alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Ilmuwan Swiss Benarkan Seluruh Umat Manusia Berasal dari Adam dan Hawa
4.2 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bff3c29d89b09ef4a8b458e/ilmuwan-swiss-benarkan-seluruh-umat-manusia-berasal-dari-adam-dan-hawa

Ilmuwan Swiss Benarkan Seluruh Umat Manusia Berasal dari Adam dan Hawa

Ilmuwan Swiss Benarkan Seluruh Umat Manusia Berasal dari Adam dan Hawa

Tim Sindonews

Senin, 26 November 2018 - 17:43 WIB

Ilmuwan Swiss Benarkan Seluruh Umat Manusia Berasal dari Adam dan Hawa

BERN - Kisah sejoli Adam dan Hawa yang diriwayatkan di kitab suci dinyatakan benar-benar nyata terjadi. Seluruh umat manusia disebut berasal dari pasangan tunggal tersebut. 

Temuan itu dibuat oleh para ilmuwan Swiss yang meneliti "kode bar (bar code)" genetik lima juta "hewan"—termasuk manusia—dari 100.000 spesies yang berbeda.

Dan bukan hanya manusia yang berasal dari sejoli tunggal, kode batang atau potongan DNA yang berada di luar inti sel hidup menunjukkan bahwa sembilan dari setiap 10 spesies hewan juga menunjukkan seperti itu.

Menurut kitab suci baik Alquran maupun kitab lain, Adam dan Hawa dipilih untuk menjadi pasangan pertama yang hidup di Bumi dan merupakan orang tua pertama.

Penelitian itu dipimpin oleh Senior Research Associate Mark Stoeckle and Research Associate David Thaler dari University of Basel, Swiss.

Mereka menyimpulkan bahwa 90 persen dari semua spesies hewan yang hidup saat ini berasal dari orang tua yang semuanya mulai melahirkan pada waktu yang kurang lebih sama, kurang dari 250.000 tahun lalu. Kesimpulan itu melemparkan keraguan pada pola evolusi manusia.

"Kesimpulan ini sangat mengejutkan," ujar Thaler."Dan saya melawannya sekeras yang saya bisa," lanjut dia.

Dr Stoeckle berujar; "Pada saat manusia menempatkan begitu banyak penekanan pada perbedaan individu dan kelompok, mungkin kita harus menghabiskan lebih banyak waktu pada cara-cara di mana kita mirip satu sama lain dan sisa 'kerajaan hewan'."

Laporan baru dari para ahli di Rockefeller University bersama dengan University of Basel menerbitkan temuan luar biasa dalam Evolusi Manusia.

Mereka menggali wawasan "data besar" dari basis data genetika yang berkembang pesat di dunia dan meninjau literatur besar dalam teori evolusi, termasuk yang dicetuskan Charles Darwin.

Kesimpulan-kesimpulan tersebut menimbulkan misteri besar mengapa kebutuhan hidup manusia untuk memulai kembali dibutuhkan waktu yang relatif singkat.

Kepunahan yang diketahui terakhir selama masa dinosaurus 65 juta tahun lalu membuka kemungkinan proses evolusi manusia. Manusia juga secara mengejutkan mirip dengan bukan hanya setiap manusia lain, tetapi setiap spesies lain juga begitu.

"Jika seorang (makhluk) Mars mendarat di Bumi dan bertemu kawanan merpati dan kerumunan manusia, seseorang tidak akan tampak lebih beragam daripada yang lain sesuai dengan ukuran dasar DNA mitokondria," kata Jesse Ausubel, Direktur Program untuk Lingkungan Manusia di Rockefeller University.

"Budaya, pengalaman hidup dan hal-hal lain dapat membuat orang sangat berbeda tetapi dalam hal biologi dasar, kita seperti burung," imbuh Dr Stoeckle.

"DNA mitokondria" yang diteliti dalam penelitian ini adalah yang diturunkan oleh ibu dari generasi ke generasi dan itu menunjukkan tidak adanya eksepsionalisme manusia.

"Orang mungkin mengira bahwa, karena jumlah populasi mereka yang tinggi dan distribusi geografis yang luas, manusia mungkin telah menyebabkan keragaman genetik yang lebih besar daripada spesies hewan lainnya," kata Stoeckle, seperti dikutip Mirror, Minggu (25/11/2018) malam.

