alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
PSI Minta Aplikasi Pengawas Aliran Sesat Buatan Jaksa Dihapus
3 stars - based on 6 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfcc86cddd770e3758b4568/psi-minta-aplikasi-pengawas-aliran-sesat-buatan-jaksa-dihapus

PSI Minta Aplikasi Pengawas Aliran Sesat Buatan Jaksa Dihapus

PSI Minta Aplikasi Pengawas Aliran Sesat Buatan Jaksa Dihapus


Jakarta - Aplikasi pengawas aliran kepercayaan menyimpang yang diberi nama Smart Pakem (Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat) menuai kontroversi. Aplikasi 'made in' kejaksaan itu dianggap sebagai bentuk pemerintah mencampuri urusan agama terhadap individu.

"PSI melihat Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) lebih menyoroti soal internum dalam suatu sistem agama dan kepercayaan sehingga yang muncul tudingan sesat, kafir, menyimpang, yang akhirnya dikaitkan dalih persekusi oleh kelompok lain," ujar Jubir PSI, M. Guntur Romli, kepada detikcom, Selasa (27/1/2018).

Baca juga: Kejaksaan: Aplikasi Pengawas Aliran Sesat Sesuai UU


Berikut ini sikap PSI terhadap aplikasi Smart Pakem:

1. Sikap PSI soal aliran kepercayaan masyarakat harus mengedepankan dialog, bukan penghakiman.

2. Hasil pengawasan terhadap aliran kepercayaan masyarakat telah dijadikan sebagai dalih persekusi oleh kelompok-kelompok garis keras untuk melakukan penghakiman dan persekusi yang merupakan tindakan melanggar hukum.

3. Pemerintah harus membedakan antara dua wilayah dalam suatu agama dan kepercayaan. Pertama, wilayah internum sistem kepercayaan pribadi dan komitmen terhadap agama atau kepercayaan, baik yang dilakukan secara individual maupun bersama-sama dalam kegiatan ibadah, ketaatan, pengamalan, dan pengajaran, di mana negara/pemerintah tidak boleh intervensi. Dan hak ini tidak dapat dikurangi (cannot be derogated). Bahkan negara harus memberikan jaminan dan perlindungan sesuai dengan Pasal 29 ayat (2) UUD 1945. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu

Kedua, wilayah eksternum, yang merupakan wilayah tempat manifestasi agama atau keyakinan seseorang ke ruang publik. Dalam hal ini, orang beragama bisa berurusan dengan hukum bukan karena sistem agama dan kepercayaannya, melainkan apabila tindakan orang itu melanggar hukum. Misalnya ada yang bernama A mengaku menjalankan agamanya X, tapi merugikan orang lain, seperti menipu, melukai, dan mengganggu ketertiban umum. Maka A bisa diadili bukan karena pemeluk agama X, melainkan karena tindakannya.

PSI melihat Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) lebih menyoroti soal internum dalam suatu sistem agama dan kepercayaan sehingga yang muncul tudingan sesat, kafir, menyimpang, yang akhirnya dikaitkan dalih persekusi oleh kelompok lain.

4. Sebaiknya Kejaksaan mengeluarkan aplikasi yang mengawasi tindak-tindak intoleransi yang membahayakan bagi kerukunan di negeri ini. Perbedaan agama dan keyakinan bukanlah potensi perpecahan justru ini manifestasi dari kebinekaan, tapi intoleransi dan persekusi inilah yang bisa mencerai-beraikan persatuan bangsa ini.

5. Sebaiknya Kejaksaan juga mengeluarkan aplikasi yang mengawasi tindak-tindak korupsi karena korupsilah yang membahayakan bagi masa depan pemerintahan yang bersih dan pelayanan bagi publik.


detik


agama ini makin berani terang2an "memerangi" agama lain " dgn cara "penghakiman" yg mereka buat sendiri


benar kata BIN, banyak PNS yg sudah menyusup kedalam pemerintahan,
hingga mereka berani terang2 membuat aplikasi kebencian seperti ini
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
emank goblok itu yg bikin SMART PAKEM. udah gitu aja.
Pada dasar nya, Agama manapun akan menganggap Agama lain tuh "Sesat" kok emoticon-Ngakak

Sekarang yang berhak menilai suatu Aliran itu "Sesat" atau enggak siapa ?

Ironis kan, saat kepercayaan lokal yang udah ada ratusan tahun, tiba2 bisa dianggap sesat sama Agama import
Duh
Nanti gue ngapa2in bisa ada yang fitnah yah, dikira lagi ritual.
Quote:


Ngomong aja belum becus sok2an komentarin agama orang.
Namanya PNS ya pegawai di dalam pemerintahan tong, lu kira PNS tuh tukang bajigur?
Sekolah dulu sana yang bener, daripada nebar2 kebencian di sosmed, madesu nanti.

negara aja menjamin warganya untuk beragama


ni kejaksaan kurang kerjaan banget



idenya siapa ini cari dan tanya maksudnya apa










emoticon-Cool
Gimana nih nanti Indonesia di tahun 2030?
Diubah oleh kaiserwalzer
Balasan post baka1412
Quote:


Ukuran sesat menurut pendapat agama mayoritas. Biarpun agama mayoritas belum tentu benar n mungkin saja lebih buruk dari agama lokal tp dgn jumlah massa yg jauh lebih besar maka yg berlaku adl hukum rimba.
selama persekusi dibiarkan, inilah yg terjadi.. walau apps ini terlihat baik untuk menjaga agama & kepercayaan tetap dalam koridor Pancasila.. tapi bila rakyat dibiarkan main hakim sendiri sama saja apps ini tidak akan berguna emoticon-Cape d... (S)


nb
aliran sesat seperti mencampuraduk agama2 yg ada memang harus diberantas, gan emoticon-Mad (S)
Gw setuju PSI, di khawatirkan masyarakat bertindak sendiri.
ya udah, langsung minta aja diajukan sama wakilnya di dpr,



eh ndak punya wakil di DPR,
emoticon-Stick Out Tongue
Bikin aplikasi tandingan
menyimpang kudu ada standarnya tong

apa maksudnya diluar 6 agama resmi?
lha bukannya aliran2 lokal udah dapat pengakuan di ektp?

trs menyimpang bagaimana maksud kejaksaan ?

emoticon-Leh Uga
Yang buat aplikasi tsb adalah pemerintah sekarang. Makanya jokowi kudu 2 periode.
Quote:


umur indonesia gk sampe 2030
Aliran menyimpang disini yg ketauan berkumpul utk bikin bom panci & para pengahayat tusuk/bacok/lindes yg hrs di karungin
Padahal apps ini bisa jadi memberikan manfaat untuk mencegah terjadinya pesta kembang api di bulan puasa, akhir tahun maupun awal tahun emoticon-Matabelo







Kemungkinan bisa jadinya cuma 0.5% emoticon-Traveller
dapat rapor buruk emoticon-Wkwkwk
Diubah oleh kodok.nongkrng4
partai liberal kek gini harusnya dibanyakin.
udh pada mabok agama..
emoticon-Turut Berduka
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di