alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Polisi: Ada Data Fiktif Penggunaan Dana Kemah Pemuda Muhammadiyah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfb8ea2ded7708a7c8b4567/polisi-ada-data-fiktif-penggunaan-dana-kemah-pemuda-muhammadiyah

Polisi: Ada Data Fiktif Penggunaan Dana Kemah Pemuda Muhammadiyah

Polisi: Ada Data Fiktif Penggunaan Dana Kemah Pemuda Muhammadiyah

Jakarta - Polisi menduga ada laporan pertanggungjawaban (LPJ) fiktif terkait apel dan kemah pemuda Islam 2017 yang dibuat oleh Pemuda Muhammadiyah. Polisi menyebut dana Rp 2 miliar yang diberikan Kemenpora tak dihabiskan penuh oleh Pemuda Muhammadiyah.

"Kemudian dari hasil pemeriksaan awal memang ada diduga ada anggaran dana sekitar Rp 2 M yang tidak dihabiskan penuh yang diduga kurang dari separuh, ada data fiktif dalam penggunaannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Baca juga: Tanda Tanya di Benak Menpora Soal Polemik Dana Kemah

Argo menegaskan pihaknya sama sekali tak mempermasalahkan kegiatan apel dan kemah pemuda Islam 2017 yang diselenggarakan oleh Kemenpora itu. Menurut Argo, acara tersebut sangat baik untuk mendukung wawasan Nusantara.

"Kami mengapresiasi adanya kegiatan perkemahan tersebut. Kegiatan itu positif dan untuk menambah wawasan Nusantara dan keutuhan NKRI," ujarnya.

Namun, sambung Argo, kegiatan itu harus dipertanggungjawabkan secara baik sebab menggunakan keuangan negara. Kata Argo, ada norma-norma keuangan yang harus dipatuhi jika kegiatan menggunakan uang dari negara.

Baca juga: Polisi: Kami Lindungi Identitas Pelapor Kasus Dana Kemah Pemuda

"Kegiatan kemah itu pake uang negara uang rakyat ada norma-norma keuangan yang mengaturnya. Kami harus mempertanggungjawabkan sesuai dengan aturan. Ada kelebihan 1 rupiah pun harus dipertanggungjawabakan karena itu uang rakyat. Kalau ada kelebihan ya dikembalikan. Jangan sampe membuat suatu data yang fiktif di situ," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Fanani, mengatakan uang Rp 2 miliar itu sudah dikembalikan ke Kemenpora. Pihaknya mengembalikan uang itu atas dasar harga diri karena Pemuda Muhammadiyah punya spirit antikorupsi. Alasan lainnya yakni terjadinya perbedaan program kegiatan. Semula PP Pemuda Muhammadiyah mengajukan usulan kegiatan pengajian akbar, tapi belakangan diubah Kemenpora menjadi kegiatan apel dan kemah pemuda Islam pada 2017 di Prambanan, DIY.

Baca juga: Kasus Dana Kemah, Dahnil: Hadiri Acara, Jokowi Tidak Boleh Diam

Dalam kasus ini, polisi sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pihak Kemenpora untuk mengumpulkan barang bukti kasus tersebut berupa daftar isian pelaksanaan anggaran dan proposal pengajuan kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia. Polisi juga telah meminta klarifikasi kepada sejumlah pihak Kemenpora.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menyatakan memiliki bukti kuat soal dugaan penyimpangan dana kemah dan apel pemuda yang diselenggarakan Kemenpora pada 2017. Bukti dan keterangan saksi itu pulalah yang menjadi dasar polisi meningkatkan penanganan kasus tersebut ke tingkat penyidikan.

Baca juga: Saat Menpora Buka Suara Soal Dana Kemah Rp 2 M

Adi mengatakan penyidik telah mendapatkan dokumen dan bukti-bukti berkaitan dengan kasus itu. Pihaknya juga berencana memanggil saksi lain untuk menguatkan soal dugaan penyimpangan dana apel dan kemah pemuda. Polisi juga tengah mengajukan surat Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) ke BPK untuk bisa diketahui jumlah kerugian negara.

"Ya saat ini kita hanya mendapatkan dokumen-dokumen itu, bukti-bukti dan keterangan para saksi, terkait dengan apa ditanyakan itu, nanti akan jelas ketika kita menggali keterangan-keterangan saksi yang lain," ujar Adi kepada detikcom saat ditanya soal bukti terkait kasus, Sabtu (24/11).

sumber https://news.detik.com/berita/431742...a-muhammadiyah


Kasus Dana Kemah, Polisi: GP Ansor Tidak Ditemukan Penyimpangan

Jakarta - Polisi sudah memeriksa GP Ansor terkait kasus dugaan penyimpangan dana apel dan kemah pemuda Islam 2017 yang diselenggarakan Kemenpora. Polisi menyebut GP Ansor tak terbukti menyimpangkan dana tersebut.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan kepada staf Kemenpora kemarin tanggal 19 November dan memeriksa terhadap GP Ansor tanggal 19 November. Kami udah mendapatkan. Dari GP Ansor tidak ditemukan adanya penyimpangan di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (26/11/2018).

Baca juga: Polisi: Ada Data Fiktif Penggunaan Dana Kemah Pemuda Muhammadiyah

Argo mengatakan dugaan penyimpangan dana baru ditemukan di laporan pertangungjawaban (LPJ) Pemuda Muhammadiyah. Dana Rp 2 miliar yang yang diberikan oleh Kemenpora itu diduga tak dihabiskan penuh oleh Pemuda Muhammadiyah.

"Kemudian dari hasil pemeriksaan awal memang ada diduga ada anggaran dana sekitar Rp 2 M yang tidak dihabiskan penuh yang diduga kurang dari separuh, ada data fiktif dalam penggunaannya," ujar Argo.

Terkait ini, Pemuda Muhammadiyah telah mengembalikan Rp 2 M dengan alasan untuk menjaga harga diri dan kontrak kegiatan yang tak sesuai kesepakatan awal. Namun, Argo menegaskan pengembalian uang itu tak menghilangkan dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut.
https://news.detik.com/berita/4317448/kasus-dana-kemah-polisi-gp-ansor-tidak-ditemukan-penyimpangan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
bukannya BPK blg wereng blom ada minta data?
emoticon-Traveller
Berbanding terbalik dengan apa yang dkatakan BPK dan Kemenpora.
kapan neh pa212 demo aksi bela islam lagi di monas

ingat ingat ..

Pemuda Muhammadiyah: Koruptor adalah Penista Agama Sesungguhnya


ane donasi 10 nasi bungkus deh .. jelas tuh tsk penistanya
emoticon-Leh Uga
Diubah oleh pocong.212
makin seru nih
gp ansor dah klarifikasi dan tidak ada penyimpangan dana, jadi ga usah balikin dana
kalau yg atu lagi, baru jadi saksi, dah balikin duit 2m, makin mencurigakan...
hmmm... ini seperti perang skenario saja emoticon-Cape d...
dari mana polisi tahu kalau ada penyimpangan?
kegiatan semacam ini LPJ berdasarkan kwitansi dan tanda terima lainnya, tidak ada bukti fisik yang bisa dinilai.
Jika polisi bisa membuktikan itu artinya dari internal PPM sendiri yang sabotase data.

nunggu perkembangan lanjutan.... emoticon-Traveller
Quote:


belum dan bpk juga blm nemu kerugian
ntah mungkin ada data lain
Balasan post ameliavega
Quote:


mudah2an pengikut syafii maarif masih ada dimuhamadiyah. kenapa orang sebaik ini pengikutnya dikit ya?
paling info dari whistleblower yang nggak kebagian emoticon-Stick Out Tongue
Balasan post cebong2019
Quote:


data darimana?
wereng ngaku dari BPK, BPK blg g ada minta
kn aneh
ya data versi mereka lah
yg penting kan nastaik bisa blow up 24 x 7
Quote:


Polisi: Ada Data Fiktif Penggunaan Dana Kemah Pemuda Muhammadiyah
Balasan post dukun..beranak
iya bray setelah sepuluh tahun lebih terkontaminasi berat IM
pemulihannya pasti lama.
tokoh yg masih lurus perlu membenahi lagi.
Quote:

bakal ada perang data nih emoticon-linux2
lama2 bisa jd polisi vs menpora nih
Siaf siaf kuda ya
Ngoahaha
emoticon-Wkwkwk
emoticon-Imlek
Balasan post ameliavega
Quote:


masuk akal. motif bisa karena sakit hati atau ada persaingan internal. emoticon-linux2
loh kata BPK, pak pol belom minta data, itu data darimana?
gw nggak yakin lah klo cm PP Muhamadiyah yg masalah dan GP ANSOR bisa clear 100% laporannya cm resiko lah buat bang danil masuk ke dunia politik dan ada milih ke kubu oposisiemoticon-Big Grin . Politik itu kejam klo nggak siap mental mending jangan coba2 dah terjun ke politik
intinya sih, dibikin sibuk dg urusannya sendiri, kalo bisa,sampe rampung pilpes
emoticon-Ngakak
Balasan post buruhrokok
Quote:


jadi inget kasus wagubnya ahy yang gak ada kelanjutannya padahal sama sama kasus korupsi
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di