CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Fashion /
Di Balik Tren Pakaian yang Jarang Orang Ketahui
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c356eb210d295622828073a/di-balik-tren-pakaian-yang-jarang-orang-ketahui

Di Balik Tren Pakaian yang Jarang Orang Ketahui

Dari semua pakaian yang Agan Sista miliki, mulai dari yang jarang sampai sering banget dipakai, sesekali pernah kepikiran nggak sih darimana dan gimana proses pembuatannya? Merk apa aja sih yang selalu jadi andalan?

Di Balik Tren Pakaian yang Jarang Orang Ketahui

Pernah mendengar istilah Fast Fashion?

Fast Fashion, sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan koleksi busana murah dengan tren-tren yang diproduksi dalam waktu cepat. Sekarang ini industri Fast Fashion dikuasai oleh tiga pemain besar, yaitu Inditex, H&M, dan Uniqlo. Para produsen ini juga melakukan diversifikasi produk melalui rentetan merk dengan target konsumen yang berbeda loh. Misalnya, Inditex yang tidak hanya memiliki Zara, tapi juga Pull & Bear, Stradivarius, Bershka, dan Massimo Dutti.

Di Balik Tren Pakaian yang Jarang Orang Ketahui

Seketika, industri ini memang mendapat pujian sebagai model bisnis yang inovatif karena manajemen supply chain-nya yang membuat jaringan produksi dan distribusinya terbilang efektif dan efisien. Tapi............, dibalik kesuksesan itu ada sebuah kebobrokan yang nggak semua orang tahu lho.

Industri pakaian ready-to-wear dunia yang didominasi oleh bisnis berkonsep Fast Fashion ini sejatinya melewati serangkaian proses yang panjang. Bahkan dari proses tersebut tak jarang ada hal yang memilukan di balik layar pembuatannya. Sebelum pakaian itu termampang di gerainya, para pekerja membuatnya dengan bersusah payah dengan upah yang nggak seberapa tiap potong baju yang Agan kenakan itu.

Di Balik Tren Pakaian yang Jarang Orang Ketahui

Industri ini memiliki target tertentu untuk memenuhi pasokan busana di tiap gerainya di berbagai belahan negara dalam waktu singkat dan dengan biaya produksi yang rendah. Nggak heran kan, para pekerjanya dibayar murah. Mereka biasanya diambil dari negara berkembang seperti Kamboja, Vietnam, India, Bangladesh, dan Indonesia. Masalah keselamatan, jam kerja, serta upah yang nggak layak pun selalu tidak diperhatikan oleh pemilik industri.

Di Balik Tren Pakaian yang Jarang Orang Ketahui

Dilansir dari Tirto.id, Fast Fashion nggak cuma berpotensi eksploratif dari segi ekonomi tapi juga dari lingkungan akibat dari limbah pabrik tekstil yang sebenarnya tidak bisa dianggap remeh. Limbah tersebut sulit terurai dan mengancam pencemaran lingkungan, baik air maupun tanah.

Misalnya saja dari sebuah kaus katun, memerlukan kurang lebih 2.700 liter air untuk proses pembuatannya. Nggak hanya itu, pembuatan setengah kilogram benang pun memerlukan lebih dari 50 liter air. Ketergantungan air ini menjadikan industri tekstil masuk dalam 10 besar industri dunia yang nggak hanya paling banyak menggunakan tapi juga mencemari air. Dilansir dari Kumparan.com, menurut data dari Boston Consulting Group, pada tahun 2015, industri mode dunia menghabiskan 79 miliar meter kubik air dan melepaskan 1,715 juta ton CO2, juga memproduksi 92 juta ton sampah.

Di Balik Tren Pakaian yang Jarang Orang Ketahui

Hmmmm... nggak bisa dianggap remeh juga ya kalau dilihat dari akibat yang ditimbulkan. Sayangnya, kebobrokan industri Fast Fashion ini nggak semua orang tau dan seolah tertutupi. Kalau setelah baca ini Agan Sista jadi khawatir, tenang, ada dua cara untuk mengurangi dampak negatif dari Fast Fashion.

Pertama, mengurangi jumlah pembelian dengan beralih ke barang yang lebih mahal tapi kualitasnya terjamin tahan lebih lama atau malah belanja baju bekas sekalian. Kan belanja baju juga bukan ritual tiap minggu kan gan? Bahkan bajupun juga bisa jadi investasi yang harus dipikir juga secara matang lho. Kedua, Agan juga bisa beralih ke Slow Fashion, kebalikan dari Fast Fashion, yang mengkedepankan memperhatikan dampak produksi busana pada para pekerja industri, konsumen, ataupun ekosistem. Intinya sih memastikan kalo produk yang agan gunakan itu bebas dari ekploitasi, atau sebuah karya manusia yang bukan hanya komoditas semata.
 
 
Sumber:
https://kumparan.com/@kumparanstyle/...-industri-mode
https://tirto.id/kritikan-di-balik-h...t-fashion-cy9J
profile-picture
adnanami memberi reputasi
Diubah oleh silviaaa444
tidak di pamerkan maka banyak yang tidak mengetahuinya coba saja di pamerkan pasti banyak yg mengetahuinya
Ampun dech isi tritnya bertolak belakang dengan kenyataan...

[Quote]

Fast Fashion, sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan koleksi busana murah dengan tren-tren yang diproduksi dalam waktu cepat. Sekarang ini industri Fast Fashion dikuasai oleh tiga pemain besar, yaitu Inditex, H&M, dan Uniqlo. [\quote]

Harga baju di h&m
mahalnya ampuuuun dech ..sekitar 500rb an..tanpa keistimewaan tahan air atau tahan kotor
bobrok sekali ternyata ...


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di