alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Spiritual /
Derita Anak Indigo
4.5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c01066e12e257643b8b4567/derita-anak-indigo

Universal Indigo

Pandanganmu tentang indigo?
Pandanganmu tentang indigo?
Sulit dipahami
0%
Misterius
100.00%
6 Derita Anak Indigo

Terlahir sebagai Indigo bukanlah sebuah pilihan, tetapi merupakan takdir yang tidak bisa dihindari. Ketika seseorang mulai menyadari kehadirannya bukan sebagai orang biasa, merasakan kemarahan yang besar terhadap perilaku manusia yang buruk dan jahat, melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain, ingin merubah dunia menjadi lebih baik dengan kekuatan sendiri, saat itulah seseorang itu tidak bisa lagi melepaskan diri dari sebuah tanggung jawab, karena sudah menyadari bahwa dirinya adalah seorang Indigo.

Hari-harinya dipenuhi oleh pemikiran-pemikiran yang mendesak, susah tidur dengan tenang, dan penglihatan-penglihatan yang mengganggu pikiran dan perasaan, sepertinya hidupnya sudah ditakdirkan untuk menanggung semua hal itu. Terkadang mungkin bisa melupakannya untuk beberapa saat, ada juga yang mencoba untuk berusaha tak peduli dengan cara mengabaikan apapun itu yang berhubungan dengan interaksi dan reaksi atas aktifnya indera keenam, tetapi pemikiran-pemikiran, penglihatan-penglihatan, desakan-desakan untuk menguak kebenaran yang disembunyikan dan suara-suara bisikan, ramalan, bahkan pengetahuan langitan yang tak boleh diperbincangkan, akan terus merasuk dan mengusik.

Berikut adalah enam (6) penderitaan dominan yang harus ditanggung oleh Indigo sebagai resiko atas kewaskitaan yang dimilikinya, dimana setiap Indigo memiliki persentase kewaskitaan yang beragam dan berbeda-beda potensial dan keunggulannya.

1. Sakit kepala yang hebat
Hampir semua indigo pernah mengalami sakit kepala yang hebat. Hal ini disebabkan proses berpikir yang keras tanpa dikehendaki, banyak hal yang ingin dilakukan tapi tidak bisa diatasi, dan pikiran yang terlalu luas memasuki hal-hal yang tidak bisa disentuh oleh pemikiran manusia pada umumnya. Kondisi ini memerlukan energi besar dan proses berpikir yang berat. Apalagi terkait dengan aktifnya cakra ajna yang kerap spontanitas terkoneksi dengan beragam hal yang datang dari arah eksternal, bahkan wilayah ekstrakterestrial dan interdimensional, namun tidak punya pengalaman dan pengetahuan harus bagaimana menyikapi dan meresponnya, ditambah berbagai gelombang dan saluran yang rumit yang berkaitan dengan pineal dan pituitary yang butuh akselarasi dan sinkronisasi.

2. Susah tidur
Suara-suara yang berbisik pelan, beragam visual penampakan, melihat penderitaan alam tanpa bisa melakukan pencegahan, sukma yang berjalan kemana-mana tanpa arah tujuan namun seperti ada tarikan, dan pemikiran-pemikiran idealis yang menuntut perwujudan membuat Indigo susah untuk tidur. Walaupun pada akhirnya mata terpejam tetapi tetap mendengar dan berpikir, bahkan berselancar dengan sukma menjelajah dimeni etheric dan melihat kegiatan yang tidak dapat ditemukan di dimensi fisik. Bahkan setelah terjaga pun masih harus dihadapkan dengan berbagai pertanyaan, "Apa yang harus saya lakukan dengan mimpi tadi? Apa solusinya? Apakah saya bisa berbuat sesuatu untuk meminimalisir dampak bencana terkait vision yang didapatkan?" Dan itu semua terbentur dengan rutinitas harian sebagai manusia yang hidup di dunia, disatu sisi Indigo harus memenuhi kebutuhan hidupnya secara fisik, disisi lain Indigo juga terdesak untuk berbuat sesuatu secara etheric. Itulah perdebatan antara jiwa dan raga sebagai manusia yang terlahir memiliki bakat-bakat waskita.

3. Empati yang mendalam
Tidak mudah untuk berempati terhadap penderitaan orang lain, atau alam yang sedang dizholimi oleh manusia-manusia jahat dan serakah yang jauh dari misi-misi perdamaian, sedangkan sangat sedikit yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan buruk itu karena terkait dengan keterbatasan. Rasa empati ini sering kali berakibat buruk kepada Indigo. Disebabkan kepekaan yang berlebihan, rasa empati yang mendalam bisa menjadikan seorang Indigo ikut menderita. Rasa empati terhadap orang yang sakit bisa membuat Indigo itu sendiri menderita penyakit yang sama, seperti terjadi penularan walaupun bukan penyakitnya yang menular, tetapi perasaan mengalami sakitnya itulah yang terasakan. Untuk mengurangi efek negatif rasa empati yang mendalam ini sebagian Indigo banyak yang dominan mengambil sikap tidak acuh yang berlebihan. Sehingga kadang disebut anti sosial dan pergaulan, namun disisi lain banyak juga yang berusaha melakukan sesuatu dengan cara menggunakan energi alam yang diolah melalui tehnik pernapasan untuk kemudian disalurkan pada yang bersangkutan, baik pada sesama manusia maupun wilayah-wilayah di alam semesta tanpa bisa memberikan fakta-fakta bukti pertolongannya, karena Indigo juga cenderung menutup diri dan menyembunyikan pertolongannya, dan menelan semua kepahitan semacam cibiran dan gunjingan yang mengatakan: "Katanya Indigo kok diam saja melihat bencana alam? Kok diam saja ada orang hilang atau pesawat jatuh belum ditemukan?" Disitulah Indigo cenderung bungkam dan membiarkan banyak orang berargumen negatif tentang kemampuan-kemampuan psi, bahkan kemampuan parapsikolog dan aktivitas ke-paranormal-an yang memang sulit dijelaskan, karena semuanya sudah ada begitu saja tanpa mendalami keilmuan apapun.

4. Rasa marah yang mendesak
Rasa marah melihat perilaku manusia yang buruk dan jahat adalah alasan utama seorang Indigo ingin menunaikan kewajibannya. Rasa marah ini kemudian berwujud menjadi semangat yang besar untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik. Bagi Indigo yang belum menemukan jati dirinya, biasanya rasa marah ini bisa berakibat buruk terhadap perilakunya kepada orang di sekitarnya. Perlawanan dan protes-protes akan selalu ditunjukkannya kepada orang di sekelilingnya, seperti orang tua, saudara-saudaranya dan guru di sekolah yang tidak memahami keadaannya. Bahkan sikap protes yang lebih besar bisa ditunjukkan pada sebuah organisasi massa yang tidak berjalan dengan semestinya, juga terhadap sistem yang mengatur dunia namun tidak banyak orang menyadarinya, serta pada pemerintahan negaranya sendiri yang tidak memihak pada kebutuhan-kebutuhan manusia pada umumnya.

5. Kepribadian ganda
Persinggungan aktivitas Indigo dengan dimensi spiritual dan supranatural yang terlalu sering dan mendalam mengakibatkan pengaruh negatif berupa “jejak yang tertinggal”. Hal ini semacam sisa-sisa efek elektromagnetik pada sel-sel otak. Jejak-jejak dimensi lain ini kemudian akan berulang berupa “kunjungan-kunjungan” yang berlanjut. Karena suara dari dimensi lain itu datang berupa gelombang yang kemudian ditafsirkan sebagai suara di dalam batin, seringkali Indigo mengalami efek kebingungan berupa kepribadian ganda. Bahkan seringkali antar “pribadi dengan diri sendiri” terjadi pertentangan pendapat dalam menghadapi suatu permasalahan. Ada sebagian Indigo yang pada umumnya yang sudah menginjak remaja – yang mengalami kebingungan untuk memilih antara dua hal, apakah akan terus menjadi anak Indigo dengan segala atribut dan tanggung jawabnya atau berusaha memadamkan keindigoannya dan tidak peduli dengan apa pun yang terjadi di sekitarnya. Kedua pilihan itu sama-sama tidak enak, terlebih-lebih kalau harus memadamkan keindigoan sedangkan tuntutan tanggung jawab terus mengejar-ngejar. Bisa-bisa hidup seorang Indigo akan dihantui perasaan bersalah sampai akhir hidupnya.

6. Cap “aneh”
Cap “aneh” sebetulnya hal lumrah bagi seorang Indigo. Tetapi stempel “aneh” ini akan menjadi permasalahan serius bagi anak-anak yang belum bisa menerima penolakan lingkungan. Perlu pengertian orang tua dan orang di sekitarnya untuk tidak terlalu memposisikan anak Indigo sebagai "Alien” di lingkungannya sendiri. Beberapa Indigo dijauhi dalam pergaulan karena cenderung lebih sering menjadi “orang tua atau sosok dewasa” bagi teman-temannya atau lingkungannya karena terkait dengan jiwa tua yang bersemayam dalam tubuhnya. Peringatan-peringatan, berbagai nasehat dan larangan-larangan membuat teman sebayanya yang lain akan merasa jengkel, kesal bahkan marah dan menjauh. Padahal Indigo itu bertujuan baik karena memiliki intuisi yang tinggi, mempunyai aktivitas adrenalin yang menggerakkan energi untuk mendorong mengungkapkan feeling dan insting yang mendekati keakuratan, sehingga terkadang tahu bahwa sesuatu yang sedang dilakukan temannya itu adalah hal yang salah, karena dengan indera keenamnya telah melihat visual atas dampak yang sedang dilakukannya itu.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo
Diubah oleh djendradjenar
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

Indigo & Fenomena Psi


Indigo pada umumnya akrab dengan fenomena Psi, yaitu aktivitas ke-paranormal-an, dan paranormal adalah pengertian dari aktivitas yang terjadi diluar batas kewajaran secara normal (umum - biasa) karena melibatkan unsur energi dari indera keenam (six sense). Jadi sadar maupun tidak sadar, dipungkiri maupun diyakini, aktivitas Paranormal ini identik dengan rutinitas Indigo. Seorang Universal Indigo harus bisa menerima istilah asing meski itu melekat kenyataannya pada praktek lain semisal yang populer di Nusantara, yaitu aktivitas per-dukun-an.

Dukun sejatinya adalah istilah bagi orang yang mampu menggabungkan kekuatan intelegensinya antara spiritual, supranatural dan juga intelektual, jadi tidak jauh dengan Indigo atau kaum spiritualis pada umumnya dan seharusnya. Misalnya dalam prakteknya, seorang Dukun dituntut untuk mampu melakukan praktek terawangan (meramal, memberi solusi, menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan urusan spiritual supranatural, atau fenomena Psi pada umumnya). Dukun juga dituntut untuk bisa melakukan praktek pengobatan, disini praktek pengobatan harus disertai dengan kemampuan terawangan untuk mendeteksi kenapa seseorang itu bisa terkena sihir, santet, guna-guna dan semacamnya, sehingga secara umum bisa menjelaskan keterkaitannya dengan sikap dan prilaku, misalnya bisa mendeteksi secara psikologis karena perilakunya menyebabkan dan membuat orang lain sakit hati dan sebagainya sehingga semesta memberikan jalan bagi karma untuk memberinya ujian dalam bentuk fenomena Gaib yang dikirimkan oleh orang lain yang telah tersakiti, ini hukum alam yang bekerja melalui banyak cara, dan manusia adalah jembatan atau perantara. Jadi Dukun itu sebenarnya sebuah profesi yang punya nilai keistimewaan tinggi jika mampu menggabungkan tiga hal tadi dalam prakteknya, spiritual (ketuhanan), supranatural (paham ilmu metafisika), dan intelektual (paham psikologis membaca riyawat hidup, sifat, karakter yang berhubungan dengan keseharian si pasien yang bisa dilakukan dengan beberapa metode seperti Psikometri). Jadi ketika ada pasien terkena sihir maka bisa memberikan solusi untuk merubah sikap, merubah sisi emosional, mengingatkan tentang perbuatan yang berhubungan dengan hukum sebab akibat, selain tugas utamanya yaitu menetralisir (membersihkan pengaruh negatif).

Kembali lagi ke fenomena Psi, secara umum ada dua: yaitu Psi-gamma dan Psi-kappa. Psi-gamma adalah aktivitas keparanormalan yang berhubungan dengan pikiran, intuisi dan mata ketiga (ajna), serta ESP (extra sensory perception) atau lebih dikenal istilahnya sebagai indera keenam, contohnya mampu melihat mahluk astral, mampu mendengar suara diluar jangakauan frekuensi umumnya manusia normal, merasakan kehadiran mahluk astral secara energi, misalnya ketika seseorang terkena gangguan mahluk astral, terkena ilmu sihir dan semacamnya. Juga bisa membaca aura, energi, kehidupan orang lain, kondisi psikis dan lainnya, dengan catatan tidak menilai sepihak, menyimpulkan dan menyebarkan informasi tentang orang itu secara negatif, jadi cukup sampai batas mengetahui saja, kecuali yang bersangkutan itu menjadi penyebab suatu permasalahan yang mengganggu orang lain. Psi-kappa adalah aktivitas keparanormalan yang berhubungan dengan tindakan. Contohnya menarik pusaka dengan kekuatan pikiran yang disertai dengan kemampuan tenaga dalam yang beragam fungsi, atau menggunakan ilmu sihir secara negatif pada orang lain misalnya menyantet mengirim pelet, mengikat sukma dan sebagainya.

Jadi dari berbagai macam tipe dan karakter Indigo, ada diantara semuanya yang memiliki keunggulan-keunggulan tertentu, seorang Indigo tipe Interdimensional tentu akan lebih mampu untuk mendalami aktivitas keparanormalan yang berhubungan dengan Psi-kappa, sedangkan Indigo tipe humanis akan dominan dengan fenomena Psi-gamma. Karakter dan tipe indigo tersebut menunjukkan bahwa pada dasarnya pengetahuan dan pengalaman akan jelas berbeda-beda, karena ini baru satu contoh saja, ada banyak hal-hal yang membedakan antara Indigo satu dengan Indigo yang lainnya, misalnya minat bakat yang berhubungan dengan potensialnya. Indigo dengan kemampuan Psi-gamma yang suka seni dan bertipe artistik tentu akan jauh berbeda dengan Indigo berkemampuan Psi-kappa bertipe spiritualis. Satu-satunya yang mampu menyatukan perbedaan adalah pengetahuan umum yang menjadi dasar atau basic, misalnya meditasi, healing, dan sub-sub di dalamnya yang beragam tingkat tentu akan punya kesamaan pemikiran bahwa meditasi dan healing itu adalah kegiatan rutin, karena meditasi memproses sinkronisasi, dan healing memproses perbaikan diri, misalnya dengan self healing atau menetralisir dengan energi diri sendiri. Meditasi berhubungan dengan menguatkan pancaran aura, mengaktifkan titik-titik cakra, meraga sukma dan lainnya, healing berhubungan dengan olah energi, dari sini banyak sub-subnya, bisa berkreativitas membentuk shield, membentuk Psi Ball, mempercepat evolusi dan transformasi secara energi dan transpersonal seperti dari Kristal ke Rainbow, dan sebagainya.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Distorsi Informasi Menghambat Berkesadaran Tinggi

Indigo, Kristal, Rainbow secara umum adalah generasi supranaturalis berbasis keaktifan mata ketiga sejak lahir yang mampu spontanitas terstimulus untuk memadukan teori-teori sains (ilmu pengetahuan umum) dan teknologi informatika dengan kemampuan indera keenam yang menghidupkan aktivitas supranatural. Pada umumnya generasi ini kerap mempertanyakan dengan lebih mendalam seputar teori-teori fisika seperti mekanika kuantum, gelombang elektromagnetik, cahaya dan energi, medan magnet, dan teori biokimia seperti genetika, biologi molekuler, sistem hormonal tubuh dan sebagainya, bahkan ilmu perbintangan dan tata surya, serta kebudayaan, sejarah, seni, dan bahkan agama dalam waktu yang bersamaan sekaligus, sehingga ruang dalam kapasitas otaknya selalu terasa penuh oleh berbagai pertanyaan karena ada banyak distorsi informasi yang tidak sesuai dengan database dalam bentuk memori atau ingatan dari kehidupan masa lalu yang dihidupkan kembali karena proses pengulangan hidup berulang kali yang menyebabkan Jiwa itu menjadi sangat Tua (Jiwa Tua).

Semua pertanyaan itu kemudian diolah dengan kemampuan supranatural seperti kekuatan pikiran, perasaan, intuisi, psikometri, dan beragam kemampuan-kemampuan lainnya yang kemudian setelah dianalisa secara personal banyak bertentangan dengan kebenaran umum yang kemudian dinyatakan sebagai ilmu pengetahuan umum sekarang. Meski banyak indigo tidak berhubungan secara akademis dengan ilmu pengetahuan umum dan khusus itu, tetapi mampu berpikir dan bertindak sesuai kapasitasnya masing-masing dan bisa bertindak sebagai seorang peneliti non akademis yang tidak bisa berbuat banyak mengumpulkan data-data ilmiah, tetapi justru dalam bentuk lain misalnya terpanggil jiwanya untuk mengetahui kebenaran tentang apakah sejarah suatu bangsa banyak diputarbalikan kebenarannya atau memang ditulis dengan apa adanya karena berkaitan dengan penjajahan dan penghapusan banyak peradaban, juga pendapat yang mengatakan bahwa sejarah dibuat oleh pemenang.

