tari Jepin Lembut sudah jarang dipentaskan karena kalah bersaing dengan acara-acara televisi.
2. Penari dan Busana Tari

Tari Jepin Lembut ditarikan oleh dua orang laki-laki. Penari Jepin Lembut biasanya memakai busana khusus yang terdiri dari tiga unsur, yaitu baju teluk belanga yang terbuat dari kain satin atau kain yang mengkilat, kain tenun Sambas yang dipakai hingga lutut, dan kopiah berwarna hitam.
3. Musik Pengiring

Tari Jepin Lembut diiringi oleh musik yang dihasilkan dari tiga jenis alat musik, yaitu sebuah gambus, dua buah ketipung (beruas), dan sebuah gendang panjang.[2] Ketiga alat musik ini dimainkan oleh tiga orang pemain musik tanpa henti, sejak awal hingga selesainya seluruh gerakan tari. Dengan demikian, tari Jepin Lembut hanya membutuhkan lima orang pemain, yaitu dua orang penari dan tiga orang pemain musik sekaligus pelantun syair.

Gambus terbuat dari kayu leban. Panjangnya lebih kurang 80 cm. Permukaannya ditutup dengan kulit kambing atau lembu dan mempunyai enam tali (senar) bernada diatonis. Ketipung (beruas) dibuat dari kayu tak berbubuk yang dilubangi dengan diameter 20 cm dan panjang 20 cm serta ditutup dengan kulit kambing atau lembu. Adapun gendang panjang bentuknya hampir mirip dengan ketipung, tetapi panjangnya hanya 60 cm dan diameternya 20 cm (Ikram, 1989/1990).

4. Ragam Gerak

Tangan dan kaki merupakan anggota badan yang paling banyak bergerak ketika tari Jepin Lembut dipentaskan. Secara umum, tari Jepin Lembut terdiri dari tiga gerakan, yaitu berdiri, membungkuk, dan jongkok. Posisi berdiri mencakup gerakan saat akan memulai tari yang dilanjutkan dengan langkah maju mundur. Posisi membungkuk adalah saat melangkah maju yang dilanjutkan dengan gerakan serong kiri dan kanan lalu mundur dan berbalik. Posisi jongkok mencakup gerakan tahtim (penutup) yang dilakukan pada saat tarian akan selesai.

Ada tari Jepin yang terdiri dari empat, lima, atau sembilan ragam gerakan. Jumlah tersebut terkadang dapat berkurang atau bahkan lebih. Hal itu tergantung pada tujuan dan waktu pementasan. Adapun untuk tari Jepin Lembut hanya terdapat empat ragam gerakan, yaitu nyiur melambai, mandayung, simpul pakis (simpul paku), dan tahtim.

a. Gerakan Nyiur Melambai

Gerakan pertama

  1. Hitungan ke-1, kaki kanan melangkah ke depan sambil serong ke kanan. Tangan kiri diayun lurus ke depan dan tangan kanan lurus ke belakang sejajar bahu. Posisi jari mengepal dan mengentak serta posisi kaki menjinjit.
  2. Hitungan ke-2, kaki kiri menapak sementara kaki kanan mengikuti tangan kiri diayun ke belakang. Tangan kanan diayun ke depan dengan posisi jari mengepal dan mengentak.
  3. Hitungan ke-3, mengulang kembali gerakan seperti pada hitungan ke-1 dan ke-2. Gerakan ini terus diulangi hingga hitungan ke-8.


Gerakan kedua

  1. Hitungan ke-1, kaki kiri menapak sambil tangan kanan diayun ke depan sementara posisi jari mengepal sambil mengentak.
  2. Hitungan ke-2, kaki kanan melangkah mundur dengan agak serong ke kiri. Tangan kanan berada di samping badan selanjutnya ditarik ke belakang kurang lebih 25 derajat. Badan serong ke kiri kira-kira 45 derajat dan tangan kiri diayun ke depan badan dan diangkat kira-kira 45 derajat.
  3. Hitungan ke-3, kaki kiri menjinjit arah 45 derajat.
  4. Hitungan ke-4, kaki kiri dientak ke depan.
  5. Hitungan ke-5, mengulang kembali gerakan seperti pada hitungan ke-1-4. Gerakan ini terus diulang hingga hitungan ke-8.


