alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd55a9d5a5163a4268b4567/muhasabah-kebangsaan-perangkap-provokasi-di-balik-bendera-hti

Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI

Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI
Kasus Pembakaran Bendera Bertuliskan Kalimat Tauhid (Foto Istimewa)
Oleh: Al-Zastrouw*

NUSANTARANEWS.CO – Mencermati kasus pembakaran bendera HTI yang memancing kontroversi hingga menyudutkan Anshor di medsos, mengingatkan saya pada provokasi yang dilakukan oleh PKI dalam peristiwa Muncar Banyuwangi tahun 1965.
Disebutkan oleh Agus Sunyoto dalam salah satu artikelnya dan Abdul Mun’im DZ dalam buku “Benturan NU-PKI (2013), pada tanggal 18 Oktober 1965, Anshor Muncar diundang pengajian ke Kecamatan Gambiran di desa Karangasem, Banyuwangi. Dengan semangat yang menggelora ratusan Anshor Muncar mendatangi undangan pengajian tersebut dengan mengendarai truk.

Baca Juga:

Sampai di tempat pengajian, rombongan dijamu makanan oleh panitia yang ternyata para pemuda rakyat yang menyamar menjadi anggota Banser dan beberapa Gerrwani yang menyamar menjadi fatayat NU. Tanpa rasa curiga dan prasangka para anggota Anshor Muncar menikmati suguhan dari panitia.
Ternyata makanan yang disuguhkan tersebut telah diberi racun oleh PKI. Akibatnya, tidak berselang lama, para pemuda Anshor mengalami muntah-muntah dan lemas setelah makan sajian yang telah diberi racun. Para anggota Ansor yang sudah dalam kondisi lemas dan tak berdaya karena diracun akhirnya dibantai oleh PKI secara sadis.

Simak: Muhasabah Kebangsaan: Bughot dengan Bertopeng Kalimat Tauhid

Menurut catatan saksi mata dan bukti mayat yang ada, pada.peristiwa itu 93 orang aggota Ansor dan Banser menjadi korban pembantaian. Mayat mereka dimasukkan dalam satu lubang yang sudah di sediakan.
Suasana politik saat itu memang menegangkan. Benturan ideologi antara Komunis dan Islam begitu tajam. Saling provokasi terjadi antar kelompok sehingga menimbulkan gesekan sosial level akar rumput. Tuntutan pumbaran PKI oleh beberapa kelompok masyarakat karena dianggap telah berkhianat pada NKRI dan Pancasila membuat PKI semakin terpojok dan kalap sehingga di beberapa daerah basis berusaha melakukan perlawanan melalui provokasi untuk memancing lawan dan me solidkan anggota.
Nasib HTI di Indoneia saat ini mirip dengan PKI. Setelah dibubarkan mereka berusaha melakukan perlawanan dengan segala cara. Mereka melakukan kampanye berselubung dengan membonceng setiap kegiatan keagamaan, mulai khutbah di masjid-masjid, ceramah para da’i sampai aksi jalanan. Selain itu berbagai intrik dan provokasi mereka lakukan untuk menjebak lawan agar bisa dilemahkan sambil menarik simpati massa.

Baca Juga:

Kasus Ustafz Abdus Somad (UAS) adalah contoh nyata dari provokasi HTI unt memamcing keributan. Di setiap ceramah UAS, HTI selalu tampil membonceng dengan memasang atribut dan mengerahkan massa. Ketika provokasi tersebut dihadang dan dihentikan oleh Banser maka dengan cerdik HTI memutar balik fakta sambil bersembunyi di balik simbol agama. Mereka menggoreng Issu seolah Banser melakukan pembubaran pengajian, persekusi ulama dan sejenisnya. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah Banser menghentikan manuver HTI, sebagai organisasi terlarang, yang membonceng kegiatan keagamaan UAS.