Apakah mimpi itu hanya bunga tidur atau justru pengalaman meraga sukma yang tidak diajarkan di sekolah maupun universitas, apakah dimensi gaib itu ada atau tidak ada, apakah sebuah peninggalan kuno benar-benar milik suatu kepercayaan tertentu atau justru merupakan peninggalan peradaban yang lebih tua lagi, apakah spiritual itu tidak penting sehingga tidak diajarkan di sekolah umum, apakah peperangan yang terjadi karena memang konflik politik suatu bangsa yang berseteru atau memang sengaja dibuat diciptakan dan memakai kedok agama, apakah agama berasal dari Tuhan atau catatan riwayat hidup seseorang berkemampuan super pada tiap-tiap zamannya yang memang diutus oleh Tuhan untuk membawa kebenaran, sehingga Kitab-Kitab Suci dari zaman ke zaman terlihat seperti hasil revisi tetapi kemudian digunakan istilah penyempurna, dan masih banyak lagi pertanyaan yang tidak sinkron dengan ingatan masa lalu, sehingga setiap detik, setiap saat bahkan dimanapun berada dalam situasi dan kondisi apapun isi kepala dipenuhi dengan informasi yang mengalami benturan sehingga pada akhirnya menyimpulkan, "ini ada yang salah, dan seolah disengaja secara tersistem untuk menjauhkan manusia dari kesadaran akan kebenaran yang sesungguhnya" lalu timbul dorongan untuk mengubah dan membenarkan sesuatu yang salah itu dengan beragam cara yang pada kenyataannya tidak banyak mendapat dukungan penuh karena tekanan sosial yang bertolak belakang antara pemahaman personal dengan pengetahuan umum yang banyak diajarkan dan telah menjadi sebuah kebiasaan.

Karena kecerdasan intelektual yang mendorong untuk selalu mencaritahu, maka rata-rata generasi itu kebanyakan akan juga mempertanyakan seputar, apakah benar manusia bisa pergi keluar angkasa sementara hukum-hukum fisika dan perhitungan matematika tidak memungkinkan hal itu, bahkan sistem penerbangan pesawat terbang pun mengikuti aturan internasional yang menetapkan batas ketinggian adalah sekian puluh ribu kaki, dan standar internasional itu dibuat oleh siapa, negara adi kuasakah, apakah benar tiap negara mnembutuhkan satelit sehingga ada ribuan satelit di angkasa tapi tak satupun terlihat benda trilyunan itu melalui teleskop super canggih sekalipun, begitu banyak distorsi informasi, sementara faktanya ada banyak elite global yang sejak seribu lima ratus tahun lalu mulai dari jaman tradisional sudah menciptakan berbagai kebohongan, apakah pelarangan berbagai puluhan Kitab Suci dimasa lalu itu demi mengesahkan beberapa Kitab Suci saja sehingga akan mudah mengelompokkan masyarakat dunia ke dalam beberapa keyakinan saja dan mudah diadu domba, perang Salib dianggap perang agama padahal perang merebut wilayah kekuasaan, perang dunia satu dan dua diciptakan untuk memiskinkan negara-negara terjajah dan kalah perang sehingga elite global menciptakan Bank Dunia yang juga dananya banyak dipakai untuk membeli persenjataan, negara-negara maju bahkan mendoktrin sebagian penduduknya untuk masuk Militer dengan alasan membela bangsa dan negara, padahal digiring pada peperangan yang diciptakan elite global yang ternyata hanya segelintir saja para penguasa di dalamnya. Bahkan benua Antartika hanya dikuasai beberapa negara saja dan menjadi kawasan terlarang untuk dilintasi oleh negara-negara diluar yang telah bersepakat, bahkan mereka menciptakan Pangkalan Militer di kutub es dengan alasan menghindari serangan dari balik tembok es Antartika tapi tidak pernah ada alasannya serangan dari siapa, pihak mana? Benarkah dibalik tembok es Antartika ada benua-benua lain yang tidak tergambar dalam peta buatan Amerika?

Elite global mempengaruhi dunia, bahkan nilai tukar mata uang sebuah negara harus mengacu pada negara tertentu yang lebih besar, ini hukum ekonomi macam apa yang sedang diberlakukan, sebuah perserikatan diprakarsai puluhan negara tetapi sudah puluhan tahun itu juga tidak mampu mendamaikan peperangan semisal di Timur Tengah, dimanakah letak kesalahannya? Ketika kesadaran banyak manusia mulai bangkit, elite global pun mulai menciptakan hambatan-hambatan, mereka menciptakan pesawat terbang berbentuk piring dan menerbangkannya di berbagai negara, sehingga tercipta kondisi pemikiran bahwa bumi sedang diincar oleh mahluk luar angkasa padahal faktanya, lapisan langit diatas atmosfer dan stetosfer tidak bisa ditembus oleh nuklir sekalipun, bahkan meteor tidak pernah benar-benar menghantam bumi karena bebatuan sebesar apapun selalu pecah di udara sebelum memasuki area atmosfer, yang jatuh ke bumi adalah pecahannya, serpihannya, hukum fisika sudah membuktikan itu tetapi sengaja tidak dipopulerkan teori dan ilmiahnya, yang terjadi adalah pembuatan mahluk-mahluk aneh yang kemudian dimunculkan sebagai fenomena kemunculan mahluk luar angkasa, lalu menghidupkan teori-teori konspirasi dengan struktur yang legal, semisal museum penemuan benda-benda asing dan disahkan negara tertentu, tetapi anehnya para peneliti dari luar negeri tidak boleh meneliti sendiri dan itu seolah menegaskan bahwa para peneliti dari luar negeri harus menerima itu secara valid tanpa kesempatan meneliti kebenaran itu sendiri. Jadi ada banyak kebingungan mana fenomena nyata dan mana fenomena rekayasa.

Jadi distorsi bukan saja secara pengetahuan tapi juga secara spiritual dan supranatural, bahkan kondisi galaksi direkayasa dengan gambar-gambar buatan komputer yang dirilis oleh sebuah badan antariksa, mereka menciptakan kondisi magis dan mistis untuk memanipulasi pikiran dan indera keenam para manusia yang mulai bangkit kesadarannya, banyak kesalahpahaman, banyak salah penglihatan, karena tekhnologi canggih mampu memvisualkan hologram di angkasa sehingga menciptakan seolah-olah ada penampakan Dewa bahkan Malaikat dalam siluet awan. Ini hal kecil saja, bukankah kita semua sering menerima gambar bervisual aneh dan asing lalu bertanya, apakah ini asli atau editan, disfungsi mata ketiga pun sudah terjadi tanpa disadari, bahkan bencana alam pun bisa diciptakan, bukankah kita mengenal tekhnologi canggih sekelas HAARP, ini ulah siapa? Silahkan dicari sendiri kebenarannya dengan menggunakan kekuatan (intel) intelegensi. Tulisan ini mungkin tidak menginspirasi karena pemikiran sendiri atas berbagai fenomena yang terjadi, tetapi boleh dikaji lagi secara mendalam dan menjadi renungan dalam hati.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Setiap Orang Yang Memiliki Jiwa Memiliki Kekuatan Psikis

1. Psikokinesis berasal dari paduan dua kata: Psukhe (Psycho) - Spirit atau Soul. Kinesis - Gerak atau Manipulasi. Kemampuan Mental untuk Memanipulasi Materi Berwujud. Teknologi akan menjadi usang terhadap Kemampuan Psikis, ini warisan bangsa Lemurian tentang pengetahuan spiritual. Ini, bersamaan dengan kemampuan untuk menekan ketidakstabilan radioaktif apapun melalui Proses Transfer Energi yang berarti bahwa seseorang dapat mengatur hulu ledak nuklir dengan aman dan tersembunyi ke deteksi luar, karena tidak ada sinyal digital yang digunakan. Di masa lalu energi yang disalurkan hasil olahan tenaga dalam bisa meledakkan nuklir di udara, dan kemampuan ini dimiliki sebagian besar bangsa Lemurian.

2. Radiokinesis Kemampuan untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan Radiasi dan frekuensinya. Dengan cara ini pikiran manusia dapat memproses tingkat frekuensi yang optimal dan tersembunyi dengan cara yang lebih mudah beradaptasi untuk Detektor Partikel. Mereka (Bangsa Mu) juga mampu memanipulasi air di sekitarnya di atmosfer, membekukan air, atau menguapkan air ke awan kabut, uap atau kabut, istilah sederhananya adalah memanipulasi cuaca dengan bahasa alam sebagai komunikasi yang dilakukan, mereka mewariskan keilmuan tinggi yang turun temurun namun tidak tertuliskan, pengetahuan ini kemudian mengerucut dan berakhir pada kemampuan-kemampuan yang biasa diperlihatkan oleh para Pawang Hujan. Kemampuan ini juga berhubungan dengan Hidrokinesis.

3. Hidrokinesis adalah kemampuan psikis metafisik untuk mengontrol dan memanipulasi pergerakan air cair menggunakan kekuatan pikiran (Mind Power). Hidrokinesis ini terbukti mampu mengendalikan, memanipulasi dan mengubah keadaan molekul air, misalnya yang panas bisa menjadi dingin dan sebaliknya, juga perubahan suhu atau cuaca, misalnya di pegunungan yang dingin tidak akan merasa kedinginan karena bisa mengatur frekuensi suhu tubuhnya agar sesuai dengan suhu diluar tubuhnya, begitu juga sebaliknya dalam kondisi panas ke dingin.

4. Clairsentience adalah perasaan yang jelas. Clairsentience adalah kemampuan untuk menerima pesan intuitif melalui perasaan, emosi, atau sensasi fisik. Empati (perasaan emosi orang lain) juga merupakan bentuk clairsentience. Semua ini berhubungan dengan intuisi yang tinggi, bagaimana penggunaan intuisi tentu kaum spiritual sudah tahu pengetahuan tentang ini.

5. Clairaudience adalah pendengaran yang jelas. Tidak ada daftar kemampuan psikis yang akan lengkap tanpa clairaudience atau cara menerima pesan intuitif tanpa menggunakan telinga fisik, melainkan etheric. Misalnya mendengar bahasa air, tanah, dan angin yang umumnya memberikan kode-kode pada perubahan kondisi yang akan terjadi, gempa, tsunami, badai, dan lain-lainnya.

6. Claircognizance adalah perihal tentang mengetahui segala sesuatunya dengan jelas. Claircognizance adalah kemampuan untuk hanya mengetahui sesuatu tanpa logika atau fakta. Mungkin membantu untuk menganggapnya sebagai pengetahuan batin - jiwa. Misalnya kita tahu sesuatu itu salah, meski tanpa bukti dan informasi, tetapi keyakinan itu kuat bahwa sesuatu itu salah, bisa berhubungan dengan satu kejadian, peristiwa sejarah yang sedang dibaca, atau kondisi yang sedang berlangsung tetapi tidak seperti yang diberitakan.

7. Clairvoyance atau sistem meramal adalah orang yang dapat dengan jelas melihat realitas atau dimensi non-fisik, energi di sekitarnya, aura, psikososial orang-orang secara fisik, dan juga kesadaran seseorang secara non-fisik. Ini biasanya berhubungan dengan sistem Ajna sebagai cakra mata ketiga yang aktif dan terbuka. Penggunaan ini biasanya akan mengikuti tujuan dan dihubungkan dengan kebutuhan dan ekpsresi jiwa si pemiliknya secara etheric dominan ke arah mana.

8. Remote-viewer adalah fenomena menonton jarak jauh juga dapat secara teknis disebut perjalanan clairvoyance yang hubungannya sama visioner, scanner. Oleh karena itu, seseorang dari jarak jauh dapat dengan jelas melihat kesadaran, tempat, dan peristiwa yang terjadi pada jarak jauh, baik dalam dimensi fisik atau dalam dimensi non-fisik, dan dalam keadaan alam bawah sadarnya dominan bisa menjangkau perjalanan jiwa atau astral projection.

9. Lucid Projector adalah pelaku astral projection yang mendalam atau soul traveler, atau orang yang mampu menyeting untuk meninggalkan tubuh fisik atau tidur dalam dimensi fisik dan mengeksplorasi dengan psikosom lokasi fisik atau non fisik lainnya secara dimensi, sehingga punya kemampuan mengumpulkan informasi yang tidak dapat diperoleh saat keadaan fisiknya sedang terjaga. Misalnya mengetahui sesuatu itu bukan berdasarkan kenyataannya yang ada dalam tulisan tertentu seperti informasi sejarah, namun dengan kemampuan sul traveler yang berlapis lapis ini sesuai tingkatannya akan mampu mengetahui kebenaran dari informasi sejarah itu.

10. Precognitor (berhubungan dengan precognition) adalah orang yang mampu mengembangkan kapasitas untuk mengumpulkan informasi dari kemungkinan yang terjadi di masa depan. Untuk dapat mengakses informasi dari masa depan hanya berarti bahwa seseorang itu dapat 'membaca' kemungkinannya. Masa depan mungkin atau tidak mungkin ini akan terungkap sesuai dengan kemungkinan akan kemampuan ini, karena tubuh non fisiknya pada level tertentu mampu berinteraksi dengan luar biasa pada segala hal yang ada di alam semesta.

11. Retrocognitor (berhubungan dengan retrocognition) adalah orang yang memperoleh informasi dari kehidupan lampau atau dari interval antara kehidupan fisik dimana kesadaran hidup dalam dimensi non-fisik, artinya bahwa non material itu tidak pernah mengalami kematian dan tetap menyimpan residual energinya yang diartikan sebagai informasi.

12. Telepath adalah orang yang dapat 'membaca' informasi yang dikirimkan pikiran-ke-pikiran dalam dimensi fisik atau non-fisik antara kesadaran atau frekuensi yang sama. Seorang Telepath adalah reseptor dan sekaligus pemancar.

13. Psikometri adalah orang yang dapat 'membaca' informasi yang terkandung dalam energi objek. Psikometri dapat mempelajari informasi dari masa lalu, masa kini, atau rincian kepribadian pemilik objek dan zaman di mana orang itu hidup dengan membaca residual energinya.

14. Intuitif adalah orang yang bisa mendapatkan pengetahuan yang jelas tentang hal-hal, dan meraih wawasan yang lolos dari proses pemikiran normal. Insting dan naluriah mewakili jalan pintas dari mentalsoma, lompatan alasan mainstream, membaca sesuatu dari sisi yang lain sehingga selalu punya peluang untuk membongkar konspirasi dan kebohongan, dan itu adalah kemampuan yang mampu menambah kecerdasan secara intelektual.

15. Psycophoner adalah kemapuan spontanitas ketika kesadaran non-fisik menggunakan tubuh fisik seseorang dan berbicara melalui fisik orang itu. Proses ini bisa terjadi secara sadar atau tidak sadar. Misalnya ketika terlibat pada satu diskusi, seseorang yang terbuka kesadarannya bisa otomatis berbicara seperti bukan dirinya, tetapi ada sosok non fisik yang berbicara melalui fisiknya (tubuhnya) sehingga dimata yang melihat dan menyaksikannya akan berpikir seperti ini, "kamu seperti bukan kamu."

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Indigo Cocok Membidangi Profesi Parapsikolog & Paranormal

Seperti pernah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya, bahwa Indigo adalah aura warna dasar Nila yang berbias tidak hanya dari cakra Ajna, tetapi menyelimuti keseluruhan tubuhnya. Dan umumnya manusia dengan aura Nila secara keseluruhan berbakat untuk mendalami dunia spiritual dan supranatural, yang dewasa ini harus di dukung dengan kecerdasan berbasis intelektual, agar antara pengalaman, praktek di lapangan, dan pengetahuan berjalan seimbang dan beriringan, karenanya itu dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia secara personal dalam dirinya untuk bisa berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman, karena faktanya, di seluruh dunia profesi semacam Parapsikolog dan Paranormal tetap dibutuhkan dan tak lekang oleh zaman, dasar acuannya adalah sebagai Konsultan Spiritual dan Supranatural yang menggunakan metode-metode atau kajian ilmu Metafisika.

Dua yang terkenal dan fenomenal yang membidangi masing-masing profesi itu adalah Mbah Mijan (Paranormal Indonesia) dan Citra Prima (Parapsikolog Indonesia). Kedua nama yang saya sebutkan sangat ahli dibidangnya, dan membekali dirinya masing-masing dengan kemampuan spiritual, supranatural yang berbasis intelektual, sehingga kemunculannya di lapangan, katakanlah di televisi akan sangat terlihat berpendidikan, dan dua nama itu cukup fenomenal dengan sejumlah karya-karya yang dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia pada umumnya. Universal Indigo kali ini akan membahas secara umum apa itu Parapsikolog dan Paranormal.

Kesamaan umum antara Parapsikolog dan Paranormal adalah mempunyai kemampuan ESP (Extra Sensory Perception) meski tidak semua kemampuanya itu dimiliki, kebanyakan hanya beberapa saja, tetapi dua nama diatas menurut hemat saya mempunyai keunggulan-keunggulan yang dominan banyak. Antara lain : Clairvoyance dan remote viewing, precognition atau retrocognition, psychometry, claireaudience, clairsentience, clairalience ,clairgustancee, telepathy, out-of-body experiences , mediumship, psychokinesis, vision, healing, scanning, destroying, tarot reading, soul traveler, astral projection, de ja vu.

Secara mendalam Mbah Mijan dan Citra Prima mempunyai pengalaman-pengalaman dengan beragam kemampuan ESP diatas. Seperti yang sudah banyak diketahui, bahwa Citra Prima punya pengalaman pernah mati suri, atau Near Death Experience, sehingga ketika hidup kembali maka kemampuan Indigo dalam dirinya semakin terbuka dan memberikan jalan serta akses untuk makin menggiatkan dirinya mendalami kajian metafisika melalui jalur sebagai Parapsikolog, sementara Mbah Mijan mewarisi keilmuan dari leluhurnya secara bertahap dan di dalami dengan pendalaman spiritual kebatinan hingga di usianya yang masih muda sudah mengantongi sertifikat sebagai Paranormal Muda Indonesia.

