CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Lima Petugas Kebersihan JIS Digugat Ganti Rugi Rp1,7 Triliun
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c6237ee09b5ca4c7a1e40b2/lima-petugas-kebersihan-jis-digugat-ganti-rugi-rp17-triliun

Lima Petugas Kebersihan JIS Digugat Ganti Rugi Rp1,7 Triliun

Lima Petugas Kebersihan JIS Digugat Ganti Rugi Rp1,7 Triliun


Lima petugas kebersihan Jakarta Intercultural School (JIS) digugat ganti rugi sebesar Rp1,7 triliun oleh seorang ibu berinisial MAK, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan atas kasus dugaan kekerasan seksual di JIS beberapa tahun lalu.

“Gugatan diajukan oleh seorang ibu dari salah satu orang tua siswa dugaan korban berinisil MAK. Tuntutan ganti rugi juga dialamatkan kepada dua guru yang menjadi terdakwa dalam kasus ini, JIS, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),” kata Kuasa hukum para petugas kebersihan, Richard Riwoe dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (11/2).

Richard menyebutkan, hal itu terungkap dalam sidang pembacaan gugatan, Senin, dalam sidang di PN Jaksel yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Lenny Wati Mulasimadhi.

Richard mempertanyakan apa motif dari pihak penggugat sebenarnya karena bagi pihaknya, sejak kasus pidana ini diangkat sekian tahun lamanya, ada satu hal yang konsisten, yaitu tuntutan materi.

“Dulu tidak berhasil lewat kasus pidana, sekarang dituntut kembali lewat perdata. Masalah ini jangan dianggap sudah selesai, karena para petugas kebersihan dan guru sudah ditahan. Kasus pidananya masih tetap bisa dibuka dan kami punya bukti-bukti kuat yang dapat membuktikan kebenaran yang ada. Kami akan buka pada saat yang tepat,” ujar Richard, dikutip Antara.

Data menunjukkan, ibu berinisial MAK itu pernah juga mengajukan gugatan senilai 125 juta dolar AS atau setara dengan Rp1,6 triliun kepada JIS pada 2014. Namun tuntutan tersebut tidak dikabulkan.

Agun, salah satu petugas kebersihan yang menjadi tergugat mengaku mengaku tidak habis pikir dengan apa yang menjadi dasar ibu MAK dalam mengajukan tuntutannya.

Menurutnya, saat ini saja, ia dan teman-temannya sesama petugas kebersihan yang dipenjara, termasuk Azwar yang tewas di dalam tahanan, sudah menjadi korban dari tuntutan ibu MAK karena Agun dan teman-temannya merasa tidak melakukan kekerasan seksual seperti yang dituduhkan.

Mereka pun, lanjut Agun, sudah menjalankan putusan pengadilan, yang di dalam putusan pengadilan tersebut selain sudah dijatuhi hukuman penjara, juga dikenakan denda yang merupakan kerugian bagi pihak korban.

“Kerugian yang dituntut oleh penggugat dalam perkara perdata ini sebenarnya sudah kami tebus dengan cara menjalani hukuman penjara sebagai denda dari kerugian yang katanya dialami oleh korban. Akan tetapi sekarang pihak korban nuntut lagi kerugian, mohon Majelis Hakim yang menangani perkara ini, tuntutan Rp1,7 triliun ini maksudnya apa?” tanya Agun, usai persidangan.

Agun sendiri pada kasus itu divonis delapan tahun penjara dan sudah menjalani separuh hukuman dan karena dia berkelakuan baik, sekarang bebas bersyarat. Sedangkan lainnya, satu meninggal di dalam penjara dan lainnya masih didalam jeruji.

Agun mengetahui bahwa ibu yang menuntutnya saat ini saja tidak di Indonesia, melainkan tinggal di luar negeri.

“Untuk makan dan sekolah anak saja (saya) mati-matian. Waktu saya dipenjara, istri sedang hamil. Sejak anak saya lahir sampai bertahun-tahun, dia enggak sama ayahnya. Eh, sekarang orang berkecukupan seperti mereka yang tinggal di luar negeri menuntut kami lagi. Seperti enggak cukup bikin kami sekeluarga terpuruk,” tutur Agun.

