alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Suka Memangsa Pasangannya, Ini 5 Fakta Lain Laba-laba Black Widow
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd6a8d0d9d770d5278b4567/suka-memangsa-pasangannya-ini-5-fakta-lain-laba-laba-black-widow

Suka Memangsa Pasangannya, Ini 5 Fakta Lain Laba-laba Black Widow

Wah emang namannya binatang yaaa...wkwkw...

Suka Memangsa Pasangannya, Ini 5 Fakta Lain Laba-laba Black Widow
Laba-laba black widow atau janda hitam. (Trip Savvy)


Trubus.id -- Laba-laba black widow atau Latrodectus mactans, dikenal juga sebagai laba-laba janda hitam sebenarnya tidak berbahaya. Namun pastinya memiliki gigitan berbisa, jaring sangat kuat dan ritual kimpoi yang aneh.
Laba-laba ini termasuk dalam jenis laba-laba dengan ciri-ciri yang sangat mudah dikenali. Dengan perut yang menggembung berwarna hitam pekat dan bercak merah, fisik black window memiliki dimensi panjang 38 milimeter dan berat kurang lebih 1 gram. Mengapa dinamakan black widow (janda hitam)? Karena para betina akan memakan pasangannya setelah melakukan proses reproduksi.
Berikut 5 fakta terkait laba-laba black widow seperti dirangkum dari berbagai sumber.
1. Tidak hanya hitam
Berasal dari genus Latrodectus, laba-laba ini mencakup 31 spesies yang dikenal dari setiap benua di dunia kecuali Antartika. Tiga spesies yang umum di Amerika Utara - selatan (L. mactans), barat (L. hesperus) dan utara (L. variolus), berwarna hitam. Ada pula yang terang sampai cokelat gelap seperti laba-laba brown widowyang memiliki nama latin L . geometricus. Beberapa spesies (tidak semuanya) memiliki semacam tanda merah yang berbeda.

2. Racun laba-laba black widow memang ampuh tetapi jarang mematikan
Racun laba-laba black widow sangat mematikan. Konon, sekitar 15 kali lebih kuat daripada ular berbisa. Tapi, gigitan dari satu ekor saja tidak berarti kematian. Gigitan akan menyebabkan nyeri otot, bersamaan dengan berbagai gejala lain termasuk kesulitan bernapas, mual dan mati rasa di sekitar lokasi gigitan.
Jika seseorang sudah sudah sakit atau memiliki sistem kekebalan yang lemah, gigitannya jarang berakibat fatal. Hanya laba-laba black widow betina yang akan meracuni manusia karena chelicerae (bagian mulut yang berongga dan seperti jarum suntik) mereka cukup panjang untuk menyuntikkan racun ke manusia. Selain itu, laba-laba black widow tidak mungkin menggigit dalam situasi yang kurang mengancam. Bahkan, mereka bahkan tidak menggunakan racun ketika menggigit.
3. Laba-laba black widow tidak sering memakan teman-teman mereka
Selain penampilan berbeda dan gigitannya yang berbisa, laba-laba black widow betina paling dikenal karena membunuh pasangan mereka dan melahapnya setelah berhubungan seks. Reputasi untuk membunuh ini, bagaimanapun, umumnya tidak layak. Memakan pasangan tidak pernah tercatat di alam liar, menurut Museum Burke. Ciri itu muncul saat laba-laba black widow diamati di pengaturan laboratorium, di mana yang jantan tidak bisa melarikan diri.

4. Black widow jantan mengirim sinyal untuk menghindari dimangsa
Terlepas dari kenyataan bahwa kanibalisme seksual cukup jarang di antara black widow, pejantan mencoba sebaik mungkin untuk tidak menjadi camilan pasca perkimpoian. Sebuah studi 2014 yang diterbitkan Animal Behavior menemukan bahwa, black widow jantan mencari betina yang diberi makan untuk kimpoi.
Kemudian, black widow jantan juga akan mengirimkan getaran pada jaring betina yang mengindikasikan mereka ada di sana untuk kimpoi dan bukan makanan. Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di Frontiers in Zoology, web plucks yang dilakukan oleh penjantan berbeda secara signifikan dari mangsa.
5. Jaring laba-laba black widow kuat seperti baja
Jaring khusus ini dikenal karena kekuatannya. Saking kuatnya, ada banyak peneliti yang mencoba untuk mereplikasinya. Studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam Proceedings of National Academy of Sciences mungkin telah memperbaiki masalah ini.
Dengan menggunakan teknik pencitraan yang canggih, para peneliti melihat lebih dekat kelenjar protein di mana jaring sutra dibuat. Di sana, mereka menemukan proses perakitan protein yang lebih kompleks. Dapat menghasilkan bahan lebih kuat untuk membuat jaring, bahan yang lebih baik dari plastik dan kain yang tahan lama untuk personel militer dan atlet. [DF]

Sumber : trubuid
Urutan Terlama
Sebelum posting rapikan dulu emoticon-Embarrassment


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di