Pada awalnya ada banyak alasan kenapa Paraprikolog sulit diterima atau sulit mendapatkan pengakuan dari masyarakat luas pada umumnya, alasannya bahwa masyarakat ada yang terbiasa mengkaji secara kajian ilmiah cenderung bersikap skeptis terhadap fenomena psi atau metafisika, alasannya juga karena fenomena tersebut tidak memiliki basis hukum alam yang diketahui, atau yang mudah untuk dipahami oleh logika. Dengan kata lain tidak ada hukum fisika maupun kimia yang diketahui bisa menerangkan secara mudah fenomena tersebut. Penelitian-penelitian yang ada dulunya belum mampu menjelaskan proses-proses yang terjadi dalam fenomena psi. Jika seseorang ingin mempelajari bukti-bukti tentang fenomena psi, referensi tentang teknisnya sangat sedikit. Hanya segelintir jurnal profesional yang memuatnya dan dicetak sangat terbatas. Di Indonesia, sangat sulit untuk menemukan literatur tentang hal tersebut. Untuk menuliskan ini, saya harus mengambil dari internet, merujuk pada ahli-ahli di bidang parapsikologi di lembaga-lembaga penelitian parapsikologi. Sumber-sumber itulah yang bisa dipercayai. Untungnya dewasa ini, Citra Prima sangat berperan dalam mempublikasikan apa itu kajian Parapsikolog baik praktek di lapangan, edukasi wawasan dan pengetahuan di berbagai media massa, diantaranya televisi dan sosial media seperti twitter, facebook, youtube, juga melalui buku-buku yang diterbitkannya dan laris manis di pasaran.

Sementara Paranormal selalu dikaitkan dengan praktek klenis dan mistis, kegiatan perdukunan yang sering dianggap sesat dan menyimpang dari agama, padahal secara personal, Paranormal juga berbasis Konsultan Spiritual, artinya mampu menyelesaikan banyak persoalan yang terkait dengan fenomena atau perilaku spiritual, misalnya mampu menjelaskan betapa pentingnya manusia untuk melakukan kegiatan seperti meditasi, olah napas dan tenaga dalam, berpuasa, sinkronisasi dan tata cara mengaktifkan tujuh titik cakra, bagaimana memancarkan cahaya aura agar bisa terlihat pancaran pesona dan wibawa yang fungsinya luas sekali, salah satunya untuk menjadi daya tarik alamiah atau inner power secara personal. Selain itu, Paranormal sekelas Mbah Mijan juga sudah banyak membuktikan keunggulan dirinya sebagai seorang Paranormal di kancah nasional juga internasional, seorang Mbah Mijan banyak mengurusi bidang spiritual dan supranatural yang mengedepankan penggalian potensial personal dari banyak kliennya untuk bisa lebih mengoptimalkan aktualisasi mereka dalam kehidupan, keberhasilan ini banyak ditemui ketika menangani solusi-solusi jajaran publik figure yang terlibat masalah karena efek negatif dari dimensi lain, katakanlah pengaruh ilmu hitam yang biasa disebut sihir, santet dan semacamnya. Selebihnya Mbah Mijan juga banyak memberikan literasi dalam bentuk artikel mengenali dunia keparanormalan dan bidang-bidang keunggulannya dalam praktek pengobatan berbasis Konsultan Spiritual melalui website resminya mbahmijan.com dan juga melalui sosial media yang rutin memberikan pengetahuan-pengetahuan barunya, pengalaman-pengalaman barunya yang terkait fenomena spiritual dan supranatural, baik melalui penelusuran dan perjalanan spiritual pribadinya melalui status-statusnya di facebook, kicauannya di twitter, dan penelusurannya secara live di youtube.

Aktualisasi jati diri dan pengabdian pada bidang yang dijalani sebagai bagian dari misi hidup untuk mencerahkan masyarakat luas melalui sarana media massa dan sosial yang mendidik sudah sering dijalani oleh Parapssikolog Citra Prima dan Paranormal Mbah Mijan, sehingga pengalaman-pengalaman dan sepak terjang mereka sangat layak untuk ditampilkan ke televisi, sudah banyak program tv bernuansa fenomena metafisika yang mereka lakoni dan selalu mendapat perhatian banyak dari masyarakat, karenanya mereka punya penggemar tersendiri, jadi betapa pentingnya potensial dalam diri yang menyangkut spiritual dan supranatural jika dikembangkan secara maksimal dengan berbasis kecerdasan intelektual. Indigo sangat cocok jika kedepannya mengaktualisasikan diri ke dalam dua bidang tersebut, Parapsikolog dan Paranormal, dengan catatan semua potensial dan keilmuan digunakan untuk mencerdaskan dalam bentuk wawasan dan berguna untuk kebaikan. Citra Prima dan Mbah Mijan adalah dua contoh keberhasilan dan kesuksesan dengan menggali potensial dalam dirinya masing-masing dan mengembangkannya sejak di usia masih muda, keduanya tampil seiring dan sejalan dengan profesi yang berbeda tetapi secara umum punya kedekatan secara batin karena seringkali terlibat dalam kontrak kerjasama sebuah program dan proyek yang sama.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Standar Indigo Versi Universal Indigo

1. Indera Keenam (Sixth Sense) Dari Pelebaran Indera-Indera Biasanya Aktif, Penglihatan, Penciuman, Pendengaran, Perasaan (Kepekaan), Perabaan (Sensitifitas Energi & Vibrasi), Terhadap Hal-Hal Bernuansa Astral Atau Non Material.

2. Menguasai Kemampuan Spiritual & Supranatural: Olah Napas (Breathing), Tenaga Dalam (Inner Power), Meditasi (Meditation), Terawangan (Scanning), Penyaluran Energi (Healing), Menguasai, Mengontrol, Menetralisir, Makhluk Gaib (Fighting, Controling, Netralizing), Teleportasi (Teleport), Telepati (Telepath), Meraga Sukma (Astral Projection), Menjelajah Waktu (Time Traveller) & Mediumisasi (Mediumship).

3. Menguasai Basic & Tehnik Problem Solving Yang Berkaitan Dengan Astral Dalam Bentuk Material & Non Material: Retrocognition, Precognition, Psikometri, Analysis Data, Hypno Sugesti. (Berkaitan Dengan Dasar Parapsikolog & Paranormal Mengenai Ilmu Metafisika).

4. Mampu Melebarkan & Mempraktekkan Aplikasi Dari Keaktifan 7 Titik Chakra & Aura.

5. Punya Hubungan & Keterikatan Yang Kuat Dengan Alam Semesta, Manusia, Hewan, Tumbuhan & Tuhan.

6. Memiliki Mental Lahir Batin Yang Kuat & Semangat Yang Tinggi Untuk Membawa Perubahan Secara Signifikan Ke Arah Yang Positif & Konstruktif.

7. Memiliki Kesadaran Yang Universal Sebagai Penyeimbang Alam Tanpa Membeda-Bedakan Kepercayaan.

8. Berjiwa Tua Tanpa Memandang Jenis Kelamin, Orientasi Seks, Ras & SARA.

9. Mampu Menyebarkan Kasih Sayang, Mempererat Kebersamaan Secara Massal (Berhubungan Dengan Fungsi Aura).

10. Mempunyai Kecerdasan Intelektual Dengan Dasar IQ Di Atas Rata-Rata.

Indigo Adalah Manusia Beraura Dasar Nila (Ajna) & Biru Tua (Bola Mata) Yang Memiliki pengetahuan Serta Kemampuan Dengan Tindakan Yang Berkesadaran Akan Kesemestaan Menyangkut Spiritual & Supranatural Secara Universal.

Indigo itu warna aura yang konsentrasinya membuka jalan beragam indera keenam untuk dapat terkoneksi pada dunia spiritual dan supranatural, sedangkan Titisan itu keturunan atau ahli waris keilmuan leluhur dalam bidang spiritual dan supranatural. Indigo dan Titisan sama-sama berhubungan dengan dunia metafisika, yang membedakan adalah warna aura dasar tubuhnya secara keseluruhan, jadi bukan terletak di warna nila pada ajna, karena baik Indigo dan Titisan sama-sama butuh akses sinkronisasi dari tujuh titik cakra mayor, sementara warna masing-masing cakra itu sama secara merata.

Indigo kemampuannya berasal dari dalam diri secara murni yang tertanam dalam DNA, karenanya dalam pengembangannya lebih dominan tanpa bimbingan tetapi mengandalkan intuisi dan intelegensi. Sedangkan Titisan lebih banyak mengandalkan bimbingan agar tidak melenceng dari jalur ketetapan yang diwariskan leluhur dalam pakem-pakem tertentu secara keilmuan dan identik dengan perkhodaman.
Indigo Titisan artinya perpaduan keduanya, keseluruhan tubuhnya dominan berwarna aura dasar nila dan juga mewarisi keilmuan baik spiritual dan supranatural dari leluhurnya.

Jadi termasuk golongan yang manakah anda-anda semua ? Indigo, Titisan, Indigo Titisan ?!
Menurut Nopi Subiyanto hasil obrolan panjang lebar beberapa waktu lalu, di Nusantara ini sifatnya sudah campuran, sedikit-sedikit Indigo dikaitkan dengan ilmu leluhur, apalagi Titisan. Jadi yang murni Indigo itu menurutnya sangat langka, dan harus dibuktikan juga dengan hasil fhoto aura, dan menurutnya juga sebutan Indigo Kebatinan itu tidak cocok, karena baik Indigo dan Titisan juga sama-sama butuh akses kebatinan seperti halnya meditasi, puasa, olah rasa, olah energi dan semacamnya. Jadi sebutan yang seharusnya lebih tepat untuk disandingkan sebagai pasangan adalah Indigo dan Titisan, atau Indigo Titisan.

Secara ilmiah belum ada peneliti yang secara serius melakukan kajian terkait fenomena Indigo yang mengambil sampel misalnya 100 orang Indigo dari seluruh dunia. Hasil kajian pribadi, Indigo dilekatkan pada orang-orang yang memiliki aura berwarna nila (indigo) secara keseluruhan dalam artian menyelimuti tubuhnya, jadi bukan hanya di wilayah sekitar cakra ajna. Karena pada dasarnya cakra ajna juga membiaskan aura warna nila, dalam artian keaktifan salah satu dari tujuh titik cakranya, sementara kebanyakan yang cakra ajnanya aktif, belum tentu termasuk dalam kategori Indigo, mereka biasanya tergolong pada beberapa kategori, misalnya pegiat spiritual kebatinan, titisan, rohaniawan, dan rata-rata juga memiliki mahkota yang melapisi cakra mahkota.

Jadi akan jelas perbedaannya antara Indigo dan non Indigo. Orang-orang dengan aura Indigo ini memiliki kesadaran diri yang tinggi, bisa terkait pada Tuhan, alam semesta, atau dirinya sendiri. Pegiat spiritual kebatinan, titisan dan rohaniawan juga sama, rata-rata punya kesadaran yang tinggi pada hal-hal tadi, yang membedakan adalah bahwa Indigo cenderung bersifat Universal dan Multiverse, berbeda dengan titisan yang dominan di ruang tertentu seputaran keilmuan leluhur, kerajaan dan semacamnya, begitu juga rohaniawan yang mengedepankan keagamaan yang dianut. Indigo bersifat Universal karena bisa masuk ke wilayah itu semua, Indigo bisa juga berasal dari lingkungan titisan bahkan rohaniawan, tetapi titisan dan rohaniawan belum tentu termasuk Indigo.

Tingginya kesadaran diri itu umumnya juga dibarengi dengan kemampuan metafisik (bawaan) yang Indigo miliki, itu sudah jadi bakat alamiah sejak kecil, karenanya sering terbersit bahwa Indigo tidak meditasi tapi energinya banyak, tidak olah napas tapi bisa mengumpulkan tenaga dalam sehingga bisa Healing, tidak berperilaku agamis tetapi penglihatan mata ketiganya aktif dan sebagainya. Itu semua karena faktor aura nila yang menyelimuti tubuhnya, dan itu memberikan kemudahan bagi aktifnya indera keenam, yang dimaksud indera keenam adalah kelebihan dari kelima panca inderanya, bisa merasakan, melihat, mendengar, mencium, mengecap lebih dari batas frekuensi normal, artinya diatas normal yang identik dengan fenomena "up normal" atau populernya mempunyai kemampuan Paranormal. Tetapi Paranormal belum tentu Indigo namun berlaku sebaliknya, Paranormal bisa saja awalnya karena terlahir sebagai Indigo.

Mengenai Indigo, saya lebih menilai soal wawasannya, soal kesadarannya yang tinggi dalam banyak hal, bukan pada kemampuannya karena itu bersifat relatif, Indigo yang dominan Scanner belum tentu ahli dalam Healer atau Fighter, ada keunggulan-keunggulannya masing-masing yang sulit dijelaskan tetapi itu nyata dalam artian ruang lingkup wilayah kajiann secara metafisika. Indigo juga ada dua sub kategori, ada yang dominan ke spiritual, ada yang dominan ke intelektual, ada yang menguasai keduanya secara bersamaan, jenis yang begini biasanya masuk dalam kategori Mentor jika kemampuannya bisa dikembangkan secara maksimal. Misalnya begini, dia akan ahlinya dalam pengobatan melalui energi, tetapi disisi lain bisa menjelaskan apa itu energi, bagaimana cara mengolah energi, menyalurkan energi dan sebagainya sehingga tehnik pengobatan itu akan terasa masuk akal ketika dijelaskan, dan ini juga sifatnya relatif, karena tiap-tiap personal yang unggul secara spiritual dan intelektual juga ada tingkatannya, ada yang akademis, ada yang naturalis, selebihnya adalah pengalaman di lapangan.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo
Diubah oleh djendradjenar

Frekuensi & Gelombang Otak Manusia Untuk Melampaui Batas Normal Berkesadaran Tinggi

1. Frekuensi 120,00 Hz hingga 500,00 Hz adalah wilayah P.S.I . Misalnya kemampuan memindahkan benda seperti portergeist, mengubah materi, perubahan suhu, bahkan teleportasi.

2. Frekuensi 108,00 Hz adalah wilayah kesadaran yang total mengetahui. Misalnya menyadari saat bekerja, makan, minum, jalan-jalan, mengerjakan tugas, aktivitas keseharian, termasuk mengingat apa yang telah dilakukan sebelumnya.

3. Frekuensi 105,00 Hz adalah wilayah tampilan keseluruhan dari situasi lengkap pada umumnya disaat normal maupun tak terkondisikan. Misalnya tahu ke sekolah, kuliah atau kerja harus jalan mana yang dilalui, atau ketika semisal ada kemacetan tahu harus melalui alternatif jalan yang mana yang harus ditempuh. Jug berhubungan dengan spontanitas yang sifatnya problem solving secara personal atau massal, misalnya mampu menguasai keadaan panik, membereskan hal-hal tak terduga secara cepat yang datangnya tidak diperkirakan.

4. Frekuensi 90,00 Hz adalah wilayah seputar perasaan yang baik; keamanan personal atau massal, kesejahteraan, keseimbangan. Misalnya merasa aman tidur dalam kamar tanpa dikunci karena sudah terbiasa dan perasaan ini berhubungan dengan situasi yang memang sudah terkendali secara penalaran seperti diluar rumah ada security, di depan gerbang perumahan ada pos security dan cctv, dan semacamnya.

5. Frekuensi 83,00 Hz adalah wilayah spiritual supranatural dimana pembukaan mata ketiga bagi sebagian orang sedang mengalami prosesnya secara spontanitas, dan juga karena sensitifitas yang tinggi terhadap hal-hal non material atau non fisik.

6. Frekuensi 80,00 Hz adalah wilayah kesadaran dan kontrol arah yang benar yang berhubungan dengan frekuensi sebelumnya yang menyangkut pembukaan mata ketiga. Misalnya ketika melihat penampakan atau visual vision maka otak akan merespon dan mengarahkan pada aktivitas yang selaras seperti meditasi, menguatkan batin melalui anahata, bagi yang Muslim seperti dzikir, dan sebagainya.

7. Frekuensi 70,00 Hz adalah wilayah seputar reaksi dan proyeksi mental dan astral.

8. Frekuensi 63,00 Hz adalah wilayah seputar kondisi dari perjalanan tubuh astral.

9. Frekuensi Beta 55,00 Hz adalah wilayah sakral yang berhubungan situasi meditasi Yoga tantra, menstimulasi aktivasi kundalini.

10. Frekuensi Tinggi 35,00 Hz adalah wilayah seputar kebangkitan chakra mayor dan keseimbangan dari tujuh titik chakra.

11. Frekuensi Beta mulai 13.00 Hz dan seterusnya adalah NORMAL terbangun dan berkesadaran, untuk 30,00 Hz statusnya sudah berfungsi pada aktivitas sehari-hari. Misalnya sadar bahwa berdoa bisa dimana saja. Tuhan ada dimasa saja dalam Aku adalah Tuhan.

12. Frekuensi 12,00 Hz adalah wilayah pusat centering pada frekuensi resonansi bumi, mampu mendengar kecepatan perputaran bumi, mendengar gerak angin dan nyala api, serta cahaya. Biasanya seorang Laduni, setingkat Nabi, dan para Ascended Master atau Man Like Being. Nicola Tesla, Albert Einstein, Soekarno, Raden Jayabaya adalah contoh beberapa manusia yang mampu dan bisa mengakses frekuensi ini.

13. Frekuensi 10,50 Hz adalah wilayah dimana frekuensinya memungkinkan tubuh halus atau etheric untu pergi melakukan penyembuhan bagi orang lain semisal dalam proses high healing, koneksi pikiran untuk berpusat berada di wilayah lain untuk menetralisir sesuatu yang menyebabkan ketidakseimbangan.

14. Frekuensi 9,00 Hz adalah kesadaran akan penyebab ketidakseimbangan tubuh dan melaksakana sarana keseimbangan, seperti penyembuhan bagi diri sendiri, meregenerasi sel-sel yang mati.

