- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Hanya Dalam 4 Thn,PDB Sektor Pertanian Melejit Hingga 47%&Ekspor Pertanian Naik Tajam
TS
ikardus
Hanya Dalam 4 Thn,PDB Sektor Pertanian Melejit Hingga 47%&Ekspor Pertanian Naik Tajam
RMOL. Program kerja yang tepat akan berdampak positif terhadap keadaan sosial ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian.
Demikian dikatakan Kabiro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/1).
Dia menjelaskan, dalam empat tahun terakhir, seluruh program Kementan bermuara pada satu hal yakni perbaikan kesejahteraan petani. Tujuannya untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian nasional, sehingga tidak perlu heran tatkala Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor pertanian melesat naik 47 persen atau setara Rp 1.375 triliun.
"Pada tahun 2013, nilai PDB sektor pertanian Rp 994,8 triliun dan pada tahun 2017 menjadi Rp 1.344,7 triliun atau naik sebesar Rp 350 triliun atau 35,17 persen. Bahkan selama periode 2013-2017, akumulasi tambahan nilai PDB sektor pertanian yang mampu dihasilkan mencapai Rp 1.375 triliun atau naik 47 persen dibandingkan dengan tahun 2013. Ini jadi prestasi yang cukup membanggakan," papar Boga.
Khusus tahun 2018, Boga memberikan rincian positif, di mana PDB juga mengalami kenaikan sebanyak 5,3 persen atau meningkat dari Rp 375,8 triliun menjadi Rp 395,7 triliun pada triwulan ketiga. Pertumbuhan juga terjadi di semua komoditas, namun PDB tanaman hortikultura menjadi yang tertinggi yakni mencapai 13,8 persen.
"Demikian juga dengan PDB perternakan yang juga tumbuh sangat tinggi sekitar 10,2 persen. Sampai dengan triwulan tiga tahun 2018, PDB sektor pertanian juga tumbuh positif sebesar 5,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Secara akumulatif sampai triwulan tiga, PDB komoditas hortikultura juga mengalami pertumbuhan tertinggi 11,6 persen, disusul peternakan 9,1 persen," ungkap Boga.
Selain tumbuh positif, peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin penting dan strategis, terlihat dari kontribusinya yang semakin meningkat. Pada 2014, sektor pertanian (termasuk kehutanan dan perikanan) berkontribusi sekitar 13,14 persen terhadap ekonomi nasional dan tahun 2017 meningkat menjadi 13,53 persen.
"Kalau diperhitungkan juga industri agro dan penyediaan makanan dan minuman yang berbasis bahan baku pertanian kontribusinya bisa mencapai 25,84 persen terhadap perekonomian nasional pada tahun 2014 dan meningkat menjadi 26,1 persen pada tahun 2017," demikian Boga. [wah]
sumber https://www.rmol.co/read/2019/01/09/...gga-47-Persen-
Sejak 2016, Ekspor Pertanian Naik 29,7 Persen
Kompas.com - 14/01/2019
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, capaian ekspor sektor pertanian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2015, nilai ekspor pertanian sebesar Rp 403,8 triliun. Nilainya sempat turun pada 2016 karena bencana La Nina menjadi Rp 384,9 triliun.
Sementara pada 2018, angkanya naik menjadi Rp 499,3 triliun.
"Dulu padahal ada bencana El Nino (2015), La Nina (2016), tapi kita lolos. Dari 2016 sampai 2018 naik 29,7 persen," ujar Amran dalam Rakornas Kementan di Jakarta, Senin (14/1/2019).
Baca juga: Ekspor 10 Komoditas Pertanian Tembus Rp1.062 Triliun
Adapun total nilai ekspor yang dihimpun sejak 2015 hingga 2018 adalah Rp 1.764 triliun. Komoditas pertanian yang ekspornya mengalami kenaikan sejak 2014 mayoritas adalah buah-buahan.
Ekspor durian mengalami kenaikan 23.000 persen, nanas 1.520 persen, pisang 706,2 persen, dan manggis 252,61 persen. Komoditas lainnya yaitu kelapa sawit sebesar 22,5 persen, karet naik 21,3 persen, kelapa naik 14 persen, dan kopi 28,6 persen.
Di sisi lain, ada beberapa komoditas pertanian yang impornya mengalami penurunan. Impor komoditas beras umum, jagung pakan ternak, bawang merah, dan cabai segar turun hingga 100 persen dari 2014 hingga 2018.
Baca juga: Mentan Ungkap Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Potensi Pertanian
Selain itu, inflasi bahan makanan juga mengalami penurunan dari 10,57 persen pada 2014 menjadi 1,26 persen pada 2017. Sementara pada 2018, bahan makanan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yakni 3,41 persen.