b. Gerakan Gerak Mendayung

Gerakan pertama

  1. Hitungan ke-1, kaki kanan melangkah sambil serong ke kanan dan tangan kanan berada di depan.
  2. Hitungan ke-2, kaki kanan melangkah dengan sedikit serong ke kanan dan tangan kiri berada di depan.
  3. Hitungan ke-3, gerakan sama seperti hitungan ke-1.
  4. Hitungan ke-4, kaki kanan menjinjit dan mengentak tanah atau lantai. Tangan diangkat sejajar dengan bahu sambil jari mengepal dan disentak.
  5. Hitungan ke-5, kaki kanan menapak sementara tangan kanan di depan dan tangan kiri ke belakang badan.
  6. Hitungan ke-6, kaki kiri melangkah mundur ke arah kanan sambil badan menghadap samping dan tangan kanan diayun ke depan sementara tangan kiri diayun di depan dada.
  7. Hitungan ke-7, kaki kanan melangkah di tempat sementara tangan kanan di samping badan dan tangan kiri di depan dada.
  8. Hitungan ke-8, kaki kiri berdiri di atas tumit sementara tangan kanan tetap di samping badan. Selanjutnya tangan kiri disentak ke belakang sambil diikuti badan dan kepala.


  • Gerakan kedua mengulang gerakan pertama dari hitungan ke-1-8 dengan badan menghadap ke depan.
  • Gerakan ketiga mengulang gerakan pertama dari hitungan ke-1-8 dengan badan menghadap ke belakang.
  • Gerakan keempat mengulang gerakan kedua dan ketiga sekali lagi
  • Gerakan kelima mengulang gerakan pertama dan kedua menghadap ke depan.


Lanjut dibawah

Tari Jepin Lembut (2)

c. Gerakan Simpul Pakis

Gerakan pertama

  1. Hitungan ke-1, kaki kanan melangkah dengan sedikit serong ke kanan sementara tangan kiri di depan dan tangan kanan di belakang.
  2. Hitungan ke-2, kaki kiri melangkah ke depan kaki kanan selanjutnya badan diputar menghadap ke belakang diiringi tangan kanan dan kiri sambil mengepal. Kemudian kaki kanan berputar di tempat disusul dengan entakan dari pergelangan tangan.
  3. Hitungan ke-3, kaki kanan menapak sementara kaki kiri menjinjit. Tangan kiri diayun ke depan sambil memiringkan badan.
  4. Hitungan ke-4, kaki kiri menapak sementara kaki kanan berdiri di atas tumit. Tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang. Badan dicondongkan ke depan sambil pergelangan tangan mengentak.
  5. Hitungan ke-5, mengulang gerakan pada hitungan ke-3.
  6. Hitungan ke-6, menyentuhkan ujung jari kaki kiri ke tanah atau lantai (posisi telapak berdiri) sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang.
  7. Hitungan ke-7, kaki kiri menapak sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang.
  8. Hitungan ke-8, kaki kanan melangkah ke samping sejajar dengan kaki kiri sementara kedua tangan berada di samping badan.


Gerakan kedua

  1. Hitungan ke-1, kaki kiri melangkah ke samping kiri sementara kaki kanan digerakkan ke belakang dengan ujung ibu jari menyentuh tanah atau lantai (posisi telapak kaki berdiri) dan tangan kiri didorong ke samping kiri.
  2. Hitungan ke-2, kaki kiri menapak sementara kaki kanan menjinjit. Tangan kiri mengikuti badan dengan diayun ke kiri dan tangan kanan diayun ke kanan badan.
  3. Hitungan ke-3, badan digoyang ke kanan sementara kaki menjinjit. Tangan kanan mengikuti arah badan kanan dan tangan kiri ke arah badan kiri.
  4. Hitungan ke-4, badan digoyang ke kiri sementara kaki kanan menjinjit. Tangan kiri diayun ke kiri badan dan tangan kanan ke kanan badan.
  5. Hitungan ke-5, badan digoyang ke kanan sementara kaki kiri menjinjit. Tangan kanan diayun ke arah kanan badan dan tangan kiri ke arah kiri badan.
  6. Hitungan ke-6, kaki kanan menapak sementara kaki kiri menjinjit. Tangan kanan diayun ke sisi kanan badan dan tangan kiri ke sisi kiri.
  7. Hitungan ke-7, kaki kiri menapak sementara kaki kanan menjinjit. Tangan kiri diayun ke sisi kiri badan dan tangan kanan ke sisi kanan.
  8. Hitungan ke-8, kaki kanan menapak sementara kaki kiri menjinjit. Tangan kanan diayun ke sisi kanan badan dan tangan kiri ke sisi kiri.