15. Frekuensi 8,30 Hz adalah wilayah kesadaran untuk mengambil gambar visual objek mental baik diri sendiri maupun orang lain, biasanya ini dimiliki secara mandiri oleh seorang scanner berkemampuan tinggi.

16. Frekuensi 8.00 Hz adalah wilayah untuk melakukan penelusuran regresi untuk mengakses kehidupan masa lalu melalui membaca residual energi dari benda atau obyek personal.

17. Frekuensi 7.83 Hz adalah wilayah untuk mengakses Resonansi Bumi, misalnya mengetahui kerusakan akibat gempa, tsunami, ledakan bom, polusi dari kendaraan, hutan terbakar, dan sebagainya yang terjadi pada satu wilayah tertentu secara intuisi dan mind power tingkat tinggi.

18. Frekuensi 7,50 Hz adalah wilayah sensitif untuk ber Inter-kesadaran diri dan tujuan hakiki, misalnya meditasi yang dibimbing dengan tujuan pemikiran kreatif untuk seni, penemuan, musik, dan sebagainya. Juga kontak dengan panduan etheric lain untuk arahan tertentu misalnya melakukan silat gaib dan semacamnya.

19. Frekuensi Alpha 7.00 Hz adalah wilayah proyeksi mental dan astral dan operasional psikis. Berhubungan dengan ilmu Psi.

20. Frekuensi 6,30 Hz adalah wilayah proyeksi mental dan astral, mempercepat pembelajaran dan meningkatkan retensi memori yang mengalami kelupaan terhadap sesuatu yang pernah meninggalkan residual tinggi, semisal mengingat nama-nama teman satu kelas sewaktu SD, SMP, SMA atau Kulian dimasa setelah melewati masa-masa itu.

21. Frekuensi 5,50 Hz adalah wilayah untuk punya kemampuan bergerak melampaui pengetahuan umum untuk mengetahui yang sifatnya rahasia dan tersembunyi yang menyangkut kebenaran-kebenaran, dan juga untuk menunjukkan visi pertumbuhan yang dibutuhkan dalam mengeksplorasinya.

22. Frekuensi Theta 3,50 Hz adalah merasa satu dengan segalanya sebagai kesatuan yang utuh, seperti bersatu dengan semesta, bersatu dengan sesama mahluk hidup seperti hewan dan tumbuhan karena berasal dari satu inti cahaya dan partikel yang sama.

23. Frekuensi Delta 1.00 Hz adalah wilayah dimana pribadi merasa sehat sesehat sehatnya dalam artian ada stimulasi hipofisis untuk melepaskan hormon pertumbuhan sebagai mahluk hidup tanpa memisahkan pandangan keseluruhan antar-hubungan, tanpa memandang derajat penciptaan, tanpa memandang segi keagamaan.

24. Frekuensi Beta Tinggi: 30 hingga 500 Hz adalah tingkat Beta Tinggi yang tidak terkait saat ini dalam satu kondisi dengan keadaan pikiran apa pun atau tidak terpengaruh dengan apapun. Beberapa efek telah diamati, tetapi saat ini tidak cukup penelitian yang telah dilakukan di bidang ini, untuk membuktikan, atau menyanggah apapun. Aku adalah apa yang aku pikirkan, lebih pada penilaian diri sendiri dan sangat personal. Juga seperti berpikir bahwa sesuatu yang dibicarakan orang banyak itu negatif tetapi alam bawah sadar tidak menerima itu sebagai informasi yang benar karena satu dan lain hal.

25. Frekuensi Beta: 13 hingga 30 Hz adalah wilayah tingkat Beta yang dikaitkan dengan kesadaran luar, pengambilan dan evaluasi berbagai bentuk data yang diterima melalui indra, itu hadir dengan kekhawatiran, kemarahan, ketakutan, kelaparan, dan kejutan. Misalnya dengan kelaparan tapi berserah diri itu adalah proses keikhlasan yang tinggi pada satu kondisi proses awakening.

26. Frekuensi Alfa: 7 hingga 13 Hz adalah wilayah tingkat Alpha yang dikaitkan dengan kondisi kesadaran yang tidak mengantuk tetapi santai dan tenang, terutama dengan kesadaran batin yang menyenangkan; integrasi tubuh / pikiran.

27. Frekuensi Theta: 3 hingga 7 Hz adalah wilayah tingkat Theta yang biasanya berhubungan dengan daya ingat, fantasi, imajinasi, kreativitas, inspirasi, perencanaan masa depan, mimpi, beralih pikiran, dan mengantuk.

28. Frekuensi Delta: 0,1 hingga 3 Hz adalah wilayah tingkat Delta biasanya dikaitkan dengan tidur tanpa mimpi yang dalam, kondisi trance, dan jenis tidur non-REM.

29. Gamma (bersambung...)

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Manifestasi Dari Meditasi

Ada satu falsafat dari ahli spiritualis Budha yang berbunyi: "Tanpa meninggalkan rumah, orang dapat mengetahui semua yang ada di Surga dan di Bumi. Tanpa mengintip dari jendela orang akan dapat melihat jalan Surgawi. Mereka yang pergi keluar, semakin jauh perjalanannya semakin sedkit pengetahuannya. Oleh karena itu orang bijaksana melihat semuanya tanpa pergi ke manapun, melihat semuanya tanpa melihat dengan mata, tidak melakukan sesuatu namun mencapai tujuannya!"
(Tao Te Ching/ Lao Tzu)

Bahkan ungkapan senada dan lebih dahsyat dari itu saya temukan dari ahli spiritualis Amerika/Yahudi yang mengatakan: "Meditasi harus di arahkan kerealisasi kebersatuan dengan Tuhan. Seluruh perhatian Anda harus diberikan kepada realisasi Tuhan, selalu mengingat bahwa kerajaan Tuhan ada dalam dirimu, bukan dimana-mana, melainkan dalam dirimu."

(Joel Goldsmith)
Artinya apa saya bubuhkan kata-kata hikmah di atas? Dalam kaidah spiritual, itu ada satu rumus atau hukum pasti yaitu bahasa syari'at nya adalah hukum sunatulloh yang wajib di gunakan entah itu agama nya apa bahkan yang tidak beragama sekalipun. Kalau menurut saya orang yang tidak beragama belum tentu tidak ber-Tuhan atau berkeyakinan atas adanya Tuhan. Sementara konsep ke Tuhanan ini aturannya ada di hukum syari'at agama nya masing-masing. Contoh nya dalam hal Nama Tuhan setiap agama tentu ber-beda-beda namun sejatinya pemilik nama itu adalah Tunggal atau Satu tanpa berbilang. Silahkan panggil nama Tuhan mu masing masing sesuai kaidah dalam tatanan agamanya masing masing. Sebab orang ber-ilmu tidak akan mempermasalahkan hal itu. Semua termanifestasi dalam kandungan dan pengamalan "Bismillahir rohmaanir rohiim" dan juga termanifestasikan dalam wujud pengamalan persaksian dua kalimat syahadad itu sendiri. Berikut ini kita akan jabarkan mengenai metode mencapai kesadaran bathin yang kita rangkum dalam literatur berbagai ke-ilmuan juga konsep-konsep agama.

Tekhnik iluminasi atau meditasi pada Kedua Jantung adalah tekhnik mencapai kesadaran "Budha" atau kesadaran kosmos dalam pemahaman Yunani atau iluminasi. Tekhnik ilumnasi juga merupakan bentuk pelayanan terhadap dunia karena dunia di harmoniskan hingga kepada satu tingkat tertentu dengan memberkati seluruh bumi dengan cinta-kasih.

Meditasi pada kedua jantung dilandasi prinsip bahwa beberapa cakra mayor adalah titik masuk atau pintu gerbangnya tingkat atau cakrawala kesadaran tertentu. Untuk mencapai iluminasi atau kesadaran kosmos, cakra mahkota perlu diaktifkan. Kedua jantung itu mengacu pada cakra jantung yang merupakan pusat emosional dan cakra mahkota yang merupakan pusat jantung surgawi. Jadi artinya keduanya itu saling terhubung, itu lah syari'at dan hakekat.

Bila cakra mahkota sudah diaktifkan, maka "kedua belas daun" yang terkuncup akan membuka dan membalik keatas seperti sebuah cangkir emas, atau mahkota emas, itulah simbolisasi dari bunga (teratai) atau emas untuk menerima energi spiritual yang dibagikan ke bagian tubuh lainnya. Ia juga di lambangkan sebagai "Holy Grail" atau piala suci oleh bangsa Yahudi. Simbol itu termanifestasikan jika seseorang telah mencapai tujuan tertentu maka akan mendapat piala. Itu sebetulnya rencana jangka panjang Yahudi untuk menghambat seseorang dalam spiritual.

"Kamu kejarlah dunia, nanti dapat piala. Kumpulkanlah piala sebanyak-banyaknya."
Itu kalo kita lahirkan dalam bentuk bahasa maka bunyinya seperti itu.

Jadi mahkota yang dipakai oleh para Raja dan Ratu hanyalah bentuk tiruan atau simbol fisik yang jelek dari cakra mahkota yang hakiki. Itu simbol gemerlap dan gemilang yang tak tergambarkan dari orang yang sudah mengalami perkembangan spiritual sepenuhnya. Mahkota emas yang berputar sangat cepat terlihat seperti cahaya yang gemerlap di puncak kepala seseorang. Ini dilambangkan dengan topi tinggi (mitre) yang dipakai oleh Paus, Kardinal dan Uskup. Kalau cakra mahkota itu sangat aktif, maka akan tampak seperti halo (piala emas) di sekeliling kepala. Itulah sebabnya mengapa para orang kudus (suci) dari berbagai agama mempunyai halo di sekitar kepala mereka. Karena tingkat perkembangan spiritual yang berbeda-beda, maka ukuran besar dan kecermelangan halo-nya pun bervariasi. Bilamana seseorang dalam bermeditasi pada kedua jantung, maka energi surgawi mengalir turun ke si praktisi dan mengisinya dengan cahaya, kasih, dan kuasa surgawi. Si praktisi spiritual (atau si salik) ini kemudian menjadi saluran energi surgawi atau energi ilahiyyah.

Maka dalam konsep Yoga aliran Taoisme, energi surgawi ini disebut “ki surgawi”. Dalam kaballah disebut “tiang cahaya” mengacu pada apa yang dilihat oleh para pewaskita (praktisi spiritual). Para yogi bangsa India menyebut tiang cahaya ini sebagai jembatan cahaya spiritual atau “antakharana”. Orang Kristen menyebutnya “turunnya Roh Kudus”, yang dilambangkan dengan tiang cahaya dan turunnya seekor burung merpati. Maka dalam kesenian Kristen, ini diperlihatkan dalam gambar-gambar Yesus atau para orang kudus dengan tiang cahaya putih diatas kepalanya disertai burung merpati putih yang terbang ke bawah. Ini melambangkan turunnya energi surgawi (ilahiyyah). Orang-orang yang mengembangkan kemampuan spiritualnya dan telah berlatih meditasi beberapa lama mungkin mengalami dikelilingi oleh cahaya yang menyilaukan atau kepalanya terisi dengan cahaya yang menyilaukan. Ini lazim dialami oleh para yogi tingkat lanjut serta orang kudus dari semua agama dan pengalaman mereka mirip antara satu dengan yang lain.

Cakra mahkota hanya dapat cukup teraktifkan bila cakra jantung sudah cukup diaktifkan terlebih dahulu. Cakra jantung adalah tiruan dari cakra mahkota. Bila kita melihat cakra jantung, cakra tersebut tampak seperti cakra dalam dari cakra mahkota yang mempunyai dua belas daun emas. Cakra jantung merupakan persamaan yang lebih rendah dari cakra mahkota. Cakra mahkota adalah pusat iluminasi dan cinta surgawi atau persatuan dengan semua jenis cakra. Cakra jantung, merupakan pusat emosi yang lebih tinggi. Ia merupakan pusat perasaaan kasihan, kegembiraan, kasih-sayang, perhatian, belas-kasihan, dan emosi halus yang lebih tinggi. Orang hanya dapat merasakan cinta surgawi dengan mengembangkan emosi halus yang lebih tinggi. Menerangkan cinta kasih dan iluminasi kepada orang biasa adalah seperti berusaha menerangkan warna pada orang buta.

Ada banyak cara mengaktifkan cakra jantung dan cakra mahkota. Anda dapat memakai gerakan fisik atau hatha yoga, tekhnik pernapasan yoga, mantra atau doa dan teknik visualisasi. Semua tekhnik ini efektif tetapi tidak cukup cepat. Salah satu cara yang paling efektif dan cepat untuk mengaktifkan cakra ini adalah melakukan meditasi berdasarkan cinta kasih atau memberkati seluruh bumi dengan dengan cinta kasih. Dengan memakai cakra jantung dan cakra mahkota untuk memberkati bumi dengan cinta kasih, kedua cakra tersebut menjadi saluran energi spiritual, karena itu perlu untuk diaktifkan dalam proses ini. Dengan memberkati bumi dengan cinta kasih, kita telah melakukan suatu bentuk pelayanan kepada dunia. Dan memberkati bumi dengan cinta kasih, kita sebaliknya akan diberkati berlipat ganda. Dalam memberkati kita diberkati. Dengan memberi maka kita akan menerima. Itulah hukum sunatulloh!

Seseorang dengan cakra mahkota yang tidak cukup aktif, tidak perlu mencapai iluminasi karena ia masih harus mempelajari cara mengaktifkan cakra mahkota untuk mencapai iluminasi. Ini seperti memiliki komputer canggih tanpa mengetahui cara menggunakannya. Kalau cakra mahkota telah cukup digiatkan/diaktifkan, maka kita harus melakukan pada cakra tersebut, doa khusus keberserahan (mantra aum). Kosentrasi kuat harus dipusatkan tidak hanya pada mantra aum namun terutama pada jarak antara dua aum. Dengan kosentrasi penuh dan kuat pada cahaya dan jarak waktu (saat hening) antara dua aum, iluminasi atau semedi itu tercapai!

Pada sebagian besar orang, cakra-cakra lain sangat teraktifkan. Cakra dasar, cakra seks, dan cakra solar-plexus teraktifkan pada hampir semua orang. Pada mereka, naluri untuk bertahan hidup, dorongan seks dan kecenderungan bereaksi dengan emosi-emosi lebih rendah sangat aktif. Dengan merasuknya pendidikan modern dan pekerjaan yang membutuhkan penggunaan kemampuan mental, maka secara otomatis cakra ajna dan cakra tenggorok berkembang dalam banyak orang dan lebih dominan. Apa yang tidak berkembang pada sebagian besar orang adalah cakra jantung dan cakra mahkota. Maka sangat di sayangkan jika pendidikan dewasa ini cenderung lebih menekankan pada perkembangan cakra tenggorokan dan cakra ajna atau perkembangan pikiran kongkret dan pikiran abstrak. Sementara perkembangan jantung diabaikan. Karena itu, kita akan banyak menjumpai orang-orang yang sangat pandai dan mungkin “berhasil”, namun hubungannya antara sesama manusia sangatlah buruk, hampir-hampir tidak berkawan dan berkeluarga.

Dengan melakukan meditasi/semedi/topo broto/suluk pada pusat jantung, seseorang akan menjadi lebih seimbang secara harmonis. Baik dalam sudut pandang hablum minalloh dan juga hamblum minanas. Ini berarti cakra-cakra mayor yang berkembang itu akan kurang seimbang jika cakra jantung tidak diaktifkan.

Apakah pikiran abstrak atau pikiran kongkret dipakai secara konstruktif atau destruktif tergantung pada perkembangan cakra jantung. Sebagai contoh bila cakra solar-plexus berkembang secara berlebihan dan cakra jantung kurang berkembang atau bila emosi yang lebih rendah aktif dan emosi yang lebih tinggi kurang berkembang, maka kemungkinan pikiran akan dipakai secara destruktif. Tanpa perkembangan jantung sebagian besar orang, dan wacana mengenai kedamaian dunia merupakan impian semata. Itulah sebabnya perkembangan jantung harus ditekankan dalam sistem pendidikan di bumi Indonesia ini. Melalui kajian-kajian ilmu makrifat atau ilmu hikmah yang terangkum dalam kaidah ilmu tasawuf (sufisme), maka itu akan mengisi kesenjangan dan kurangnya pendidikan satu ilmu yang berkenaan dengan ilmu bathin.

Orang-orang yang berusia di bawah dari delapan belas tahun tidak boleh berlatih meditasi karena tubuh mereka belum dapat menahan terlalu banyak energi halus. Bahkan pada akhirnya mungkin dapat bermanifestasi sebagai kelumpuhan fisik. Orang yang menderita sakit jantung, hipertensi atau glukoma, juga tidak boleh melakukan meditasi ini karena dapat memperburuk penyakitnya. Penting bahwa mereka yang ingin berlatih meditasi pada kedua jantung secara teratur harus berlatih pemurnian diri atau pembentukan karakter melalui renungan bathin setiap hari (memperbesar wadah). Meditasi pada kedua jantung tidak hanya mengaktifkan cakra jantung dan cakra mahkota tetapi juga cakra-cakra lain. Karena itu, sifat-sifat positif maupun negatif orang akan diaktifkan atau diperbesar. Ini dengan mudah dapat diuji oleh si praktisi itu sendiri dan melalui pengamatan waskita.

