alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pastikan Kebutuhan Sayuran Hijau bagi Anak Tercukupi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be13635dac13e6c738b4568/pastikan-kebutuhan-sayuran-hijau-bagi-anak-tercukupi

Pastikan Kebutuhan Sayuran Hijau bagi Anak Tercukupi

RADAR JOGJA
22 September 2018

BIASAKAN buah hati Anda mengonsumsi sayuran hijau. Sayur mayur seperti brokoli, kol, kacang polong, dan buncis kaya vitamin K. Vitamin K merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak.

Fungsinya dalam pembekuan darah dan berpengaruh terhadap penutupan luka. Kekurangan vitamin K bisa berakibat darah sulit membeku saat terjadi luka atau pendarahan. Makanya setiap bayi baru lahir di Indonesia wajib mendapat suntikan vitamin K segera setelah lahir untuk mencegah terjadinya perdarahan.
Sayuran hijau dan buah-buahan memang kaya vitamin. Seperti wortel, pisang, dan papaya yang kaya vitamin A.

Vitamin A adalah vitamin larut dalam lemak pertama yang ditemukan secara luas. Vitamin A berperan dalam fungsi penglihatan dan merupakan salah satu komponen penyusun pigmen mata. Selain itu fungsi vitamin A juga ikut berperan penting menjaga kesehatan, kekebalan tubuh, pertumbuhan dan perkembangan dan menjaga kesehatan kulit. Sumber-sumber dari Vitamin A adalah. Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan gangguan penglihatan, rabun senja, katarak dan penurunan daya tahan tubuh.

Sayuran hijau dan buah-buahan seperti jeruk, tomat, dan semangka mengandung vitamin C yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Vitamin C merupakan antioksidan alami yang bisa menangkal berbagai radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita, sehingga meminimalisasi risiko terjadinya berbagai penyakit degenaratif, seperti kanker servik, kanker payudara dan berbagai jenis penyakit degeneratif lain. Selain itu, vitamin C juga berperan dalam menjaga kebugaran tubuh dan mencegah penuaan diri, sangat baik dan bermanfaat untuk kecantikan kulit bisa mencegah mencegah berbagai jenis penyakit dan infeksi.

Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan gusi berdarah dan nyeri pada persendian, kurangnya imunitas tubuh. Namun, kelebihan konsumsi vitamin C berdampak buruk terhadap ginjal dan gangguan saluran pencernaan.

Setiap orang tua tentu sangat mengharapkan anaknya tumbuh sehat dan cerdas. Namun, banyak hal yang membuat orang tua khawatir dengan perkembangan anaknya. Seperti anak yang sulit makan, sehingga terlihat kurus. Atau saat anak sakit dan terlihat lesu. Di saat seperti ini orang tua boleh memberikan vitamin tambahan untuk anak. Sebab, jika anak susah makan tentu saja asupan vitamin yang di butuhkan oleh tubuh belum dapat terpenuhi. Vitamin tambahan dapat melengkapi nutrisi yang di butuhkan tubuh anak.

Kondisi lain di mana anak memerlukan vitamin tambahan adalah jika anak belum mempunyai pola makan yang teratur. Juga anak yang terlalu aktif dan tidak diimbangi dengan pola makan teratur. Serta anak yang terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda karena dikhawatirkan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh anak belum terpenuhi dengan seharusnya. Sehingga membuat anak harus mengonsumsi vitamin tambahan.

Ada banyak jenis vitamin tambahan yang beredar di pasaran mulai dari sirup, jelly, maupun tablet dengan aneka warna dan bentuk yang menarik. Namun, orang tua tetap perlu memperhatikan kandungan nutrisi yang terdapat di dalam vitamin tambahan itu.

Di luar kondisi tersebut, pemberian vitamin tambahan kepada anak bisa saja diabaikan. Karena jika anak sudah memiliki pola makanan yang teratur dengan asupan nutrisi terkontrol tentu saja membuat kecukupan gizi dan nutrisi mereka terpenuhi. Anak yang lincah dan sehat bukan berarti tidak memerlukan vitamin tambahan. Sebab, pada satu waktu tertentu si anak akan mengalami gangguan makan dan sakit, di mana biasanya pada masa ini anak akan sulit untuk makan. Sehingga memerlukan bantuan asupan vitamin tambahan.

Sebaik-baiknya vitamin tambahan tentu lebih baik jika anak memenuhi nutrisi mereka melalui makanan harian seperti sayuran dan buah-buahan. Vitamin tambahan hanya diberikan pada kondisi tertentu. (*/yog)

SUKA MAKAN SAYUR

anak anak biasanya tidak suka makan sayur.
berikut beberapa tips supaya anak mau makan sayur.

1. sayuran seperti brokoli , bunga kol , buncis , bayam , dipotong potong, lalu dibalur adonan tepung tempura , goreng dengan minyak panas.
sajikan selagi hangat.

2. wortel diparut , campurkan dalam kocokan telur , dan dimasak sebagai telur dadar atau omelete.
bisa juga dijadikan sebagai bahan isian tahu isi.


MARI JADIKAN ANAK INDONESIA CERDAS , SEHAT , DAN KUAT KARENA MASA DEPAN BANGSA ADA DI TANGAN MEREKA.

emoticon-I Love Indonesia
setubuh
anak2 susah suruh makan sayur
Balasan post yuswijaya
Quote:


Yaudah bapak2 saja disuruh emoticon-Smilie
Kakak ipar ane kalo olah sayur dijadiin nugget sayur, jadi bahannya daging ayam giling sama sayur yang sudah diparut abis itu dikukus, setelah matang dibalur di telor sama tepung roti lalu digoreng
ane sebagai anak2 milenial kekinian selalu berusaha mencukupi asupan sayur hijau di makanan sehari2 ane..

seperti makan bebek sambel ijo, makan cireng tabur seledri ijo, nasigoreng campur pete hijau, atau ngemil cireng yg tabur seledri ijo..

emoticon-Cool
mau anak suka sayur...?? sejak mpasi kasih sayur diblender... bukannya kasih bubur instan hasil beli rasa sayur koplak.. emoticon-Big Grin
Balasan post khayalan
Quote:

indomi rebus telur ditambah sawi hijau dan daun bawang emoticon-Recommended Seller
Quote:


Betul!!

Tambahan menu sayuran hijau: sop kambing yg ditaburi daun bawang dan seledri hijau..

emoticon-Shakehand2
Quote:
Quote:


oh... emoticon-Malu

generasi milenial jaman mbah harto
Diubah oleh BMAGLY
Quote:


ide bagus ini
Quote:


setuju om
Quote:


noted.
sayur diblender.
ane cari resepnya dulu.
temen ane ada yang jualan bakso.
adonan bakso ditambah parutan wortel 1/4 bagian , lalu diaduk rata , lalu dibikin bulatan2.

lumayan lah.
anak anak jadi makan bakso wortel.
Quote:


Bapak2 sukanya susu sm daging mentah


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di