Gerakan ketiga

  1. Hitungan ke-1, kaki kiri melangkah dengan sedikit serong ke kiri, sementara tangan kanan di depan dan tangan kiri di belakang badan.
  2. Hitungan ke-2, kaki kanan melangkah dengan sedikit serong kiri, sementara kaki kiri menjinjit. Tangan kiri diayun ke depan dan tangan kanan ke belakang badan.
  3. Hitungan ke-3, kaki kiri menapak sementara kaki kanan berdiri di atas tumit. Tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang badan.
  4. Hitungan ke-4, kaki kiri berdiri di atas tumit sementara kaki kanan menapak. Tangan kiri diayun ke depan dan tangan kanan ke belakang badan.
  5. Hitungan ke-5, mengulang gerakan pada hitungan ke-3 dan ke-4.
  6. Hitungan ke-6, sama dengan hitungan ke-5.
  7. Hitungan ke-7, ujung jari kaki kiri disentuhkan ke tanah atau lantai, sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang.
  8. Hitungan ke-8, kaki kiri menapak sementara tangan kanan diayun ke depan dan tangan kiri ke belakang.

  • Gerakan keempat mengulangi gerakan a, b, dan c. Namun, jika pada hitungan ke-1 gerakan pertama kaki kanan melangkah dengan sedikit serong ke kanan, maka pada gerakan keempat ini gerakan pada hitungan tersebut diganti serong ke kiri.
  • Gerakan kelima adalah salam penutup (tahtim), yaitu mengulangi gerakan Nyiur Melambai yang bagian kedua.


5. Proses Pementasan Tari

Proses pementasan tari Jepin Lembut secara sepintas tampak sederhana. Namun, dalam prakteknya ternyata sulit. Secara umum, terdapat enam tahap pementasan tari Jepin Lembut, yaitu:

  • Penari maju ke depan menghadap penonton dengan posisi berdiri.
  • Gambus mulai dipetik dengan nada intro terlebih dahulu.
  • Ketipung dan gendang mulai dibunyikan.
  • Setelah musik pengiring berbunyi, penari masuk ke panggung dan memberi hormat dengan menundukkan kepala.
  • Penari mulai menari sesuai dengan gerakan dalam ragam gerak dengan iringan musik tanpa henti.
  • Setelah semua gerakan tari diperagakan, tari Jepin Lembut diakhiri dengan gerakan tahtim (penutup). Setelah itu, penari berdiri seperti pada saat memulai tari, lalu memberi hormat kepada penonton dan meninggalkan pangggung.


6. Nilai-nilai

Pementasan tari Jepin Lembut mengandung beberapa nilai budaya yang diyakini oleh masyarakat Sambas. Nilai-nilai tersebut adalah sebagai berikut.

  • Pendidikan agama. Nilai ini jelas sekali terlihat dari syair-syair Islami yang disenandungkan untuk mengiringi gerakan tari. Syair-syair yang berisi tentang puji-pujian terhadap kebesaran Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, kewajiban dan larangan dalam ajaran Islam, dan lain-lain, bertujuan mendidik masyarakat agar selalu mengingat dan mengamalkan ajaran agama. Hal ini juga selaras dengan tujuan awal dari lahirnya tari Jepin Lembut yang memang ditujukan untuk membantu penyebaran agama Islam melalui kesenian.
  • Hiburan. Tari Jepin Lembut menampilkan gerakan yang indah dan alunan musik yang gembira. Dengan menonton pementasan tari Jepin Lembut, masyarakat Kalimantan Barat akan merasa terhibur dan sejenak melupakan masalah-masalah yang dihadapi serta dapat meringankan beban meskipun tidak menyelesaikannya.
  • Pelestarian budaya. Tari Jepin Lembut merupakan tari tradisional yang keberadaaannya hampir punah. Oleh karena itu, pementasan tari Jepin Lembut secara berkala, bahkan dijadikan pentas tahunan jika memang dimungkinkan, tentu saja dapat melestarikan kreasi budaya ini.
  • Seni. Sisi seni tari Jepin Lembut timbul dari adanya unsur gerak, musik, pakaian, musik pengiring, dan syair-syair yang dilantunkan. Unsur-unsur ini bersatu padu sehingga membentuk sebuah harmoni indah yang terwujud dalam pentas tari Jepin Lembut. Unsur-unsur seni pula yang membuat tari Jepin Lembut menyenangkan dan menarik untuk ditonton.
  • Olahraga. Nilai ini tampak sekali dari gerakan-gerakan tari Jepin Lembut yang memerlukan kesiapan fisik penarinya. Kekuatan, ketahanan, dan kelenturan tubuh penari sangat diperlukan untuk melakukan ragam gerak tari Jepin Lembut yang rinci dan penuh semangat. Keringat terkadang mengucur deras dari tubuh penarinya.