"Setidaknya untuk DNA mitokondria, manusia ternyata rendah hingga rata-rata dalam keragaman genetik," ujarnya.

(sss)


Copyright ©
2018 SINDOnews.com, All Rights Reserved



Mungkinkah kreasionis dan evolusionis bersatu krn temuan ini? 🤔
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 6
Trit baru ane setelah sekian lama hibernasi dr dunia kaskus. Mohon petunjuk 🙏
kita tunggu komen2 atheist
ilmuannya itu sendiri adalah bule kristen
kristen itu bagian dari samawi ( ajaran timur tengah )

adam & hawa itu kepercayaan samawi ( ajaran timur tengah)

jangan lupa masih ada agama yg peradabannya jauh lebih tiua dari samawi

adam & hawa itu bisa dikategorikan sbg kaum incest
samawi klaim adam & hawa adalah manusia pertama.
klaimnya failed bertentangan dgn sains
dgn ditemukannya hewan purba,manusia purbakala yg usianya jauh lebih tua dari samawi
Diubah oleh pecandu.online

All humans are descended from just TWO people and a catastrophic event almost wiped out ALL species 100,000 years ago, scientists claim

By Leigh Mcmanus For Mailonline15:01 24 Nov 2018, updated 22:16 24 Nov 2018

Ilmuwan Swiss Benarkan Seluruh Umat Manusia Berasal dari Adam dan Hawa


All modern humans descended from a solitary pair who lived 100,000 to 200,000 years ago, scientists say.

Scientists surveyed the genetic 'bar codes' of five million animals - including humans - from 100,000 different species and deduced that we sprang from a single pair of adults after a catastrophic event almost wiped out the human race. 

These bar codes, or snippets of DNA that reside outside the nuclei of living cells, suggest that it's not just people who came from a single pair of beings, but nine out of every 10 animal species, too

Stoeckle and Thaler, the scientists who headed the study, concluded that ninety percent of all animal species alive today come from parents that all began giving birth at roughly the same time, less than 250 thousand years ago - throwing into doubt the patterns of human evolution. 

Ilmuwan Swiss Benarkan Seluruh Umat Manusia Berasal dari Adam dan Hawa
Scientists surveyed the genetic 'bar codes' of five million animals and 100,000 different species

'This conclusion is very surprising,' Thaler admitted, 'and I fought against it as hard as I could.' 

The new report from experts at the Rockefeller University along with from the University of Basel published the extraordinary findings in Human Evolution.   

The research was led by Senior Research Associate Mark Stoeckle and Research Associate David Thaler of the University of Basel, Switzerland.

They mined 'big data' insights from the world's fast-growing genetic databases and reviewed a large literature in evolutionary theory, including Darwin. 

Dr Stoeckle said: 'At a time when humans place so much emphasis on individual and group differences, maybe we should spend more time on the ways in which we resemble one another and the rest of the animal kingdom.' 

The conclusions throw up considerable mystery as to why the need for human life to start again was needed such a relatively short time ago, especially since the last known extinction we know of was during the time of the dinosaurs 65 million years ago.

This opens up the possibility of an inbuilt human evolutionary process wherein we break down and die out, leaving the need to start from scratch.    

We're also surprisingly similar to not just every other human, but every other species.

'If a Martian landed on Earth and met a flock of pigeons and a crowd of humans, one would not seem more diverse than the other according to the basic measure of mitochondrial DNA,' said Jesse Ausubel, Director of the Program for the Human Environment at The Rockefeller University. 

'Culture, life experience and other things can make people very different but in terms of basic biology, we're like the birds,' Dr Stoeckle added.

The 'mitochondrial DNA' examined in the research is that which mothers pass down from generation to generation and it showed the 'absence of human exceptionalism.'  

'One might have thought that, due to their high population numbers and wide geographic distribution, humans might have led to greater genetic diversity than other animal species,' added Stoeckle.

'At least for mitochondrial DNA, humans turn out to be low to average in genetic diversity.'  

The study has been misunderstood by some religious parties who thought it meant that we all came into being in some seminal Big Bang-typed event 100,000 ago, but this isn't what the findings actually suggest. 

What Stoeckle and Thaler's findings point to is that our species has to revamp far more often than we thought, and we do so in unison with all animals.


https://www.dailymail.co.uk/news/art...sts-claim.html
hmmm menarik

cuman tetap bagi dunia sains, hal tsb masih perlu diuji dan diperdebatkan ulang

beda dengan agama yang sudah fix gak boleh diubah2 emoticon-Big Grin
haiyaaa ciilaaka wuuthuutt waaa

Jadi nyeee kitee Anak Jadah apee turunan Monyet haaa???? emoticon-Bingung
Orang awam nyimak...
Biar para ilmuwan kuskus yg menjabarkan... emoticon-Big Grin
dua manusia pertama menghasilkan 4 golongan darah dan 2 jenis rhesus, jangan2 ada monyet di antaranya emoticon-Ngakak
Quote:


Kalau setahu saya namanya mutasi gan, hal itu wajar2 saja sih.

Kulit manusia seluruh dunia, rambut, tinggi dll. gak semua sama kan emoticon-Smilie
Quote:

yg plg penting apakah jurnal ini sdh di peer review?

gen adam dan gen eve(mt dna) tidak berada pada rentang waktu yg sama emoticon-Embarrassment

jd tidak ada adam x eve = kain+habel,lom lagi masalah umur bumi dan adam yg tidak sesuai klaim kitab suciemoticon-Embarrassment
Diubah oleh raven12
Jurnal ilmiahnya mana ada tidak
Jangan langsung percaya berita sains klo dr media mah emoticon-Cape d... (S)
Artikel Forbes ada yg meluruskan hasil penelitian tersebut

https://www.forbes.com/sites/michael.../#dc5f8e7cd8e7

Ya intinya penelitiannya emang masih bisa disanggah. Biarlah para orang pintar itu saling meneliti emoticon-Ngakak (S) jangan sampe nanti diklaim sama kelompok kreasionisme ini penelitian.
Diubah oleh Arzal
yupzz
Bodo amat dah
Dulu Tuhan menciptakan manusia dalam 4 jenis tungku yang berbeda
Tungku 1 dibuka ternyata belum matang,, jadilah ras kakasia/kulit putih
Tungku 2 dibuka ternyata kurang matang, jadilah ras kulit kuning/mongoloid
Tungku 3 dibuka dan matang, jadilah ras kulit coklat
Tungku 4 dibuka dan terlalu matang, jadilah ras negroid/kulit hitam

just jokeemoticon-Wakaka
yg bener itu ras africa nenek moyangnya berasal dr monyet.. ras barat dari babi.. ras cina dari ikan gue rasa..
Diubah oleh eastjerusalem13
klo dr cerita islami yg di ambil dr kitab2 karya ulama besar
adam dan hawa
perjalanan dari surga ke bumi
ngelewati matahari
sesampai.di bumi kulit keduanya gosong.. jd cerita yg d buat orng brat bhwa kulit mereka coklat sprti arab adlh bulshit.. mereka bertemu d lmbah jabal rohmat .. punya 2 anak berkulit hitam..
di suruh Alloh berpuasa putih pd tgl 11,12,13 puasa ini berkasiat memutihkn kmbli roh dan jasmni nya, mlaksanakan printah Alloh nabi Adam dan siti hawa kulit dan roh mereka kmbli dan bersih .. lalu tobat lah adam menangis adam selama 600 tahun smpk mata adam sipit..
genetika perubahan2 wajah juga d pengaruhi mkanan yg ada di dunia dmna saat hamil siti hawa tdk mngerti mknan enk dan gk enak yg beracun mmbhayakan bt janin atau tidak..
anak anak adam adalah petualang..
sebagian ada yg di bawa ilblis..
anak2 adam berkmbng biak sangat cepat karna dlu blum ada aturan untuk menikah.. mereka bebas mnghamili wanita 1-500
Nabi selanjutnya yg membahas aturan berumah tangga dan menikah
Diubah oleh zapiel
Balasan post Arzal
Balasan post eastjerusalem13
Quote:


bumi dan adam cm berumur 4000 tahun dan nyontek dari enuma elish emoticon-Leh Uga
Semoga dapat menambah keimanan kita kepada Tuhan.
Untuk agama apapun itu.

emoticon-Malu (S)
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di