alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Sports / Sports /
Hukum Mantan Exco, Mampukah PSSI Berantas Match Fixing?
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c06277e1cbfaafa1a8b4571/hukum-mantan-exco-mampukah-pssi-berantas-match-fixing

Hukum Mantan Exco, Mampukah PSSI Berantas Match Fixing?

Sepak bola Indonesia memang diselimuti sederet masalah yang tak kunjung usai. Mulai dari suporter, pemain, wasit, hingga federasi. Ternyar, lewat sebuah talk show di televisi, terbongkar salah satu masalah yang sangat kronis, yakni pengaturan skor.

Pada talk show tersebut, Manajer Madura FC secara terbuka menyebut ada salah satu Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang mencoba menjual pertandingan antara Madura FC vs PSS Sleman. Beberapa hari berselang, sang Exco pun memutuskan mundur, dan juga mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.

Akankah ini menjadi awal yang baik untuk pemberantasan kasus pengaturan skor di Indonesia?

Hukum Mantan Exco, Mampukah PSSI Berantas Match Fixing?
Credit: European Commission

Pengaturan skor memang bukanlah hal yang baru di dunia sepak bola, bukan hanya di Indonesia. Beberapa liga-liga di Eropa juga pernah mengalaminya. Seperti yang terjadi di Belgia belum lama ini, dimana pelatih Club Bruge menjadi salah satu pelakunya.

Di Indonesia, tentu masih hangat di ingatan kalian soal sepak bola gajah di tahun 2014 silam. PSS Sleman dan PSIS Semarang berlomba untuk mengalah untuk menghindari Pusamania Borneo FC di babak semifinal Divisi Utama kala itu. Beberapa pihak terkait sudah mendapat hukuman, dan beberapa lainnya yang tak terbukti sudah dimaafkan oleh federasi.

Pengaturan skor atau match fixing sangatlah mencederai esensi utama dari sebuah olahraga, yakni sportifitas. Tidak ada satu pun orang atau tim di olahraga manapun yang ingin kalah di sebuah perlombaan ataupun pertandingan.

Hukuman tentu menjadi cara yang harus dilakukan untuk siapa saja yang menjalani, atau bahkan baru sebatas mencoba untuk mengatur hasil pertandingan. Seperti yang dilakukan PSSI, dengan menghukum sang mantan Exco dengan denda Rp 150 juta dan larangan aktif di sepak bola Indonesia selama dua tahun.

Hukum Mantan Exco, Mampukah PSSI Berantas Match Fixing?
Credit: Jawa Pos

Jika kita membicarakan cukup atau tidak, tentu akan banyak persepsi. Tapi seperti yang diberitakan beberapa media, hukuman tersebut sudah sesuai dengan aturan yang tertulis soal percobaan menyuap.

Bagi saya pribadi, hukuman denda bisa dikatakan tak seberapa untuk orang-orang yang memiliki niatan busuk tersebut. Kemudian untuk hukuman larangan aktif di sepak bola Indonesia, sudah cukup tepat. Tapi untuk jangka waktunya, saya kira masih kurang.

Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah, apa yang dilakukan PSSI ‘baru sebatas’ diberikan untuk orang-orang yang berada di dalam lingkup federasi, dalam hal ini adalah Exco. Tentunya masih banyak pihak-pihak di luar PSSI sendiri yang melakukan praktek pengaturan skor.

Lantas, apakah PSSI mampu melakukan hal-hal serupa kepada pihak-pihak yang berada di luar lingkup federasi itu sendiri? Mampukah mereka memberantas itu semua?

*****
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Terimakasih papah jokdri
Diubah oleh rafatharhero
terlalu ringan hukumannya
Tidak usah muluk, match fixing mafia dkk tetap ada sampai kapanpun di dunia persepakbolaan indonesia kita ini. nikmati saja liga bobrok yg kita cintai ini emoticon-Sorry
btw #90ToGlory ajadeh ya
bawa ke ranah hukum sesuai UUD 45 dah
jgn cuma hukuman PSSI aja
Mampu. Langkah awal ya ganti ketuanya. emoticon-Smilie
Nyimak
Berantas semua mafia2 sepakbola ...
seharusnya selamanya di blacklist dalam dunia sepak bola indonesia
Dlu ada pernah baca ada yg bilang pengaturan skor jg bisa dibilang strategi buat menghindari masuk ke grup neraka atau musuh yg kuat dalam turnamen. Tapi ya jadi ga serius itu mainnya. Kemaren sempat jg kan bulutangkis ganda putri yg ga serius main dan sama2 niat kalah biar ga ketemu musuh kuat.
gak mampu
gajahku tetep gagah gan emoticon-Hammer2
siapa mantan exco yg dimaksut ea??
gak mampu jelas....

abis liat mata najwa pesimis sama PSSI yang sekarang...

wong yang namanya Gusti Randa sama Hidayat kepajangan tangan mafia....
bandar banyak duit, sepakbola indonesia bobrok emoticon-Marah
harusnya larangannya seumur hidup......
kenapa cuma 2 tahun? sekompeten itu dia di sepak bola? ga ada orang lain emang?
pemain yang jelas-jelas menggantungkan hidup hanya dari bola malah dihukum seumur hidup
emoticon-Marah
Reformasi Total PSSI!
Peju an

mampu gan
Diubah oleh mastericko
PSSI BISA APA ?
Walik
Diubah oleh mastericko
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di