Ia mengaku sedih dengan apa yang dialaminya saat ini. “Kami cuma berusaha hidup baik-baik saja, kok, susah sekali. Saya sampai bilang ke keluarga, kalau memang harus bayar, apa ambil ginjal saya aja sekalian!,” katanya.

Sementara itu, pihak JIS tidak ingin berkomentar banyak terkait tuntutan yang kembali dilayangkan oleh ibu MAK. “Kami belum bisa berkomentar banyak. Kami ikuti dulu proses hukum yang berjalan. Yang jelas, kami yakin bahwa gugatan ini tidak benar (incorrect) secara hukum,” kata kuasa hukum JIS, Bontor Tobing.

Halaman 1 dari 6
loh... kirain kasus ini udah kelarr..
kesian dikambinghitamin.
setau ane yg namanya sekolah bule kek gini, petugas ob/pribumi dilarang dekat2 ama siswa apalg ampe nyentuh.
waw mendikbud digugat..JIS nya enggk?
msh beruntung lah tuntut perdata coba kalo orang tua si korban sewa pembunuh bayaran ud kelar hidupnya si pelaku
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
pernh ngikut ini kayakny di kaskus ada yg bilang ibunya cari kasus karena dibekingi polisi,
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:

Nih kasus emang janggal,mulai dri tersangkanya yg di pukulin(waktu konpres pake topeng biar ga kliatan) sampe visum yg nunjukin ga ada pelecehan seksual,trus buntutnya nuntut duit,tpi anehnya mereka tetep divonis.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Emang janggal gan. Simpang siur d ga jelas. Yg jelas sih mesti ada yg dihukum...maka ob lah yg dihukum. Pdhal setau ane, pribumi itu ga boleh deket2 bahkan negor sekalipun. Makanya ampe nyodomi? Kalo gurunya ane percaya krn bule doyannya pedofil. Ntu guru bule itu kan buronan pedofil kan? Malah yg dihukum d mati (katanya) bunuh diri ob-nya....kesian.
Diubah oleh suralia
orang kecelakaan pesawat diduitin, anak dicabulin masih aja di duitin, enak kali makan duit instan begitu.
buat bang agun, jual ginjal cuma puluhan juta, tuntutannya 1,7 juta juta, masih jauh.
Diubah oleh kamuhujat21
Ya Allah.. gw pikir dah kelar nih kasus.. emoticon-Matabelo
banyak juga tuh tuntutan duitnya emoticon-Matabelo
kasusnya masih berjalan ,ane kira udah clear emoticon-Matabelo
Quote:


iya sih kasus yg sering gua simak dulu sama yg di bali itu , memang susah kalo udah ada bekingan apalagi sodaranya pangkat tinggi. mank pengacara ibunya sapa sih ,lupa ak
lah, itu guru 2 sudah terbuki ga bersalah, malah bisa tuntut balik, ini kok belum bebas?
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:

seinget gw bundir nenggak cairan pembersih deh OBnya,gurunya yg bule juga diragukan soalnya tkpnya rame org/ruang gurunya kaca.Kluar penjara bakal susah gawe mereka dpt predikat sexual predator
Quote:

Kyknya tujuan utamanya emang duit
klo ginian jadiin mata pencaharian yak negara jadi suram.
duid nya denda gak boleh banyak emoticon-Stick Out Tongue bikin pemalas dab makelar kasus doank.
pokok cukup dan tidak boleh dimanfaatkan bwat modal kerja, dst. bila perlu duid hanya bisa bentuk sumbangan ke yayasan emoticon-Ngakak (S) dan tidak bisa dicairkan.

klo gak ginih repod jadi ajang cari duid, gak ada yg kerja pakek kringet.
Hih hina banget. Cari duit dengan cara kygtu..
Quote:


Iya emang minum porstex kalo ga salah. Mkn ga tahan digebukin biar ngaku.
Kalo motif itu ibu bt nyari duit, berani banget....
Quote:


Parah banget ya gan, emang ga ada LBH yang mau bantu?
ane kaga ngikutin nih gan.. emoticon-Amazed


jd sebenernya mrk divonis itu krn terbukti ada pelecehan sexual apa ngga sih?!?
Quote:


Mungkin ini ya,divonis berdasarkan pengakuan tersangka yg dipukulin, dsuruh ngaku.
Klo berdasarkan bukti (visum,tkp,dll) lemah
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di