Maka saudara ku sekalian, penjabaran di atas hanyalah konsep dan teori yang telah di sarikan dari berbagai literatur bahasa untuk memudahkan satu pemahaman saja. Itu semua sudah terangkum manis dalam kaidah ilmu tasawuf atau juga dalam bimbingan seorang yang mursyid yang tentu menyampaikan kita kepada Allah. Ini hanya satu penjabaran melalui seni ilmu prana yang termanifestasikan dalam bentuk kelompok pelaku spiritualis lintas agama. Semoga dapat menjadikan satu manfaat dalam ilmu dan amal kita semua. Semoga kita di kembalikan kepada jalan yang benar.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Spiritual Kebatinan Versi Universal Indigo

Olah Kebatinan berkaitan dengan pengolahan potensi kebatinan manusia, potensi kegaiban sukma manusia, disertai dengan landasan filosofi spiritual kebatinan, misalnya ilmu kasampurnan (kesempurnaan), konsep manunggaling kawula lan Gusti, dan sebagainya. Bagi orang-orang yang mempelajari kebatinan, berbagai cerita dalam filosofi kebatinan spiritual tersebut di atas adalah dasar tuntunan untuk berperilaku (budi pekerti), tuntunan kerohanian, sasaran / tujuan pencapaian ilmu dan bumbu cerita spiritual kebatinan. Pengetahuan gaib atau tentang kejadian-kejadian yang akan datang, dsb, seringkali didapatkan dari ilham / bisikan gaib / wangsit (dari kegaiban sukmanya / roh sedulur papatnya) yang ditindaklanjuti sampai ketemu kebenarannya.

Tetapi banyak para pemula (termasuk praktisi kebatinan, orang-orang pinter dan spiritualis yang sebenarnya keilmuan kebatinannya masih tingkat dasar) yang bisa bercerita banyak tentang hal-hal filosofis di atas, tetapi sebenarnya mereka sendiri belum sampai pada kemampuan untuk mengetahui sendiri kebenarannya, dan banyak orang yang bisa melihat gaib, tetapi tidak tahu kesejatian dari apa yang dilihatnya, apalagi yang hanya sekedar 'ngecap' saja, seolah-olah mereka benar sudah mumpuni menguasai ilmunya atau mengetahui sendiri kebenarannya.

Mereka yang mendalami suatu olah kebatinan, biasanya juga memahami aspek spiritual dari olah kebatinan yang ditekuninya. Tetapi aspek spiritual lain yang lebih tinggi biasanya tidak ditekuni, karena biasanya lakunya hanya berkonsentrasi pada aspek spiritual yang terkait dengan apa yang sedang dijalani saja. Tetapi para tokoh kebatinan, yang menemukan konsep-konsep kebatinan, yang kemudian mengajarkannya kepada murid-murid atau para pengikutnya, biasanya menguasai aspek spiritual dari kebatinannya secara mendalam dan juga memiliki spiritualitas yang tinggi, berbagai cerita dalam filosofi spiritual kebatinan yang tersebut di atas bukan lagi menjadi dasar tuntunan untuk berperilaku (budi pekerti), sasaran / tujuan pencapaian ilmu dan bumbu cerita kebatinan spiritual, tetapi mereka sendiri memiliki kemampuan untuk mengetahui kebenarannya, dan biasanya mereka juga menguasai aspek spiritual lain yang lebih tinggi.

Olah Spiritual berkaitan dengan pengolahan potensi spiritual manusia, olah kemampuan untuk mengetahui sesuatu yang gaib, asal-usul tentang sesuatu, kejadian-kejadian pada masa lalu atau kejadian-kejadian yang akan datang, sampai pada olah kemampuan untuk mengetahui sesuatu yang tidak tampak mata dan berdimensi gaib tinggi. Dalam mempelajari sesuatu, dalam olah laku spiritual orang akan mempelajari bukan hanya sebatas kulitnya saja, tetapi juga sampai kepada hakekatnya (aspek filosofis dan kesejatian dari sesuatu).

Biasanya orang menekuni dunia spiritual bersamaan atau sebagai kelanjutan dari laku kebatinannya. Termasuk dalam laku kebatinan untuk kanuragan / kesaktian, olah spiritual dilakukan bersamaan atau sebagai kelanjutan laku kebatinannya untuk menelisik lebih dalam sisi spiritual / kesejatian dan potensi dari keilmuannya. Begitu juga laku kebatinan ketuhanan, biasanya kemudian dilanjutkan menjadi laku kebatinan-spiritual ketuhanan, untuk menelisik kesejatian dan kebenaran dari jalan ketuhanannya. Dengan demikian dari laku kebatinan dan spiritualnya itu orang tersebut menguasai sekaligus sisi kebatinan dan sisi spiritualnya, menguasai kekuatan kebatinan dan kekuatan spiritualnya, dan kekuatan sukmanya juga berasal dari kekuatan kebatinan dan spiritual tersebut.

Pada orang-orang yang sudah menekuni tahapan laku spiritual, berbagai cerita dalam filosofi spiritual kebatinan yang tersebut di atas bukan hanya menjadi dasar tuntunan untuk berperilaku (budi pekerti), sasaran / tujuan pencapaian ilmu dan bumbu cerita kebatinan spiritual, tetapi menjadi tujuan untuk dicaritahu kebenarannya, sehingga mereka bisa memiliki kemampuan untuk mengetahui sendiri kebenarannya. Cerita-cerita tersebut bukan hanya menjadi cerita atau menjadi bumbu pelajaran ilmu, tetapi mereka juga mempelajari kebenarannya berikut aspek filosofis di dalamnya.

Banyak orang yang baru mempelajari sesuatu ilmu, baru sepotong atau baru sebatas kulitnya saja sudah sesumbar seolah-olah ilmunya sudah mumpuni. Ia hanya bersensasi saja. Air beriak tanda tak dalam. Tetapi orang yang sudah dalam ilmunya biasanya lebih memilih diam dan diam-diam ia dapat mengukur kedalaman / ketinggian ilmu orang lain. Orang 'berisi' yang memilih diam biasanya ilmunya lebih dapat berkembang, karena ia memiliki banyak waktu untuk memperhatikan lingkungan dan belajar dari kehidupan sehari-hari atau dari pengalaman orang lain.

Kebanyakan orang hanya ingin mempraktekkan ilmunya saja dan mempertunjukkan ilmunya, sehingga dirinya dipandang hebat, tapi ia tidak berusaha mengembangkannya, apalagi setelah berpisah dari gurunya. Dengan demikian orang tersebut tidak akan bisa mencapai tingkatan seperti gurunya atau melebihinya. Apabila suatu saat nanti orang tersebut mempunyai murid, dan murid-muridnya itu sama juga perilakunya, maka dunia keilmuan semakin lama akan semakin surut. Padahal seharusnya setiap murid harus bisa melebihi gurunya, sehingga dunia keilmuan akan berkembang terus. Kesadaran itu yang seringkali tidak dimiliki oleh kebanyakan orang.

Tetapi orang-orang yang sudah mendalami sisi spiritual dari sesuatu dan mampu menguasainya, walaupun hanya sebagian saja, kemudian akan lebih banyak diam, tidak pamer atau menonjolkan diri, karena mereka sendiri sadar bahwa mereka lebih mengetahui daripada orang lain, seringkali dianggap lebih baik untuk diam, tidak pamer, dan tidak mempertentangkannya dengan orang lain. Diperibahasakan seperti ilmu padi : " makin berisi makin merunduk ". Inilah yang kemudian menjadi suatu kebijaksanaan yang bersifat kesepuhan.

Olah spiritual sebenarnya adalah bagian dari olah kebatinan. Tetapi karena pada masa sekarang ini banyak orang yang membedakan spiritual dengan kebatinan, apalagi ada juga orang yang mempelajari spiritual secara khusus yang tatacara pengolahannya tidak sama dengan olah kebatinan yang umum, maka dalam halaman ini dituliskan tentang pengertian spiritual itu yang sisi pengolahannya dan sifat-sifatnya berbeda dengan kebatinan yang umum. Tetapi jangan dilupakan bahwa sebenarnya olah spiritual adalah satu kesatuan dengan olah kebatinan, termasuk dalam hal tatacara mempelajarinya, dan sesungguhnya memang begitu. Kebatinan dan spiritual jangan dianggap sebagai sesuatu yang berdiri sendiri-sendiri.

Olah kebatinan dan spiritual sebenarnya merupakan satu kesatuan laku yang dilakukan bersama-sama, satu kesatuan laku yang tidak terpisahkan, dalam menjalankannya hanya proporsinya saja yang berbeda-beda. Di satu saat mungkin lakunya lebih besar proporsinya untuk kebatinan. Di saat yang lain mungkin porsinya lebih besar untuk spiritualitas, tergantung objek dan tujuan dari laku yang sedang dijalani.
Biasanya orang menekuni dunia spiritual bersamaan atau sebagai kelanjutan dari laku kebatinannya. Termasuk dalam laku kebatinan untuk kanuragan / kesaktian, olah spiritual dilakukan bersamaan atau sebagai kelanjutan laku kebatinannya untuk menelisik lebih dalam sisi spiritual / kesejatian dan potensi dari keilmuannya. Begitu juga laku kebatinan ketuhanan, biasanya kemudian dilanjutkan menjadi laku kebatinan-spiritual ketuhanan, untuk menelisik kesejatian dan kebenaran dari jalan ketuhanannya. Dengan demikian dari laku kebatinan dan spiritualnya itu orang tersebut menguasai sekaligus sisi kebatinan dan sisi spiritualnya, menguasai kekuatan kebatinan dan kekuatan spiritualnya, dan kekuatan sukmanya juga berasal dari kekuatan kebatinan dan spiritual tersebut.

Biasanya walaupun proses laku yang dijalani oleh seseorang adalah olah kebatinan, hasilnya akan merupakan kombinasi dari kebatinan dan spiritual. Dalam setiap sisi kebatinan yang ditekuni orang selalu terkandung makna spiritual yang juga harus dikuasai. Dan dalam penggunaan kekuatan kebatinan biasanya juga disalurkan melalui kekuatan pikiran, sehingga biasanya orang-orang yang menekuni kebatinan, laku kebatinannya itu bukan hanya membentuk kekuatan kebatinan, tapi juga membentuk kekuatan gaib spiritual. Dan biasanya para tokoh kebatinan dan para praktisi kebatinan, orang-orang yang benar menekuni kebatinan, biasanya mempunyai kemampuan spiritual juga. Pengetahuan yang didapat dari laku kebatinan bersifat dalam, berupa penghayatan kesejatian akan sesuatu, sehingga pengetahuannya itu tidak dangkal, tidak mengawang-awang, tidak berisi dogma dan pengkultusan, yang pengetahuan itu akan juga bisa dibuktikan oleh orang lain yang sama-sama mempelajari kesejatiannya.

Dengan olah laku spiritual suatu pengetahuan yang secara kebatinan sudah diketahui itu ditindaklanjuti lagi untuk menelisik kesejatiannya yang lebih tinggi lagi. Karena itu olah laku spiritual adalah kelanjutan pencarian kesejatian yang lebih tinggi dari suatu objek pengetahuan yang secara kebatinan sudah diketahui kesejatiannya. Karena itu orang-orang yang tekun di dalam olah kebatinan dan spiritual akan memiliki penghayatan atas sesuatu secara mendalam, sekaligus juga tinggi, dibandingkan pemahaman orang lain yang umum atas suatu objek yang sama.

Seseorang yang menjalani laku kebatinan akan merasakan kekuatan kebatinannya di dada. Sesuai penguasaan dan pencapaiannya kekuatan kebatinannya itu akan mengisi kekuatan tangan, kaki, tubuh, menjadi kekuatan gaib yang melipatgandakan kesaktian kanuragan seseorang. Selain itu kegaiban sukma dari laku kebatinannya akan membentuk dirinya menjadi seorang yang linuwih dan waskita. Pada penggunaannya selain kekuatan itu digunakan sebagai kekuatan yang mengisi tubuh untuk kanuragan, kekuatan itu juga dipusatkan di kepala, menjadi kekuatan spiritual.

Dalam proses awal laku kebatinan-spiritual, orang memusatkan perhatiannya secara batin, memusatkan rasa dan kebatinannya pada suatu objek tertentu yang menjadi perhatiannya. Pada proses selanjutnya, orang itu memusatkan perhatiannya di kepala, mempertegas apa yang ada di "awang-awang", untuk menindaklanjuti ide / ilham dan bisikan gaib / wangsit, untuk mempelajari lebih lanjut kesejatian spiritual dari objek yang menjadi perhatiannya itu sampai kepada aspek hakekatnya. Selanjutnya berdasarkan semua objek perhatian yang sudah dikuasai pengetahuannya itu, dengan mendayagunakan aliran ide / ilham sebagai sumber inspirasinya orang itu akan melanjutkan pencariannya kepada objek-objek pengetahuan selanjutnya hingga ke dimensi spiritual yang lebih tinggi lagi. Karena itu kebanyakan laku kebatinan dan spiritual seseorang akan menciptakan suatu kemampuan untuk mengetahui sesuatu yang sifatnya tinggi bagi orang kebanyakan yang mengantarkannya menjadi seorang yang linuwih dan waskita.

Dalam laku pencarian spiritual itu olah kebatinan dan olah spiritual dilakukan secara bersama-sama, sehingga laku kebatinan dan laku spiritual menjadi satu kesatuan laku yang tidak dapat dipisahkan. Tetapi isi spiritualitas setiap orang tidak sama, tergantung pada objek spiritual yang menjadi interest-nya. Untuk objek spiritual yang sama yang membedakan pencapaian masing-masing orang hanyalah sejauhmana laku kebatinan dan spiritual itu dilakukan oleh seseorang dan seberapa besar minat seseorang mempelajari sampai mendalam apa yang menjadi interest-nya itu. Selain itu pencapaian setiap orang juga dipengaruhi oleh "kecerdasan batin"-nya dan kepekaan batinnya untuk mendapatkan ide / ilham / wangsit sebagai bahan untuk ditindaklanjuti. Energi di dada, cakra di ubun-ubun kepala dan cakra mahkota akan bekerja dengan sendirinya mengikuti proses laku kebatinan dan spiritual orang tersebut.

Tetapi tidak semua orang yang menjalani olah kebatinan, maka dia juga pasti menjalani olah spiritual. Pada jaman dulu, di Jawa, ketika manusia masih hidup di jaman kesaktian, kekuatan kebatinan merupakan sumber utama kekuatan yang melandasi kesaktian kanuragan, bukan ilmu gaib dan ilmu khodam dan bukan tenaga dalam. Pada tingkat kesaktian yang tinggi orang melatih keilmuannya dengan lambaran kekuatan kebatinan. Laku prihatin, berpuasa bahkan tapa brata akan mengisi sehari-hari lakunya.

Di kalangan kesaktian kanuragan itu kebanyakan olah laku kebatinan mereka tidak secara khusus dilakukan untuk juga mempelajari olah spiritual, tetapi olah laku kebatinannya lebih ditujukan untuk meningkatkan kesaktian kanuragannya, sehingga sekalipun kesaktian kanuragan mereka tinggi, tetapi tingkat spiritualitas dan kekuatan sukmanya terbatas dibandingkan orang-orang yang benar-benar menekuni olah kebatinan dan spiritual yang mengolah kekuatan dan kegaiban sukmanya.

Laku spiritual yang tinggi kebanyakan dijalani oleh orang-orang yang sudah menepi, yang sudah mandito, para pertapa, resi atau panembahan, yang sudah tidak lagi melulu mengedepankan kesaktian kanuragan untuk lebih mengedepankan laku kebatinan ketuhanan, yang kemudian dilanjutkan dengan olah laku spiritual ketuhanan. Spiritualitas yang tinggi biasanya adalah hasil dari laku kebatinan dan spiritual seseorang dalam rangka pencarian ketuhanan (karena Tuhan adalah materi spiritualitas yang tertinggi).

Karena itu orang-orang jaman dulu yang menekuni kebatinan dan spiritual biasanya adalah juga orang-orang yang berilmu kesaktian tinggi, yang sudah melewati masa-masa pelatihan olah kanuragan atau tenaga dalam. Bahkan banyak kemudian yang pada masa tuanya mengaso meninggalkan keduniawiannya, mandito, dan menepi, menjadi seorang panembahan atau pertapa, untuk lebih menekuni dunia kerohanian ketuhanan. Karena itu seorang panembahan atau pertapa biasanya adalah orang-orang yang mumpuni dalam ilmu kesaktian dan kebatinan, hanya saja kemudian kesaktiannya itu tidak kelihatan, karena mereka lebih mengedepankan sikap dan penampilan sebagai orang yang sudah mandito, yang kelihatan lebih menekuni dunia kerohanian, tidak lagi melulu menonjolkan kejayaan keduniawian.

Tidak seperti di jaman sekarang yang orang memandang olah spiritual sebagai jenis keilmuan tersendiri yang berbeda dengan olah kebatinan yang kemudian secara khusus diajarkan / diwujudkan dalam kursus / perguruan meditasi pembangkitan kundalini, reiki, dsb, pada jaman dulu orang-orang yang benar menekuni dunia spiritual memahami bahwa olah laku kebatinan dan olah spiritual adalah sesuatu yang menyatu, merupakan satu kesatuan laku yang salah satunya tidak boleh diabaikan.

Ilmu kebatinan dan ilmu spiritual bukanlah jenis-jenis keilmuan yang berdiri sendiri-sendiri. Begitu juga dengan olah lakunya. Olah laku kebatinan menjadi dasar untuk ditindaklanjuti dengan olah laku spiritual, atau olah spiritual adalah kelanjutan dari laku kebatinan seseorang. Penggunaan kekuatan spiritual juga sebenarnya adalah kekuatan kebatinan yang kekuatannya difokuskan di kepala. Kekuatan spiritual dan tingkat spiritualitas seseorang akan lemah jika tidak didasari oleh olah kebatinan. Olah laku kebatinan merupakan pondasi bagi kemampuan spiritual seseorang.