"Ini menunjukkan produksi pangan kita meningkat. 460 komoditas ini kita jaga siang dan malam," kata Amran.
https://ekonomi.kompas.com/read/2019/01/14/121354926/sejak-2016-ekspor-pertanian-naik-297-persen
Demikian dikatakan Kabiro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/1).
Dia menjelaskan, dalam empat tahun terakhir, seluruh program Kementan bermuara pada satu hal yakni perbaikan kesejahteraan petani. Tujuannya untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian nasional, sehingga tidak perlu heran tatkala Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor pertanian melesat naik 47 persen atau setara Rp 1.375 triliun.
"Pada tahun 2013, nilai PDB sektor pertanian Rp 994,8 triliun dan pada tahun 2017 menjadi Rp 1.344,7 triliun atau naik sebesar Rp 350 triliun atau 35,17 persen. Bahkan selama periode 2013-2017, akumulasi tambahan nilai PDB sektor pertanian yang mampu dihasilkan mencapai Rp 1.375 triliun atau naik 47 persen dibandingkan dengan tahun 2013. Ini jadi prestasi yang cukup membanggakan," papar Boga.
Khusus tahun 2018, Boga memberikan rincian positif, di mana PDB juga mengalami kenaikan sebanyak 5,3 persen atau meningkat dari Rp 375,8 triliun menjadi Rp 395,7 triliun pada triwulan ketiga. Pertumbuhan juga terjadi di semua komoditas, namun PDB tanaman hortikultura menjadi yang tertinggi yakni mencapai 13,8 persen.
"Demikian juga dengan PDB perternakan yang juga tumbuh sangat tinggi sekitar 10,2 persen. Sampai dengan triwulan tiga tahun 2018, PDB sektor pertanian juga tumbuh positif sebesar 5,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Secara akumulatif sampai triwulan tiga, PDB komoditas hortikultura juga mengalami pertumbuhan tertinggi 11,6 persen, disusul peternakan 9,1 persen," ungkap Boga.
Selain tumbuh positif, peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin penting dan strategis, terlihat dari kontribusinya yang semakin meningkat. Pada 2014, sektor pertanian (termasuk kehutanan dan perikanan) berkontribusi sekitar 13,14 persen terhadap ekonomi nasional dan tahun 2017 meningkat menjadi 13,53 persen.
"Kalau diperhitungkan juga industri agro dan penyediaan makanan dan minuman yang berbasis bahan baku pertanian kontribusinya bisa mencapai 25,84 persen terhadap perekonomian nasional pada tahun 2014 dan meningkat menjadi 26,1 persen pada tahun 2017," demikian Boga. [wah]
sumber https://www.rmol.co/read/2019/01/09/...gga-47-Persen-
Sejak 2016, Ekspor Pertanian Naik 29,7 Persen
Kompas.com - 14/01/2019
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, capaian ekspor sektor pertanian dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2015, nilai ekspor pertanian sebesar Rp 403,8 triliun. Nilainya sempat turun pada 2016 karena bencana La Nina menjadi Rp 384,9 triliun.
Sementara pada 2018, angkanya naik menjadi Rp 499,3 triliun.
"Dulu padahal ada bencana El Nino (2015), La Nina (2016), tapi kita lolos. Dari 2016 sampai 2018 naik 29,7 persen," ujar Amran dalam Rakornas Kementan di Jakarta, Senin (14/1/2019).
Baca juga: Ekspor 10 Komoditas Pertanian Tembus Rp1.062 Triliun
Adapun total nilai ekspor yang dihimpun sejak 2015 hingga 2018 adalah Rp 1.764 triliun. Komoditas pertanian yang ekspornya mengalami kenaikan sejak 2014 mayoritas adalah buah-buahan.
Ekspor durian mengalami kenaikan 23.000 persen, nanas 1.520 persen, pisang 706,2 persen, dan manggis 252,61 persen. Komoditas lainnya yaitu kelapa sawit sebesar 22,5 persen, karet naik 21,3 persen, kelapa naik 14 persen, dan kopi 28,6 persen.
Di sisi lain, ada beberapa komoditas pertanian yang impornya mengalami penurunan. Impor komoditas beras umum, jagung pakan ternak, bawang merah, dan cabai segar turun hingga 100 persen dari 2014 hingga 2018.
Baca juga: Mentan Ungkap Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Potensi Pertanian
Selain itu, inflasi bahan makanan juga mengalami penurunan dari 10,57 persen pada 2014 menjadi 1,26 persen pada 2017. Sementara pada 2018, bahan makanan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yakni 3,41 persen.
"Ini menunjukkan produksi pangan kita meningkat. 460 komoditas ini kita jaga siang dan malam," kata Amran.
https://ekonomi.kompas.com/read/2019/01/14/121354926/sejak-2016-ekspor-pertanian-naik-297-persen
1
1.7K
6
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan