alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
DNA Mengungkap, Perkimpoian Neanderthal dan Manusia Sering Terjadi
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c053a94fdef870b248b4567/dna-mengungkap-perkawinan-neanderthal-dan-manusia-sering-terjadi

DNA Mengungkap, Perkimpoian Neanderthal dan Manusia Sering Terjadi

DNA Mengungkap, Perkawinan Neanderthal dan Manusia Sering Terjadi

KOMPAS.com – Selama ini kita memahami bahwa manusia Neanderthal memiliki hubungan yang buruk dengan manusia modern (Homo sapiens) yang saat ini mendiami bumi. Bahkan, ada teori yang mengatakan bahwa kepunahan Neanderthal diakibatkan oleh konflik yang terjadi dengan manusia modern.

Namun, para ilmuwan memperkirakan bahwa ada lebih banyak perkimpoian yang terjadi antara Neanderthal dengan nenek moyang manusia modern.

Sebelumnya, perkimpoian dua kelompok ini diperkirakan hanya terjadi di wilayah Eurasia atau tak lama ketika nenek moyang kita meninggalkan Afrika. Ide ini muncul dari fakta bahwa genom manusia modern dari luar Afrika rata-rata hanya sekitar 2 persen Neanderthal.

Akan tetapi, penelitian terbaru yang terbit pada jurnal Nature Ecology & Evolution menemukan bahwa angka ini naik sampai 12 hingga 20 persen lebih banyak pada masyarakat Asia Timur.

"Ada banyak perdebatan tentang mengapa orang Asia Timur tampaknya memiliki nenek moyang Neanderthal sedikit lebih banyak daripada orang Eropa," ujar penulis studi Joshua Schraiber, ahli genetika populasi di Temple University, Philadelphia seperti dikutip dari Live Science  pada Kamis (29/11/2018).

"Ada dua gagasan yang saling bersaing. Salah satunya adalah bahwa orang Asia Timur lebih sering melakukan kimpoi silang dengan Neanderthal. Yang lainnya adalah, dari beberapa populasi leluhur orang Eropa, hanya satu yang memiliki nenek moyang Neanderthal dan ini menipiskan kontribusi Neanderthal secara keseluruhan," imbuh Schraiber.

Untuk mencari tahu hal ini, para ilmuwan mengembangkan simulasi komputer yang memodelkan bagaimana DNA akan terbagi selama berbagai pertemuan antara manusia modern dan Neanderthal. Kemudian, mereka melihat model mana yang paling sesuai dengan basis data genetika manusia modern.

Para peneliti memperkirakan pola pewarisan DNA Neanderthal yang terlihat pada manusia modern dapat dijelaskan dari berbagai episode perkimpoian silang independen antara manusia Neanderthal dan manusia modern yang tidak hanya di Timur Tengah, tetapi juga di Eropa dan Asia Timur.

Efek dilutif atau penuruan kemungkinan juga memainkan beberapa peran di balik alasan lebih sedikitnya leluhur Neanderthal di Eropa daripada di Asia Timur.

Skenario berbagai episode perkimpoian silang antara manusia modern dan Neanderthal ini cocok dengan pandangan yang muncul tentang berbagai garis keturunan manusia yang kompleks dan banyak interaksi.

Sebagai contoh, temuan terbaru yang mengatakan bahwa manusia Denisovans berkontribusi pada gen manusia modern setidaknya dua kali dan pada dua komponen genetik yang berbeda yang mana salah satunya adalah penduduk asli Papua dan Australia, dan yang lain di Asia Timur.

Namun, Schraiber menyatakan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan mengapa beberapa DNA Neanderthal tersimpan dalam genom manusia, namun sebagian lainnya hilang.  Satu teori untuk ini adalah bahwa DNA Neanderthal kurang memiliki manfaat bagi manusia modern karena lingkungan mereka berubah seiring waktu.

Selain itu, terdapat teori lain yang menyatakan bahwa akibat perkimpoian silang, terjadi mutasi berbahaya DNA yang lebih sering terjadi pada Neanderthal ketimbang manusia modern.

sumber

Asia Timur nenek moyangnya banyak dari Neanderthal emoticon-Ngakak (S)

Sudah bisa ditebak daerah mana yang banyak keturunan Neanderthal. Itu loh yang suka boker di tempat umum tapi mukanya lempeng kayak nggak punya dosa. Itu loh yang kalau makan di Hotel & Restoran ngamuk tiap ada promo.


emoticon-Wkwkwk
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Hasilnya lumayan juga.. Eropa, asia timur.. Diluar itu.....
Jadi maksudnya nenek moyang manusia modern dan neanderthal beda? Yang mana yang dari monyet?


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di