Dengan demikian olah laku spiritual biasanya dijalani orang bersama-sama atau merupakan kelanjutan dari laku kebatinan, sehingga olah spiritual itu sebenarnya bukanlah suatu jenis ilmu yang berdiri sendiri-sendiri yang dipelajari secara sendiri-sendiri seperti yang pada masa sekarang diajarkan dalam pelajaran praktis meditasi kundalini dan reiki. Olah spiritual sebenarnya berhubungan dan menjadi satu kesatuan dengan olah kebatinan dan merupakan tindak lanjut dari laku kebatinan. Dengan demikian seseorang yang menjalani laku spiritual biasanya adalah bagian dan kelanjutan dari laku kebatinannya dan seseorang yang menjalani laku kebatinan biasanya juga menguasai tingkat spiritualitas tertentu sesuai pencapaian spiritualnya pada bidang interest-nya masing-masing.

Begitu juga dalam laku melatih energi kekuatan spiritual, biasanya juga dijalani dengan kombinasi kebatinan. Pada jaman dulu orang-orang yang sedang khusus menjalani laku kebatinan dan spiritual (olah batin) biasanya akan melakukannya dengan jalan menyepi, berpuasa, semadi, atau tapa brata. Selain dilakukan untuk tujuan mendapatkan pencerahan spiritual yang terkait dengan kesaktian atau dunia spiritual dan untuk menambah tinggi kekuatan kesaktian dan spiritualitas mereka, kekuatan dari laku mereka itu juga akan menambah tinggi kekuatan sukma mereka.

Karena itu jika kita sudah masuk ke dunia kebatinan sebaiknya kita juga mempelajari sisi spiritual dari apa yang sedang kita jalani itu, supaya kita juga mengetahui secara mendalam apa yang sedang kita jalani itu dan kita bisa mengetahui potensi dan arah pengembangannya dari apa yang menjadi interest kita itu.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Spiritual Intelektual Lightworkers Awakening

1. Seorang pekerja cahaya bisa dari segala usia, iman, ras, atau budaya dan dapat bertindak sebagai Lightworkers untuk membantu membersihkan planet dari energi negatif yang ditimbulkan oleh negativisme manusia, contohnya peperangan yang menimbulkan ketidakseimbangan pada tatanan.

2. Namun biasanya, Lightworkers adalah jiwa yang berevolusi, jiwa-jiwa tua yang telah menjelma di bumi untuk misi atau tujuan tertentu yang secara spiritual dan intelektual akan membantu dalam beberapa cara yang tidak terprediksikan, tetapi itulah penyesuaian yang diluar nalar.

3. Lightworkers biasanya bekerja dengan para Malaikat (apakah sadar atau tidak sadar) dan dapat mencakup siapa saja yang bekerja demi kebaikan semesta secara energi, karena cahaya adalah energi, sifatnya menerangi, bekerja dalam gelap, bahkan secara senyap.

4. Lightworkers biasanya memiliki tujuan yang kuat dan mendorong untuk memperbaiki kondisi di dunia ini, memperhatikan kondisi yang tidak seimbang dan membutuhkan bantuan dalam segala cara, mereka juga banyak memperhatikan apa yang kebanyakan tidak jadi perhatian banyak orang.

5. Empati Lightworkers akan tersentuh dan terdorong nuraninya untuk memikirkan semisal efek peperangan, efek melunturnya nilai-nilai budaya dan norma yang sejak dulu dijaga oleh leluhur, tetapi dilupakan oleh generasi penerusnya karena sistem dunia ada yang mengatur secara samar.

6. Selalu ada yang mendominasi dunia ini dalam segala aspek, misalnya politik, budaya, sosial, bahkan sejarah dan agama. Bukankah sudah sering kita dengar tentang kejatuhan para pemimpin negara yang menjadi ancaman bagi sebuah sistem yang mengatur dunia ?

7. Misalnya tentang kejatuhan Presiden Soekarno yang merupakan rekayasa sebuah sistem yang dikendalikan segelintir pihak dengan generatornya sebuah negara besar atau adidaya, semua adalah konspirasi, sebuah taktik politik yang picik.

8. Istilah Marxisme yang diperkenalkan oleh Karl Max sebenarnya adalah sebuah pesanan, Ideologi yang dipesan dan dirancang untuk peperangan pada periode PD II, Komunisme adalah rekayasa politik yang kemudian diterapkan di satu negara, untuk kemudian ditumbangkan, lalu hancur.

9. Karl Marx, seorang Yahudi Ashkenazi, menerbitkan "The Communist Manifesto" Pada saat yang bersamaan, Karl Ritter dari Universitas Frankfurt sedang menulis sebuah antitesis yang akan menjadi basis Freidrich Wilhelm Nietzsche untuk memulai "Nietzscheanisme"

10. Komunis lalu berkembang menjadi Komunisme, dan Nietzsche lalu dikembangkan menjadi Fasisme, akhirnya menjadi Nazisme yang digunakan untuk menjalankan Perang Dunia I dan II. Semua adalah rekayasa peperangan, karena ada elite global yang menginginkan peperangan - adu domba.

11. Gagasan para penguasa dunia adalah menciptakan perbedaan ideologi, bisa memecah-belah manusia, memancing menuju pertengkaran, mempersenjatai dan membawa ke medan perang untuk saling membunuh, dan pada saat yang bersamaan menghancurkan semua institusi politik dan religius.

12. Hitler tidak pernah melakukan Genosida, itu adalah rekayasa untuk memberantas Nazisme berkembang di kemudian hari, tetapi para penguasa dunia itu terlebih dahulu memainkan peran, memasukkan tokoh Hitler sebagai sosok yang gagah berani sekaligus ditakuti.

13. Berapa jumlah korban perang pada PD II yang lalu ? Rakyat yang terbunuh sia-sia termasuk para atribut militer diantaranya prajurit, sementara Hitler menjadi misterius di akhir peperangan, dia bunuh diri ? Itu mustahil, itu semua sudah rekayasa skenario para penguasa dunia.

14. Hitler sudah berperan dengan baik, seperti halnya peran Karl Max yang menciptakan Komunisme di banyak negara di dunia, korbannya adalah elite politik, seperti yang terjadi di Indonesia, pembantaian massal, itulah tujuannya, mengurangi populasi manusia secara massal.

15. Siapakah yang bertanggung jawab pada pembantaian massal tahun 1965 yang lalu ? Yang paling berperan adalah para penguasa dunia yang tidak tersentuh karena pengaruh kekuasaan dan kekayaan, yang menjadi korban adalah yang hingga kini masih terlibat perseteruan.

16. Siapa yang membantai dan siapa yang dibantai, siapa yang menyalahkan dan siapa yang disalahkan, siapa yang terpengaruh dan siapa yang mempengaruhi, semua adalah skenario besar yang dikendalikan oleh hanya segelintir pihak saja, tetapi berkuasa di dunia, dan sangat kaya raya.

17. Lightworkers harus peka terhadap persoalan semacam ini, permasalahan yang menciptakan porak poranda dunia yang seharusnya damai dan jauh dari peperangan, tetapi umumnya manusia memang mudah disetir, dan dipolitisir.

18. Tugas Lightworkers di dunia sangat banyak, sebagai kaum pekerja cahaya, mereka dituntut untuk mampu memecahkan persoalan yang sudah sedemikian hebat mencuci otak manusia di dunia, itulah gunanya cahaya, mencerahkan, menyadarkan, mengembalikan pada tujuan suci sebuah kesadaran.

19. Perang dunia I adalah perang untuk menghancurkan Tsar Rusia, seperti yang pernah dijanjikan Nathan Rothschild tahun 1815. Tsar akan digantikan oleh komunisme yang akan digunakan untuk menyerang agama, terutama Kristiani.

20. Perbedaan antara kekaisaran Inggris dan Jerman akan digunakan sebagai penyebab perang ini. Dan yang kemudian terjadi adalah peperangan, siapa yang menang ? Bukan Inggris dan juga bukan Jerman, tetapi adalah segelintir pihak, yaitu para penguasa dunia.

21. Perang dunia II didasari oleh kontroversi antara fasisme dan politik zionisme dengan pembunuhan orang Yahudi sebagai pemancing kebencian orang terhadap Jerman. Perang ini dirancang untuk menghancurkan fasisme (yang juga dirancang Rothschild).

22. Imbasnya adalah untuk meningkatkan pengaruh politik para Zionist. Tujuan lainnya yang juga kemudian berhasil adalah untuk meningkatkan pengaruh Komunisme ke level yang bisa menandingi kekuatan Kristiani pada saat itu.

23. Perang dunia III dirancang dengan menciptakan kebencian terhadap dunia Muslim, menempatkan untuk berperang melawan Zionist. Saat itu terjadi, negara lain di dunia akan terpaksa berperang satu sama lain, dan menyebabkan kehancuran bagi mental, fisik, spiritual, dan ekonomi.

24. Siapa yang diuntungkan dari perang yang terjadi di Timur Tengah ? Apakah manusia di dunia umumnya membela Israel, atau Palestina ? Coba baca sejarah tentang berdirinya Israel yang mendadak, bahkan para penguasa dunia saat itu harus membangun organisasi besar seperti PBB.

25. Bagaimana peran PBB hingga saat ini ? Apakah sudah mampu menghentikan peperangan di Timur Tengah ? Ada berapa negara yang tergabung di dalamnya ? Ada berapa banyak kekuatan Militer yang seharusnya bisa disatukan untuk menciptakan perdamaian dunia ?

26. Sama sekali tidak ada gerakan ke arah itu, yang terjadi hanya wacana, pidato-pidato kenegaraan yang menentang peperangan, sementara faktanya di lapangan, peperangan di Timur Tengah tidak lebih dari hanya perebutan ladang minyak, dengan menunggangi negara-negara tertentu.

27. Ada berapa Lightworkers yang sedang awakening di dunia ini ? Mereka butuh dukungan, baik moril dan materil untuk bisa masuk ke dalam berbagai lapisan pemerintahan, agar bisa mengendalikan perubahan karena punya kekuatan politik, tanpa itu, semua tidak akan bekerja maksimal.

28. Karenanya spiritual itu harus seiring dan sejalan dengan kecerdasan intelektual, spiritual tidak bisa mengalahkan peperangan, tetapi dengan intelektual, Lightworkers bisa memecahkan persoalan karena dukungan kecerdasan dan pengetahuan secara akademis.

29. Beberapa orang terjebak pada Lightworker jangka panjang, mengingat itu label - namun semua orang di bumi adalah lightworker potensial. Beberapa lightworkers terjaga dan sadar akan alasan mereka berada di sini, di bumi yang mereka huni.

30. Lightworkers mengakui Tuhan dan semua kerajaan Allah, termasuk Malaikat dan para Dewa atau Ascended Masters, dan hanya bekerja dengan mereka untuk yang terbaik dari kemampuan mereka sendiri, tetapi sekali lagi tetap butuh dukungan baik moril dan materil.

31. Suara Lightworkers tidak akan banyak berpengaruh kecuali mereka masuk ke dalam sistem pemerintahan, dengan otoritas yang mendukung, tentunya mereka bisa memaksimalkan kinerja, minimal, suara mereka akan banyak didengar, selain memanfaatkan aura spiritual mereka secara energi.

32. Semua lightworker melayani Cinta, yang menjadi alami bagi mereka. Mereka biasanya memberi di alam, empatik, dan suka membantu orang lain atau memperbaiki diri sendiri dan dunia. Inilah arti sebenarnya dari spiritualitas.

33. Beberapa Lightworkers mungkin beragama, atau juga rata-rata beragama karena itulah sistem dunia, tetapi banyak yang tidak berafiliasi pada bentuk agama duniawi manapun, mereka lebih memilih mengikuti Iman mereka sendiri, pada yang Ilahi sesuai kata hati yang mereka yakini.

34. Tidak semua Lightworker adalah clairvoyance. Banyak Lightworkers pertama yang dibangunkan adalah peramal, yang mulai dengan menyalurkan atau membaca informasi yang disalurkan. Kebanyakan lightworkers sadar memiliki minat dalam komunikasi dengan Malaikat- Angels.

35. Lightworkers juga sangat berminat untuk bisa berkomunikasi dengan para Ascended Masters, sehingga banyak yang terus belajar bagaimana meningkatkan intuisi atau sensitivitas psikis mereka untuk bisa menjalin koneksi melalui cara seperti halnya telepati.

36. Sebagai penyembuh atau pencerah bawaan jiwa tua (dari pikiran, tubuh atau jiwa), Lightworkers harus belajar menyembuhkan - mencerahkan (awakening) diri sendiri terlebih dahulu sebelum dapat menyembuhkan - mencerahkan orang lain, atau kondisi bumi secara massal dan universal.

37. Jadi betapa pentingnya untuk menaikkan kesadaran secara spiritual dan intelektual, agar diri sendiri terisi terlebih dahulu dengan pemahaman dan mengetahui kebenaran yang kelak akan disampaikan dengan beragam cara, termasuk melalui sistem kepemerintahan.

38. Lightworkers, setelah bangkit, mulai tertarik pada orang lain yang memiliki pandangan dan minat yang sama. Mereka menemukan satu atau lebih komunitas Lightworker di mana mereka dapat mendiskusikan segala sesuatu yang berhubungan dengan kebangkitan yang telah dilalui.

39. Beberapa komunitas bisa penuh persaingan, berkelahi dan berdebat. Masalah paling umum yang dihadapi Lightworkers adalah jatuh ke dalam kebanggaan atau merasa lebih baik daripada Lightworkers lainnya, itu salah satu ciri dari alter ego yang harus dikendalikan, bahkan dihindari.

40. Jadi, alangkah baiknya diantara sesama Lightworkers itu saling merangkulkan tangan, bukan mengedepankan siapa yang paling unggul atau membanggakan entitas dan bahkan jalur trah atas keturunan Raja A dari kerajaan B, Lightworkers tidak seharusnya seperti itu. 41. Lightworkers yang kerap merasakan koneksi ke bintang-bintang, atau merasa menjelma di bumi tetapi berasal dari luar itu justru harus bekerja sama, karena tujuannya dihidupkan sebagai kaum pekerja cahaya adalah menyatukan visi dan misi, yang bersama-sama kelak dalam beraksi.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Starseed (Dasar Pemahaman)

1. Manusia yang sejak lahir diberi kesempatan hidup di alam gaib luar angkasa (bukan di bumi namun diluar dimensi yang ada di bumi), sehingga ketika di usianya memasuki usia remaja dan dewasa muda mampu beraktifitas gaib secara harfiah meninggalkan badan dengan seenaknya, dan ini kadang tidak disadarinya, mereka selalu merasa apa yang terjadi hanya sebatas mimpi belaka, tetapi kemudian berpikir ulang bahwa itu semacam perjalanan astral tubuh etheric, tapi bagaimana bisa ? Sementara mereka banyak terjebak dengan statement "aku tidak belajar meraga sukma, aku tidak belajar tentang dimensi, alam gaib dan semacamnya." Itulah kebimbangan yang kerap mereka alami, tapi kembali ke statement di atas, bahwa Starseed adalah manusia yang memiliki dasar DNA dan RNA dari campuran ras-ras mahluk hidup yang pernah ada di bumi, yang faktanya sebagian dari ras-ras itu berasal dari luar bumi, terbawa secara turun temurun dari satu generasi ke generasi selanjutnya hingga embrio itu meretas dalam tubuh manusia beraura dasar nila, dan aura nila ini tidak hanya disekitar cakra ajna, tetapi melapisi seluruh tubuhnya. (ini kesimpulan pertama yang paling mudah dipahami).

2. Kemampuan-kemampuan dasar Starseed yang paling banyak bisa dilakukan diantaranya adalah berteleportasi/komunikasi dengan mahluk gaib yang hidup di luar angkasa, juga yang ada di dalam perut bumi. Mereka memiliki cakra yang bekerja seperti magnet, filter dan penyalur bersifat spontanitas yang telah terbuka sejak lahir dan mampu bersinergi dengan benda antariksa seperi bintang dan meteor, juga peradaban bumi yang berhubungan dengan itu semua. Mereka juga memiliki shield/pelindung menyelubungi tubuh mereka secara misterius, bisa berupa hijab/energi yang membuat lawan tidak bisa menyakitinya/menelisik ke dalamnya. Karenanya sebenarnya Starseed tidak mudah diserang, ditembus, dan ditelisik kecuali oleh sesama Starseed itu sendiri. Karena sesama Starseed itu seperti dua magnet yang bisa saling tarik menarik, juga bisa saling bertolak belakang, ini juga karena tiga hal, kesatu: ada tipe Starseed hanya berentitas Angelic, kedua: ada tipe Starseed yang hanya berentitas Demonic, ketiga: ada tipe Starseed yang bisa berentitas keduanya, seimbang antara Angelic dan Demonic, untuk yang ketiga ini kemudian tergantung dominan penggunaan yang mana, itupun juga tergantung pribadi, sifat, karakter, dan bakat serta ketertarikannya ke arah mana.

3. Starseed adalah manusia yang "ingat" atau diberi ingatan ke dalam memorinya semasa dulu waktu masih hidup di zona energi Tuhan sebagai jiwa tanpa raga, sehingga mampu mengingat bagaimana sifat Tuhan yang maha pengasih dan penyayang. Sekuat apapun mereka mencoba patuh dengan agama, saat mereka jenuh mereka tidak akan beribadah sesuai anjuran agama tersebut, sesekali bahkan tidak akan menyesali sebab sangat percaya akan ketentuan Tuhan bahwa hukuman tuhan juga wujud kasih sayang-Nya, namun mereka juga tidak akan semena-mena karena mereka memiliki dasar keuniversalan yang juga berasal dari Sang Pencipta. Sekali nyaman dengan suatu agama maka mereka akan perjuangkan penegakan ibadah dalam agama tersebut. Starseed ketika masuk suatu agama semata-mata karena merasa nyaman dengan metode agama tersebut, bukan karena iming-iming pahala yang Tuhan jamin dari agama tersebut, ada hal-hal yang lebih dari itu, mereka selalu merasa bahwa mencintai langit dan bumi adalah kesejatian itu sendiri, karena mereka sebagai wujud etheric percaya, bahwa Ruh mereka berasal dari cahaya-Nya, dan itu tidak pernah akan mengalami yang namanya kematian seperti halnya raga fisik belaka.

