alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tim Prabowo Tak Minta Maaf soal "Tampang Boyolali", Hanura: Amburadul
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be19b26a09a3914688b4567/tim-prabowo-tak-minta-maaf-soal-quottampang-boyolaliquot-hanura-amburadul

Tim Prabowo Tak Minta Maaf soal "Tampang Boyolali", Hanura: Amburadul

Jakarta (SIB)- Timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ogah minta maaf atas pernyataan sang capres yang menyinggung 'tampang Boyolali'. Partai Hanura menilai baik Prabowo maupun timses pasangan capres nomor urut 02 itu amburadul.

"Amburadulnya komunikasi politik Prabowo seharusnya bisa ditutupi oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, tapi sayangnya tim ini malah ikut-ikutan terbawa arus gaya komunikasi politik amburadulnya Prabowo," kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir dalam keterangan tertulis, Senin (5/11).

Keamburadulan itu, menurut Inas, terlihat dari ucapan Prabowo soal 'tampang Boyolali' yang tidak mencerminkan sikap kebangsaan yang baik. Dia menyarankan Prabowo bisa menjaga ucapan.

"Pernyataan Prabowo yang menganalogikan kemiskinan dengan tampang Boyolali adalah bentuk komunikasi politik yang amburadul yang tidak mengindahkan kaidah berbangsa dan bernegara dan budaya timur yang baik, apalagi Prabowo adalah capres Indonesia tahun 2019 yang seharusnya menjaga betul diksi seorang negarawan," sebutnya.

Dia menyarankan seharusnya Prabowo instrospeksi diri mengatur gaya bahasanya ketika bertemu rakyat. Kata dia, hal ini juga menjadi pelajaran bagi siapa pun tentang pentingnya memahami budaya timur dan tata krama dalam berpolitik. Ia menyinggung masa kecil Prabowo yang disebut lama di luar negeri.

"Apa yang disampaikan Pak Prabowo hanya pas dalam budaya barat. Mungkin karena Pak Prabowo lama hidup di luar negeri sehingga tidak memahami tepo sliro dalam budaya Jawa, ataupun kurang paham budaya Indonesia karena masa kecilnya dibesarkan di negara barat," lanjutnya

Sementara itu, timses Prabowo-Sandi dinilai Inas terlalu terburu-buru merespons kemarahan masyarakat Boyolali. Ia pun memprediksi Prabowo-Sandi bakal banyak kehilangan suara di Pulau Jawa.

"Terburu-burunya BPN menanggapi kemarahan masyarakat Boyolali secara bullfighting atau secara langsung menghantam masyarakat Boyolali dengan pernyataan resmi melalui media bahwa BPN Prabowo-Sandi tidak akan meminta maaf kepada masyarakat Boyolali, maka itu merupakan pernyataan perang terhadap masyarakat Boyolali di manapun mereka berada termasuk mereka yang bersimpati kepada masyarakat Boyolali di mana semakin hari semakin bertambah banyak," urai Inas.

"Jadi jangan heran jika kemudian Prabowo akan kehilangan suara sangat banyak di Pulau Jawa," imbuh dia.

Kemudian, Inas pun membela Bupati Boyolali Seno Somodro yang menanggapi ucapan Prabowo soal tampang boyolali. Reaksi itu kemudian dilaporkan ke polisi oleh pendukung Prabowo yang dianggap berkata kasar.

Ia yakin warga Boyolali tak akan mempermasalahkan makian Seno. Inas menyebut, itu sudah menjadi kebiasaan dan hal biasa sebagai ungkapan kekesalan.

Ia menyebut pisuhan Seno merupakan bentuk kekesalan atas pernyataan 'tampang Boyolali' oleh Prabowo. Apalagi, kata Inas, hinaan soal 'rai' (muka/tampang/wajah) menjadi hal yang sangat sensitif bagi masyarakat Jawa.

"Itu kan mirip, tampang Boyolali sama dengan tampang kere. (Apabila ada hinaan) rai gedhek (muka seperti dinding anyaman bambu), rai mu***k dan seterusnya. Orang Jawa ya misuh. Misuhe wong Jowo (makian orang Jawa) egaliter yo a** iku (itu)," sebutnya.

"Itu habit saja. Rakyat Boyolali ya seneng dengan gaya kayak begitu. Idiom yang cocok dengan keseharian mereka. Sekali lagi, soal kultur," katanya.

Setiap kultur, menurut Inas, berbeda-beda dan akan menjadi jurang perbedaan apabila tidak disikapi dengan bijaksana. Ia meminta kedua pihak saling memaafkan.

"Perbedaan ini jika tidak dilihat dari sisi kultur ya bakal terjadi kegaduhan seperti ini, yang pasti Pak Seno hanya mereaksi kata Pak Prabowo yang menghina rakyat Boyolali dengan gaya khas egaliter Surokartanan. Sebaiknya ya saling memaafkan sajalah," tutupnya.

Masyarakat Boyolali desak Prabowo meminta maaf atas ucapannya yang menyinggung 'tampang Boyolali'. Namun Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menolak meminta maaf.

"Menurut saya (minta maaf itu) terlalu jauh. Apa yang disampaikan Pak Prabowo itu di forum internal para pendukung, para relawan, termasuk partai koalisi. Tidak ada satu pun yang datang itu tersinggung," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Sriyanto Saputro, Minggu (4/11). (detikcom/d)

sumber http://hariansib.co/view/Pilkada/217...Amburadul.html
Diubah oleh ikardus
kena karma ahok emoticon-Big Grin

Tim Prabowo Tak Minta Maaf soal "Tampang Boyolali", Hanura: Amburadul
Masalah gini aja digede gedein.....

Dasar org org fanatik
Balasan post ivan.haz
Quote:


iya, sampe fans wowo ngaitkan boyolali = pki emoticon-Malu
Kita lihat entar perolehan suara pilpres 2019 di Boyolali emoticon-Leh Uga
Balasan post ivan.haz
digede gedein , panik yaaa, pegangan
Tim Prabowo Tak Minta Maaf soal "Tampang Boyolali", Hanura: Amburadul
lah bupatinya yang bilang asu gmn bre?..asuu tenan...wkwk
Diubah oleh wiseman14
2019 abstain
capres disikat wong boyolali
Balasan post ivan.haz
Quote:


Yep, emang bangsa suka gede2in masalah sampe ada yang masuk bui baru puas
sudah selayaknya mereka marah emoticon-army


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di