alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c0a26725cf6c459d639752d/kenapa-bulan-puasa-selalu-maju-tiap-tahunnya

Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?

Hello, what news everybody? Selamat datang, dan selamat membacaemoticon-Blue Guy Peace

Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?

Bulan puasa atau bulan ramadhan adalah bulan yang banyak dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim. Bulan puasa sendiri memiliki jumlah hari sebanyak 29 atau 30 hari. Untuk bulan puasa yang jatuh pada tahun depan yakni 2019, berada di bulan Mei, tepatnya tanggal 5 Mei 2019.

Yang sering menjadi pertanyaan para masyarakat, mengapa bulan puasa selalu maju tiap tahunnya? Kenapa tidak tetap? Apakah bulan puasa ini akan maju terus-menerus, dan mungkinkah bulan puasa yang akan datang bisa jatuh di bulan Januari? Atau memang bulan puasa ini seperti tanggal yang bisa "berjalan" maju? Ini penjelasannya gan.

Ramadhan di setiap tahunnya memang selalu berubah menurut kalender Masehi yang sudah umum digunakan dikehidupan sehari-hari. Agan mengenal bahwa setiap tahunnya pasti terapat 365 kali pergantian hari serta 366 hari kalau tahun kabisat, yang terbagi-bagi ke dalam 12 bulan.

Dimulai dengan bulan Januari, serta diakhiri dengan bulan Desember. Bulan-bulan yang ada diantara Januari dan Desember tersebut antara lain Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober serta November.

Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?

Terlepas dari itu, kenapa jatuhnya bulan puasa dan Idul Fitri selalu nampak maju menurut penanggalan Masehi? Eh, tapi sebelum itu Agan perlu tau dulu 3 jenis kalender yang digunakan manusia. Berikut pemaparannya ;

1. Kalender solar atau syamsiyah adalah kalender yang didasarkan pada matahari. Yang mana waktu satu tahunnya yakni dihitung dari lamanya bumi mengelilingi matahari yakni 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik atau sebanyak 365,2422 hari.

2. Kalender lunar atau qamariyah adalah kalender yang didasarkan pada bulan. Yang mana waktu satu tahunnya yakni 12 kali lamanya bulan mengelilingi bumi, yakni 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik (29,5306 hari adalah 1 bulan) dikalikan 12, jadinya 354 hari 8 jam 48 menit 34 detik ataupun 354,3672 hari.

3. Kalender lunisolar adalah kalender lunar yang disesuaikan dengan matahari. Oleh sebab itu, kalender lunar dalam setahunnya, akan 11 hari lebih cepat dari kalender solar, maka kalender lunisolar mempunyai bulan interkalasi atau bulan tambahan, yakni bulan ke-13 tiap 3 tahun, supaya kembali sesuai dengan perjalanan matahari.

Nah, berdasarkan beberapa keterangan diatas, mungkin Agan sudah sedikit mampu memahami, jika sebetulnya bulan puasa dan Idul Fitri jatuh di tanggal yang sama tiap tahunnya pada penanggalan Qomariyah, hanya saja letak perbedaanya ada pada penanggalan yang digunakan.

Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?

Mudahnya, mari menggunakan penjelasan dari kalender masehi dan hijriah.

Sistem dari penanggalan kalender Hijriah didasarkan pada perubahan frase Bulan, dari bulan penampakan hilal ataupun bulan sabit tipis ke hilal selanjutnya. 1 periode hilal itu sama dengan 1 periode sinodis bulan, lamanya yakni 29,5306 hari. Jadi, 1 tahun hijriah mempunyai 12 periode sinodis bulan ataupun 354,366 hari, kalau dibulatkan akan menjadi 354 hari ataupun 355 hari untuk tahun kabisat.

Dan kalau kalender Masehi didasarkan pada peredaran Bumi mengelilingi Matahari, dari 1 titik tertentu yang disebut solstis ataupun equinox, lalu kembali ke titik tersebut. Lama perjalanan bumi mengelilingi matahari yakni 365,2422 hari atau disebut tahun tropis, jika dibulatkan maka akan menjadi 365 hari ataupun 366 hari untuk tahun kabisat.

Nah, perbedaan dari jumlah hari dalam 1 tahun Hijriah serta Masehi itulah yang mengakibatkan pelaksanaan bulan Ramadhan, perayaan Idul Fitri, serta Idul Adha selalu maju sekitar 10-12 hari dari tahun sebelumnya. Selisih 10 hari lebih maju terjadi kalau tahun Kalender Hijriah yakni tahun kabisat serta tahun Kalender Masehinya yakni tahun biasa ataupun tahun basit/pendek.

Namun jika kalau 12 hari lebih maju terjadi di tahun Hijriahnya, maka tahun biasa serta tahun Masehinya termasuk ke dalam tahun kabisat. Mengenai pertanyaan apakah bulan puasa bisa jatuh di bulan Januari, pastinya tentu bisa, tinggal menunggu kapan dan ditahun berapa terjadi.

Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?

Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?

Kenapa Bulan Puasa Selalu Maju Tiap Tahunnya?
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
5 bulan lagi puasa emoticon-Big Grin
Quote:

bener,nggak kerasaemoticon-Selamat btw nih jungker atu cpt amat ambil pertamax eaa emoticon-Big Grin
Quote:


saya tidak sengaja mas brader emoticon-Big Grin
Tuh kan nggak lolos review, padahal udah ane otak atik biar nggak sama ama artikel laen, yaudahlah biarin ajaemoticon-Traveller
Ntar kalo gak salah di 2032 Idul Fitri dapet 2x di bln 1 & bln 12..persis sama kyk taon 2000 dulu..emoticon-Shakehand2 emoticon-Salaman
Sudah takdir
Quote:

wah info menarik, thanks udh share ganemoticon-2 Jempol
Quote:

hmmemoticon-Cool
Perasaan baru kemaren..
Quote:

Bener gan, cpt yaemoticon-Big Grin
Karna hari hijriah lebih pendek dr masehi
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15

#20,781

Balasan post trianglegalaxy
Quote:


2033 gan.
owh bgtu yaaah. pejwan laaah. :hore

#20,788

Quote:


Lebih tepatnya jumlah hari lebih sedikit (354/355 dibanding 365/366).
Kalau durasi harinya cuma beda beberapa menit kok. Tergantung waktu maghrib aja.


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di