4. Bagian dari Starseed Pekerja Cahaya atau istilah populernya Lightworker, yang merupakan bagian dari Benih Bintang atau Starseed, adalah orang-orang yang merasakan jiwa mereka secara keseluruhan adalah sebagai misi global yang Ilahi untuk membantu dunia melalui cinta, pendidikan, kesadaran yang lebih tinggi, dan penyembuhan. Mereka yang menganjurkan cinta, cahaya, dan kesejahteraan planet telah diakui secara khas memiliki ciri-ciri umum tertentu yang secara alami masuk dalam kelompok tertentu yang cenderung bersifat rahasia, atau bergerak secara personal sesuai dengan kapasitas dan misinya. Kecenderungan ini telah dikategorikan ke dalam dunia "Malaikat Bumi" atau Earth Angel Realm - Malaikat yang menjelma. Earth Angel Realm - Starseed - Starpeople - Soulstar. Kebanyakan awalnya berasal dari planet lain dan galaksi namun telah berinkarnasi di Bumi dengan misi untuk menyebarkan kebaikan sesuai dengan instruksi dari leluhur mereka yang berasal dari masa lampau yang terkoneksi dengan bintang-bintang di alam semesta. Mereka mungkin mengungkapkan kerinduan pada planet luar bumi sebagai rumah mereka, dan memiliki hubungan dengan kelompok bintang seperti Pleiades atau Sirius. Minat orang bintang meliputi UFO, teknologi, dan perangkat elektronik. Mereka rata-rata memiliki aura pelangi pada tubuh etheric dan sering bekerja sebagai penyembuh dengan menyalurkan energi, atau yang populernya disebut Healer.

5. Wilayah orang bijak termasuk manusia yang pernah menjadi praktisi seperti dukun tradisional kuno yang bisa ditemui literasinya dalam berbagai peradaban kuno seperti Mesir, Yunani, Romawi, India, Cina, bahkan Nusantara terkait catatan sejarah Atlantis - Lemurian, juga kisah-kisah penyihir yang pandai menggunakan ilmu alkemis, telekinesis, yang dipadukan dengan mantra-mantra, mereka juga bisa bersifat seperti rohaniawan secara universal tanpa memandang agama dan ajaran tertentu yang berkesan mengelompokkan. Mereka banyak merasakan hubungan dengan agama dan filosofi berbasis Bumi seperti halnya Gaia (Ibu Bumi - Mother Earth). Sangat intuitif, atau sering menggunakan intuisi, mereka cenderung memiliki sikap serius meski dipandang aneh oleh kebanyakan orang diluar kelompok mereka, bisa dari perilaku, percakapan, kecenderungan membahas yang diluar akal dan nalar. Sebagai cara untuk menghormati silsilah sejati mereka, mereka mungkin memiliki keinginan untuk mengenakan pakaian seperti zaman Renaissance atau Dewa Dewi karena mereka punya akses secara etheric pada dimensi yang lebih halus seperti katakanlah alam Wentira atau Shangrila - Shambala. Mereka cenderung mempercayai energi-energi yang bervisual hewan mitos seperti naga, phoenix, singa bersayap emas, dan lain-lain, mereka juga banyak yang terteraik dengan dunia penyihir karena pada dasarnya ilmu sihir adalah penggunaan unsur elemental dan tehnik telekinesis yang beragam, mereka juga mempunyai banyak minat dan ketertarikan pada peradaban masa lampau karena terkait dengan jiwa tua mereka pada jiwa dan pengetahuan leluhur yang berasal dari seperti Atlantis, Avalon, dan Lemurian.


6. Starseed sedang diaktifkan untuk benar-benar bekerja secara pararel dalam berbagai dimensi, kemampuan di sini sementara di bumi, sebagai Warriors dan workers untuk mengalahkan bentuk dan praktik kejahatan. Mereka memiliki sifat 'Alien' alias: Kemampuan spiritual untuk melakukan banyak hal: pandangan jarak jauh, fokus & niat dalam penggunaan intuisi, berbagai kemampuan psikis, kekuatan pikiran dan semacamnya. Kesadaran Ilahi tentang "Kemanusiaan" telah mengalami banyak kerusakan, harus disembuhkan untuk maju & menuntut kematangan serta kesadaran bahwa Sekarang memimpin kemanusiaan ke depan dalam "Cinta Ilahi" (semesta) untuk kebesaran semua, menjauhkan peperangan dan menebarkan perdamaian. Ada begitu banyak Ascended Masters yang bekerja sangat keras sekarang untuk memutar roda kembali pada relnya yang semestinya di era peradaban ini, percayalah bahwa apa yang sering disebut sebagai Tuhan itu ada sebagai tumpuan dan harapan.

7. Hal-hal besar baru saja terjadi di alam fisik dan itu menyangkut aliran-aliran energi yang keluar masuk dari dalam dan luar bumi itu sendiri, banyak rangkaian koneksi yang datangnya tidak terprediksi, tapi itulah sesuatu yang perlahan-lahan membantu proses kebangkitan kesadaran yang bisa dirasakan oleh Starseed itu sendiri, bekerja berkali lipat dengan potensialnya masing-masing yang akan mengubah dunia untuk perbaikan semua di segala bidang yang nyata, ada yang banyak bicara soal peradaban, itu membantu menyalurkan energinya pada mereka yang diluar sana sedang memperjuangkan untuk merubah keadaan, karena ada yang lebih berhak dengan posisi akademisnya dan kecerdasan intelegensinya untuk mengupayakan semuanya menjadi kenyataan.

8. Perbincangan-perbincangan memberikan semangat pada mereka yang menyimak, menghilangkan rasa kantuk karena antusiasme yang membludak, pemikiran dan masukan sangat mereka terima dengan baik, ini menandakan bahwa semua kelas pun ada tingkatannya, semua Starseed seperti berlomba lari estafet, saling memberikan bantuan, ada yang membuka percakapan, ada yang memperhatikan, ada yang membuat dan merangkum catatan, ada yang menganalisa dan menyimpulkan, ada yang membuat dokumentasi, ada yang menyodorkan file-file, ada yang membahas di forum tertutup secara rahasia, ada yang memberikan ceklis tanda persetujuan, ada yang menghimpun pergerakkan, ada yang menjalankan misi, ada yang saling menghubungkan koneksi, semua itu bermula dari frekuensi dan kesamaan energi, semua bekerja seperti kru atau tim meski satu sama lain tak slaing mengenali, tapi merasakan betapa kerjasama ini sangat luar biasa dan akan terlihat hasilnya nanti.

9. Banyak kesejajaran yang terjadi pada tahun 2018, kenangan hidup masa lalu datang dengan kuat dalam banyak bentuk visual dan koneksi, banyak yang berhubungan dengan kenangan itu satu sama lain, banyak kebangkitan baik perorangan & kesadaran kelompok secara alamiah berubah menjadi asal mula, asal keberadaan jiwa tua. "Lima Dimensi" adalah ambang batas dari banyak dimensi di dunia spiritual, tetapi memegang makna dari zaman keemasan dari awal kebangkitan. Saya memposting ini untuk menakut-nakuti kekuatan jahat pergi, semua yang saya tulis dalam TS ini dapat memiliki beberapa makna dalam kajian spiritual yang berbeda untuk membantu dan menjaga agar getaran energi kosmik yang memancar dari awakening jiwa-jiwa tua itu tetap tinggi dan mampu terkumpul dalam wadah besar yang super bernama kristal Mu disebuah tempat yang memang dirahasiakan keberadaannya, tapi saya yakin siapapun pernah terkoneksi dengan kristal itu meski via alam bawah sadar ataupun sekedar mimpi yang tak ubahnya bentuk lain dari sebuah perjalanan jiwa - soul traveler.

10. Dibutuhkan sangat banyak Pekerjaan Batin berupa cahaya untuk merubah sesuatu menjadi kesadaran yang tinggi secara massal dan universal. Kolaborasi All Stars, Lightworkers dan Lightwarriors dari alam tinggi yang Inkarnasi telah hadir untuk membantu dalam perubahan & proses awakening itu sendiri, bukan hanya di Indonesia atau Asia, tetapi juga di seluruh dunia, teruntuk 144.000 benih bintang yang tersebar, mati satu tumbuh lagi satu, selalu begitu posisinya, selalu seimbang dalam distorsi yang kerap menganggu proses kebangkitannya. Raihlah Kemuliaan Itu, karena ada di sana untuk semua yang berpendar cahayanya satu sama lain, tidak ada rasa takut bagi mereka yang disebut golongan Watcher, Darkness, Iluminati, Freemanson dan semacamnya, jangan biarkan beragam teror yang mereka ciptakan itu menjatuhkan mental, pertahankan getaran yang tinggi yang membantu menghilangkan rasa takut bagi banyak orang lain di luar sana, sampai mereka

11. Jangan hidup dalam ketakutan akan hal yang tidak diketahui yang tidak dapat dilihat, atau yang tidak dapat diakses dengan ajna maupun anahata, keluarlah dari cara-cara halus yang menyesatkan itu, biarkan etheric dengan segala potensialnya mengendalikan setiap situasi dari segi emosi & izinkan "Iman" untuk masuk dan memimpin. Itulah Kebenaran Universal yang mampu menerima apa yang semesta berikan yang tidak mampu terpikirkan oleh mereka diluar bagian dari generasi benih bintang, kalian punya cara tersendiri, para kaum spiritual lain pun punya cara dan kesempatannya tersendiri yang sudah sesuai dengan porsinya masing-masing, apa yang kita semua jalankan dalam bentuk kegiatan spiritual berbasis supranatural sebenarnya adalah sesuatu yang natural, jika dianggap janggal itu karena bukan bagian dari mereka, seperti saya bilang semua sudah ada porsinya masing-masing.


12. Starseeds yang dibangkitkan, unduhan yang telah diterima telah memperkuat medan energi magnet Starseed internal dalam diri masing-masing. Ini adalah bagaimana cara akan dapat memfokuskan niat yang terdalam dengan penuh hasrat dan gairah untuk mewujudkan, meningkatkan getaran tinggi, menghancurkan getaran negatif, entitas jahat dan lain sebagainya, semua bahkan telah dilengkapi, Healer, Scanner, Fighter, Informer, dan kategori-kategori lainnya yang akan terasa tidak masuk akal jika diperbincangkan. Kalian tidak di sini untuk diaktifkan tanpa alasan apapun. Kalian secara Spiritual diaktifkan untuk menjadi individual yang berbeda dari basis agama maupun identitas mainstream lainnya yang menyangkut dunia ke-batin-an. Starseeds berbeda dengan Pasukan Panji Hitam, berbeda dengan Kesatria Yang Di Pingit, tetapi semuanya adalah pejuang yang kuat yang telah dipersiapkan selama transisi peradaban masa depan yang akan memasuki zaman peperangan dan kegelapan. Perhitungan kalender Suku Maya sudah berakhir lama, perhitungan zaman Kaliyuga sudah hampir mendekati batas akhir, perhitungan tahun Hijriyah tidak sampai 1500 tahun Hijriyah, percayalah semua tanda-tanda sudah diberikan oleh para Ascended Master, semua adalah warning, sebuah peringatan, hidup bukan lagi tentang surga dan neraka, tetapi bagaimana berguna bagi sesama membawa pada perubahan yang ujungnya berbuah kebaikan bagi para keturunan umat manusia di dunia, juga keberlangsungan pohon dan hewan, serta sumber daya alam, dan tentunya semesta secara keseluruhan.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo

Mata Sebagai Filosofi Keseimbangan

Jadi apakah ada di kehidupan ini manusia yang benar-benar baik ? ataukah ada yang benar-benar buruk ? Menurut saya tidak ada, semua persepsi itu adalah program yang sengaja dipaksakan untuk kita agar meyakininya dan pada akhirnya kita tidak pernah belajar tentang arti sebuah keikhlasan yang sesungguhnya. Berbuat baik dapat pahala dan berbuat buruk maka akan mendapatkan dosa, membuat manusia melakukan semuanya hanya karena mengejar penghargaan / hadiah / pahala atau menjauhi keburukan karena ketakutan akan dosa dan kutukan, sadarkah anda bahkan saat untuk memenuhi kebutuhan tubuh saja kita sudah berbuat buruk atau kejahatan ? membunuh hewan ? tumbuhan untuk di konsumsi ?

Seorang sahabat pernah bertanya kepada saya,”kenapa terkadang masih ada orang baik yang tertimpa hal buruk ? bukankah seharusnya hukum alam yang baik ketemu dengan yang baik dan yang buruk ketemu dengan yang buruk ? tapi kenapa Tuhan seperti tidak adil dan terkadang malah orang jahat yang mendapatkan hal baik ?” Untuk menjawab pertanyaan seperti diatas kita harus menggunakan sudut pandang secara hukum alam kolektif, dengan terlebih dahulu membuang semua persepsi tentang kebaikan dan keburukan yang telah diyakinkan kepada kita sejak kecil, coba sadari ini bagaimana kalau saya kembali bertanya “Tuhan itu sebenarnya baik atau jahat ya ? Disatu sisi menurunkan berbagai bencana hingga menyebabkan kematian dan disatu sisi menumbuhkan kehidupan baru atau kelahiran ?” Ya tuhan tidak baik dan juga tidak jahat, karena DIA hanyalah sebuah petinggi dari sistem atau aturan di alam semesta yang tidak ada hubungannya dengan BAIK atau BURUK, bencana, kutukan, kelahiran, hujan, panas, polusi, gempa bumi, pemberkatan dan sebagainya itu adalah bagian dari hukum alam dan manusia sendiri termasuk di dalam hukum alam tersebut.

Yang membuat manusia merasa menjadi baik atau buruk adalah karena dia memiliki “kesadaran akal” yang membuat dia merasa seolah-olah dia bukanlah bagian dari hukum alam tersebut atau yang membuat dia merasa hidup disekitar hukum alam tapi bukan merupakan bagian dari hukum alam itu sendiri, sederhananya “Tuhan tidak pernah merugikan atau menguntungkan manusia manapun, tetapi manusialah yang membuat dirinya merasa dirugikan atau diuntungkan oleh Tuhan”

Jika manusia tidak memiliki “kesadaran akal” maka dia akan ikhlas seperti gurun pasir, kenapa dengan gurun pasir ? Karena selama ini gurun pasir dianggap sebagai ancaman ekologi, bukannya sebagai kesatuan dari ekologi global, jika tidak ada gurun Sahara maka Eropa tidak akan mengalami musim panas, jika tidak ada gurun Gobi di China maka tidak akan ada kawasan subur di Korea dan Amerika Utara, tetapi tentu harus didampingi dengan adanya peran suhu dingin di kutub Utara dan selatan agar terjadi keseimbangan, jadi panas dan dingin bukanlah tentang kebaikan ataupun kejahatan, melainkan bagian dari sistem alam semesta terutama bagi bumi yang kita tinggali ini, seperti Gurun dan Kutub, dua ekosistem alam yang sifatnya berlawanan tetapi menjadi mesin iklim raksasa bagi kelangsungan hidup di bumi. Lalu pertanyaannya siapa yang memberikan hal baik atau hal buruk kepada manusia ? Hal itu menjadi baik atau buruk karena anda melihatnya dari satu sisi saja, seperti halnya melihat gurun pasir sebagai penyebab. Suhu panas serta penghadir kegersangan atau seperti melihat kutub dengan segala kedinginan dan warna putihnya yang menenangkan saja, tidak melihatnya sebagai sebuah kesatuan, tidak melihatnya sebagai ekologi global, sebuah sistem kesatuan yang berperan bagi kehidupan, kenapa anda mengatakan hal baik ?

Mungkin hidup anda selalu dipenuhi kesenangan, kegembiraan, rejeki lancar dan kenapa pula anda mengatakan hal buruk ? mungkin anda selalu tertimpa musibah, rejeki seret, selalu kehilangan barang-barang, sekali lagi saya minta anda untuk menyadari hal ini, semua tentang hal baik dan hal buruk itu menjadi “ADA” karena anda merasa mendapatkan / memiliki atau kehilangan hal-hal tersebut, tapi anda lupa sebagai bagian dari hukum alam anda harusnya Memberi dan Menerima, lalu diberikan lagi, diterima lagi, diberikan lagi dan begitu seterusnya, seperti saat anda makan, sudah keluar, masuk, keluar, masuk, keluar atau sudah lapar, kenyang, lapar, kenyang, lapar lagi dan seterusnya, jadi memberikan label “BAIK” atau “BURUK” itu sama halnya anda hanya memberikan perhatian hanya pada satu sisi saja, dan tidak menyadarinya sebagai sebuah kesatuan, bisa anda bayangkan jika anda makan terus tanpa buang air ? atau jika hanya buang air terus tanpa makan ?

Sekali lagi anda hanya tidak melihatnya sebagai sebuah kesatuan dan dalam aliran sihir “MATA MEMILIKI FILOSOFI KESEIMBANGAN” Coba anda perhatikan bola mata anda sendiri, bukankah ada 2 warna ? putih dan hitam ? Seperti simbol keseimbangan Yin dan Yang bukan ? jadi jangan hanya melihat sisi gelap atau terangnya saja, tapi pergunakan mata untuk melihatnya secara kesatuan seperti simbol yang ada pada bola mata anda dan saya, karena sesuatu yang anda anggap baik adalah awal kehancuran seperti orang-orang yang merasa bahwa ajarannya adalah kesempurnaan dan kebenaran sehingga dengan mudah berteriak bunuh!! bakar!! bom!! dan apapun yang anda anggap keburukan adalah awal dari kebaikan.