7. Penutup

Provinsi Kalimantan Barat dan tari Jepin Lembut adalah dua identitas yang menarik. Keduanya saling melengkapi dan mengisi. Tari Jepin Lembut, melalui syair-syair Islami yang mengiringi pementasannya, merupakan salah satu media dakwah yang mengingatkan pemilik dan penikmatnya pada kebesaran Tuhan. Fungsi didaktis yang ditampilkan secara menghibur ini menjadikan tari Jepin Lembut harus dijaga agar tetap lestari.

[1] Kata jepin sekilas mirip dengan zapin yang berkembang di Provinsi Riau. Jika melihat gerakan, pakaian penarinya, musik pengiringnya, serta syair yang dilantunkan, banyak orang yang berpandangan bahwa tari jepin sama dengan tari zapin tersebut. Hanya penyebutan dan bahasa saja yang membedakan keduanya.

[2] Di beberapa daerah lain di Kalimantan Barat, seperti di Kabupaten Pontianak, perlengkapan ini ditambah dengan harmonika (Tim Depdikbud Kalbar, 1988/1989).
RKB REGIONAL YANG PALING AKTIF SUKSES TERUS BUAT RKB

๑۩๑ Festival Meriam Karbit dan Asal Mula Berdirinya Pontianak ๑۩๑

Quote:

๑۩๑ Prosesi Gunting Rambut dan Tinjak Tanah Adat Melayu Ketapang ๑۩๑

Quote:

๑۩๑ Cap Go Meh ๑۩๑

Quote:

Dzikir Nazam Sambas-Singkawang

DZIKIR NAZAM SAMBAS-SINGKAWANG


[Quote=]
|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2
[/quote]

[Quote=]SAMBAS dikenal sebagai Serambi Mekah Kalimantan Barat (Kalbar). Ajaran dan berbagai tradisi Islam tumbuh dan berkembang di masyarakat sana. Dari situ juga lahirlah sejumlah ulama besar dan berpengaruh.
Salah satu tradisi keagamaan yang hingga kini masih dilestarikan masyarakat Sambas ialah zikir nazam. Itu sebuah tradisi yang berkembang bersamaan dengan penyebaran agama Islam di kabupaten yang berada di kawasan pantai utara Kalbar ini.
Zikir nazam merupakan seni bersyair dalam bahasa Arab yang dilantunkan dengan pelaguan tertentu. Kesenian itu dimainkan secara berkelompok dan diiringi dengan alat musik perkusi, semisal rebana, ketumba, dan tamborin.
Syair tersebut berpedoman pada kitab Barzanji karya Syekh Jafar Albarzanji, dan umumnya terdiri dari dua larik serangkap dengan jumlah kata empat hingga enam selarik. Skema syairnya berjenis monorima, yakni a-a, a-b, dan c-b, dengan beberapa variasi.
Selain mengandung pesan moral keagamaan dan ungkapan rasa syukur kepada sang Khalik, tradisi zikir nazam juga memperkuat hubungan sosial karena kerap dijadikan ajang silaturahim.
Zikir nazam sebenarnya berasal dari kesusastraan Arab-Persia kemudian menyebar ke Asia Tenggara hingga ke jazirah Melayu pada abad ke-16 Masehi. Tradisi itu pada mulanya dijadikan sebagai media penyebaran Islam oleh para ulama dan pedagang dari Arab.
Menurut pegiat zikir nazam Nasaruddin, tradisi ini pertama kali diperkenalkan dan dipopulerkan di Sambas oleh Syekh Ahmad Khatib Alsambasi. Seorang ulama besar asal Sambas yang mendirikan tarekat Qadariyah-Naqsabandiyah.
Tradisi ini biasanya digelar di surau atau rumah warga pada setiap Kamis malam. Namun, kerap pula dipertunjukkan pada acara pernikahan dan selamatan kelahiran anak (akikah).
Tradisi lisan itu kemudian berkembang dan menyebar ke sejumlah daerah lain di Kalbar melalui migrasi warga Sambas, yang dikenal gemar merantau tersebut.
Pemain dan penikmat zikir nazam saat ini didominasi kalangan generasi tua. Minat generasi muda terhadap tradisi ini terbilang minim. Mereka lebih tertarik memainkan dan menikmati musik modern ketimbang melestarikan seni yang diwariskan para leluhur. [/quote]

[Quote=]
[/quote]

Kalo kurang jelas bacaan nye, silahkan liat yang berikut.

[Quote=]
[/quote]



Organisasi Budaya yang telah terbentuk dalam sanggar- sanggar Seni dan Budaya di Kabupaten Sambas


[Quote=]Antara lain;
1.\tPUTRI TUJUH beralamat di Desa Tanjung Batu Pemangkat dipimpin oleh Sherly Narulita, S.Ip, SH bidang garapan: Tari Kreasi, Radad, Jepin, Hadrah, Tanda’ Sambas, Zikir Nazam, Zikir Maulud, Qasidah, Baca Al-Quran, Vokal Group, Syair, Pantun, Puisi, Cerpen, Novel, Teater, Lawak, Seni Lukis, Seni Ukir, Bela Diri, Adat Perkimpoian, Tepung Tawar, Kerajinan Tangan, Band, Karaoke.
2.\tMAWAR PUTIH beralamat di Desa Senyawan, Dusun Sebayan Sambas dipimpin oleh Bapak Yusuf dengan bidang seni garapan Tari, Zikir, Baca Al-Quran, Hadrah, Band, Qasidah, Lawak, Syair, Bela Diri Lukis, Pantun, Alo’ Galing.
3.\tALBAROQAH beralamat di Dusun Parit Baru Desa Tempapan Kuala Kecamatan Galing dengan Bidang Seni Garapan Dzikir Nazam, Dzikir Maulud, Qasidah.
4.\tASSYAKIRIN Desa Merubung Kec. Tekarang dipimpin oleh Kudus Rafa’ie dengan bidang seni garapan Zikir Maulud, Jepin, Qasidah.
5.\tKENANGAN MASA sekretariat di Desa Sempadian Kec. Tekarang yang dipimpin oleh Mi’raj R. dengan bidang garapan Japin Zikir, Tari Kreasi, Redad, Nasyid, dan Orkes.
6.\tMAWAR PUTIH sekretariat di Desa Parit Baru Kec. Selakau dipimpin oleh Maswat. S dengan bidang seni garapan Keroncong, Langgam Keroncong.
7.\tMEKAR SETAMAN sekretariat di Dusun Sebadi Desa Trimandayan Kec. Teluk Keramat dipimpin oleh Hamdan, A.Ma.Pd dengan bidang seni garapan Ratib Saman, Radad, Jepin, Qasidah, Dzikir, Tandak Sambas
8.\tPUSAKE BANTELAN alamat di Jl. Panji Anom Ds. Pasar Melayu No. 023 Sambas dipimpin oleh Herianto dengan bidang seni garapan Tari, Musik, Teater.
9.\tMAYANG SARI sekretariat di Desa Sentebang Rt. 25/10 Jl. Stadion Kec. Jawai dipimpin oleh M. Djohan AZ dengan bidang seni garapan Tari, Teater.
10.\tTUNAS MUDA ISLAM beralamat Desa Penjajab Ds. Flamboyan Pemangkat dengan bidang seni garapan Tari, Zikir, Qasidah, Seni Baca Al-Quran.
11.\tCANGKOK MANIS Desa Serdang Pemangkat dipimpin oleh Junaidi dengan bidang seni garapan Tari, Zikir, Qasidah, Seni Baca Al-Quran.
12.\tBANTANG DARA “IRAKNG” Jl. TVRI Sambas no. 033 Telp. (0562) 391739 dipimpin oleh Drs. Al Fred Doren dengan bidang seni garapan Tari, Musik, Dekoratif, Etnik Dayak.
13.\tLEBAH MADU Dusun Simpunan, Desa Singaraya Kec. Semparuk dipimpin oleh Syaeri dengan bidang seni garapan Tari Radat, Jepin
14.\tTEMBATOK beralamat Sarang Burung, Kolam Jawai jl. Dusun Buluh Perinda dipimpin oleh Mahrus dengan bidang seni garapan Tari, Zikir, Hadrah, Lawak, Bela diri, Pantun, Syair
15.\tMAHKOTA beralamat Jl. Nelayan No. 63 Dsn. Flamboyan Kec. Pemangkat dipimpin oleh Mardiana dengan bidang seni garapan Tari, Musik, Vokal, Drama, Zikir, Opera.
