- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Ferdinand: Soal Kebakaran Hutan, Jokowi Tidak Tau atau Bohong Lagi?
TS
wolfvenom88
Ferdinand: Soal Kebakaran Hutan, Jokowi Tidak Tau atau Bohong Lagi?
Oleh : Eko P |
Pernyataan Jokowi soal tidak ada lagi kebakaran hutan patut dipertanyakan, karena hingga hari ini di Riau saja tercatat seluas 497,71 hektar lahan terbakar.
Indonesiainside.id, Jakarta — Pernyataan Jokowi dalam debat Pilpres kedua tadi malam, Minggu (17/2), soal tidak adanya kebakaran hutan selama 3 (tiga) tahun terakhir kembali menuai polemik. Hal ini bentuk ketidaktahuan atau memang ada kesengajaan untuk menutupinya.
“Pak @jokowi pagi ini catatan BMKG masih mencatat ada 5 titik panas di Riau, Bengkalis dan Dumai,” kicau akun Kadiv Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean, Senin (18/2).
Ditambahkan dalam beberapa hari terakhir, kawasan Dumai dan Bengkalis tertutu asap akibat kebakaran lahan dan hutan. Malah, tanggal 14 Februari 2019 lalu ditetapkan status darurat, lanjut @FerdinandHaean_.
“Bahkan bbrp hari terakhir Dumai dan Bengkalis ditutup asap kebakaran bahkan tgl 14 Februari 2019 sdh ditetapkan status DARURAT KEBAKARAN LAHAN,”
Politisi Demokrat ini mempertanyakan apakah data yang disampaikan Jokowi tadi malam apakah bentuk ketidaktahuan ataukah memang sengaja berbohong dengan menutupi kenyataan yang ada.
“Kenapa bapak tidak tau ini? Atau Bapak bohong?,” lanjutnya.
FERDINAND HUTAHAEAN
@FerdinandHaean_
Pak @jokowi pagi ini catatan BMKG masih mencatat ada 5 titik panas di Riau, Bengkalis dan Dumai. Bahkan bbrp hari terakhir Dumai dan Bengkalis ditutup asap kebakaran bahkan tgl 14 Februari 2019 sdh ditetapkan status DARURAT KEBAKARAN LAHAN
Knp bapak tdk tau ini? Atau Bpk bohong?
392
11:40 AM - Feb 18, 2019
Twitter Ads info and privacy
224 people are talking about this
Kebakaran lahan gambut di Riau memang semakin meluas. Dalam lima hari terakhir di bulan Februari 2019, tercatat seluas 497,71 hektar lahan terbakar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau melansir, wilayah yang paling parah terkena dampak kebakaran Kabupaten Bengkalis.
Baca Juga: Prabowo Bakal Sampaikan Pidato Kebangsaan Malam ini
“Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Bengkalis dengan total 322 hektare,” kata Kepala BPBD Riau Edwar engasr kepada Antara, Jumat (15/2).
Sebelumnya, LSM Lingkungan Greenpeace Indonesia juga membantah omongan Jokowi. Menurut Greenpeace Indonesia, sejak kebakaran hutan dan lahan besar-besaran yang terjadi 2015, pun terjadi hingga saat ini.
“Sejak tragedi kebakaran hutan terbesar 2015, kebakaran hutan dan lahan terus terjadi setiap tahun hingga sekarang,”katanya.
Greenpeace Indonesia
@GreenpeaceID
Pak @jokowi tadi mengeluarkan statement bahwa tidak terjadi kebakaran hutan selama 3 tahun terkahir. Faktanya?
Sejak tragedi kebakaran hutan terbesar 2015, kebakaran hutan dan lahan terus terjadi setiap tahun hingga sekarang. #DebatCapres
9,544
8:23 PM - Feb 17, 2019
Twitter Ads info and privacy
10.8K people are talking about this
(EPJ)
https://indonesiainside.id/ferdinand-soal-kebakaran-hutan-jokowi-tidak-tau-atau-bohong-lagi/
bapak ngibul nasional kebanggaan nastak idiot
Pernyataan Jokowi soal tidak ada lagi kebakaran hutan patut dipertanyakan, karena hingga hari ini di Riau saja tercatat seluas 497,71 hektar lahan terbakar.