Baca juga:
AKTIFITAS TERORIS ISRAEL: 1939-1948
Aktifitas Teroris Israel: 1949-1981
Ketika Israel Berusaha Menjalin Hubungan Diplomatik dengan Indonesia

Dengan cara seperti ini HTI berhasil memangguk simpati dari orang-orang yang berpikir simbolik. Tidah hanya itu, dengan memggunakan simbol dan topeng agama HTI bisa mengelabuhi massa hingga timbul asumsi bahwa HTI adalah Islam, melawan HTI adalah melawan Islam. Akibatnya lawan-lawan politik HTI akan dibully dan diragukan keislamannya bahkan dianggap sebagai pemecah belah ummat, sebagaimana yg dialami oleh Banser NU. Dengan cara ini HTI bebas menjajakan ideologi khilafah yang merongrong ideologi negara meski secara organisatoris telah dibubarkan.

Baca juga:
Israel Didirikan Melalui Terorisme, Dipupuk Dengan Darah Arab dan Barat
Sabra dan Shatila Menjadi Martir Kebangkitan Hizbullah

Insiden pembakaran bendera HTI di Garut sulit dipisahkan dengan skenario ini. Berdasar kronologi yang dibuat panitia, tampak jelas adanya upaya menjebak jamaah NU, khususnya Banser unt masuk dalam perangkap HTI melalui tindakan yang provokatif. Munculnya seseorang mengibarkan bendera HTI jelas merupakan skenaario untuk memancing kerusuhan dan emosi massa NU. Karena situasi lapangan yang sudah memanas beberapa orang Banser terpancing dan masuk dalam perangkap ini ketika melakukan pembakaran terhadap bendera HTI
Tindakan spontan beberapa anggota Banser tersebut segera digoreng dengan bumbu provokatif bernuansa agama hingga menarik emosi massa.

Baca juga:
Bagaimana Karakteristik Gelombang Kelima Terorisme?
Terorisme Dalam Lintasan Sejarah Modern

Sebagaimana PKI menjebak Ansor dalam peristiwa Banyuwangi dengan pengajian hingga kemudian dibantai dengan racun, dalam kasus Garut, Anshor dijebak dengan provokasi menggunakan bendera HTI, hingga akhirnnya masuk dalam perangkap dan menjadi obyek “pembantaian” di medsos. Terlepas siapa yang melakukan provokasi, dari kasus ini kita bisa melihat betapa hebatnya bahaya laten HTI karena bisa digunakan unt adu domba memecah belah bangsa dan melemahkan ideologi negara.
Dalam situasi politik yang penuh ketegangan seperti saat ini, provokasi atas nama agama akan terus terjadi karena ini cara yang paling mudah dan murah untuk menggerakkan massa. Dan gerakan ini akan semakin sulit ditanggulangi karena menggunakan simbol dan klaim agama.

Baca Juga:
Politisi Ini Merasa Kasihan dengan Tito Karnavian

Jika aparat tidak bertindak tegas pada para aktivis ormas terlarang sebagaimana tindakan tegas terhadap PKI maka provokasi massa seperti ini akan terus terjadi.
Dalam kondisi seperti ini perlu sikap hati-hati, waspada dan arif dalam merespon tindakan provokatif. Ada baiknya Banser-Ansor belajar dari kejadian masa lalu dalam menghadapi intrik dan provokasi lawan, apalagi provokasi yang menggunakan simbol agama seperti yang terjadi dalam peristiwa Garut.***

*Al-Zastrouw (Zastrouw Al Ngatawi), penulis merupakan budayawan Indonesia. Pernah menjadi ajudan pribadi Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid. Juga mantan Ketua Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) PBNU periode 2004-2009.


SUMBER BERITA: Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI
Diubah oleh bukan.tanahliat
HT1 BUKAN 0RMAS TERLARANG
0leh: Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra

Biasakanlah berucap dengan dilandasi keputusan hukum, jika merasa seorang warga negara yang taat hukum. Karena tidak ada satupun keputusan hukum yang menyebutkan HT1 ormas terlarang.