16.\tPUTRI MELAYU beralamat Desa Tempakan Sambas dipimpin oleh Bapak Tajiddin Jayadi dengan bidang seni garapan Seni Tari
17.\tTANJIDOR MUTIARA beralamat Desa Sekuyang Sambas dipimpin oleh Bapak Asmoni dengan bidang seni garapan Musik Tanjidor.
18.\tJINGGA beralamat Desa Tanjung Bugis Sambas dipimpin oleh Bapak Pardi Afrizan dengan bidang seni garapan Musik, Tari, Seni Rupa.
19.\tNEK RAMAGA beralamat Jl. Sejahtera Pemangkat dipimpin oleh Aren dengan bidang seni garapan Tari.
20.\tRAMA beralamat Jl. Pedidikan Ds. Manggis Sambas dipimpin oleh Ibu Aklima dengan bidang seni garapan Tari, Teater.
21.\tMUARE ULAKAN beralamat Jl. Pedidikan Ds. Manggis Sambas dipimpin oleh Bapak Musa dengan bidang seni garapan Tari, Drama.
22.\tTANJIDOR LESTARI GROUP beralamat Ds. T. Sagang Desa Tri Kembang Kec. Galing dipimpin oleh Bapak Suaidi dengan bidang seni garapan Musik.
23.\tBANTANG RAMIN BUDAYA beralamat Madak Kec. Subah dipimpin oleh R. Sidal A. Ma. Pd dengan bidang seni garapan Tari.
24.\tRANGKAI BUDAYA beralamat Jl. Gusti Hamzah No. 25 Sambas dipimpin oleh Tajmi Musytari S.Pd dengan bidang seni garapan Tari, Vokal, Nasyid, Drama, Band.
25.\tKEMBANG SETAMAN beralamat Jl. Gusti Hamzah Desa Pasar Melayu Gg. Sos No. 1 Sambas dipimpin oleh Bapak Drs. Ridlan dengan bidang seni garapan Tari, Musik Band, Model, Parodi.
26.\tHASTA KARYA beralamat Jl. Raya No. 57 Kec. Sejangkung dipimpin oleh Bapak Kusmadi dengan bidang seni garapan Tari, Musik.
27.\tDARA BAGUTU beralamat di Tambang Laut Desa Seberkat Kec. Tebas dipimpin oleh IBu Ny. Asikah SA. Muis dengan bidang seni garapan Tari.
28.\tJAUHARUL ISLAM beralamat Jl. Raya Kec. Tebas dipimpin oleh Eben dengan bidang seni garapan Nasyid.
29.\tSEGI DELAPAN beralamat Jl. Istana No. 1 Desa Dalam Kaum Sambas dipimpin oleh U. Riza Fahmi, S.Pd.
30.\tBANTANG BARABU SUBAH beralamat Desa Madak Kec. Subah dipimpin oleh R. Sidal A. Ma. Pd dengan bidang seni garapan Tari.
31.\tSANGGAR KESENIAN KEC. GALING beralamat Jl. Tanjung Pura Kec. Galing dipimpin oleh Karnain.
32.\tMAWAR PUTIH beralamat Desa Temajo’ Kec. Paloh beralamat dipimpin oleh Ajuan Tauran.
33.\tBATU MA’ JAGE beralamat Jl. Amanah Kec. Tebas dipimpin oleh Gumanto dengan bidang seni garapan Tari, Syair, Qasidah.
34.\tPURNAMA beralamat Desa Bekut Kec. Tebas dipimpin oleh Bandri. BN dengan bidang seni garapan Zapin Lambut, Radad, Zikir Maulud dan Nazam, alok Galing, Tandak Sambas.
35.\tPUCOK RABONG beralamat Ds. Sange Besi Desa Perapakan Kec. Pemangkat dipimpin oleh H. A Hamid dengan bidang seni garapan Seni dan Budaya.
36.\tBUNGA TANJUNG beralamat Ds. Tanjung Rt. 111/Rw. 02 Desa Rambayan Kec. Tekarang dipimpin oleh Rusni Mahran dengan bidang seni garapan Tari, Syair, Qasidah, Nasyid, Silat, Quntaw, Alo’ Galing, Radat.
37.\tKELABANG MERAH beralamat Jl. Masudi Dsn. Timur Desa Tumuk Manggis, Sambas dipimpin oleh Yandi Hamidi bidang seni garapan Seni Pencak Silat.