Indonesiainside.id, Jakarta — Pernyataan Jokowi dalam debat Pilpres kedua tadi malam, Minggu (17/2), soal tidak adanya kebakaran hutan selama 3 (tiga) tahun terakhir kembali menuai polemik. Hal ini bentuk ketidaktahuan atau memang ada kesengajaan untuk menutupinya.
“Pak @jokowi pagi ini catatan BMKG masih mencatat ada 5 titik panas di Riau, Bengkalis dan Dumai,” kicau akun Kadiv Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean, Senin (18/2).
Ditambahkan dalam beberapa hari terakhir, kawasan Dumai dan Bengkalis tertutu asap akibat kebakaran lahan dan hutan. Malah, tanggal 14 Februari 2019 lalu ditetapkan status darurat, lanjut @FerdinandHaean_.
“Bahkan bbrp hari terakhir Dumai dan Bengkalis ditutup asap kebakaran bahkan tgl 14 Februari 2019 sdh ditetapkan status DARURAT KEBAKARAN LAHAN,”
Politisi Demokrat ini mempertanyakan apakah data yang disampaikan Jokowi tadi malam apakah bentuk ketidaktahuan ataukah memang sengaja berbohong dengan menutupi kenyataan yang ada.
“Kenapa bapak tidak tau ini? Atau Bapak bohong?,” lanjutnya.
FERDINAND HUTAHAEAN
@FerdinandHaean_
Pak @jokowi pagi ini catatan BMKG masih mencatat ada 5 titik panas di Riau, Bengkalis dan Dumai. Bahkan bbrp hari terakhir Dumai dan Bengkalis ditutup asap kebakaran bahkan tgl 14 Februari 2019 sdh ditetapkan status DARURAT KEBAKARAN LAHAN
Knp bapak tdk tau ini? Atau Bpk bohong?
392
11:40 AM - Feb 18, 2019
Twitter Ads info and privacy
224 people are talking about this
Kebakaran lahan gambut di Riau memang semakin meluas. Dalam lima hari terakhir di bulan Februari 2019, tercatat seluas 497,71 hektar lahan terbakar.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau melansir, wilayah yang paling parah terkena dampak kebakaran Kabupaten Bengkalis.
Baca Juga: Prabowo Bakal Sampaikan Pidato Kebangsaan Malam ini
“Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Bengkalis dengan total 322 hektare,” kata Kepala BPBD Riau Edwar engasr kepada Antara, Jumat (15/2).
Sebelumnya, LSM Lingkungan Greenpeace Indonesia juga membantah omongan Jokowi. Menurut Greenpeace Indonesia, sejak kebakaran hutan dan lahan besar-besaran yang terjadi 2015, pun terjadi hingga saat ini.
“Sejak tragedi kebakaran hutan terbesar 2015, kebakaran hutan dan lahan terus terjadi setiap tahun hingga sekarang,”katanya.
Greenpeace Indonesia
@GreenpeaceID
Pak @jokowi tadi mengeluarkan statement bahwa tidak terjadi kebakaran hutan selama 3 tahun terkahir. Faktanya?
Sejak tragedi kebakaran hutan terbesar 2015, kebakaran hutan dan lahan terus terjadi setiap tahun hingga sekarang. #DebatCapres
9,544
8:23 PM - Feb 17, 2019
Twitter Ads info and privacy
10.8K people are talking about this
(EPJ)
https://indonesiainside.id/ferdinand-soal-kebakaran-hutan-jokowi-tidak-tau-atau-bohong-lagi/
bapak ngibul nasional kebanggaan nastak idiot

1
2.2K
28
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan