alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Pollux, Raksasa Merah dengan Satu Planet
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfc185ad675d470338b4567/pollux-raksasa-merah-dengan-satu-planet

Pollux, Raksasa Merah dengan Satu Planet

Pollux, Raksasa Merah dengan Satu Planet



Pollux, bintang paling terang di rasi bintang Gemini yang juga salah satu dari 20 bintang paling terang di langit malam ini termasuk dalam jenis bintang raksasa merah. Mari mengenalnya lebih dekat.

Dalam pengamatan melalui spektrumnya, Pollux diketahui telah kehabisan bahan bakar hidrogen di intinya, dan sekarang ia sedang aktif menggabungkan helium menjadi karbon dan unsur-unsur lainnya.

Seperti jenis bintang raksasa merah lainnya, proses ini menyebabkan Pollux menjadi lebih dingin suhunya daripada Matahari kita, yang membuatnya memiliki warna oranye kemerahan serta jauh lebih besar: 10 kali diameter Matahari.

Pengamatan oleh Teleskop Antariksa Kepler juga berhasil mengungkapkan bahwa Pollux diorbiti oleh satu planet ekstrasurya, yang ditemukan melalui gaya tarik gravitasi; sang planet membuat Pollux tampak "bergoyang".

Menariknya, walau sudah ditemukan ribuan planet ekstrasurya, planet yang mengorbit bintang-bintang yang terang (kenampakannya di langit malam) seperti Pollux ini tidaklah umum, sehingga menemukannya adalah hal yang menyenangkan bagi para astronom.

Awalnya, planet ekstrasurya yang mengelilingi Pollux disebut sebagai "Pollux b", namun kini disebut sebagai Thestias. Planet tersebut diketahui merupakan jenis planet raksasa gas yang memiliki massa setidaknya dua kali massa Jupiter. Ia mengorbit Pollux pada jarak 1,65 AU, atau sedikit lebih jauh dari jarak Mars ke Matahari.

Pollux yang Sekarat
Pollux mengawali hidupnya sama seperti Matahari kita, yakni dari fase kerdil kuning, lalu deret utama, dan kini telah berevolusi menjadi raksasa merah. Saat ini, Pollux diketahui memiliki massa dua kali massa Matahari, dan ia teramati sedang banyak melontarkan lapisan terluarnya. Pollux sekarat.

Dalam beberapa miliar tahun mendatang, ketika helium mulai habis juga pada inti Pollux, sang bintang tidak akan lagi melakukan proses fusi nuklir di intinya. Dengan tidak adanya pembangkitan energi itu, Pollux akan goyah.

Ia akan memuntahkan seluruh lapisan terluarnya, menjadi sebuah nebula planeter yang cantik. Sementara itu, inti bintangnya akan tetap tinggal, tetapi berevolusi menjadi sebuah bintang kerdil putih yang redup dan dingin.

Cara Menemukan Pollux di Langit
Untukmu yang sering mengamati langit, kamu mungkin sudah dengan mudah menemukan Pollux di arah rasi bintang Gemini. Dalam pandangan dari Bumi, bintang ini muncul dengan warna kemerahan yang cukup terang (magnitudo +1,16).

Pollux paling baik diamati selama bulan-bulan musim hujan di Indonesia, yakni dari Oktober sampai Februari, ketika ia berada tinggi di langit, di dekat rasi bintang Orion. Rasi bintang Gemini sendiri berada di ekliptika, sehingga Bulan (atau planet) sesekali akan melintasinya

Pollux, Raksasa Merah dengan Satu Planet.


Jadi, jika nanti malam cuaca cerah dan mendukung untuk melakukan pengamatan, cobalah cari Pollux. Saat kamu berhasil menemukan dan melihatnya, ingat lah bahwa di suatu tempat di bintang itu setidaknya satu planet ekstrasurya yang diam-diam mengitarinya.



sumber : SpaceNesia

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Sementara itu, inti bintangnya akan tetap tinggal, tetapi berevolusi menjadi sebuah bintang kerdil putih yang redup dan dingin.

Apakah Thestias masih mengorbit Pollux kalau sudah berubah?
emoticon-Traveller
Malam enih di langit Sangihe gak ada bintang...
emoticon-Mewek

Hujan deras soalnya...
emoticon-Goyang
Diubah oleh adolfsbasthian
PEJU AN




forever alone
Bintang gitu ya ini Gan...
Mana gan.... Foto donk foto yg liat

Eeehh... KeLimax emoticon-Toast
Diubah oleh fan1908
Malam sunyi tanpa bintang
kalo misalkan energi nya abis bisa meledak terus jadi blackhole kaga gan ?? setau ane bintang yang keabisan bahan bakar bakal meledak terus jadi black hole cmiiw

edited : ini beneran komen 8 biji udah HT ??
Diubah oleh andelagambut
cuma lihat jepretan foto koq astronom bisa tahu disitu ada planet emoticon-Bingung
Ane sudah punya bintang di hati ane gans
woooohhhh bgtu yaa
Wow..


Jdi pengen liat bintang malam ini emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Siapa tuh?? emoticon-Big Grin semoga bintangnya bersinar terus ya biar gak menemani waktunya di malam hari emoticon-Embarrassmentemoticon-Embarrassment
HT kok sepi yaemoticon-Wow
Boro2 pollux bintang biasa aja kgk keliatan di daerah ane kayaknya krn polusi deh
Angkasa gak pernah berhenti bikin ane takjub
Balasan post rk.awan.47
Quote:


apa hak anda menanyakan itu! emoticon-Marah



emoticon-Ngacir
Balasan post rk.awan.47

pollux dan castor ,dua dewa kembar yunani(dan romawi),anak dr zeus,dimana keduanya memiliki kemampuan memanggil petiremoticon-Smilie

dalam alkitab mereka adalah james dan yohanes yg dikisahkan seolah olah mampu memanggil petiremoticon-Smilie

“James son of Zebedee and his brother John (to them he gave the name Boanerges, which means Sons of Thunder)” (Mark 3:17).

“When the disciples James and John saw this, they asked, ‘Lord, do you want us to call fire down from heaven to destroy them?’” (Luke 9:54)
Diubah oleh raven12
dapet g
kurang ni pembahasannya.. agan2 yg laen mana tau mo nambahin.. btw dah ht aja niemoticon-excited
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di