Terus dari mana ribut-ribut HT1 ormas terlarang ?
- Itu adalah fitnah yang disebar untuk mem-by pass pemusnahan HT1.
- Fitnah yang disebar agar masyarakat termakan isu bahwa HT1 adalah ormas terlarang.

Bagi yang masih beranggapan HT1 adalah ormas terlarang, silahkan sampaikan satu dokumen keputusan hukum, atau dokumen negara yang menyatakan HT1 adalah ormas terlarang.

Tapi sudah dicabut BHP (Badan Hukum Perkumpulan) nya ?

Inilah opini jahat. Padahal dalam prosedur keormasan di negara ini, punya BHP itu hanyalah pilihan, bukan kewajiban. Ada ribuan organisasi kemasyarakatan di negara ini yang tidak mengurus BHP-nya. Dan itu sah-sah saja menurut hukum keormasan.

Jadi, jikapun salah satu ormas dicabut BHP-nya, itu bukanlah vonis ormas terlarang, tapi cuma vonis administrasi pencabutan BHP tok. Sampai disini paham kan ???

Begitu juga dengan Dakwah Sy4riah dan Khil4fah. Tidak ada satu dokumen keputusan hukum ataupun dokumen negera yang menyatakan bahwa Dakwah Sy4riah dan Khil4fah adalah dakwah yang terlarang.

0pini terlarangnya Dakwah Sy4riah dan Khil4fah ini muncul dari asumsi sepihak pemerintah bahwa Dakwah Sy4riah dan Khil4fah ini memenuhi hal yang terlarang pada UU 0rmas yang baru.

Padahal di UU 0rmas itu yang terlarang adalah:
- Komun!sme,
- Lenin!sme,
- Athe!sme,
- Marx!sme, dan
- ajaran lain yang bertentangan dengan Pancasila.

Dakwah Sy4riah dan Khil4fah itu kemudian dimasukkan sebagai ajaran yang bertentangan dengan Pancasila. Ini asumsi sepihak, karena belum ada keputusan pengadilan yang secara sah melalui peradilan bahwa Dakwah Sy4riah dan Khil4fah itu bertentangan dengan Pancasila.

Intinya, ini adalah upaya membangun asumsi menjadi kebenaran, walau tidak berpijak pada dokumen resmi dari pengadilan atau dari negara.

Ini sama kasusnya dengan menyebar opini seseorang itu tukang santet kepada masyarakat. Padahal belum ada pembuktian. Sehingga ketika masyarakat termakan opini ini, maka masyarakat tidak memerlukan lagi pembuktian dan ikut bersama menghakimi si tertuduh tukang santet.

Berapa kali kejadian begini berakhir dengan penyesalan ?
- Ada tertuduh maling, dibakar hidup-hidup oleh massa yang termakan tuduhan tanpa memperdulikan pembuktian, namun ternyata yang dituduh bukan maling.
- Ada tertuduh melarikan ampli mesjid, dihajar masa hingga mati, padahal bukan maling, tapi seorang service alat elektronik yang kebetulan shalat di masjid sambil membawa ampli yang hendak di servisnya.

Jadi, biasakanlah memeriksa setiap tuduhan-tuduhan, opini-opini. Jangan termakan tuduhan atau opini yang tidak punya landasan hukum

Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI

Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI

Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI

emoticon-Matabelo
Diubah oleh mol1709
Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI
Quote:


Panjang lebar....intinya nyalahin jokowi....

Goblok itu pendukung HTI!!!
Mudah di peralat politisi busuk...

Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI

Ente percaya mereka2 agen khilafah???

Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI

Kalau percaya....GOBLOK!!!!
Klipingan legend emoticon-Matabelo
Balasan post bukan.tanahliat
Quote:


pendukung hti
v
v
v
Muhasabah Kebangsaan: Perangkap Provokasi di Balik Bendera HTI

emoticon-Matabelo
Quote:
Civil warkah???
ternyata masih ada aja ya penjilat emoticon-Tai HTI khilafuck idiot disini..

namanya juga nasbung kampret kere gembel idiot

emoticon-Wkwkwk emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di