Lalu jika kebaikan dan keburukan itu tidak ada apakah itu berarti dapat berbuat seenaknya ? misalnya membunuh dan memperkosa ? Saya tidak mengatakan demikian, saya hanya mengatakan KESEIMBANGAN, jika anda melakukan salah satu diantaranya tentu anda akan menerima akibatnya bukan ? Bukankah diatas sudah jelas tentang hukum keseimbangan, jika kebaikan dan keburukan itu adalah pola kesatuan dan bukan terpisah, SEIMBANG bukan DOMINAN disalah satunya, jika anda dominan di salah satunya, misalnya mau berbuat buruk seenaknya saja, sama halnya anda terus-terusan “Buang air” tanpa makan dan pada akhirnya jika dilanjutkan anda akan mati, begitupun sebaliknya jika anda hanya terus-terusan “makan” tanpa buang air maka lambung anda akan meledak.

Lalu kalau begitu apakah bisa memperkosa sekaligus juga beribadah ? kan seimbang ? Iya bisa saja, tapi yang perlu anda sadari adalah GURUN dan KUTUB tidak pernah memilih dia ingin menjadi Panas atau Dingin, itulah hukum alam, sedangkan jika anda dengan sadar melakukan “PANAS” atau “DINGIN” tentunya itu sifat manusiawi yang ada di “kesadaran akal” dan yang akan anda terima tentunya adalah penghakiman dari manusia juga (pihak kepolisian), amuk massa atau bahkan dirajam oleh masyarakat, dan secara energi anda tidak akan mendapatkan ketentraman hidup, ya karena anda memilih bermain-main dengan “kesadaran akal” anda.

Membuka mata dengan kesadaran semesta tentunya akan mendominankan kesadaran spiritual anda, yang tentunya akan memperbaiki kehidupan anda di realitas 3 dimensi (Physic Plane) tetapi jika anda mendominankan “kesadaran akal” yang ada di realitas 3 dimensi maka anda tidak akan menjangkau dimensi yang lebih tinggi yang berisi informasi, inspirasi, ide dan pengetahuan yang anda butuhkan untuk memperbaiki kehidupan anda disini, di realitas fisik, ingatlah bahwa apapun yang saat ini terwujud menjadi “materi” pada diri dan kehidupan anda hanyalah hasil holografik dari apa yang telah anda ciptakan di realitas anda pada dimensi yang lebih tinggi. Anggap saja pada skala yang lebih kecil seperti ini, kondisi tubuh luar anda yang terlihat saat ini pasti dipengaruhi dari kinerja energi yang mempengaruhi organ-organ di dalamnya, baik yang berasal dari pikiran, emosi, makanan, gen keturunan, lifestyle dan sebagainya.

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo
Balasan post djendradjenar
Quote:



Derita Anak Indigo
Nice info gan..
thanks...

Blue Ray

Blue Ray Beings adalah kelompok jiwa empati yang sangat sensitif seperti Indigos yang berasal dari berbagai planet dan alam terang yang menumpuk untuk mencerahkan kode genetik kemanusiaan dan meningkatkan kesadaran Tuhan pada Gaia. Mereka adalah sinar yang hilang dari Pekerja Ringan.

"Shekinah", sebuah kata dalam bahasa Ibrani "the Language of Light", adalah mentor dari Blue Ray. Shekinah adalah aspek yang hilang dari Feminin Ilahi yang Kudus yang merupakan perwujudan Tuhan, proses kenaikan. Blue Ray adalah kesadaran kelompok jiwa dari aspek tertinggi dari semua Blue Rays. Bersama-sama kami memberi Anda transmisi ini.

Sebagai Blue Ray Being, Anda datang untuk mengubah DNA manusia yang rusak dan bermutasi, dan menetapkan tahap untuk sinar lain yang akan datang. Anda tidak dikenali karena cahaya ilahi unik Anda dan harus mengenali diri Anda sendiri. Itu adalah bisnis spiritual yang rumit karena Anda adalah makhluk super sensitif, meskipun Anda memiliki alat kekuatan spiritual untuk menjadi pemenang dalam misi Anda.

Selama 100 tahun terakhir Indigos, Rainbows, Crystals and you, the Blue Rays, telah berinkarnasi untuk menciptakan pergeseran vibrasi ke dimensi yang lebih tinggi. Anda adalah Ray Ray Biru yang terlupakan dan terlupakan, dan sangat penting dalam membersihkan dan menetapkan panggung untuk kenaikan kemanusiaan. Karena Anda, Blue Ray Beings, bumi akan dapat mengambil tempat yang seharusnya di dewan galaksi dan universal tentang kesatuan dan kedamaian.

Kami ingin 'Terima kasih', dari orang-orang yang tidak dapat mengartikulasikan kehadiran ilahi Anda, semua umat manusia, saudara dan bintang bintang Anda, cahaya dan alam yang suci. Kami selalu memuji dan mendukung Anda! Ingat! Blue Ray, ada lebih banyak datang untukmu, karena waktumu telah tiba.

Misi Ray Biru: Infiltrasi sistem dalam kapasitas normal, selalu mengingat siapa diri Anda dan dari mana asalnya, menanam benih perdamaian, cinta, kesadaran ringan dan tinggi. Betapapun menyakitkan, panjang atau sulitnya pekerjaan itu, itu adalah misi Anda dan Anda memiliki alat spiritual, wawasan dan cahaya ilahi untuk melihatnya.

Sifat Ray Biru:
1. Transformers', dengan menggunakan alkimia, Anda secara alami mentransmisikan energi yang lebih rendah.
2. Rentang usia rata-rata: Akhir 30 sampai 50an
3. Cenderung menjadi tanda air dan udara: Pisces, Scorpio, Cancer, Gemini, Aquarius, dan Libra dengan pengaruh Virgo.
4. Memiliki kesamaan dengan Indigo, Crystals and Rainbows Beings. Ultra sensitif, intuitif, dapat dengan mudah berkomunikasi dengan alam yang lebih tinggi. Anda memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan yang suci.
5. Sering keliru untuk seorang Indigo.
6. Sangat mudah beradaptasi dan empatik.
7. Blues lebih awet dan sunyi dari pada indigo dan tampak mistis seperti penampilan mereka. Jiwa tua nampaknya lebih halus.
8. Anda komunikasi dan ekspresi melalui seni dan semangat kreatif. Hal ini sangat penting bagi Anda untuk mengekspresikan diri. Ini adalah bagian dari misi Anda.
Mungkin sudah bertahun-tahun lamanya Anda bisa berbicara dan terlihat Memiliki biru di aura Anda atau memiliki banyak warna biru di sekitar Anda. Anda juga akan memiliki ungu untuk membantu menurunkan kerapatan rendah.
10. Bekerja dengan Archangel Michael, Saint Germain dan Violet Fire.
11. Sebagian besar adalah penyembuh energi atau spiritual saat Anda ingin menyembuhkan dan membantu orang lain.
Apakah tipe air. Mengalir, emosional, tidak statis dan terkait dengan ciri dan tipikal feminin ilahi. Musik, suara, gerakan, tarian dan alam sangat penting bagi Anda.
Belajar bagaimana menyembunyikan kemampuan dan karunia supernatural Anda, berdiri di latar belakang menunggu, nonton, mengamati dan selalu dalam mengetahui.
12. The Waiting, Star Seed Time Line Encodement, blues telah dipersiapkan saat kejadian dan pengetahuan batin akan mengaktifkan Anda untuk mengatur ulang jalur Anda untuk menempuh jalur yang lebih tinggi. Pengaktifan ini akan membuat Anda terbiasa dengan esensi inti Anda dan akan mempengaruhi karir, hobi, sasaran, dan hubungan Anda.
13. Sebagian besar Anda tidak terlahir dalam kesadaran tercerahkan spiritual orang tua. Anda harus menyembuhkan dan mengubah banyak keluarga, kerusakan genetik, trauma emosional dan disfungsi terlebih dahulu.
14. Merasa terhubung dengan istilah Light Worker, Star Born dan Pleiades, Sirius dan studi esoteris dan ras manusia yang berevolusi. Lebih energik selaras dengan Lemuria lalu ke Atlantians.
15. Miliki karunia spiritual dan bakat laten yang menakjubkan yang tidak sepenuhnya diaktifkan.
16. Rasakan dari tempat keluar dalam keluarga Anda, rasakan keluarga biologis Anda bukanlah asal sejati Anda. Merasa Anda berasal dari bintang, planet lain atau ras yang berevolusi.
17. Memiliki ketekunan dalam jangka panjang yang besar. Anda sampai ke tujuan Anda.
18. Sangat sensitif terhadap makanan, bahan kimia, lingkungan, kebisingan dan listrik.
19. Perlu banyak minum air mata yang masih memiliki kekuatan hidup di dalamnya, dan terhubung dengan deva air.

Tantangan untuk Blue Ray
1. Kecenderungan melarikan diri, berada di alam lain atau sendirian untuk banyak berpikir, merasa kesepian dan berbeda.
2. Kecanduan atau kecenderungan adiktif di tahun-tahun sebelumnya.
3. Kelelahan kronis dari selalu mengubah energi atau membuat tubuh sering dan lama.
4. Mempelajari ketidakmampuan.
5. Kesulitan dan frustrasi dalam berkomunikasi.
Diberitahu: Anda berbeda. Anda hanya pencitraan sesuatu. Sadarlah.
6. Bisa memiliki entitas, keterikatan semangat dan bentuk pikiran negatif datang kepada Anda, karena Blue Ray berubah dan menunjukkan cahaya kepadanya Seandainya terjadi kerusakan genetik.
7. Sangat mudah beradaptasi dan empatik, dan karena itu bisa tetap berada dalam hubungan disfungsi, situasi atau lingkungan hingga lama.
8. Perlu mempertahankan batasan dan kesadaran energik dan belajar bagaimana tetap terhubung di dalam tubuh.

Sumber: Shekina Rose, All Rights Reserved http://www.shekinaspeaks.com/

Derita Anak Indigo

Setiap Orang Yang Memiliki Jiwa Memiliki Kekuatan Psikis


1. Psikokinesis berasal dari paduan dua kata: Psukhe (Psycho) - Spirit atau Soul. Kinesis - Gerak atau Manipulasi. Kemampuan Mental untuk Memanipulasi Materi Berwujud. Teknologi akan menjadi usang terhadap Kemampuan Psikis, ini warisan bangsa Lemurian tentang pengetahuan spiritual. Ini, bersamaan dengan kemampuan untuk menekan ketidakstabilan radioaktif apapun melalui Proses Transfer Energi yang berarti bahwa seseorang dapat mengatur hulu ledak nuklir dengan aman dan tersembunyi ke deteksi luar, karena tidak ada sinyal digital yang digunakan. Di masa lalu energi yang disalurkan hasil olahan tenaga dalam bisa meledakkan nuklir di udara, dan kemampuan ini dimiliki sebagian besar bangsa Lemurian.

2. Radiokinesis Kemampuan untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan Radiasi dan frekuensinya. Dengan cara ini pikiran manusia dapat memproses tingkat frekuensi yang optimal dan tersembunyi dengan cara yang lebih mudah beradaptasi untuk Detektor Partikel. Mereka (Bangsa Mu) juga mampu memanipulasi air di sekitarnya di atmosfer, membekukan air, atau menguapkan air ke awan kabut, uap atau kabut, istilah sederhananya adalah memanipulasi cuaca dengan bahasa alam sebagai komunikasi yang dilakukan, mereka mewariskan keilmuan tinggi yang turun temurun namun tidak tertuliskan, pengetahuan ini kemudian mengerucut dan berakhir pada kemampuan-kemampuan yang biasa diperlihatkan oleh para Pawang Hujan. Kemampuan ini juga berhubungan dengan Hidrokinesis.

3. Hidrokinesis adalah kemampuan psikis metafisik untuk mengontrol dan memanipulasi pergerakan air cair menggunakan kekuatan pikiran (Mind Power). Hidrokinesis ini terbukti mampu mengendalikan, memanipulasi dan mengubah keadaan molekul air, misalnya yang panas bisa menjadi dingin dan sebaliknya, juga perubahan suhu atau cuaca, misalnya di pegunungan yang dingin tidak akan merasa kedinginan karena bisa mengatur frekuensi suhu tubuhnya agar sesuai dengan suhu diluar tubuhnya, begitu juga sebaliknya dalam kondisi panas ke dingin.

4. Clairsentience adalah perasaan yang jelas. Clairsentience adalah kemampuan untuk menerima pesan intuitif melalui perasaan, emosi, atau sensasi fisik. Empati (perasaan emosi orang lain) juga merupakan bentuk clairsentience. Semua ini berhubungan dengan intuisi yang tinggi, bagaimana penggunaan intuisi tentu kaum spiritual sudah tahu pengetahuan tentang ini.

5. Clairaudience adalah pendengaran yang jelas. Tidak ada daftar kemampuan psikis yang akan lengkap tanpa clairaudience atau cara menerima pesan intuitif tanpa menggunakan telinga fisik, melainkan etheric. Misalnya mendengar bahasa air, tanah, dan angin yang umumnya memberikan kode-kode pada perubahan kondisi yang akan terjadi, gempa, tsunami, badai, dan lain-lainnya.

6. Claircognizance adalah perihal tentang mengetahui segala sesuatunya dengan jelas. Claircognizance adalah kemampuan untuk hanya mengetahui sesuatu tanpa logika atau fakta. Mungkin membantu untuk menganggapnya sebagai pengetahuan batin - jiwa. Misalnya kita tahu sesuatu itu salah, meski tanpa bukti dan informasi, tetapi keyakinan itu kuat bahwa sesuatu itu salah, bisa berhubungan dengan satu kejadian, peristiwa sejarah yang sedang dibaca, atau kondisi yang sedang berlangsung tetapi tidak seperti yang diberitakan.

7. Clairvoyance atau sistem meramal adalah orang yang dapat dengan jelas melihat realitas atau dimensi non-fisik, energi di sekitarnya, aura, psikososial orang-orang secara fisik, dan juga kesadaran seseorang secara non-fisik. Ini biasanya berhubungan dengan sistem Ajna sebagai cakra mata ketiga yang aktif dan terbuka. Penggunaan ini biasanya akan mengikuti tujuan dan dihubungkan dengan kebutuhan dan ekpsresi jiwa si pemiliknya secara etheric dominan ke arah mana.

8. Remote-viewer adalah fenomena menonton jarak jauh juga dapat secara teknis disebut perjalanan clairvoyance yang hubungannya sama visioner, scanner. Oleh karena itu, seseorang dari jarak jauh dapat dengan jelas melihat kesadaran, tempat, dan peristiwa yang terjadi pada jarak jauh, baik dalam dimensi fisik atau dalam dimensi non-fisik, dan dalam keadaan alam bawah sadarnya dominan bisa menjangkau perjalanan jiwa atau astral projection.

9. Lucid Projector adalah pelaku astral projection yang mendalam atau soul traveler, atau orang yang mampu menyeting untuk meninggalkan tubuh fisik atau tidur dalam dimensi fisik dan mengeksplorasi dengan psikosom lokasi fisik atau non fisik lainnya secara dimensi, sehingga punya kemampuan mengumpulkan informasi yang tidak dapat diperoleh saat keadaan fisiknya sedang terjaga. Misalnya mengetahui sesuatu itu bukan berdasarkan kenyataannya yang ada dalam tulisan tertentu seperti informasi sejarah, namun dengan kemampuan sul traveler yang berlapis lapis ini sesuai tingkatannya akan mampu mengetahui kebenaran dari informasi sejarah itu.

10. Precognitor (berhubungan dengan precognition) adalah orang yang mampu mengembangkan kapasitas untuk mengumpulkan informasi dari kemungkinan yang terjadi di masa depan. Untuk dapat mengakses informasi dari masa depan hanya berarti bahwa seseorang itu dapat 'membaca' kemungkinannya. Masa depan mungkin atau tidak mungkin ini akan terungkap sesuai dengan kemungkinan akan kemampuan ini, karena tubuh non fisiknya pada level tertentu mampu berinteraksi dengan luar biasa pada segala hal yang ada di alam semesta.

11. Retrocognitor (berhubungan dengan retrocognition) adalah orang yang memperoleh informasi dari kehidupan lampau atau dari interval antara kehidupan fisik dimana kesadaran hidup dalam dimensi non-fisik, artinya bahwa non material itu tidak pernah mengalami kematian dan tetap menyimpan residual energinya yang diartikan sebagai informasi.

12. Telepath adalah orang yang dapat 'membaca' informasi yang dikirimkan pikiran-ke-pikiran dalam dimensi fisik atau non-fisik antara kesadaran atau frekuensi yang sama. Seorang Telepath adalah reseptor dan sekaligus pemancar.

13. Psikometri adalah orang yang dapat 'membaca' informasi yang terkandung dalam energi objek. Psikometri dapat mempelajari informasi dari masa lalu, masa kini, atau rincian kepribadian pemilik objek dan zaman di mana orang itu hidup dengan membaca residual energinya.

14. Intuitif adalah orang yang bisa mendapatkan pengetahuan yang jelas tentang hal-hal, dan meraih wawasan yang lolos dari proses pemikiran normal. Insting dan naluriah mewakili jalan pintas dari mentalsoma, lompatan alasan mainstream, membaca sesuatu dari sisi yang lain sehingga selalu punya peluang untuk membongkar konspirasi dan kebohongan, dan itu adalah kemampuan yang mampu menambah kecerdasan secara intelektual.

15. Psycophoner adalah kemapuan spontanitas ketika kesadaran non-fisik menggunakan tubuh fisik seseorang dan berbicara melalui fisik orang itu. Proses ini bisa terjadi secara sadar atau tidak sadar. Misalnya ketika terlibat pada satu diskusi, seseorang yang terbuka kesadarannya bisa otomatis berbicara seperti bukan dirinya, tetapi ada sosok non fisik yang berbicara melalui fisiknya (tubuhnya) sehingga dimata yang melihat dan menyaksikannya akan berpikir seperti ini, "kamu seperti bukan kamu."

#SalamUniversal
universalindigo.blogspot.com

Derita Anak Indigo
Lagi butuh penerawangan anak indigo nih


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di