38.\tDENDANG BERINGIN beralamat Jl. Sultan M. Syafiudin No. 33 A, Dalam Kaum Sambas dipimpin oleh H. Djamani Satil dengan bidang seni garapan Seni Suara(Group Band).
39.\tSINAR PURNAMA beralamat Jl. Pembangunan Rt. 03/02 Parit Baru Kec. Selakau dipimpin oleh Sulaiman Amir dengan bidang seni garapan Orkes Keroncong.
40.\tMERPATI PUTIH beralamat Penjajab Kec. Pemangkat dipimpin oleh Tarmadi dengan bidang seni garapan Tari.
41.\tLANCANG KUNING beralamat Ds. Danau Peradah Desa Tanah Hitam Kec. Paloh dipimpin oleh Lehah dengan bidang seni garapan Tari, Pawang, Zikir, Musik.
42.\tPAK ACCIK beralamat Ds. Semeru Desa Mekar Kec. Teluk Keramat dipimpin oleh Umar Ra’i dengan bidang seni garapan Seni Tari.
43.\tYAYASAN PESISIR beralamat Jl. Insanak No. 1 Sambas dipimpin oleh Mul’am Husairi dengan bidang seni garapan Seni Tari.
44.\tNEGERI REMBULAN beralamat Jl. Ampera Desa Gelik No. 38 Rt. 04/09 Kec. Selakau Timur dipimpin oleh Jalaluddin, S.Pd dengan bidang seni garapan Teater, Tari, Kuntau Amping Besame.
45.\tSELIMUT PUTIH beralamat Ds. Tanah Hitam Ds. Serumpun Kec. Salatiga dipimpin oleh Sabran dengan bidang seni garapan Tari radad, Zikir, Orkes, Ritual Adat.
46.\tBUNGA KARON beralamat Ds. Teluk Keramat, Durian Desa Sepadu Kec. Teluk Keramat dipimpin oleh Imran Yasin dengan bidang seni garapan Hadrah, Qasidah, Tari Redad, Tari Jepin.
47.\tKENCANA KUNING beralamat Jl. Banjar Pesisir Gg. 45 Pemangkat Kota kec. Pemangkat dipimpin oleh M. Ali Rahman (Abah Ali) dengan bidang seni garapan Seni Tari, Alat musik, Beladiri, Seni drama.
48.\tPETUAH PERAPATAN beralamat Dusun Parit Cegat Desa Piantus Kec. Sejangkung dipimpin oleh Mustaan dengan bidang seni garapan Zikir Nazam, Tari Redad, Zikir Maulud, Tari Kreasi.[/quote]

๑۩๑ [Wisata Budaya] Istana Alwatzikhoebillah di Sambas ๑۩๑

Quote:
Bunga Rampai Pantun Melayu

|||๑۩๑||| [Share, Informasi & Event] Seni Kebudayaan & Pariwisata Kalimantan Barat || - Part 2
emoticon-Forum MusicAlat Musik Tradisional : Sapek emoticon-Forum Music


Quote:


kalimantan barat semua pasti sudah tahu letaknya ada di kalimantan bagian barat, provinsi ini mempunyai kebudayaan yang unik karena berbatasan langsung dengan negara tetangga. Disini akan kita lihat ada berbgai budaya yang ada di kalimantan barat ada budaya dayak yang eksotis dan magis, budaya yang unik dari pakaian adat sampai tariannya juga kehidupan masyarakatnya yang menyatu dengan alam sungguh budaya yang tiada duanya, ada juga budaya melayu yang unik juga disini ada juga budaya tionghoa tepatnya di kota singkawang yang sudah menjadi bagian dari kalimantan barat, inilah beberapa foto budaya kalimantan barat budaya bumi borneo sebutan untuk pulau kalimantan


Spoiler for sumber:
reserved
Diubah oleh 68....
Halaman 1 dari 501
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di